Filsafat Keselarasan

F I L S A F A T K E S E L A R A S A N
Filsafat adalah Ilmu yang mendalami tentang Kebijaksanaan Sang Pencipta dialam semesta baik secara makrokosmos maupun secara mikrokosmos

Filsafat---- asal kata PHILO = Cinta/Mencintai — SOFIA = Kebijaksanaan
Orang yang mendalami filsafat disebutkan FILSUF
Dahulu kala sebelum ada filsafat dikatakan Zaman prafilsafat sebelum th 9000 SM dimana pada saat itu masyarakatnya menganut paham animisme,
percaya kepada perdukunan,sihir menyihir,menyembah dewa-dewi mitos,dan lain-lain sehingga mereka tenggelam didalam kegelapan/kekelaman hidup
Filsafat mulai tumbuh didaerah Yunani kuno sekitar th 8500 SM ,diawali dengan beberapa Bapa Filsuf Yunani kuno yang berkembang terus sampai
saat ini dan sudah banyak yang terbukti kebenarannya dan dipakai acuan dalam berbagai disiplin ilmu
Ada tiga terbesar Bapa Filsuf Yunani kuno yang menjadi panutan yaitu : Bapa SOCRATES,PLATO,dan ARISTOTELES
Dari ketiga Filsuf inilah yang menjadi dasar filosofi semua agama didunia sehingga boleh dikatakan bahwa FILSAFAT ADALAH ALAT PEMERSATU
SELURUH AGAMA DAN UMAT MANUSIA DIDUNIA
Filsafat juga adalah Sumber segala ilmu yang dipakai saat ini ,baik yang nyata maupun yang gaib
Berdasarkan disiplin ilmu filsafat dibagi menjadi 9 kelompok inti Yaitu
1.Filsafat Metafisika/Ketuhanan
2.Filsafat Matematika
3.Filsafat Fisika
4.Filsafat Logika
5.Filsafat Estetika
6.Filsafat Etika
7.Filsafat Seni
8.Filsafat Hukum
9.Filsafat Pendidikan

Didalam Filsafat Metafisika dikatakan baik secara ontologis,epistemologis maupun aksiologis
Sokrates,Plato dan Aristoteles adalah inti dasar filosofi dari semua agama dunia yaitu
1.Dikatakan bahwa Allah adalah Yang Ada ,Mahasempurna dan tidak terbatas inilah inti dari semua ke Maha an Tuhan artinya

2.Dikatakan bahwa Allah adalah Penyebab pertama dari seluruh akibat yang terjadi dari perbuatan-Nya ; Inilah dasar dari faham - Hukum karma,teori Yim-Yang , teori sebab dan akibat

3.Dikatakan bahwa Allah adalah Penggerak pertama yang tidak digerakkan ----- segala yang bergerak berarti selalu ada yang menggerakkan–didalam filsafat didalami hal-hal seperti itu dan ditarik kesimpulan dari kebenarannya dibagi dalam 3 segmen yaitu ONTOLOGI, EPISTEMOLOGI dan AXIOLOGI

Dengan kata lain, “filsafat” adalah agama “lama” yang universal dan seharusnya dipeluk seluruh umat manusia. Begitukah?

Filsafat bukan suatu aliran agama ,Filsafat adalah suatu ILMU yang mendalami tentang segala Kebijaksanaan Tuhan didalam proses penciptaannya
Agama adalah suatu Faham Ketuhanan yang semua penganutnya terikat dengan teologi masing2,Yang membedakan agama satu dengan yang lain adalah Teologinya
Agama mulai muncul pertama kali sekitar th4000 SM yang pertama kali Agama Zoroaster(Persia kuno)—nabinya Zaratusthra—kemudian terjadi perpecahan didalam umatnya setelah nabinya meninggal—kita masih ingat didalam injil ada 3 orang Majus/3 Raja dari Persia dengan mempersembahkan Emas,Kemenyan dan Mur pada Kelahiran Yesus— Mereka itulah 3 Imam besar pengikut Zoroaster dari Persia—kemudian masuk Katolik dibaptis oleh Santo Thomas
Sedangkan Imam2 yang lain --menyebarkan agama sendiri2 seperti Hindu,dll

Trus, Tuhan mana yang mau anda promosikan di sini?

wah bagus info nya…ada bukti di alkitab menurut pandangan anda 3 orang majus “masuk katolik” oleh santo tomas ? memang santo tomas salah satu penganut agama romawi ya ? jangan - jangan Yesus lahir di vatican lagi…
coba baca surat Yudas dan Yakobus tentang mereka ini yudas 1:3-16

Lho mbak Truly…
Yesus kan orang Arab, masa lahir di Roma, jadi bule atuh…?
Budaya Gurun Pasir yang selama ini dianggap sebagai AJARAN ASLI KRISTEN itu kan juga Berbeda dengan Budaya EROPA yang sudah inkulturasi.

Dan sayangnya, misionaris yang membawa ke Indonesia itu sudah TIDAK MURNI lagi, karena sudah MENCAMPURADUK-KAN Budaya GURUN PASIR Arabia yang “ASLI” dengan Tradisi EROPA, terus di-sebar-luaskan ke orang di Indonesia…

Eh… sekarang malah lagi musim kebalikannya…
Di Gereja-gereja lagi NGETREN Pakai HURUF PAKU IBRANI gede-gede… padahal jemaatnya kagak ada satupun yang orang Ibrani.
Blangkon dibuang diganti Jubah Gurun Pasir
Huruf Hanacaraka yang indah dianggap KURANG SUCI daripada Huruf Paku
Ulos nan indah dianggap TIDAK MURNI karena kurang ber-baru Gurun Pasir
udah gitu… Kagak Ngerti Pula Artinya??? eh… Bangga Pula… ehehe…

Benar-benar sudah mendekati KIAMAT ya dunia ini… ehehe…

Ikutan urun pendapat ya…

Hubungan Agama dgn Filsafat, kalau menurut saya sih ANALOG dengan hubungan FISIKA dgn MATEMATIKA

Inti & Prinsipnya SAMA: yaitu mencari Kebenaran guna Di-Aplikasikan bagi Betterment of Mankind

Cuma Simbol-simbol dan variable nya aja sih yang beda-beda…

Filsafat adalah bentuk pencarian akan Tuhan dan kebenaran.

Melahirkan pemikiran yang rasional dan dapat diterima umum tentang Tuhan dan kebenaran. Menjadi landasan manusia untuk menjadi bijak dan berbudi. Para pemikirnya memulai memahami apa yang ingin dipahami berangkat dari yang diketahuinya, bukan apa yang tidak diketahuinya. Karena itu pemikirannya diteruskan kepada pemikir berikutnya dan berikutnya. Karena lahir dari apa yang diketahuinya, maka filsafat dibatasi pengetahuan manusia pada masanya, sehingga filsafat itu sendiri berkembang dari jaman ke jaman.

Bentuk pencarian akan Tuhan dan kebenaran seperti itu banyak dipakai orang berhikmat pada masa-masa lampau sebelum Tuhan menyatakan kebenaranNya lewat wahyu. Setelah datangnya wahyu, maka pencarian akan Tuhan dan kebenaran dipandu oleh Kitab Suci yang menulis tentang wahyu Tuhan.

Agama lahir jauh sebelum wahyu kitab suci ada. Agama lampau terkadang hanya disebut kepercayaan atau tradisi, sebab difinisi dari agama disempitkan pada kepercayaan yang didasari atas pewahyuan yang ditulis dalam kitab suci. Sehingga secara awam agama hanya dipakai untuk menyebut pemeluk keyakinan Kristiani, Islam, Hindu, Budha, Yahudi, Sinto dan sebagainya yang memiliki kitab suci yang turun lewat pewahyuan.

Tetapi saat kita menyebut dewa Ra, Baal, Amaterasu, Dagon, Zeus, Odin dan sebagainya, penyembahnya juga termasuk beragama, memiliki tata cara ibadah, peraturan dan nilai-nilai sendiri. Keberadaan mereka ada bersamaan dengan para pemikir yang melahirkan filsafat dan filsafat juga dipengaruhi oleh pribadi dan lingkungan sosial para pemikirnya.

Mungkin beberapa orang terkecoh dengan keributan agama antara Islam dengan Kristen, Islam dengan Hindu atau dengan Budha diberbagai belahan dunia dan jenuh seakan mencari jalan tengah. Pluralism kelihatannya juga bukan jawaban sebab harus meninggalkan asas kitab suci untuk menyatukannya dengan perekatnya humanism. Karena itu beberapa orang yang tidak ingin terjadinya konflik memikirkan tentang filsafat sebagai alternatif.

Seperti ujar-ujar budaya Jawa kuno yang juga lahir dari pemikir jawa, demikian filsafat Yunani dikutip hanya bagian-bagian yang netral dan bersifat umum. Sama seperti pemikir Jawa kuno, dipengaruhi oleh kepercayaan Kejawen dan Hindu atau Budha, demikian pemikir Yunani juga dipengaruhi oleh kepercayaan kuno Yunani.

Jadi jangan kita naaif dan menganggap filsafat itu murni tanpa pengaruh kepercayaan. Anda hanya membaca dan mempelajari sebuah quote dengan pandangan modern, tanpa menyelidiki kelahiran quote tersebut. Sama seperti kita tidak dapat memahami dengan benar teks-teks Alkitab tanpa memahami budaya dan tradisi Israel demikian juga filsafat. Tentang filsafat orang awam hanya mengenal sepenggal quote dari sederet kalimat.

dibaca baek - baek itu maksud tulisan gw…ngerti ?
ow jadi itu surat Yudas dan Yakobus menurut lu salah total ya ?
ow jadi itu menurut lu pengetahuan Yudas dan Yakobus melihat penyusuf yang menggunakan hal - hal di luar Yesus sendiri adalah hal yang salah ?
ow jadi menurut lu silakan datang kepada TUHAN tanpa Mesias itu sendiri yang merupakan firman ?
lu ngerti ga si maksud firman TUHAN ?
heran gw ada orang yang asal ngacap kaga ngerti maksud surat - surat para rasul
asli - asli manusia padang gurun…

ehehe…
mas Krispus… sampeyan ada benar-nya…
seperti hal nya ini:
Saya BUKAN orang Jawa, tapi saya Orang Sunda.

eniwei, tapi yang pasti BUKAN orang Bule kan ya? (kaukasian)

Dulu Sunda dan Jawa beda sekarang sama, sama-sama orang Indonesia.

thx bro kripus atas kebenarannya…sayang ada orang bebal yang ga mengerti asal ngacap!
itu si cadangdata sangat “beriman” sehingga dia ga mengerti…wong gimana mau ngerti dia kan termasuk orang yang di maksud oleh Yudas dan Yakobus…
jadi ga heran…
ada orang yang mau putar balik fakta tentang Yesus dengan “merasa diri tahu tentang Yesus” tapi pandangannya keluar dari Yesus yang merupakan firman sendiri kejadian 1;1, Yohanes 1:1–3

Yesus orang arab ? wkwkwkwkwkwkwk ajaran mana itu ?
Yesus orang vatican ? wkwkwkwkwkwkwk hati - hati ada ajaran manusia padang gurun yang menolak Yesus yang adalah firman yang hidup…hati - hati

ooo masmbak Truly mau bilang bahwa:
masmbak Truly SUDAH MAMPU NGERTI arti dan makna Interpretasi Firman Tuhan PERSIS SEPERTI yang Memfirmankannya Sendiri…

Kalo cuma mau bilang gitu ya ngga papa kok… tidak dilarang kan di forum ini?
tapi gak usah mutar muter gitu ah…
Boleh kok…

Kalau saya memang TERBATAS KEMAMPUANNYA dalam meng INTERPRETASIKAN Firman Tuhan kok…
TAPI saya TIDAK TAKUT MENGAKUI bahwa scr sadar / tidak sadar SELALU TJD proses INTERPRETASI atas Firman-Nya sesuai Kemampuan Manusia yang TERBATAS ini…

Jadi kalo saya dibilang KAGAK NGERTI Firman → Ya JELAS LAH… gue kan manusia biasa
apa artinya dibanding yang memfirmankannya…
Lah memang saya NGGA AKAN PERNAH MAMPU menyamai Kebijaksanaan & ke-Infinite-an Tuhan kok?
Jgn maksa ah… pingin jadi Super-Manusia atau Malaekat… biar bisa PAHAM spt Tuhan Sendiri…

Tiga orang majus memang diperkirakan Zoroaster dari kata Magoi (latin) yang dipakai, diterjemahkan Inggris menjadi Magi merujuk pada kaum Magi http://en.wikipedia.org/wiki/Magi

Tetapi benar atau tidaknya masih jauh dapat dipegang sebagai kebenaran, cukup disimpan sebagai pengetahuan.

Oiya mas… sori… salah kasih contoh…

mudah-mudahan yang ini lebih sesuai ya…

Saya orang MELAYU RIAU, tapi BUKAN orang MELAYU JOHOR

Syalom

Damai bagi FKers

Saudara-saudariku, filsafat dapat dikatakan sebagai dasar teologi. Ajaran-ajaran gereja membutuhkan filsafat untuk merumuskan dan menjelaskanya. Sebagai contoh sahaja , Dogma Trinitas.
Orang biasanya sekedar diajar bahwa Trinitas itu adalah Allah yang satu tapi mempunyai tiga pribadi. Tapi kalau ingin tahu mengapa ketiga pribadi itu disebut Bapa, Putra dan Roh Kudus dan bagaimana hubungannya satu sama lain, maka kita perlu dasar yang lebih kuat dan advance yaitu salah satunya bantuan FILSAFAT saudara-saudariku.
demikianlah, syalom

Naaa ini cucooookkkk dee ama eike…

Agama vs Filsafat analog dengan Fisika vs Matematika

mantap…

Syalom

Damai bagimu Kris

Saudaraku Kris, Tepat sekali apa yang saudaraku utarakan dan jelaskan, bahwasanya kembali semua harus berdasarkan alkitab dan ajaran para rasul, tidak terbawa arus, demikianlah, syalom

Syalom

Damai bagimu Cadang

Saudaraku Cadang, yang berhak menafsirkan alkitab dan tradisi suci hanyalah MAGISTERIUM saudaraku, sementara yang lain tidak, dan ajaran yang telah didogmakan TIDAK DAPAT SALAH, demikianlah, syalom