Ekonomi Dunia benar-benar Rontok!

Hari ini (22/9) sore Index harga Saham Gabungan Bursa Efek Jakarta ditutup di 3.369. Turun 328 poin! Sungguh penurunan yang tidak masuk akal! berarti bursa kita hari ini turun 8,8%! Index bursa saham asia yang lain sami mawon. Index Eropa? Tambah parah! Index Wall Street? Kita tunggu saja hasilnya besok pagi jam 5. Rasanya ya sama saja.
Baca: http://investasi.kontan.co.id/v2/read/investasi/78075/Waduh-indeks-kehilangan-328-poin-sore-ini
Dengan keluarnya dana asing dari bursa kita ini sudah menunjukkan bahwa bursa kita sebenarnya dipandang sebelah mata oleh mereka. Pada saat yang genting seperti sekarang ini, mereka lebih baik memilih keluar dari Indonesia dengan resiko rugi. Kenaikan index sampai mencapai 4000 seakan2 cuma jadi kenangan manis yang nggak akan pernah kembali.
Mengapa saya bilang nggak pernah kembali?
Ya, karena krisis ekonomi global kali ini lebih parah dari yg pernah kita alami di tahun 2008. Waktu itu pemicunya subprime mortgage, yg dilibatkan cuma lembaga keuangan dan beberapa bank. Tapi kali ini lebih parah. Karena yg jadi pemicunya adalah utang yg kelewat banyak dari negara2 maju : USA, Prancis, Yunani, Eslandia, Portugal, Italia, Jepang, Australia, Inggris, Spanyol. Mereka semua utang lebih gede dari pendapatan negaranya! Contoh: Saya punya pendapatan 10 juta per tahun. Saya utang 15 juta! Kira2 sanggup bayar nggak?
Seperti itulah kondisi saat ini. Gubernur Federal Reserve AS Ben Bernanke sampai tidak tahu lagi jurus apa lagi yang mesti diambil untuk menghindar dari Krisis Ekonomi.
Barack Obama Presiden AS juga sudah kehabisan akal bagaimana menghidupkan lagi ekonominya “yang letih lesu dan berbeban berat”.
This is the end of time…

Beh

Semoga saya ikut kloter pertama

Ogah ah ikut kloter kedua

Shalom

Samak… gue juga pengen ikut kloter pertama aja… :azn:

Shalom,

Tanda2 akhir zaman, krisis ekonomi atau kelaparan? Dan, apakah hanya itu tanda2nya?

Demikian, semoga bermanfaat.
Salam, JBU, Jericho, J.

@jericho: itu cuma salah satu tanda saja. Tapi tanda ini harus terjadi sebagai awal dari rentetan kejadian yang akan mengiringi peristiwa demi peristiwa di akhir dari akhir zaman ini.