Eksploitasi karyawan/pekerja,gimana menurut pandangan Kristen??

Misalkan ada orang yg bekerja tp dieksploitasi abis2an oleh atasannya(disuruh lakuin ini itu tp ga pernah dapet gaji/upah dari atasan,atau awal2 aja digaji tp abis itu ga digaji pdhal udah lakuin ini itu yg atasan suruh dgn baik).bagaimana pandangan ajaran Kristen mengenai praktek seperti itu??pdhal secara ga langsung kan si atasan udah jadi batu sandungan(katakan beliau orang Kristen) buat karyawannya sendiri(palagi klo si karyawan orang susah & butuh uang buat nyambung hidup).ga munafik sih,buat makan di warteg & buat transport aja butuh uang.

Bro, kisah itu fiktif atau realita?
Kalau realia koq anda awali dengan kata ‘misalkan’ kalau fiktif koq diletakkan di board kesaksian?

Jadi susah menanggapinya.

bukannya ini termasuk forum sharing ya??abis bingung mau post dimana.klo di diskusi umum juga rasanya kurang cocok(entah menurut anda).

ibarat kata klo orang sekuler aja bertanggung jawab menghidupi pekerjanya(at least biar berkecukupan) dlm bentuk gaji/upah,masa yg orang Kristen malah kalah(pdhal diajarkan utk mengasihi)??soalnya saya pernah melihat kasus seperti itu.

Jika menurut saya, sepertinya di board diskusi umum lebih tepat, tetapi tergantung momod FK.
He he he he.

ya udah teserah momod aja deh,abisnya ane mau pindahin sendiri juga ga bisa(dah telanjur posting disini).

Ya udah, coba kita diskusikan aja ya, itu dari kisah fiktif kan?

Misalkan ada orang yg bekerja tp dieksploitasi abis2an oleh atasannya(disuruh lakuin ini itu tp ga pernah dapet gaji/upah dari atasan,atau awal2 aja digaji tp abis itu ga digaji pdhal udah lakuin ini itu yg atasan suruh dgn baik).bagaimana pandangan ajaran Kristen mengenai praktek seperti itu??pdhal secara ga langsung kan si atasan udah jadi batu sandungan(katakan beliau orang Kristen) buat karyawannya sendiri(palagi klo si karyawan orang susah & butuh uang buat nyambung hidup).ga munafik sih,buat makan di warteg & buat transport aja butuh uang.

Apa yang anda kisahkan itu mungkin terlalu ekstrim, tetapi dalam bentuk yang sedikit leih ‘halus’ itu banyak terjadi, bro. Kalau tidak digaji sih pasti si boss ngga berani, karena akan berurusan dengan depnaker. Yang banyak terjadi sekarang ini adalah pemaksaan karyawan untuk menandatangani kontrak kerja secara pertahun.

Pernah suatu saat saya memberikan training kepada karyawan bagian penjualan dari sebuah produk elektronik. Setelah beberapa hari, karyawan2 di perusahaan itu mulai akrab, dan sering curhat kepada saya.

Kasusnya, mereka yang sudah bekerja tahunan, bahkan ada yang sudah belasan tahun, sekarang ini diminta untuk menandatangani kontrak kerja pertahun. Dimana setiap tahun, jika kontrak itu tidak diperpanjang, mereka otomatis akan keluar/ tidak dipekerjakan lagi. Ini tentu membuat mereka resah dan tidak tenang.

Siapa pencetus idea ‘cemerlang’ itu, tak lain adalah manager baru, yang kebetulan seorang Kristen. Nah…

Padahal ada tertulis :

Sir 34:22 Merampas nafkah sesamanya sama saja dengan membunuhnya, dan barangsiapa menahan upah buruhnya menumpahkan darah.

Tob 4:14 Janganlah upah orang manapun yang bekerja padamu sampai bermalam padamu. Sebaliknya bayarkanlah segera kepadanya. Apabila engkau mengabdi kepada Allah, niscaya engkau mendapat ganjaran. Berjaga-jagalah, nak, dalam segala pekerjaanmu dan hendaklah berlaku sebagai seorang yang terdidik baik dalam segenap tingkah lakumu.

Yak 5:4 Sesungguhnya telah terdengar teriakan besar, karena upah yang kamu tahan dari buruh yang telah menuai hasil ladangmu, dan telah sampai ke telinga Tuhan semesta alam keluhan mereka yang menyabit panenmu.

Syalom

makanya klo ngeliat orang Kristen terlibat praktek2 gituan jadi miris rasanya,pdhal sering diajarin supaya orang Kristen jadi saluran berkat buat sesama.sebaliknya kenalan ane yg bukan orang percaya & biarpun cuma punya usaha kecil gitu malah tiap sebulan sekali selalu rela ngorbanin waktu keluarga(bersama istri & anak) cuma buat memastikan pekerja2 nya semua masing2 mendapatkan upah yg sepatutnya mereka terima.

Padahal ada tertulis :

Sir 34:22 Merampas nafkah sesamanya sama saja dengan membunuhnya, dan barangsiapa menahan upah buruhnya menumpahkan darah.

Tob 4:14 Janganlah upah orang manapun yang bekerja padamu sampai bermalam padamu. Sebaliknya bayarkanlah segera kepadanya. Apabila engkau mengabdi kepada Allah, niscaya engkau mendapat ganjaran. Berjaga-jagalah, nak, dalam segala pekerjaanmu dan hendaklah berlaku sebagai seorang yang terdidik baik dalam segenap tingkah lakumu.

mungkin 2 ayat itu juga musti dimasukin ke Alkitabnya orang Kristen/Protestan wkwkwk :smiley: .

Dulu sih ada, tetapi kemudian dicabut sih, he he he he

Entah di Indon, tapi di Australia biasanya perusahaan" besar punya kerja sama dengan organisasi seperti SDA etc yg menjamin karyawan mendapat apa yg seharusnya mereka dapat. Kayak biaya overtime etc. Jadi, lembaga tersebut membantu karyawan apabila ada hal" yg tidak adil terjadi (tidak dibayar sesuai yg seharusnya misalnya).

Aku sendiri selama ini gak pernah di exploitasi atau pun apalah jenisnya. Disini semua bekerja sesuai dengan apa yg seharusnya mereka kerjakan. Gak tau lagi ya kalau perusahaan" kecil seperti Asian own, atau family business.