FPI bubarkan paksa kebaktian HKBP Binjai

FPI bubarkan paksa kebaktian HKBP Binjai SUNDAY, 01 DECEMBER 2013 15:13

BINJAI - Saat kan melaksanakan kebaktian di gereja HKBP Tandem Binjai Sumatera Utara, ratusan jemaat dibubar paksa oleh ratusan warga.

Pembubaran paksa ini dilakukan karena belum adanya keputusan Pemerintah Kota Binjai terhadap jemaat gereja menggunakan gereja tersebut untuk kegiatan apapun.

Ratusan masyarakat Tandem, Binjai, Sumatera Utara serta ormas From Pembela Islam (FPI) kota Binjai membubar paksa jemaat gereja HKBP Tandem, Binjai yang sedang melakukan acara kebaktian.

Pembubaran ini dilakukan karena belum adanya keputusan pemerintah kota terkait keberadaan gereja tersebut. Hingga kini, pemerintah kota masih mengeluarkan keputusan agar pihak jemaat gereja tidak menggunakan gereja untuk melakukan ibadah, karena masalah tersebut masih dalam persidangan.

Untuk mengantisifasi bentroknya antara jemaat gereja dan warga, puluhan porsonil dari Polres Binjai, TNI Kodim 0203 Langkat/ Binjai dan Polisi Pamong Peraja terjun kelokasi tersebut.

Salah satu tokoh masyarakat yang turut serta membubarkan acara kebaktian tersebut, Ahmad Nasir mengatakan, pada 27 November lalu, pihaknya telah melakukan rapat dengan pihak gereja serta Pemko Binjai, Polres Binjai dan DPRD Kota Binjai.

Dalam rapat tersebut, diputuskan agar jemaat gereja tidak dibenarkan menggunakan gereja untuk acara apa pun karena sengketa gereja masih dalam persidangan.Selain itu, lanjutnya, belum ada izin dari warga setempat terkait pembangunan gereja tersebut.

" Dalam peraturannya, seharusnya ada izin dari warga sekitar untuk pembagunan gereja ini," jelasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Binjai, Zainuddin Purba mengatakan, seharusnya Pemko Binjai sigap dalam menanggapi hal ini, sudah hampir 5 tahun masalah pembangunan gereja dan perselisihan antara warga dan jamaat gereja belum juga terselesaikan.

“Walikota harus bertindak cepat, agar masalah ini tidak berlarut-larut, karena ini masalah agama dan umat,” jelasnya saat meninjau ke lokasi

Akibat aksi ini, seluruh jamaat gereja dipulangkan oleh pihak Polres Binjai untuk menghindari terjadinya bentrok.

Sumber: Waspada

Matius 10:22
Dan kamu akan dibenci semua orang oleh karena nama-Ku; tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat.

Yang sering terjadi, tetangga kiri-kanan-depan-belakang satu RT sudah setuju/tidak keberatan, tapi yang marah justru di kampung sebelah dan dipanas2i ormas tertentu. Tetangga yang awalnya setuju itupun diintimidasi dengan dikatakan sebagai orang kafir dsb oleh ormas tersebut. Akhirnya, sekalipun dalam hati mereka tidak keberatan dengan pendirian gereja, demi keamanan pribadi dan keluarganya mereka ikut2an menolak atau bungkam saja ketika gereja akan ditutup ormas.

Semoga para jemaat gereja itu ga ada yg marah, bahkan aneh2.
Semoga mereka dan yg baca memaafkan para FPI ini dan marilah kita menunjukan bahwa kita memang anak Tuhan lewat hidup kita.
Klo para kristen memaafkan, mengasihi.
Beberapa kaum muslim pasti ada yg mulai terbuka matanya dan mencari kebenaran. (Mereka jadi anak Tuhan deh in the end)

:char12: jujur, saya marah dan sangat prihatin dengan peristiwa seperti ini yang terus-menerus terulang. Apa yang harus kita lakukan ya saat itu terjadi ? Saya lihat kita lembek juga. Kita takut dianiaya, sehingga kita urungkan niat ibadah itu dan ditutup deh… :mad0261:

Ibadah yang benar adalah melakukan kehendak Tuhan dalam hidup sehari2 dengan buah kasih. Bukan sekedar ritualnya yang penting esensinya.

untuk sementara kembali aja ke jaman gereja mula-mula. kalo situasinya udah kondusif, baru ibadah raya bareng lagi. Atau numpang ibadah di gereja mana gitu.

apa bisa ibadah lagi orang tempatnya tidak boleh digunakan ama fpi? Numpang ibadah, kalo sealiran sih enggak masalah… klo beda ? Gimana juga bila akhirnya semua gereja ditutup ? Khan tujuan akhirnya itu ?

[email protected]

Menurut saya, kita sbg Anak Tuhan harus taat HUKUM, hukum yang ada di Pemerintahan Pusat maupun Daerah, dan jika semua aturan sudah dijalani sebgaimana mestinya. maka baru boleh bangun Gereja dng adanya IMB ( iZIN MENDIRIKAN BANGUNAN ). Nahh,jika semua aturan sudah terpenuhi tetapi masih ada kendala di segi communitas ( sosial kemasyarakatan ). Maka dibicarakan lagi dalam perundingan antar umat beragama./ antar komunitas…dll. Tapi dalam proses yng sedang berjalan itu semua ( proses peradilan misalnya ) Ya…jemaat Tuhan hendaknya bersabar dan senantiasa berdoa serta menunjukan etikat baik dalam MENYIKAPI perkembangan persoallan penolakan tsb.
Jangan memeksakan diri untuk membuat KEBAKTIAN / IBADAH RAYA DAHULU SEBELUM PERSOALLAN BETUL-BETUL MURNI CLEAR…/SELESAI…Beribadahlah pada GEREJA-GEREJA YANG SUDAH ADA terlebiH dahulu…itu namanya pengorbanan yang sifatnya rohani ( penuh pengertian yang sifatnya ILAHI )…Dan…itu lebih menunjukkan benar-benar orang Kristen…bukan orang dunia …

Salam GBU…

Agama dan kebebasan beribadah itu adalah hak asasi manusia. Tetapi jika hak kita dilanggar pihak yang membenci anak-anak Terang, ya itu sudah dikatakan Yesus, sambil menegaskan…

Markus 13:23 Hati-hatilah kamu! Aku sudah terlebih dahulu mengatakan semuanya ini kepada kamu."

Salam
Memang ngilu ttg kejadian itu dan masih akan bnyk ada yg seperti itu.
Sebenernya ikut ibadah ke gereja lain adalah solusi terbaik.
Coba kalau rumah ibadat tetangga kita di tutup,pasti lebih rumit akibatnya bukan hanya sekedar di tutup tapi di bunuh in.

Setuju sama masbro @aldhi di atas. Ikut ibadah gereja lain atau kalo memang mau ibadah sendiri, sewa aja itu gedung gereja untuk satu kali kebaktian. Bikin perjanjian sewa setiap bulan. Trus liat keuangan gereja, kalo plus, jalan terus tapi kalo minus, kasih pilihan ke jemaat, gabung ke gereja lain atau jalan terus dengan segala konsekuensinya.

BTW, di tempat ane dulu ada satu gedung gereja yg dipake beribadah oleh 3 denom. Bahkan terakhir rencananya ada 1 denom lagi yg mo gabung. Pengurus gereja sekarang mesti cerdik seperti ular…

Salam
wuih mantap ya 3 denom ,hehe kyk shampoo 3 in 1 plus tambah satu lagi(Kuasa Tuhan memang hebat).
Puji Tuhan ternyata denom bisa di persatukan,smoga ke depannya juga mempelai wanitanya di persatukan ketika mempelai Pria datang.Amien

Ada banyak denom itu karena masalah KECOCOKAN.
kalau tdk cocok disatukan akan menjadi PAIN IN THE ASS.

Janganlah memberikan barang yg kudus kpd anjing
atau mutiara kpd babi, niscaya diinjak injaknya.
Tuhan sanggup membuka hati org yg mencariNya tapi tdk anjing babi