Gawat : Mengapa Anak Muda Berhenti ke Gereja?

Ini terjadi di USA, survey terhadap anak muda usia 18 - 25 tahun.
Untuk lebih jelasnya, baca link berikut:
http://depan.org/gawat-mengapa-anak-muda-berhenti-ke-gereja/

panggil bro zxcvbn bro… dia itu salah satu yang “anti” sama gereja :smiley:

Apakah berarti ada yang salah di dalam gereja saat ini…???

kabar yg menghebohkan… kemungkinan faktor tradisi/gaya hidup disana kali ya? yg mungkin bisa dikatakan ttg “kebebasan”…

Mungkin juga. Negaranya saja menjamin kebebasan ini dan itu. Mau bikin apa saja boleh, asal tidak mengganggu keamanan negara. Jadinya ya begitulah. Agama dianggap nggak relevan dgn kebebasan yg mereka anut.

Shalom

Daripada jauh-jauh melihat ke luar

Apakah anak-anak muda di indonesia "tulus memberikan hatinya di gereja " saat mereka bergereja?
Apakah tidak ada motif lain ?

Bukankah sama saja tidak bergereja jika “hatinya tidak ada di gereja ?”

Salam

Gawat : Mengapa Anak Muda Berhenti ke Gereja?

di link yg diberikan sudah tercantum tuh alasannya.
http://depan.org/gawat-mengapa-anak-muda-berhenti-ke-gereja/

Menurut Barna Group,
anak muda melihat gereja sebagai menghakimi, terlalu protektif, eksklusif dan tidak ramah terhadap mereka yang ragu-ragu.

Menurut You Lost Me, satu dari empat anak muda usia 18 sampai 29 mengatakan,
“Kristiani mengutuk segala sesuatu di luar gereja.”

Dan satu dari tiga percaya “gereja itu membosankan.”

OMG… sampe segitunya ya???

klo alasan yg pertama gw pernah dengar hal itu;
Mahatma Gandhi sangat mengagumi sosok Yesus Kristus dan pengajarannya…
pernah ketika dia masuk kedalam Gereja, dia melihat begitu dinginnya dan mungkin bisa dikatakan jemaat di gereja itu telah menghakimi secara sikap karena penampilannya…tidak sesuai dengan Yesus Kristus yg mengajarkan ttg Kasih.

gw harap ini tdk terjadi di Indonesia…dan memang klo gw amati ada sedikit kejadian seperti itu dan gw memakluminya -_-

klo yg no.2 kyknya pengaruh tradisi/ budaya tuhh…

klo yg ke.3 bukan gereja mungkin…tapi org2 yg di dalam nya :smiley:

Dan yang paling parah adalah anggapan, bahwa orang Kristen itu tidak perlu ke gereja, karena cukup percaya dan beriman kepada Jesus saja, gereja tidak menyelamatkan, dst.

Padahal jelas perintah di Alkitab,

Mat 18:20 Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam Nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka."

Kis 2:1 Ketika tiba hari Pentakosta, semua orang percaya berkumpul di satu tempat.

Kis 2:42 Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa.

Kis 2:46 Dengan bertekun dan dengan sehati mereka berkumpul tiap-tiap hari dalam Bait Allah. Mereka memecahkan roti di rumah masing-masing secara bergilir dan makan bersama-sama dengan gembira dan dengan tulus hati,

Kis 13:44 Pada hari Sabat berikutnya datanglah hampir seluruh kota itu berkumpul untuk mendengar firman Allah.

Perintah untuk berkumpul, bersatu, bersekutu, jelas dapat diartikan sebagai hidup bersama dalam gereja Kristen. Tanpa gereja, umat Kristen akan tersebar, terserak, dan terhembus kerasnya angin.

gak heran, karena di hari2 akhir bakalan ketauan banget yang mana yang beribadah mana yang enggak. mana yang melakukan kebenaran mana yang kagak. mana yang terus baik mana yang bertambah jahat :slight_smile:

setuju dengan pernyataan ini, kerasa banget kalo tinggal di kota/daerah yang “gag ada gerejanya”,
maka bersyukurlah kalo masih ada gereja di dekat kita, masih ada pendeta/romo yang memberikan sakramen2, masih ada umat percaya lainya yang bersama-sama hidup dan bersaksi mengenai Yesus dalam ibadah di gereja,
semoga orang2 muda dan orang2 tua yang acuh menyadari ini,

Betul bro. Begitu pentingnya gereja sebagai tempat untuk saling menguatkan bagi umat Kristen, itu disadari oleh musuh musuh Kristen. Mereka membakar gedung gereja, mereka merusak gedung gereja, mereka melarang pembangunan gereja baru, mereka melarang umat Kristen untuk ke gereja. Itu terjadi di negara kita, di negara dimana Kristen minoritas, dan di negara yang membatasi pengaruh agama.

Tetapi, selama umat Kriten masih mau bersekutu, masih mau berkumpul bersama untuk memuliakan Tuhan, maka Tuhan tetap menyertai umat Kristen, bahkan Kristen semakin besar dan kuat serta solid.