Errornya dimana?....

Ada pemikiran lucu…
TUHAN tidak masuk logika,
atau
TUHAN bertentangankah dengan logika

pada titik tertentu, secara kasar orang bisa mengartikan bahwa TUHAN tidak masuk logika,
pada titik tertentu, secara kasar orang bisa mengartikan bahwa TUHAN bertentangan dengan logika,

nah kembali ke awal…

TUHAN adalah PENCIPTA.
artinya apa?
artinya ada sesuatu yang IA buat menjadi landasan dasar, hukum, yang serta merta tidak dapat IA labrak sendiri.
Tetapi semisalpun IA anggap itu penting, IA dapat mengubah dasar, hukum itu dimana cara atau jalanNya di luar logika kita, di luar pemahaman kita.

contoh:
Percepatan gravitasi di bumi rata-rata = 9.8 m/s2

maka ketika TUHAN menjadi manusia, IA harus tunduk kepada hukum gravitasi itu.
Buktinya, IA di dalam Yesus, bisa berjalan dan melangkah di bumi.

Tetapi ketika IA sedang melakukan sesuatu yang dianggap penting untuk merubah hukum itu terhadap diriNYA, maka IA yang adalah Pencipta gravitasi itu, maka IA berotoritas terhadap gravitasi, maka IA bisa membuat gravitasi itu tidak berefek kepadaNYA,
contohnya:
IA terangkat ke awan-awan, naik ke sorga.

bagaimana caraNYA? kita tidak tahu. Karena hanya ROHNYA yang TAHU pikiran ALLAH.

Ada yang sedang berpikir?
TUHAN koq menjadi manusia?
itulah TUHAN, kalau IA berkata: “Aku penting untuk menjadi manusia”, di luar jangkauan pikiran kita, entah bagaimana caraNya, IA bisa, IA mampu dan IA mau.
TUHAN koq dilawan, kan DIA Pencipta?, koq kita ngatur-ngatur DIA mau menjadi manusia?

error?

Kitalah yang error mengartikan landasan berlogika.

Error_nya yang pasti di IMAN_nya
krn imannya berbeda itulah yang jadi pemicu error.

Krn memang iman itu kaga bisa diperdebatkan… cukup disampaikan …
ketika pihak penerimaan penyampaian iman tsb… tidak mau terima…
tidak bisa dipaksakan untuk diterima.

sepakat

sebenarnya yang meremehkan ke MAHA an TUHAN adalah orang yang bilang

TUHAN tidak bisa jadi manusia

jika jadi MANUSIA aja TUHAN ga bisa maka tidak ada namanya TUHAN yang MAHA bla bla bla

Errornya diperjanjian lama, karena perjanjian lama banyak mengadopsi ajaran animisme

GBU