Fanatik & Taat Adalah Sesuatu Yang Berbeda

orang taat belum tentu fanatik. Istilah fanatik adalah orang yang membela mati-matian agamanya dengan cara apapun namun belum tentu mengerti ajaran dalam agamanya, sedangkan taat adalah orang yang telah mengerti ajaran dalam agamanya namun belum tentu membela mati-matian agamanya.

Contoh sederhananya adalah saat pertandingan sepak bola. Orang bisa saja mendukung salah satu tim sepakbola atau istilahnya menjadi suporter tapi belum tentu mengerti ilmu dalam sepakbola atau palingan hanya taunya mencetak gol dengan memasukan bola ke kandang lawan, ini salah satu contoh sederhana dari orang fanatik.

Sementara contoh sederhana dari orang taat adalah orang yang telah mengerti ilmu dalam sepakbola tapi belum tentu ia menjadi suporter salah satu tim sepakbola.

begitupun dalam agama. ada yang namanya tentara Hizbullah (Islam), tentara Salib (Katolik), tentara Reformator (Protestan), tentara Zionis (Yahudi), maupun tentara Khmer (Buddha) namun belum tentu mereka menjadi ustad, Pendeta, pastor, biksu, maupun rabbi.

Fanatik sering disalah artikan dengan fanatik buta, picik. Fanatik buta atau picik adalah orang yang membela mati-matian ajaran atau aliran tertentu yang dibawakan oleh seseorang walaupun jelas-jelas yang dibelanya bersalah

Yap, good point… lagian Kristen kan bukan “agama” dan Tuhan Yesus ga perlu dibela-bela juga… yang penting taat dan melakukan firman-Nya dalam kehidupan kita sehari-hari…

Kalo di indonesia selama tidak ada embel-embel “TERLALU” di depan katanya maka so far bisa dipastikan everything will run good. Contohnya : TERLALU fanatik, TERLALU taat atau TERLALU nafsu. Apalagi ditambah EKSTRIM atau RADIKAL, wah bisa berabe tuh.

Wah kalau adik saya fanatic sama klub MU. Menang atau kalah, bagus atau gak bagus mainnya atau udah jelas-jelas pasti kalah sama lawannya tapi tetep aja pilih MU… ;D

Klo menanyakan agama seseorang, apakah itu fanatik?

Kalo nanya doang sih ga apa-apa… di Indo ya… kalo di luar ga sopan gitu karena agama dan sikap politik itu sesuatu yang personal banget…

hari2 belakangan ini , stempel fanatik bukan stempel yang negatif malah membanggakan
saya curiga orang ini malah gak ngerti arti kata fanatik itu sendiri di fikirnya fanatik itu artinya taat / setia ,istiqomah

Tentu saja tidak mai fren…!? heheh…itu malahan sikap yang bijaksana…karena yang tersedia tinggal sate bb kecap…
yang lain sudah habis…karana banjir dimana-mana…

Salam…

lha kalo saya malah mudeng-nya FATIGUE…

alias… waktunya di refleksologi…
uenak tenan…

[email protected]

Kalao di indon …hal itu sopan dan wajar…saja karena terkait masalah haram dan halalnya makanan yang akan dipesan maupun dibeli oleh si konsumen…tsb…

Salam…

Kalau menurut pandangan saya taat dan fanatik adalah setali tiga uang, beda kadarnya saja. KBBI menulis arti fanatik adalah “teramat kuat kepercayaan (keyakinan) thd ajaran (politik, agama, dsb)”

Kita sebagai umat TUHAN harus fanatik, didalam kefanatikan baru ada ketaatan. Taat tetapi tidak fanatik, artinya taat karena takut.

Masalahnya adalah apa yang kita fanatikan. Kalau kita fanatik terhadap agama, maka kita akan mentaati perintah agama, dan perintah agama itu adalah perintah manusia, adat istiadat dan tradisi. Akhirnya banyak orang dipermainkan oleh para pemimpin agama atau tokoh-tokohnya untuk kepentingan politik mereka. Karena yang mempu membuat dan merubah perintah, adat dan tradisi adalah mereka.

Kita harus fanatik terhadap TUHAN, sebagai pencari TUHAN, sebagai pecinta TUHAN. Itu baru benar, sehingga kita percaya penuh dan bulat pada TUHAN dan FirmanNya, kita mentaati kehendak TUHAN dan hidup dengan iman yang bulat mengiring Yesus. Itu baru fanatik yang benar.

Ingatlah juga bahwa ada ROH KUDUS yang diutus kedunia untuk membantu kita memahami Alkitab, memahami setiap pengajaran dan tafsir Alkitab, membimbing kita untuk melangkah bersama TUHAN. Karena itu jangan anda takut fanatik dan tesesat dengan pengajaran. Sebab ROH KUDUS yang akan menyatakan apa yang benar dan salah. Fanatik yang tidak benar juga adalah fanatik terhadap denominasi atau tafsir denominasi. Itu membuat buta akan KEBENARAN dan menjadikan saudara seiman musuh jika bukan satu golongan organisasi.

Tanpa fanatik, kita tidak memiliki iman yang cukup untuk mengalahkan dunia dan kepentingannya.