Ecclesia Reformata Semper Reformanda

Shalom,

Saya pernah membaca salah satu semboyan reformasi Gereja Protestan yaitu Ecclesia Reformata Semper Reformanda, yang artinya kurang lebih Gereja yang telah direformasi adalah Gereja yang (harus) terus-menerus diperbarui (mohon dikoreksi jika definisinya kurang tepat)
Namun, ada beberapa hal yang belum saya pahami dan ingin saya tanyakan mengenai hal ini :
(1) Adakah dasar alkitab mengenai semboyan ini?
(2) Apa dasar pemikiran yang melatarbelakangi para reformator sehingga memakai semboyan ini? Mengapa perlu ada perubahan?
(3) Apakah semangat dari semboyan ini masih dipakai (secara ketat) oleh Gereja-gereja Protestan?
(4) Apakah ini berarti gereja Protestan selalu terbuka untuk menerima segala perubahan sesuai zaman? Jika ya, dalam hal aspek perubahan apa yang dimaksud, apakah hanya budaya (musik, nyanyian), tata ibadah, atau juga menyangkut pengajaran (walaupun sudah dipegang selama ratusan tahun)?
(5) Bagaimana kita mengetahui bahwa perubahan yang telah dilakukan sudah benar atau malah salah?

mohon maaf jika pertanyaan terlalu banyak, terima kasih atas tanggapanya,

IMO ajaran harus selalu berubah adalah pandangan salah…

Ajaran Gereja berubah2…tidak setuju…karena Yesus tetap sama kemarin, sekarang dan sampai selamanya.

tapi kalau semangat Gereja terus diperbaharui terus mengevaluasi diri baik untuk karya pewartaan, pelayanan kepada umat, karya sosial dll …saya setuju.

salam damai :slight_smile:

tdk masalah, ikut yesus semua beres, amen???

thx untuk tanggapanya

mungkin maksudnya yg boleh penambahan atau penyingkapan kali yah, yang dulunya belum diketahui/samar2, sekarang tersingkapkan lebih jelas, CMIIW

setuju, berubah untuk kearah yg lebih baik,

mengikuti Yesus dengan cara bagaimana pak?? butuh penjelasan lebih sepertinya

btw, yg dimaksud dengan semboyan ini, bagaimana yah, yg jelasnya??

Kalau saya lebih menyukai kata pengembangan atau development of doctrine jadi bukan perubahan.
Nah pengembangan ini yang menurut bro Calvin menjelaskan apa yang dulu kurang jelas.

Contoh konsili Nicea menegaskan kembali apa yang sudah diyakini oleh iman para rasul sekaligus mengembangkan doctrine tentang dwinatur Yesus , Yesus yang mempunyai dua kodrat dalam 1 pribadi.

Imho ini bukanlah suatu penambahan atau perubahan tetapi memperjelas hal2 yang sudah diyakini dahulu bahwa Yesus itu juga Allah selain Dia manusia.

Bagaimana hal itu terjadi diperjelas dengan ajaran Dwinatur Yesus.

kira2 seperti itu bro kalau menurut saya.

btw, yg dimaksud dengan semboyan ini, bagaimana yah, yg jelasnya??
Nah mungkin rekan2 protestan bisa lebih memberi penjelasan mengenai arti semboyan tersebut dan penggunannya seperti apa hingga zaman sekarang ini.

salam damai :slight_smile:

jadi teringat kothbah uskup padang Mgr.Martinus…

“iam redemptus sed semper redimenda, iam reformata sed semper reformanda, iam sanctificata sed semper sanctificanda”

artinya:

Kita sudah ditebus, tetapi selalu akan ditebus. Sudah diperbaharui, tapi selalu akan diperbaharui. Sudah disucikan, tapi selalu akan disucikan.

gereja diperbaharui dan akan selalu diperbaharui, tapi bukan ajarannya… namun semangatnya, cara mengamalkan doktrinya, ataupun cara memahami doktrinya.

ada sebuah cerita klasik…

terdengarlah komunikasi radio seorang kapten kapal perang dengan seseorang yg belm diketahui siapa:

kapten: perhatian, anda berada di jalan kami, silahkan anda ubah arah…
U1: tidak bisa…
kapten : sekali lagi saya peringatkan untuk mengubah arah anda…
U1: tidak bisa… anda yg harus merubah arah anda…
kapten: saya adalah kapal perang, jika tidak segera minggir anda akan saya singkirkan…
U1: tidak bisa… saya adalah mercusuar…

bukan mercusuarnya yg dipindah, tapi arah kapalnya yg menyesuaikan…
kalau mercusuarnya yg pindah2 ya kacau… ya gimana jadinya…

ajaran kekristenan yg dari yesus seharusnya absolut, yg absolut itu tidak mungkin bisa berubah…
kalau masih bisa berubah itu artinya tidak absolut, tidak infallible…
bagaimana kita manyandarkan iman pada sesuatu yg tidak infallible?

seharusnya umat beriman harus selalu memperbaharui diri… selalu berusaha menyesuaikan diri dengan ajaran yg ada… bukan ajarannya yg harus diubah2…

apalagi jika ajaran itu menyesuaikan keinginan pasar… waahhh… kacau…
atau ada ide2 liar yg tidak terkontrol, kreatifitas para pengajar yg sembrono…
yg tanpa proses kanonisasi, dan tidak jelas kredibilitasnya… :slight_smile:

kekristenan yg beraneka ragam, tidak mkn semuanya benar absolut…
wah… ngeri… cari saja yg asli bro… yg original, yg kredible…
jelas asal-usulnya, jelas juntrungannya…

Gereja katolik selalu mereformasi dirinya…
santo ignatius loyola salah satu tokoh reformator internal gereja…
kembali menegakkan disiplin Gereja… dengan metode yg sudah terkenal dan disarikan dalam 9 latihan ignasian. Gereja terus berbenah… ( Ecclesia Reformata Semper Reformanda ) tapi bukan ajarannya. karena ajaran Gereja yg dari Tuhan adalah absolut. ajaran Gereja adalah arah dasar. Firman Tuhan dalam GK tidak relatif, melainkan absolut!

saya heran, bagaimana seorang protestan menggantungkan imannya kepercayaannya pada sesuatu yg tidak absolut?! bagi saya itu adalah pencarian tanpa arah… tidak ada ujungng pangkalnya, tidak punya arah dasar… sehingga menjadi 30rb jenis dan akan terus bervariasi… apa kata dunia akan ajaran kristen???

Yohanes 17:21 supaya mereka semua menjadi satu, sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam Kita, supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku.

saya seorang katolik juga terus mencarii, memperbaharui… dan terus memperbaharui dengan rahmat Tuhan, namun saya punya arah dasar yg jelas… punya garis yg jelas, absolut, infallible.

Tetapi Ajaran Absolut yang dari Tuhan Yesus yang BENAR-BENAR DAPAT DIPERCAYA DARI TUHAN YESUS ya Alkitab, dan memang itu absolut.

sedangkan teologia yang merupakan intisari yang dapat diambil dengan cara yang tepat dari Alkitab ya itu yang menjadi wilayah dari semboyan semper reformanda itu. AJaran Gereja ya wilayah teologia manusia itu.

sedangkan di agama Katolik, bahkan intisari ajaran itu nggak bisa dikenakan semper reformanda itu, karena digolongkan ke dalam golongan yang menyetarai ALkitab.

mungkin disitulah kita berbeda.

kanon kitab suci tidak ada di alkitab apa kah kanon tersebut perlu direformanda juga suatu waktu…

Trinitas tidak eksplisit ada dalam kitab suci apa itu juga perlu …sebenarnya sih sudah oleh SSY hehe…

btw…ada sebuah keprihatinan saya tentang penerjemahan alkitab , sumber berita saya ambil dari ekaristi.org

Dari blog “Seasons of Grace”, ada ulasan atas fenomena menarik di USA baru-baru ini, berjudul “Bleaching the Bible” (klik di sini).

In an over-reaching gesture of solidarity that boggles the mind, some mainline Christian organizations are changing their Holy Scriptures to avoid offending Muslims.

Three well-known Christian translation organizations—Wycliffe Bible Translators, Summer Institute of Linguistics (SIL), and Frontiers—have decided that, rather than risk offending adherents of Islam, they should modify the Christian Bible to make it more palatable to nonbelievers.

For a Muslim, the Trinitarian formula of prayer is potentially offensive because they consider it blasphemy to attribute human characteristics to God. Also, they believe that God—or rather, Allah—could not have a “Son” because that would mean that he had had sexual relations with Mary, a misunderstanding that brings offense to the Muslim mind.

Other denominations have joined the Catholic Church in rejecting any reinterpretation of the Trinity to appease people of different cultures.

Terjemahan bebas:

Dalam suatu sikap solidaritas kebablasan yang mengejutkan, beberapa organisasi Kristen arus utama mengubah Kitab Suci mereka untuk menghindari membuat marah kaum Muslim.

Tiga organisasi penerjemahan Kristen yang terkemuka—Wycliffe Bible Translators, Summer Institute of Linguistics (SIL) dan Frontiers—telah memutuskan bahwa, ketimbang berisiko membuat marah para penganut Islam, mereka (tiga organisasi itu) seharusnya memodifikasiAlkitab Kristen untuk membuatnya lebih cocok dengan orang tak percaya.

Bagi seorang Muslim, formula doa Trinitaris berpotensi bersifat ofensif (menghina, menyerang, menyakitkan hati) karena mereka (umat Muslim) menganggap sebagai penghujatan jika menerapkan karakteristik manusiawi pada Allah. Juga, mereka percaya bahwa Allah tidak dapat punya seorang “Putra” karena itu berarti Dia [Allah] memiliki relasi seksual dengan Maria, suatu kesalahpahaman yang melukai pikiran Muslim.

Denominasi lain telah bergabung dengan Gereja Katolik dalam menolak penafsiran ulang apa pun atas Trinitas demi menyenangkan/menenangkan/meredakan [kemarahan] orang-orang dari kebudayaan berbeda.

Lainnya, silakan baca sendiri.

Mentalitas “supaya semua orang senang” rupanya menjamur di mana-mana. Ada yang sering dilupakan: tidak mungkin semuanya senang. Jika kita merasa “semuanya pasti senang”, pasti setidaknya ada 1 pihak yang tidak senang. Dan yang berbahaya adalah jika yang tidak senang adalah justru Tuhan sendiri…

Edit:

NB:
Perubahan dalam Alkitab yang dikutip dalam blog itu adalah pada Matius 28:19 (Amanat Agung), yang tertulis: “Cleanse them by water in the name of Allah, his Messiah, and his Holy Spirit.” (Wycliffe dan Sil)

Juga: mengganti “Bapa” dengan "guardian” serta “Putra/Anak” dengan “representative” atau “proxy” (ini untuk terjemahan bahasa Turki yang diterbitkan oleh Frontiers dan Sil).

Bagaimana pandangan bro Petra mengenai hal ini

salam damai :slight_smile:

Wwkwkkk…

Sekarang denom gereja kamu sudah TEPAT belom petra9…? atau MASIH HARUS BERUBAH lagi teologinya karena belom tepat…?
;D :2funny:

Jangan panjang2 jawabnya petra (cape tau bacanya) :smiley:

saya males jawab anda suhu limited, karena ujung-ujungnya sampeyan itu manggil guru saya yang anda nggak kenal … hehehehe :smiley:

Reformed siap berubah kapan saja sepanjang presentasi perubahan itu dapat dipertanggungjawabkan Alkitabiah.

Dan perubahan paling jelas yang dapat dilihat adalah perbedaan dengan ajaran anda, itulah Reformanda terbesar yang dicatat sejarah Kekristenan. Semua ajaran yang masih ada di anda dan sudah tidak ada di kami itulah selisihnya, sedangkan apa yang ada di anda dan ada di kami, itulah ajaran dimana kita masih ketemu.

sekarang ajaran denom saya ya tepatlah. karena anda dapat mentelusurinya di Alkitab.

jika limited ex Reformed bisa menunjukkan hal yang perlu direformasi dari doktrin Reformed dan itu dapat diterima ya kita ikut ajaran anda. tapi kalo nggak, ya kita tetap pada ajaran sekarang.

gitu suhu, apakah memuaskan atau perlu kupanggil guru saya, sebelum anda memintanya ? :smiley:

bro petra…

yang kita makan itu ajaran, bukan alkitab.

alkitab itu absolut isinya, tetepa tulisannya, tapi pemahamannya itu relatif.

itu jika kita bisa jujur… :slight_smile:

di katolik faktor2 penentu makanan kita harus absolut…

mari kita renungkan…

sabda A ditapsir X menjadi C
sabda A ditapsir Y menjadi D

alkitab absolut di ajarkan oleh yg relatif menjadi relatif.

untuk memastikan ajaran itu menjadi abslout maka logis jika rumusnya adalah:
Alkitab yg absolout ditapsir oleh yg absolut.

sabda A ditapsir A hasilnya A… Absolut!

sebagai informasi yg sangat diharapkan mau dimengerti oleh orang protestan:

bahwa Magisterium Gereja tidak setara dengan alkitab. Magisterium Gereja ada untuk melayani alkitab.
Magisterium Gereja harus infallible, untuk menimba kepastian sabda Allah, untuk menimba kepastian maksud Alkitab!
Magisterium Gereja bukanlah infallible oleh karena kehebatannya, namun oleh karena Roh kudus.

[b]
Matius 16:18 Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya.

Matius 28:20 dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman."[/b]

itulah cara Tuhan yg sangat nyata dan masuk akal…
bahwa Tuhan ingin sabdanya benear2 dapat diterima umatnya dengan pasti dan benar.
Tuhan telah meng-infalibel-kan penulis kitab dan penapsirnya sampai akhir jaman.

sebuah ironi:

si pemegang prinsip “alkitab saja” tidak mempunyai keabsolutan dalam ajarannya.
padahal si pemegang prinsip “alkitab saja” percaya kalau alkitab itu absolut.

seharusnya yg ada dalam protestan itu hanya ke absolutan, karena dalam protestan hanya ada alkitab saja. dan alkitab itu jelas absolut.
tapi kenapa ada banyak versi? faktanya sungguh relatif… :slight_smile:

sebuah rumusan yg irasional, tidak mungkin, dan menyangkal kenyataan…
sebuah penolakan terhadap gereja yg mebabi buta… sehingga tanpa sadar memelihara sikap yg naif…

anda harus merennungkan dan memeprtanyakan hal itu dalam diri anda sendiri…

salam…

berarti sekarang Teologi Reform BELUM TEPAT…? begitu…?

Nga perlu kamu membandingkan Reform sekarang dengan Katolik…!

HARUSNYA KAMU BANDINGKAN REFORM SEKARANG, DENGAN REFORM ABAD 15…!?
Mau saya bandingkan…?

kalo dengan katolik yah jelas beda… gimana sih…?? bagaimana dengan REFORM mula2…? :2funny:

Kalo tepat kenapa masih BISA berubah…?
logika darimana yang sudah tepat dibatalkan dengan tepat lagi…?? ;D

@bro onde & @suhu limited,

saya tidak ingin menyanggah pandangan anda berdua, tetapi saya mengajukan pikiran dari ajaran saya, jadi jika kelihatan bertentangan ya jangan dianggap saya offensive ke anda, tetapi memang dasarnya beda, 9tapi masih oke diskusi kok :slight_smile: )

lanjut :

@onde
“tidak ada keabsolutan” adalah kesimpulan yang terlalu general. ajaran Trinitas Maha Suci adalah absolut dong. Yesus Kristus adalah Tuhan absolut dong. Allah Pencipta Langit dan Bumi absolut dong. Yesus Kristsus satu-satunya pengantara kita absolut dong, dlllll. sangat banyak ajaran Reformed absolut.

mengapa??? karena setiap orang Reformed dapat menelusuri dasar ajaran tersebut di Alkitab.

jadi ketika gedung Bank Mandiri di kawasan Kota Tua Batavia dibilang bahwa gedung tersebut terbuka untuk renovasi, bukan berarti gedung peninggalan Belanda tersebut siap dihancurkan dan diganti baru. Tidak. Konstruksi dasar yang sangat kokoh buatan Belanda itu tetap apa adanya, tetapi atapnya yang dari genteng kuno bisa diganti, dinding semen yg dah keropos bisa diganti.

COntoh lain : Reformed mengajarkan baptisan dengan percik, dan ajaran baptis anak.
APakah lalu ketika pecahan Reformed Baptist mengatakan baptis HARUS SELAM itu baru sah? APakah lalu kami akan ada perubahan? Tidak juga. Kita masing-masing memiliki alasan yang Alkitabiah untuk itu.
Lalu yang benar siapa? ya ALkitablah.

Tapi Alkitab tidak terlalu jelas mengenai CARA BAPTISAN, … ya justru kitalah yang menjadi jelas bahwa CARA BAPTISAN bukan sebuah penentu/pokok, yakni pokoknya adalah DALAM NAMA ALLAH TRITUNGGAL.

Demikian juga mengenai baptisan anak. ada debat disana, ya ketika Keluarga Corneles dibaptis, ya ada juga anak-anak disana.

ini hanya contoh, bahwa Doktrin harus dicari dasarnya pada ALkitab.

pertanyaan bro onde, jika ambigu?

ya kita harus ambil posisi dong.

lalu ditanya lagi, lho, jadi mana yang benar?

ya jawabnya, Alkitab tidak terlalu jelas soal itu, karena tidak semua hal sangat jelas.


Soal SSY yang mengatakan bahwa Yesus bukan TUHAN Maha Kuasa tetapi hanya Tuhan (tidak semua huruf besar), maka Alkitab sangat jelas menentang hal demikian. Lagipula kesimpulan SSY memasukkan pemikirannya ke dalam ALkitab, dalam hal MEREKA INGIN MENJADI PENGKLASIFIKASI TUHAN.

apakah bro onde dan saya ambigu soal KETUHANAN YESUS? saya kira kita tidak ambigu karena intisari Alkitab sangat jelas.


Jadi generalisasi sebaiknya jangan cepat2 … :slight_smile:

@limited

Kalo tepat kenapa masih BISA berubah..? logika darimana yang sudah tepat dibatalkan dengan tepat lagi..??

anda memakai jurus generalisasi.

Ajaran Reformed:

  1. TUHAN ALLAH Trinitas
  2. YESUS Kristus adalah TUHAN
  3. Roh Kudus adalah Tuhan
  4. Yesus adalah TUHAN 100% dan manusia 100%
  5. Alkitab adalah Firman ALLAH yang tertulis
  6. Keselamatan hanya di dalam nama Tuhan Yesus
  7. dll.

itulah sebagian ajaran Reformed.

emang suhu limited punya alternatif yang lebih baik dari ajaran di atas?

pasti sampeyan hanya akan bicara :

lha itu kan ajaran saya juga …

maka jawab saya, ya sudah, berarti kita masih memiliki kesamaan.

Tapi ketika ajaran gereja berkata begini:
“Paus adalah apostolis” karena menduduki tahta Petrus, etapi kami berkata “Yang apostolis adalah ajaran para Rasul yang tersedia dalam Kitab Suci Alkitab”.

apa yang anda perbuat? paling2 hanya menjelaskan denagn berkeringat hubungan antara Paus dengan tahta Petrus. Sedangkan kami dengan leluasa menunjukkan kepada anda bahwa ajaran para Rasul di Alkitab tidak mengarah ke situ.

lalu kita menjadi berbeda? ya iyalah, wong Alkitab bisa menyampaikan berita yang berbeda dengan itu kok

salam

Seperti biasa… [Lagu Iwan fals]… :smiley:

===
Seperti biasa petra kamu tidak menjawab pertanyaan saya, Petra…
ayo mumpung kamu masih bisa belajar, belajarlah carilah Kebenaran Tuhan yang tak terbatas itu… [Hanya saran :slight_smile: ]

Imho, kamu termasuk Protestan yang Open mind tetapi kamu cenderung menutup diri terhadap ajaran2 diluar denom kamu… (ini hanya pandangan saya…)

ya sudah kalo kamu tidak mau jawab pertanyaan saya
, saya tidak maksa juga… :slight_smile:

saya hanya ingin tau MANA YANG LEBIH TEPAT DARI TEOLOGI REFORM ABAD 15 INI (EKARISTI):
LUTHER : Transubstansi
Zwingli & Calvin : Simbol

monggo… tunjukan mana yang lebih Tepat…!?

Saya tambahin yah supaya kamu tau Ajaran Reform Mula2:
7. Maria => Bunda Allah
8. Maria Prepetual Virgin
9. Maria Immaculata
10. Melakukan pujian utk Maria
11. Mengajarkan Sinode
12. Mengajarkan Indulgensi Paus berguna
13. etc…

Silakan kamu PILIH dari nomor 7-12, mana yang SUDAH DI TIDAK TEPAT-KAN oleh reform Sekarang…?

Silakan…

Sudah saya lengkapi sehingga lebih lengkap…! liat diatas… :wink:

Imho, tidak ada yang mempertentangkan Petrus dengan Rasul Lainnya…
Gereja dibangun atas dasar Para Rasul terutama Petrus [Matt 16:18]…

Salam Damai.

Ckckckckckck

Pak Guru Petra dan Suhu Limited lagi beradu tenaga dalam
http://www.cute-factor.com/images/smilies/onion/baa60776.gif

Murid Sauvignon siapkan catetan untuk diam2 mengambil ilmu Suhu dan Pak Guru
http://www.cute-factor.com/images/smilies/onion/th_096_K.gif

GBU
:slight_smile:

wahh, saya banyak dapat pencerahan dari reply2 bro-bro semua, :ashamed0002:

ada beberapa hal yg saya tangkap dari penjelasan2nya :

Gereja katolik
sementara kebenaran absolut terletak kepada

  • Defosit Iman (Sacred Scripture + Sacred Tradition), pluss,
  • penjelasan-penjelasan mengenai Defosit Iman
    -------------------------diberi label Infalibel,
    tidak akan bisa dan boleh diganggu gugat sampai kapanpun, tidak peduli zaman apa pun, dan tempat manapun.
    Namun, juga secara “tidak langsung” ber Ecclesia Reformata Semper Reformanda, namun yg dibatasi hanya kepada hal2 yg “marjinal”,

Gereja Protestan (wah banyak, paling gak yg mainstream),
Kebenaran absolut terletak kepada

  • Defosit iman (Sacred Scripture)
    -------------------------diberi label Infalibel
    tidak akan bisa dan boleh diganggu gugat sampai kapanpun, tidak peduli zaman apa pun, dan tempat manapun.
    secara terang-terangan ber Ecclesia Reformata Semper Reformanda
    penjelasan-penjelasan mengenai Defosit Iman, tidak diberi label infalibel, namun kesanya sudah benar, jka ditilik berdasarkan penafsiran alkitab.

CMIIW