gereja dengan konsep alkitabiah

Gmana sih cara milih gereja, persekutuan atau apapun itu kegiatan yang bertujuan bersekutu dengan Tuhan yang benar sesuai dengan konsep firman Tuhan , alkitab?

Karna banyak gereja saat2 ini yang menyimpang ajarannya, menjelang hari Tuhan banyak penyesatan,

Saran saya tunggu , makasih Tuhan berkatii :slight_smile:

Cara milihnya ya harus paham Alkitab,
jangan tergantung pembelajaran yg dilakukan lembaga gereja
dgn begitu kita bisa tahu apakah ajaran2 yg ada menyimpang atau tdk dari Alkitab
JBU

Gereja yang Satu, Kudus, Katolik, dan Apostolik.

original, kredible, ber SNI… :smiley:

Berpusatkan pada Yesus Kristus yang ada di Alkitab.
Ajarannya selalu memuliakan Yesus Kristus sebagai Tuhan, bukan memuliakan yang lain seperti benda-benda mati. ataupun bukan untuk memuaskan kepentingan kita manusia.

Dear onesinus,

Alkitab mengatakan:
Mat.12:33.
Jikalau suatu pohon kamu katakan baik, maka baik pula buahnya;
jikalau suatu pohon kamu katakan tidak baik, maka tidak baik pula buahnya.
Sebab dari buahnya pohon itu dikenal.

Jelas, mudah bukan menentukan mana pohon yang baik atau tidak.

Pada saat sekarang lihat saja tokoh-tokoh gereja yang lagi populer.

Billy Graham.-- USA
Alex Abraham.-- Surabaya
Mother Teresa. – (almarhum).Calguta, India
Rick Warren. – USA
John Paul II. – Paus almarhum.
Benedict XVI – Pensiunan Paus.
Francis I. – Paus saat sekarang.
Robert Schuller.-- Ex. kristal katedral LA. USA.
Paul Yongy.-- Korea.
Kong Hee, – Singapore.
Benny Hin – USA.
Dan banyak lagi, kalau mau disimak satu persatu.

Dan jangan mencari gereja-gereja kecil dimana Yesus diperdagangkan.
Dari pada dagang besi atau gajian ikut orang,
Lebih baik dagang Yesus, hanya modal Alkitab dan pandai membual.

Gereja yang benar adalah gereja yang bertobat, sesuai dengan Kis. 2:41. Bartobat dalam arti menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadi dan tujuannya adalah utk pengampunan dosa dan keselamatan kita.

Bertobat benar-benar bertobat dari segala kedagingan dan keberhalaan kita lihat ciri-ciri gereja yang sejati dari pertobatannya Kis. 2:41. ini sesuatu yang luar biasa 3000 org bertobat dalam 1 hari…Inilah seperti reformasi yang berani menantang menjadi cikal bakal jemaat mula-mula…

Asalkan gereja tersebut telah terdaftar di PGI, ane yakin kriterianya sudah mencakup semua yg masbro ingingkan.

Berikut adalah syarat-syarat yang harus dipenuhi untuk menjadi Anggota PGI:

  1. Mempunyai Tata gereja sendiri memberitakan Firman Allah dan melayani sakramen sesuai dengan kesaksian Alkitab.
  2. Mempunyai Anggota Dewasa yang sudah dibaptis/sidi sekurang-kurangnya 2.000 orang.
  3. Menunjukkan kerjasama yang baik dengan gereja-gereja tetangganya, terutama gereja anggota PGI.
  4. Menyatakan persetujuannya secara tertulis terhadap Dokumen Keesaan Gereja serta kesediaannya untuk
  5. Melaksanakan semua hal dan kewajibannya sebagai gereja anggota dengan bersungguh-sungguh.
  6. Menyatakan kesediaan mencantumkan “ANGGOTA PGI” di belakang nama gereja yang bersangkutan.

Yang kerjanya bikin bermacam macam tradisi ajaran anti Alkitab sepanjang abad itu pasti bukan gereja apostolik !

coba…
pertanyaannya saya rephrase…

biar gampang jawabnya…

Siapakah di antara member / reader yang merasa bahwa Gereja yang di-ikuti-nya sekarang ini TIDAK BERKONSEP ALKITABIAH?

yang ngacung…
silakan baru dijelaskan → gereja yang mana-kah yang alkitabiah → berikut contoh riil-nya, nama denominasi-nya, kalo perlu alamat gereja-nya…

yang gak ngacung…
semua udah tahu kan jawaban masing-masing… hehehe…

Untuk memilih gereja caranya lihat saja gerejanya orang Kristen jangan cari gereja yang lain, sebab gereja yang lain mengajarkan tentang hidup hanya dari makanan dan minuman saja, bertentangan dengan Alkitab mengatakan kita tidak hanya hidup dari makanan dan minuman saja melaikan juga dari Firman yang keluar dari mulut Allah…Oleh karena itu gereja harus hidup bertumbuh mengikuti petunjuk dalam Firman Allah.

Marilah para pemimpin gereja yang sejati belajarlah dari sejarah bangsa Israel, ada dua orang yang terkenal sebagai pembaharu Israel. Mereka adalah Ezra dan Nehemia.

Ezra adalah orang yang melakukan suatu pembaharuan secara “ROHANI” yang menuntun Israel sampai pertobatan, sedangkan Nehemia adalah orang yang melakukan pembaruan secara fisik karena dialah yang membangun tembok Yerusalem…

Banyak gereja yang tertarik melakukan dalam pembaruan fisiknya saja, dan bukan pembaharuan secara rohani, mengakibatkan gereja yang saat ini rohaninya sudah sangat rusak, tidak lagi seperti gereja mula-mula, menjadi gereja yang murtad, jadi kita harus belajar apa yang dilakukan Ezra yang menuntun Israel sampai pada pertobatan…Artinya kita menuntun gereja yang sudah rusak karena penyembahan berhala ini kembali kepada kepercayaan gereja mula-mula…

Belajar bagaimana sikap dari Ezra ini dalam hubungan dengan Firman Tuhan lihat Ezra 7:10 “Sebab Ezra telah bertekad untuk meneliti Taurat Tuhan dan melakukannya serta mengajar ketetapan dan peraturan di antara orang Israel.”

Jadi gereja yang sejati harus belajar dari Ezra mempuinyai tekad untuk meniliti, melakukan dan mengajarkan Firman Tuhan. Itulah sebabnya ia terkenal sebagai ahli kitab dan pengajar Hukum Taurat (7:11), berarti gereja yang sejati adalah gereja yang melakukan sesuai dengan konsep Firman Tuhan.

Dimana raja Arthasastra pun mengakui Ezra (lihat 7:12,25)…Perhatikan urutan kronologis dari tekad Ezra…Yang paling pertama adalah meneliti Firman Tuhan, kedua melakukannya dan terakhir barulah mengajrkannya…inilah adalah 3 urutan kronologis membangun gereja yang sudah rusak oleh konsep-konsep yang salah dalam pengajaran terhadap penyembahan berhala, yang saat ini secara rohani gereja yang sudah rusak dan mati, perlu dikembalikan seperti gereja mula-mula…Amin.

Carilah gereja yang mengajarkan segala sesuatu sesuai dengan firman Tuhan. Bisa dilihat dari pengajaran pendeta tersebut. Kita bisa lihat apakah dia seorang hamba Tuhan yang sejati, atau hanya mau cari untung sendiri.

[email protected]…

Jangan bingung-bingung pilih gereja…malah anda nanti disesatkan oleh si setan iblis yang ada mengelilingi anda menagaum-ngaum siap mau menerkam diri anda.

Gereja jelas anda tau…karena dia ada bentuk gedungnya…ya itu Gedung Gereja…Masuk dan ikuti kebaktian di situ…apakah di Gereja di bahas Firman Tuhan seperti yang tertulis dalam Alkitab YANG ANDA PEGANG ATAU TIDAK…??

jIKA YANG DI BAHAS DAN DIKUPAS ADALAH FIRMAN TUHAN…MAKA DISITU DAPAT ANDA KATAKAN BAHWA ITU ALKITABIAH ATAU KONSEPNYA ALKITABIAH…
Jika ada penolakan dalam diri anda dalam penilaian apakah itu Alkitabiah ataupu tidak…?? ya harus dilakukan berulang kali untuk mengikuti kebaktian di Gereja tsb…Jangan pernah bosan…dan harus teteap tekun…Baru anda bisa membuktikan sendiri…bukannya karena kata orang yang anda pakai sebagai ukurannya…Itu baru namanya anda punya hikmat dari ROH KUDUS…Bukan dari roh manusia anda ( egoisme pribadi ).

Salam GBU…

tanya lagi ah…

coba…
pertanyaannya saya rephrase…

biar gampang jawabnya…

Siapakah di antara member / reader yang merasa bahwa Gereja yang di-ikuti-nya sekarang ini TIDAK BERKONSEP ALKITABIAH?

yang ngacung…
silakan baru dijelaskan → gereja yang mana-kah yang alkitabiah → berikut contoh riil-nya, nama denominasi-nya, kalo perlu alamat gereja-nya…

yang gak ngacung…
semua udah tahu kan jawaban masing-masing… hehehe…

Jika gereja sekarang anda sebut sesat? Lalu dimanakah Allah Yang Maha Dasyat itu saat ini, koq tidak bisa menjaga gerejaNya???

Bacalah kitab Wahyu, tenteng 7 gereja, disana 6 gereja dicela, dan hanya 1 tidak dicela tetapi bukan yang besar dan berpengaruh. Gereja yang dicela oleh Allah dalam kitab Wahyu bukan gereja sesat, tetapi gereja yang harus bertobat, bukan juga seluruh hal, tetapi pada bagian-bagian tertentu saja yang dicela, bukan keseluruhannya. Bahkan didalam gereja seperti itu juga ada jemaatnya yang dipuji Allah karena ia menjaga diri dari kesalahan-kesalahan tersebut.

Nubuat itu mengambarkan gereja masa kini, tidak ada yang sempurna, masing-masing memiliki kekurangannya sendiri, tetapi bukan berarti tidak dapat melahirkan orang-orang yang sempurna yang dipuji Allah, masing-masing gereja akan membentuk setiap orang sesuai karakter dan kebiasaannya, dan lewat gereja dimana kita telah dibesarkan, disanalah kita bertumbuh menjadi indah, masing-masing orang bukan kolektif.

Jika anda mencari gereja yang sempurna dan dalam istilah anda sesuai dengan Alkitab, maka anda telah salah berfikir, sebab Yesus datang bukan hendak mendirikan agama dengan ritualnya sehingga ada dikatakan gereja dengan ritual paling Alkitabiah dibandingkan yang lainnya.

Jika saat ini anda berada di gereja anda, mengapa anda tidak memberkati gereja anda? Mengapa anda tidak bekerja diladangNya sedangkan ladang telah menguning? Anda sibuk mencari sinode gereja baru sementera pekerjaan banyak. Pekerjaan yang saya maksudkan bukan aktivitas gerejawi, bukan pelayanan yang ditunjuk dari organisasi, tetapi melayani sesama kamu, melayani saudara-saudara seiman, menjadi berkat bagi mereka, menjadi seorang yang membawa kemajuan teman-teman kamu dialam Kristus dan didalam pengenalan akan Allah, itulah pelayanan yang sesungguhnya, bukan jadi usher, song leader, petugas persembahan, diaken atau apapun juga aktivitas liturgi.

Terlebih berkat memberi dari pada meminta, terlebih berkat memberkati gereja anda dari pada menuntut diberkati gereja baru yang menurut anda lebih Alkitabiah.

Memang hrs lbh bnyk bekrja yaitu melayani,menjadi berkat bg sesama seperti yg dikatakan tadi bro @Krispus, tp kalau dlm persekutuan Gereja misalnya aku sbg anggota jemaat,trus Pendetaku melakukan kesalahan,bhkn itu sering dilakukan,trus jemaat ikut2an, walau sdh diberi tau itu salah tp tetap merasadiri benar…
Nah apakah kita hrs tetap dlm Gerja itu??,
Kalau pindah ke Gereja lain salahkah??,
bukan kah ada Firman Tuhan mengatakan “jangan beri mutiara pada babi”
Salam…

Bukankah BUAL itu identik dengan DUSTA ?
Mungkin maksudnya "pandai mengajar dan berhikmat menjelaskan Nubuatan ".
1 Korintus 12 :
7 Tetapi kepada tiap-tiap orang dikaruniakan penyataan Roh untuk kepentingan bersama.
8 Sebab kepada yang seorang Roh memberikan karunia untuk berkata-kata dengan hikmat, dan kepada yang lain Roh yang sama memberikan karunia berkata-kata dengan pengetahuan.