Fabel : Hari perkabungan kambing seluruh dunia th ini : 6/11

Syahdan, di negeri entah-berentah hiduplah kakek Fabel, kambing bandot yang sudah tua, mengumpulkan kambing domba dan sapi dalam perjamuan terakhir, sambil memotong-motong rumput, berpidatolah ia:
Anak-anakku, baik anak kambing maupun anak domba, dengarkanlah kataku :
Aku teringat hari ini tahun lalu, ketika aku terkena anthrax, aku bersungut-sungut, tetapi seekor teman berkata : sesuatu pasti ada hikmahnya, dan betul, ketika diperiksa, aku selamat dari pembantaian itu!
tetapi teman-temanku sebaya, se-Surabaya dan bahkan si Siti Nurbaya telah menjadi penghuni jamban!
Pada hari itu teman-temanku berteriak semua dalam darah dan air mata, dan akupun mengeluh : tuhan, kalau saja semua manusia berhikmat seperti Salomo, mengerti bahasa hewan, apakah mereka tetap membantai kami?
Andaikan dunia tetap seperti cerita kakek moyang saya di ayat terlampir, tentulah kita dapat berkembang biak dengan baik, tetapi kemudian manusia itu melanggar larangan tuhan, jadi terkutuklah tanah, dan yang tumbuh kebanyakan adalah rumput, makanan kita, eh malah kemudian mereka memakan kita,
Tuhan kita menguliti kakek moyang kita untuk pakaian manusia, berikutnya Habel membunuh Fabel senior untuk persembahan, celakanya lagi Tuhan senang lemak kita ketika dibakar
Ketika kakek moyang kita naik kapal besar itu, kita dibunuhi dan malah direstui Tuhan
Intinya sebetulnya pada waktu Abraham disuruh mengorbankan anaknya, malah tidak jadi, jadi kakek moyang kita yang dikorbankan, saya tidak mengerti!
Padahal waktu itu perintahNya kan untuk Dia yang mahakuasa, Itu masih bisa saya terima, Dia yang memberi nyawa, dia yang mengambilnya, walaupun harus sakit dahulu.
Tetapi kenapa sekarang jadi berubah, kita dipotong untuk dimakan manusia, dengan alasan fakir miskinlah, padahal banyak yang menjualnya kembali.
Pada waktu bangsat Israel keluar dari Mesir, kita dikorbankan sebagai ganti anak sulung mereka.
berikutnya setiap anak sulung masih harus ditebus lagi, bahkan dari kalangan kitapun, ini ayatnya :
Kel34 19.0 Segala apa yang lahir terdahulu dari kandungan, Akulah yang empunya, juga segala ternakmu yang jantan, anak yang lahir terdahulu dari lembu atau domba.
Kel34 20.0 Tetapi anak yang lahir terdahulu dari keledai haruslah kautebus dengan seekor domba; jika tidak kautebus, haruslah kaupatahkan batang lehernya. Setiap yang ke_1 dari antara anak-anakmu haruslah kautebus, dan janganlah orang menghadap ke hadirat_Ku dengan tangan hampa.

Untunglah di Israel semua terhenti ketika anak domba Allah menggantikan kita
Tetapi kenapa di Ismael tidak?
Kita dicap : orang yang dipersalahkan disebut kambing hitam, apakah karena berkulit hitam saya jadi bersalah?
Setan diibaratkan kadang sebagai ular, kadang diibaratkan orang hitam dengan tanduk kita!
Manusia diadu dikatakan diadu domba, padahal ayam kan juga diadu, tapi disebut sabung ayam!

Padahal daging kita menurut research, banyak mengandung kolesterol, banyak orang yang mati setelah makan daging kita,
Katanya setelah makan daging kita stamina pria bertambah, jadi yang impoten banyak yang makan daging kita!
Seandainya semua manusia herbivora, seperti di surga dulu dan nanti,
Hidup memang pengorbanan, dan ujung-ujungnya kita yang dikorbankan!
Marilah sekarang kita minum anggur, anggur perlambang darah kita yang besok akan tercurah di mana-mana, sambil kita mendoakan umat manusia yang dari pertama jatuh ke dalam dosa sampai sekarang semuanya hanya karena nafsu makan yang berlebihan!
Kita doakan semoga arwah saudara-saudara kita besok di terima di sisinya, tidak masalah di sisi kiri atau kananNya, amin!