Efesus 1:4-5 pemilihan sebelum dunia yg akan datang/bumi baru dijadikan..

Efesus 1:4-5 Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya. Dalam kasih Ia telah menentukan kita dari semula oleh Yesus Kristus untuk menjadi anak-anak-Nya, sesuai dengan kerelaan kehendak-Nya,

ayat Efesus 1:4-5 adalah sinkron dgn ayat 2 Petrus 3:13-14… :happy0062:

2 Petrus 3:13-14 Tetapi sesuai dengan janji-Nya, kita menantikan langit yang baru dan bumi yang baru, di mana terdapat kebenaran. Sebab itu, saudara-saudaraku yang kekasih, sambil menantikan semuanya ini, kamu harus berusaha, supaya kamu kedapatan tak bercacat dan tak bernoda di hadapan-Nya, dalam perdamaian dengan Dia.

dan dijelaskan di ayat Ibrani 2:5 dan ayat Wahyu 21:1… :happy0062:

Ibrani 2:5 Sebab bukan kepada malaikat-malaikat telah Ia taklukkan dunia yang akan datang, yang kita bicarakan ini.

Wahyu 21:1 Lalu aku melihat langit yang baru dan bumi yang baru, sebab langit yang pertama dan bumi yang pertama telah berlalu, dan lautpun tidak ada lagi.

** jadi ayat Efesus 1:4-5 diatas mengartikan…
kita yg didalam Yesus Kristus, dipilih dan ditentukan oleh Allah sebelum dunia yg akan datang/bumi baru dijadikan… utk hidup menjadi anak-anak Allah yg kudus dan tak bercacat di hadapan Allah, di dunia yg akan datang (bumi baru)… :afro:

** didalam Dia artinya di dalam Yesus Kristus… ini berbicara setelah kematian, dan kebangkitan Yesus Kristus di dunia ini…

Roma 10:9 Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan.

** memilih kita sebelum dunia dijadikan artinya, kita dipilih sebelum dunia yg akan datang/ bumi baru dijadikan…

Galatia 1:15 Tetapi waktu Ia, yang telah memilih aku sejak kandungan ibuku dan memanggil aku oleh kasih karunia-Nya,

kalo kita dipilih sebelum dunia ini dijadikan, maka akan bertentangan dgn rasul Paulus yg dipilih setelah dunia ini dijadikan… yaitu di pilih sejak dalam kandungan ibu rasul Paulus… :happy0062:
sdgkan surat Efesus 1:4-5 ditulis oleh rasul Paulus, dan menggunakan kata “memilih kita” yg berarti memilih rasul Paulus dan org beriman… :happy0062:

semoga penjelasan di atas memberi masukkan yg berarti bahwa… Allah memilih dan menentukan org yg selamat setelah dunia ini dijadikan… krn penulisan nama org yg selamat, dilakukan sejak dunia dijadikan… :afro:

Wahyu 13:8 Dan semua orang yang diam di atas bumi akan menyembahnya, yaitu setiap orang yang namanya tidak tertulis sejak dunia dijadikan di dalam kitab kehidupan dari Anak Domba, yang telah disembelih.

tidak semua isi FT harus kita telan bulat-bulat, krn ada beberapa ayat yg harus ditafsirkan agar sesuai dgn kehendak Allah…
salam FK… :happy0025:

Tentang Kitab kehidupan (1)

Ada tiga hal penting tentang Kitab Kehidupan:

  1. Nama orang yang diselamatkan telah dicatat sejak dunia diciptakan

  2. Orang yang tidak diselamatkan tidak terdaftar dalam kitab kehidupan:

“Dan semua orang yang diam di atas bumi akan menyembahnya (binatang keluar dari dalam laut), yaitu setiap orang yang namanya tidak tertulis sejak dunia dijadikan di dalam kitab kehidupan dari Anak Domba, yang telah disembelih” (Wahyu 13:8)

“Dan mereka yang diam di bumi, yaitu mereka yang tidak tertulis di dalam kitab kehidupan sejak dunia dijadikan, akan heran, apabila mereka melihat, bahwa binatang itu telah ada, namun tidak ada, dan akan muncul lagi.” (Wahyu 17:8)

  1. Setelah dunia ini dijadikan, Kitab Kehidupan tidak pernah ditambah nama orang siapapun, melainkan Tuhan hanya menghapus nama-nama orang yang berdosa. Itu sangat jelas karena dalam seluruh Alkitab, tidak ada satu ayat mengenai Kitab Kehidupan itu yang berisi kata “tambah” itu, melainkan, hanya ada ayat-ayat yang berisi kata menghapus saja. Bahkan, dalam Kitab Wahyu 3:5 dan 22:19 mengenai orang yang menang itu ada tertulis bahwa Tuhan “tidak akan menghapus namanya dari kitab kehidupan” (kalimat bentuk negatif). Tidak ada tertulis bahwa Tuhan “akan menambah namanya di dalam kitab kehidupan” (kalimat bentuk positif). Kata “tambah” itu tidak pernah digunakan:

“Tetapi sekarang, kiranya Engkau mengampuni dosa mereka itu–dan jika tidak, hapuskanlah kiranya namaku dari dalam kitab yang telah Kautulis. Tetapi TUHAN berfirman kepada Musa: "Siapa yang berdosa kepada-Ku, nama orang itulah yang akan Kuhapuskan dari dalam kitab-Ku.” (Keluaran 32:32-33)

“maka TUHAN tidak akan mau mengampuni orang itu, tetapi murka dan cemburu TUHAN akan menyala atasnya pada waktu itu; segenap sumpah serapah yang tertulis dalam kitab ini akan menghinggapi dia, dan TUHAN akan menghapuskan namanya dari kolong langit.” (Ulangan 29:20)

“Barangsiapa menang, ia akan dikenakan pakaian putih yang demikian; Aku tidak akan menghapus namanya dari kitab kehidupan, melainkan Aku akan mengaku namanya di hadapan Bapa-Ku dan di hadapan para malaikat-Nya.“ (Wahyu 3:5)

“Dan jikalau seorang mengurangkan sesuatu dari perkataan-perkataan dari kitab nubuat ini, maka Allah akan mengambil bagiannya dari pohon kehidupan (dalam bahasa asal Yunani: kitab kehidupan) dan dari kota kudus, seperti yang tertulis di dalam kitab ini.” (Wahyu 22:19)


Tentang Kitab Kehidupan (2)

Kita boleh memperdebatkan bahwa oleh sebab Tuhan adalah mahatahu, pada waktu dunia dijadikan Tuhan sudah tahu siapa yang tidak akan bertobat, maka nama orang itu tidak Tuhan tulis, tetapi kalau begitu, Tuhan yang mahatahu juga tidak perlu menulis nama-nama orang siapapun yang Dia tahu kemudian akan dihapuskan…

Mengenai hal keselamatan, rupanya ada 3 kenyataan:

  1. Sejak dunia diciptakan, Tuhan sudah tahu siapa yang akan diselamatkan, atau siapa yang dipilih-Nya: Mereka “sudah tercatat dalam Kitab Kehidupan sejak dunia dijadikan”, tetapi

  2. jika di antara orang yang dipilih itu ada orang yang kemudian “mengundurkan diri dan binasa” atau “jatuh”, nama mereka akan dihapuskan. Jadi orang yang dipilih punya siatu kebebasan: menabahkan dalam jalannya ke surga, atau dihapuskan dari kitab kehidupan.

  3. Ada juga orang yang namanya “tidak pernah dicatat dalam Kitab Kehidupan sejak dunia dijadikan”, rupanya mereka tidak ada kesempatan apapun untuk diselamatkan, karena nama orang yang akan diselamatkan telah tercatat sejak dunia dijadikan

Kalau begitu, jika kita tidak mau menerima predestinasi, bagaimana solusi-nya?

Solusinya itu ada dalam perkataan “dicatat setelah dunia diciptakan” itu yang salah dimengerti. Sebetulnya Kejadian Allah belum diselesaikan:

“… di hadapan Tuhan satu hari sama seperti seribu tahun dan seribu tahun sama seperti satu hari.” (2 Petrus 3:8)

Ayat tersebut berlaku juga untuk ciptaan manusia. “Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita Tuhan menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita.” Ciptaan kita belum selesai. Kita belum seperti Tuhan. Kita masih orang-orang yang lemah, yang berdosa, yang perlu rahmat Tuhan. Ciptaan kita akan selesai hanya pada akhir zaman, pada waktu kita semua akan diubah:

“Sesungguhnya aku menyatakan kepadamu suatu rahasia: kita tidak akan mati semuanya, tetapi kita semuanya akan diubah, dalam sekejap mata, pada waktu bunyi nafiri yang terakhir. Sebab nafiri akan berbunyi dan orang-orang mati akan dibangkitkan dalam keadaan yang tidak dapat binasa dan kita semua akan diubah. Karena yang dapat binasa ini harus mengenakan yang tidak dapat binasa, dan yang dapat mati ini harus mengenakan yang tidak dapat mati.” (1 korintius 15:51-53)

“… akan tetapi kita tahu, bahwa apabila Kristus menyatakan diri-Nya, kita akan menjadi sama seperti Dia, sebab kita akan melihat Dia dalam keadaan-Nya yang sebenarnya.”
(1 Yohanes 3:2)

Pada waktu itu saja akan kita menjadi seperti gambar dan rupa Tuhan. Begitu, kalau ciptaan langit dan bumi belum selesai, penerbitan Kitab Kehidupan mungkin juga belum selesai, maka keselamatan kita tidak lagi terbatas pada perkataan “dicatat setelah dunia diciptakan” itu. Pada waktu Yesus kembali dan kita diubah, baru ciptaan Tuhan selesai, penerbitan Kitab Kehidupan-Nya juga selesai…

@ Yosua 777…

sepertinya saya tidak sependapat dgn pernyataan anda fren… :ashamed0004:
krn saya menafsirkan bahwa pada saat seseorg menerima Yesus Kristus, maka Allah melihat hati dan akhir kehidupan org tsb… krn seluruh kehidupan manusia terbuka di hadapan Allah…
berdasarkan pengetahuan Allah tsb, nama org itu ditulis atau tidak dalam kitab kehidupan (present)… :ashamed0004:

jadi nama org yg selamat di tulis di dunia ini, mulai dari dunia ini di jadikan sampai akhir masa anugrah di akhir jaman… krn ayat Kisah Para Rasul 13:48 dan Galatia 1:15 dan Lukas 15:10, menjelaskan ttg present bukan past… :happy0062:

Kisah Para Rasul 13:48 Mendengar itu bergembiralah semua orang yang tidak mengenal Allah dan mereka memuliakan firman Tuhan; dan semua orang yang ditentukan Allah untuk hidup yang kekal, menjadi percaya.

kalo berbicara past… maka akan tertulis.. semua orang yang sudah ditentukan Allah untuk hidup yang kekal

dan pemilihan rasul Paulus dilakukan di dunia ini, saat dalam kandungan ibu rasul Paulus… sdgkan kita tahu bahwa, rasul Paulus di lahirkan pada saat dunia ini berada di posisi akhir jaman…

Galatia 1:15 Tetapi waktu Ia, yang telah memilih aku sejak kandungan ibuku dan memanggil aku oleh kasih karunia-Nya,

dan ayat di bawah ini sbg referensi bahwa keselamatan adalah present, bukan past… :ashamed0004:

Lukas 15:10 Aku berkata kepadamu: Demikian juga akan ada sukacita pada malaikat-malaikat Allah karena satu orang berdosa yang bertobat."

kalo ada masukkan lain, silahkan di jelaskan fren… :happy0062:

Shalom

Teori yang menarik dari sodara kita terkasih don silver
Tentunya saya sangat tertarik melihat kelanjutan thread ini dan bagaimana don silver membuktikan argumennya

Tentunya jika teori don silver ini benar , maka teori calvin akan gugur dengan sendirinya :slight_smile:

Izin memantau thread yang menarik dan teori yang juga sangat menarik :slight_smile:

Salam :slight_smile:

Mungkin tulisan saya kurang jelas. Saya setujui bahwa keselamatan adalah present, bukan past, namun

Dalam Alkitab, sering digunakan kata kerja dalam bentuk past untuk peristiwa yang futur, tetapi hal itu kurang jelas dalam Alkitab bahasa Indonesia.

Ayat Kisah Para Rasul 13:48:

Bahasa Indonesia ITB:

semua orang yang ditentukan Allah untuk hidup yang kekal, menjadi percaya. (Kata “telah” tidak ada)

Bahasa Inggris KJV:

and as many as were (G2258) ordained (kata kerja bentuk past) to eternal life believed.

Dalam bahasa asal kata “were” (G2258):

G2258
ἦν
ēn
ane
Imperfect of G1510; I (thou, etc.) was (wast or were): - + agree, be, X have (+ charge of), hold, use, was (-t), were.

misalnya lainnya, Mazmur 22:

Dalam terjemahan bahasa Indonesia ITB:

Mzm 22:16 Sebab anjing-anjing mengerumuni aku, gerombolan penjahat mengepung aku, mereka menusuk tangan dan kakiku. (present)
Mzm 22:17 Segala tulangku dapat kuhitung; mereka menonton, mereka memandangi aku.
Mzm 22:18 Mereka membagi-bagi pakaianku di antara mereka, dan mereka membuang undi atas jubahku.

Bahasa Inggris KJV:

Mzm 22:16 For dogs have compassed me: the assembly of the wicked have inclosed me: they pierced my hands and my feet. (past)

Mazmur itu ditulis pada masa jauh sebelum Yesus disalibkan, namun ditelus dalam bentuk past.

Dalam tulisan saya, saya menjelaskan bahwa dalam perkataan (telah) "dicatat setelah dunia diciptakan” yang salah dimengerti itu, meskipun dalam bentuk past, namun sebetulnya Kejadian Allah belum diselesaikan:

Pada waktu itu saja akan kita menjadi seperti gambar dan rupa Tuhan. Begitu, kalau ciptaan langit dan bumi belum selesai, penerbitan Kitab Kehidupan mungkin juga belum selesai, maka keselamatan kita tidak lagi terbatas pada perkataan b “dicatat setelah dunia diciptakan”[/b] itu. Pada waktu YESUS (akan) kembali dan kita diubah, baru ciptaan Tuhan (akan) selesai, penerbitan Kitab Kehidupan-Nya juga (akan) selesai… :happy0062:

Salam . maaf saya ikut menambahkan sedikit .
Ketika Musa memimpin bangsa Israel keluar dr Mesir saat itu bgs Mesir tdk ada yang di ikutkan, ketika Yesus berkata " bukan kepada dunia ini Aku berdoa ttp kpd domba2Ku, tentu pelajaran ini boleh memberi pengertian kpd kita bhw memang tidak bisa disangkal ada yg direncanakan unt Selamat dan ada yg menuju kpd keniscayaannya yaitu binasa ( manusia seluruhnya/ keturunan Adam pada hakekatnya telah mati rohani ).
Mereka yg direncanakan untuk di SelamatkanNya tsb hrs melewati proses pemurnian yg waktunya menurut waktuNya (tdk ada seorangpun yg tahu, tdk pula dg upaya ), sbb Mzm 51:7 " sesungguhnya , dalam kesalahan aku diperanakkan, dalam dosa aku dikandung ibuku".
Dan mereka ini telah ditulis namanya dikitab Kehidupan sebelum dunia dijadikan.

alfa dan omega.
waktu hanya berlaku sebagai konsekwesi dunia materi (alam semesta). awal dan akhir alam materi sama saja dengan dunia roh. buku kehidupan di tulis sebelum dan sesudah alam semesta ga ada bedanya.

Bro don silver,
rupanya anda sama penasarannya dgn saya dgn ayat di atas yg ditafsirkan sbg predestinasi tt keselamatan.
Ayo kita berdiskusi:
Efesus 1:4-5 Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya. Dalam kasih Ia telah menentukan kita dari semula oleh YESUS KRISTUS untuk menjadi anak-anak-Nya, sesuai dengan kerelaan kehendak-Nya,

Saya tdk memparalelkan/mensinkronkannya dgn ayat2 lain.
Saya melihat bahwa ayat ini mungkin mempunyai arti spt ini: sebelum dunia dijadikan Allah tlh menentukan keselamatan manusia hanya di dpt melalui Kristus, tdk ada cara lain. Hanya pd saat penyampaiannya Rasul Paulus menggunakan kata kita, shg dianggap sbg org2 yg sdh selamat, krn yg diajak bicara saat itu adalah org2 yg memang sdh percaya Yesus.
Demikian bro, memang perdebatan tt ini hampir gak pernah selesai dan gak pernah memuaskan, GBU

jadi ayat Galatia 1:15 yg ditulis rasul Paulus, dan ayat Wahyu 13:8 yg ditulis rasul Yohanes… salah dong… :’(
krn rasul Paulus di pilih sejak dalam kandungan ibu rasul Paulus di dunia ini (setelah dunia ini dijadikan), dan nama org yg selamat ditulis sejak dunia dijadikan… :coolsmiley:

Galatia 1:15 Tetapi waktu Ia, yang telah memilih aku sejak kandungan ibuku dan memanggil aku oleh kasih karunia-Nya,

Wahyu 13:8 Dan semua orang yang diam di atas bumi akan menyembahnya, yaitu setiap orang yang namanya tidak tertulis sejak dunia dijadikan di dalam kitab kehidupan dari Anak Domba, yang telah disembelih.

ketetapan Allah ttg Kristus, baru dikatakan saat Allah menghukum ular yg memperdaya Hawa… jadi bagaimana mungkin Allah sdh menetapkan siapa saja yg selamat sebelum dunia ini di ciptakan, sdgkan ketetapan ttg Kristus yg akan meremukkan kepala ular baru ditetapkan saat Allah menghukum ular di taman eden… :coolsmiley:

Kejadian 3:15 Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan ini, antara keturunanmu dan keturunannya; keturunannya akan meremukkan kepalamu, dan engkau akan meremukkan tumitnya."

Pagi bro don silver,
kalau mengenai ini memang gak tertulis dalam Alkitab, tetapi kita tahu bahwa Allah kita adalah Allah yg tdk terbatas ruang dan waktu, Allah yg Mahatahu, shg dgn Kemahatahuan-Nya ini Dia Justru sdh dpt jauh melihat ke depan tt apa2 yg akan terjadi, bukan mem-predestinasi.
Hal inilah yg kemudian ditafsirkan sbg predestinasi, yg sebenarnya sangat berbeda dgn ke-Mahatahuan Allah.
Allah bukan menetapkan cara penebusan sesaat setelah kejatuhan Adam & Hawa, Dia telah tahu itu sebelum dunia dijadikan karena Dia Allah yg Mahatahu.
Demikian bro, GBU

tapi ditangan para predestinator… Allah yg Maha Tahu, menjadi Allah yg tidak menggunakan ke Maha Tahuan Nya utk menyelamatkan manusia fren… krn mereka mengasumsikan segala sesuatu di tetapkan Allah dulu, baru di rancang Allah… :’(

yg saya tahu sih… segala sesuatu di rancang Allah dulu, baru ditetapkan… dan dalam merancang segala sesuatu, Allah menyertakan pengertian dan pengetahuan Nya… :afro:
krn ketetapan Allah adalah hasil dari rancangan Allah, maka ketetapan Allah sdh pasti menyertakan pengetahuan Allah… :happy0062:

Ayub 38:2 Siapakah dia yang menggelapkan keputusan dengan perkataan-perkataan yang tidak berpengetahuan?

jadi ayat Ayub 38:2, sangat cocok utk para penggelap pengetahuan Allah dalam merancang keselamatan… :char11:

Sementara biarlah demikian, mungkin ada saatnya nanti kita semua dipersatukan.
GBU bro

Tidak ada yang salah bro, " dipilih sejak kandungan ibuku " berarti namanya telah tercatat di kitab kehidupan, tetapi mrk yang tercatat di kitab kehidpan tdk berarti telah tahir/akhil balik rohani, mrk tetap harus mengalami proses pemurnian yg dikerjakan oleh Allah sendiri ( dimurnikan spy perak dalam api/ dimatikan manusia lama kmdn diberikan roh yg baru Yhzl 36:26) dr proses tsb barulah mrk akhilbalik rohani/berhak menyandang waris, oleh krn itu Mzm 51:7 berlaku juga untuk mrk.
Demikian juga untuk Why 13:8 , ini juga tidak ada yang salah , setiap org yang tdk tercatat dikitab kehidupan berarti mrk tdk termasuk yang direncanakan untuk diselamatkan (menjalani keniscayaannya menuju binasa kekal ) mrk inilah yang menyembah binatang itu (Iblis ). GBY

tapi menurut saya… Allah merancang.. Allah memilihAllah menetapkan Allah menulis dalam kitab kehidupan.. :happy0025:

kalo Allah menulis dalam kitab kehidupan dulu, baru memilih… kan jadi terbalik fren… :ashamed0004:

bukan sementara fren… sdh ratusan tahun lho… :char11:
kalo dari awal konsepnya salah, hasil akhirnya juga pasti salah toh… :ashamed0004:

Kakak don, kata : ‘sebelum dunia dijadikan’ pada Efesus 1:4 menurut Shincan adalah dunia yang saat ini kita tinggali yaitu Cosmos. Sedangkan langit dan bumi yang akan datang bukan Cosmos, kak.

Ingat beras, ingat cosmos hihihihi :smiley:

tapi isi injil tidak mungkin saling bertentangan fren… :happy0062:
gimana cara anda menyatukan ayat Efesus 1:4-5 dgn ayat Galatia 1:15.. :coolsmiley:

Efesus 1:4-5… rasul Paulus dan org beriman di pilih sebelum dunia ini di jadikan…
Galatia 1:15… rasul Paulus dipilih didunia ini sejak dalam kandungan ibunya…
kan jadi saling kontradiksi toh… :mad0261:
satu sebelum dunia ini dijadikan, satu lagi setelah dunia ini dijadikan… :’(

yg benar… satu sebelum dunia yg akan datang dijadikan, satu lagi saat didunia ini (setelah dunia ini dijadikan)… :afro:

@Kakak don,
Tidak bertentangan ko kakak…

Sejak sebelum dunia dijadikan s/d sekarang mencakup dari waktu sebelum penciptaan hingga saat ‘sekarang’.
Dan saat Paulus dalam kandungan ibunya, tercakup juga dalam rentang waktu yang super luas tersebut.

Shincan pernah membaca (entah tulisan bapak srapanpagi kale, atau siapa ? lupa) bahwa di Gal 1:15 Paulus ‘dipilih’ menggunakan Tensis Aorist di mana pada tensis itu penekanan kapan persisnya kejadian tidaklah penting. Yang ditekankan adalah, saat dalam kandungan Paulus sudah dipilih.

Gitu kak… :smiley: