gereja harus grace oriented 100%

Joh 1:17 sebab hukum Taurat diberikan oleh Musa, tetapi kasih karunia dan kebenaran datang oleh Yesus Kristus.

[b]Hukum: peraturan benar dan salah,lakukan baik dapet baik,lakukan salah dapet hukuman.

Kasih karunia:Anugrah Tuhan, semua Tuhan yg sediakan, lakukan, Tuhan benarkan, Tuhan yg selalu baik dan setia, bukan karena manusia layak, tapi karna pemberian.[/b]

Hukum itu “diberikan”, anda bisa memberikannya dari kejauhan. Tapi kasih karunia dan kebenaran itu “datang” dan itu artinya kedekatan pribadi…kasih karunia dan kebenaran datang oleh Yesus K.
Perhatikan bahwa “kasih karunia/anugrah” itu berdampingan dengan “kebenaran”…kebenaran tidak berdampingan dengan hukum. Hukum diberikan oleh musa, tapi anugrah dan kebenaran datang oleh Yesus K.

Kebenaran yang membenarkan kita adalah kebenaran dan kenyataan Perjanjian Baru (PB)…itu bukanlah Hukum.
Anda tahu sering kita memebrikan orng lain hukum, kita spt pukul mereka di kepala dng hukum, lalu kemudian kita katakan bahwa yg kita berikan itu merupakan injil kebenaran. Itu dalah Fakta, tapi bukan Kebenarannya!
Alkitab bilang bahwa iman datang dari pendengaran dan pendengaran akan firman Tuhan…kata “Tuhan” dalam kalimat tsb kata yunani nya bukanlah “Theo”/Tuhan, tapi “Christo”…”the rhema of Christo”…adalah Pewahyuan akan Kristuslah dalam pengajaran dan kotbah yang akan membawa iman muncul.

Jadi itu bukanlah sekedar “firman Tuhan”…karna ada firman Tuhan yang tidak nyambung lagi dng kita, karna itu buat orng yahudi. Yesus sendiri bahkan berkata, mata ganti mata, gigi ganti gigi, itu sudah tidak lagi nyambung/relevant untuk hari tsb, karna itu merupakan hari kasih…karna Allah sngt mengasihi dunia, sehingga Dia mengirimkan AnakNya. Hukum diberikan lewat musa, hukum menghukum/menyalahkan bahkan orng yg terbaik dari manusia…tapi Anugrah menyelamatkan orng yg terparah/terburuki dari manusia, anugrah yg luar biasa.
Mujizat pertama kali Hukum adalah mengubah air menjadi darah (di mesir), sehingga menghasilkan kematian. Tapi mujizat Anugrah pertama kali adalah ubah air menjadi anggur, menghasilkan perayaan sukacita dan kehidupan.

Dalam PL Tuhan bilang “tetapi tidaklah sekali-kali membebaskan orang yang bersalah dari hukuman, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya dan cucunya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat."
Anugrah bilang: dan Aku tidak lagi mengingat-ingat dosa dan kesalahan mereka."
PL nabi2 nya selalu mengingatkan akan dosa dan kesalahan manusia, tapi dalam PB pengkotbah nya harusnya mengingatkan kebenaranmu dalam Yesus.

2Co 3:5 Dengan diri kami sendiri kami tidak sanggup untuk memperhitungkan sesuatu seolah-olah pekerjaan kami sendiri; tidak, kesanggupan kami adalah pekerjaan Allah. >artinya kita seharusnya jangan percaya diri.
2Co 3:6 Ialah membuat kami juga sanggup menjadi pelayan-pelayan dari suatu perjanjian baru, yang tidak terdiri dari hukum yang tertulis, tetapi dari Roh, sebab hukum yang tertulis mematikan, tetapi Roh menghidupkan.
Kemampuan kesanggupan kita dari Tuhan, yang juga membuat kita sanggup sebagai pelayan PB…tidak ada kesanggupan yg diberikan untuk menjadi pelayan PL. Kalo kita kembali ke Hukum/PL Tuhan tidak akan mendukung kita/sanggupkan kita.

Apakah anda memperhatikan bahwa Roh tidak menolong orang untuk mengingat 10 perintah? Banyak orng yang memperjuangkan “saya untuk kekudusan hidup” “saya untuk hidup berkemenangan” “saya untuk hidup yg bertujuan, tujuan kerajaan” tapi pertanyaan nya bagaimana anda bisa mencapai itu dari sini?

Banyak yg berpikir kalo mengkotbahkan Anugrah itu akan memberikan ijin bagi orng untuk berbuat dosa.
Tapi ingat orng ga perlu ijin unt buat dosa, mereka berdosa tanpa ijin2 segala.
Kalo ada onrg yg melakukan asusila/kebejatan, orng tsb tidak percaya kepada Anugrah.Sebaliknya Mereka mempercayai kalo lakukan baik dapat baik, lakukan buruk dapat buruk,dan semua agama ajarkan itu.

Tidak butuh Roh Kudus untuk memahami Hukum, semua agama punya hukum, lakukan baik dapat baik, berkat dsb, lakukan buruk dapat buruk,dihukum Tuhan dsb. Itulah karma.

Roh Kudus datang untuk menyingkapkan Yesus, untuk memberitahu kita bahwa kita menerima baik/berkat yang tidak seharusnya kita terima, karena ada seseorang/Yesus telah menerima yang buruk (dosa,hukuman,kutuk) yang tidak sepantasnya Yesus terima. Dan itu butuh Roh untuk memahaminya.

Anugrah itu tidak bisa dipahami secara alamiah. Tapi hukum itu alamiah.
Ada orang2 yang membunuh diri dalam misi pengeboman, dan membawa orng lain ke kematian, mereka percaya dengan melakukan ini, mereka mendapatkan kebenaran dari Tuhan, mereka percaya mereka pergi ke surga dengan 70 perawan. Dunia ini mencari kebenaran, aku mau jadi benar thd Tuhan.
Alkitab bilang
Rom 5:17 Sebab, jika oleh dosa satu orang, maut telah berkuasa oleh satu orang itu, maka lebih benar lagi mereka, yang telah menerima kelimpahan kasih karunia dan anugerah kebenaran, akan hidup dan berkuasa oleh karena satu orang itu, yaitu Yesus Kristus.
Satu-satunya cara anda hidup dan berkuasa adalah dengan menerima 2 hadiah tsb: Anugarah dan Kebenaran. Apa yg terjadi kalo gereja menerima pengajaran yang berlimpah akan Anugrah Allah? Mereka akan mulai berkuasa.

Mungkin ada yg bilang: pak anda harus hati-hati, karna alkitab bilang Rom 6:1 Jika demikian, apakah yang hendak kita katakan? Bolehkah kita bertekun dalam dosa, supaya semakin bertambah kasih karunia itu?
Tapi anda harus baca sesuai konteks, ayat tsb berbicara ttg tuduhan yang paulus terima sewaktu dia mengkotbahkan Injil Anugrah. Mereka juga menuduh paulus: Rom 3:8 Bukankah tidak benar fitnahan orang yang mengatakan, bahwa kita berkata: “Marilah kita berbuat yang jahat, supaya yang baik timbul dari padanya.” Orang semacam itu sudah selayaknya mendapat hukuman.
Jadi kalo Paulus dituduh spt itu, saudara jng kaget kalo tuduhan itu juga akan kita terima, ketika kita menyampaikan ttg Anugrah Allah tanpa kompromi. Jangan heran kalo anda mengkotbahkan Anugrah Allah dengan radikal/tanpa kompromi, anda akan dituduh orng spt yg Paulus alami. Anda tidak akan kena sindir atau tuduhan, kalo anda tidak bawakan injil spt yg Paulus sampaikan (injil Anugrah)

Apa yang orang-orang bilang pengajaran harus seimbang, Tuhan bilangnya itu pengajaran campur aduk/gado-gado. Atau istilah alkitabnya “Babel” /kebingungan/campur-campur. Yesus bilang anda tidak bisa taruh anggur baru dalam kantung kulit yg lama. Dan saya percaya umat Kristen sedang keluar dari Babel/campur-campur/kebingungan.
Saudara, sewaktu israel baru keluar dari babel, ada sekelompok imam yang tidak ditemukan namanya didalam kitab, sehingga mereka tidak diijinkan untuk dapat bagian persembahan maha kudus.
Neh 7:64 Mereka itu menyelidiki apakah nama mereka tercatat dalam silsilah, tetapi karena itu tidak didapati, maka mereka dinyatakan tidak tahir untuk jabatan imam.
Neh 7:65 Dan tentang mereka diputuskan oleh kepala daerah, bahwa mereka tidak boleh makan dari persembahan maha kudus, sampai ada seorang imam bertindak dengan memegang Urim dan Tumim
Saya beritahukan anda: pada hari anda mendapati nama anda ada dalam kitab Tuhan. Anda akan diperlengkapi untuk memakan persembahan maha kudus Tuhan, warisan rohanimu, kesembuhanmu, kesehatanmu, keluargamu, keutuhan kehidupan anda. Anda akan dimampukan untuk makan semuanya itu.

Beberapa orng bilang: Anugrah itu pengajaran yang luar biasa. Tapi Anugrah itu bukan pengajaran. Itu adalah injil. Anugrah bukanlah doktrin. Itu adalah pribadi Yesus. Anugrah dan kebenaran datang oleh Yesus Kristus.
Satu-satunya cara kita tumbuh adalah dengan bertumbuh didalam tanah Anugrah. Tidak ada tanah jenis lain untuk tumbuh. 2Pe 3:18 Tetapi bertumbuhlah dalam kasih karunia dan dalam pengenalan akan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus.

Pelajarilah gambaran perjanjian anugrah dalam PL. Jaman abraham, yusuf, israel keluar dari mesir sampai di gunung sinai. Bangsa israel dalam perjalanan ke sinai tidak ada yang mati satu pun, meskipun banyak yang mengeluh bersungut-sungut, lawan pemimpin = lawan Tuhan,bahkan meskipun itu bangsa spt itu, Tuhan ttp belah laut merah, kasih air,manna,daging. Perjalanan mereka keluar merupakan gambaran Perjanjian Anugrah. Karna tidak tergantung pada kebaikan dan kesetiaan israel, tapi tergantung pada kesetiaan tuhan dan kebaikan tuhan.

Omong-omong kalo anda takut gereja menjadi liar kalo hukum dihilangkan…itu merupakan alasan alamiah. Karna anda lihat zama perjanjian anugrah.
Abraham jalan sama Tuhan, dibilang sahabat Tuhan, itu terjadi 450 tahun sebelum aturan hukum turun. Bagaimana bisa abraham lakukan itu? Yusuf juga mampu menolak berzinah, meski dia jauh dari keluarga di perantauan, dan dia juga ga tau 10 perintah.
Saudara-saudara, ketika hukum ditiadakan dalam hidupmu, Roh Tuhan mulai bekerja. Pada cerita lazarus, orang-orang pada takut kalo sewaktu batu (hukum peraturan itu tertulis di batu) itu digulingkan orng merasa yg akan keluar adalah bau daging busuk. Tentu saja anda tidak boleh menggulingkan batu dari orang dunia (orng yg mati rohani nya), karena dunia perlu bentuk peraturan luar untuk mengendalikan, tapi aturan tsb tidak bisa membuat nya kudus dari dalam.
Tuhan tidak mengejar kelakuan yang dimofikasi aturan, Tuhan mengejar hati yang transformasi. Ketika Tuhan suruh gulingkan batu (hukum) itu dari kubur lazarus. Anda sedang menggulingkan batu dari orang-orang yang dibangkitkan Tuhan (udah terima Yesus). Anda jangan gulingkan hukum terhada orng yang mati rohaninya, tapi gulingkan batu dari orang yang hidup rohnya (sudah percaya Yesus), bagi lazarus (orng percaya) batu (hukum) itu menghalangi…hukum itu tidak diberikan untuk membuat anda kudus…itu dirancang spt cermin, untuk menampilkan dosa-dosamu. Kalo anda jelek di depan cermin, tentu bukan salah cerminya. Cermin/hukum itu kudus dan benar, tetapi tidak bisa buat orng kudus dan benar.
Rom 3:19 Tetapi kita tahu, bahwa segala sesuatu yang tercantum dalam Kitab Taurat ditujukan kepada mereka yang hidup di bawah hukum Taurat, supaya tersumbat setiap mulut dan seluruh dunia jatuh ke bawah hukuman Allah.
Kita tidak bisa mendapatkan kekudusan dengan memperhatikan firman.
Perhatikan yang terjadi pada israel sewaktu di kaki gunung sinai (keluaran 19)…alkitab bilang
Exo 19:4 Kamu sendiri telah melihat apa yang Kulakukan kepada orang Mesir, dan bagaimana Aku telah mendukung kamu di atas sayap rajawali dan membawa kamu kepada-Ku.
Exo 19:5 Jadi sekarang, jika kamu sungguh-sungguh mendengarkan firman-Ku dan berpegang pada perjanjian-Ku, maka kamu akan menjadi harta kesayangan-Ku sendiri dari antara segala bangsa, sebab Akulah yang empunya seluruh bumi.
Exo 19:6 Kamu akan menjadi bagi-Ku kerajaan imam dan bangsa yang kudus. Inilah semuanya firman yang harus kaukatakan kepada orang Israel."

Tuhan sedang menyatakan rencananya pada israel, belum ada perintah diberikan.

Exo 19:7 Lalu datanglah Musa dan memanggil para tua-tua bangsa itu dan membawa ke depan mereka segala firman yang diperintahkan TUHAN kepadanya.
Exo 19:8 Seluruh bangsa itu menjawab bersama-sama: “Segala yang difirmankan TUHAN akan kami lakukan.” Lalu Musapun menyampaikan jawab bangsa itu kepada TUHAN.
Dalam kata ibrani nya (bahasa aslinya) bangsa israel sedang menjawab: all God command us we are able to keep/ semua Perintah Tuhan mampu kami lakukan. Israel sudah mengandalkan kemampuannya sendiri dalam menjawab, mereka sudah memberikan komitment nya pada perintah Tuhan, padahal Tuhan belom turunin perintah apa-apa.
Kalo saja mereka menjawab: Tuhan Engkaulah yg membawa kami keluar mesir dng darah anak domba melalui perjanjianmu dng abraham. Berdasarkan kebaikanmu kesetiaanmulah, dan bukan karna perbuatan kebaikan kami dan kesetiaan kami. Semua karna anugrahMu yg membawa kami keluar. Tuhan kami minta supaya anugrahMu lah yg membawa kami pulang kembali pulang.

Saya yakin israel tidak akan 40 tahun keliling. Tetapi mereka meyombongkan kemampuan mereka, manusia berasumsi awal akan kesanggupan mereka taat dengan usaha kemampuan sendiri. Pada saat israel menjawa demikian, Tuhan merespond…kalau kamu mau aku untuk menilai dan menghakimimu, memberkatimu berdasarkan ketaatanmu, ini kesepakatannya…jangan mendekat,bahkan sentuh gunung aja mati, bisa dikatakan israel saat itu mengganti perjanjian Anugrah. Dan Tuhan bilang, ini kesepakatannya: baik, kalo kamu mau seperti itu, dimana aku menghakimimu,memberkatimu berdasarkan ketaatanmu, ini perjanjiannya, ini 10 aturannya. Lakukan itu semua, maka aku memberkatimu, tapi ingat kamu harus mentaati semuanya. Jangan taat hal yg mudah dan enak bagimu…alkitab bilang ketika kamu langgar satu, kamu bersalah atas semuanya. Aturan itu berdiri sebagai suatu kesatuan.
2Co 3:7 Pelayanan yang memimpin kepada kematian terukir dengan huruf pada loh-loh batu. Namun demikian kemuliaan Allah menyertainya waktu ia diberikan. Sebab sekalipun pudar juga, cahaya muka Musa begitu cemerlang, sehingga mata orang-orang Israel tidak tahan menatapnya. Jika pelayanan itu datang dengan kemuliaan yang demikian
2Co 3:8 betapa lebih besarnya lagi kemuliaan yang menyertai pelayanan Roh!
2Co 3:9 Sebab, jika pelayanan yang memimpin kepada penghukuman itu mulia, betapa lebih mulianya lagi pelayanan yang memimpin kepada pembenaran.
Pelayanan hukum adalah pelayanan penghukuman. Pada jaman dulu kita melihat ada revival seorng hamba Tuhan charles, dimana dia menggunakan 10 hukum di segala arah, sampai anda merasa bersalah, terhukum, sehingga maju ke altar. Tapi dunia tidak melihat lagi kemuliaan pelayana penghukuman tsb…karna semakin pudar.
Tapi dunia ini belum lagi melihat pelayanan pembenaran (Anugrah) yang kana lebih mulia, tidak akan pudar, seperti cahaya muka musa (hukum) yang pudar.
Memang jaman dulu / sekarang pelayanan penghukuman itu mempunyai kemuliaan nya, itu tidak disangkal, tapi kemuliaan nya memudar.

Sering kita begitu terbiasa merasa bahwa kebenaran karna hukum itu satu-satunya kebenaran yang kita punya. Tapi alkitab bilang, kalo batu(hukum) digulingkan, Lazarus akan maju. Lazarus dalam bahasa ibrani “eliezer” yang adalah nama Roh Kudus, penolong. Ketika hukum disingkirkan Dia akan maju.
Hukum menuntut kebenaran dari manusia berdosa dan bangkrut rohani. Tapi anugrah menyediakan kebenaran sebagai hadiah untuk manusia terima. Anugrah bisa mencapai lebih banyak dari pada hukum.
Meski demikian, kita sering mendengar kritikan2 thdp Anugrah…tidak pernah ada kritikan “hati-hati pelayan penghukuman ada di kota” tapi justru yg ada “hati-hati pelayan Anugrag itu ada di kota”
Lebih aneh lagi, ketika ada orng jatuh dalam gereja, mereka akan salahkan, itu semua karna ajaran Anugrah tsb, tapi ketika seseoarng jatuh dalam gereja penuh ajaran aturan dan penyalahan, jarang ada salahkan ajaran tsb.

Ada yang percaya, “aku percaya dosa bisa menghentikan Anugrah Allah”…tapi kalo dosa bisa hentikan Anugrah, dimana Anugrah itu terinkarnasi dalam Kristus, maka Yesus sewaktu menyentuh yg sakit kusta, harusnya Yesus jadi najis. Dibawah aturan: yang najis membuat yg bersih najis…tapi dalam dibawah Anugrah yang bersih, lewat darah Yesus membuiat yang najis itu bersih! Mari miliki iman lebih pada Anugrah Allah.

Saya datang tidak untuk membicarakan betapa buruknya iblis, bagaimana busuknya adam…saya datang untuk bicarakan betapa sempurnanya karya salib Yesus. Betapa indahnya Penebus kita. Saya tidak datang untuk bilang apa yang salah dengan anda! Saya datang untuk menyampaikan apa yang benar didalamu, karena darah kristus, daripada menyatakan apa yg salah.

“Apa yang salah” sering kali berarti bahwa kita percaya kita salah, kita percaya bahwa tuhan menilai kita berdasarkan tindakan kita. Tentu saja dalam alkitab ada tempat tersendiri untuk istilah tsb…Alkitab bilang itu: gaya hidup buah dari kekudusan, perbuatan2 daging…itu adalah penguasaan diri.

Dulu saya berpikir bahwa untuk mengeluarkan pengendalian diri dalam hidup jemaat, saya harus kotbahkan “pengendalian diri” tunjukan pentingnya “pengendalian diri” sehingga mereka akan berusaha melakukan yang terbaik untuk mencapai itu, dan mengarahkan keinginan mereka akan hal itu…tetapi pada akhirnya hukum dosa dan maut itu ternyata lebih kuat dari tekad manusia.

Tetapi ketika saya kotbahkan anugrah buah-buah Roh nampak dihasilkan dalam jemaat. Ini juga dicatat dalam Galatia, Paulus bicara ttg Hukum dan Anugrah, lalu dia bahas di pasal 5, bahwa pekerjaan daging merupakan hasil orng hidup dibawah hukum, dan buah Roh merupakan hasil orng hidup dibawah Anugrah, pengendalian diri itu merupakan buah orang yang menempel pada Anugrah dan Pengajaran Anugrah.

Ketika anda kotbahkan Anugrah, Roh akan mulai bekerja, bukan dengan kuasa kehendak manusia, usaha manusia…malah yg membuat selubung itu adalah hukum…Yahudi sampai sekarang mempunyai selubung dalam hati mereka ketika mereka baca PL…tapi selubung itu telah diselsaikan Kristus, sekarang kita semua memandang Kristus dengan muka tak berselubung memandang kemuliaanNya, diubahkan dari kemuliaan kepada kemuliaan, bukan dengan usaha kita, tapi oleh Roh Tuhan, berubah dengan memandang.

Anda tidak mungkin tidak kudus kalo dibawah Anugrah. Itu sama aja bilang dibawah air dan ga basah. Anda pasti basah, anda pasti kudus kalo dibawah Anugrah.

Ada yang bilang pengajaran Anugrah akan membuat gereja Tuhan hanya berpusat pada hidup sendiri. Tapi ini tidak benar, karna dalam gereja saya yang mengajarkan hanya Anugrah, saya mendapati orng-orng luar biasa dalam bisnis, dalam pekerjaan Tuhan, dalam cinta Tuhan, tetapi mereka sendiri tidak sadar akan hal2 baik yg mereka lakukan.

Rom 4:13 Sebab bukan karena hukum Taurat telah diberikan janji kepada Abraham dan keturunannya, bahwa ia akan memiliki dunia, tetapi karena kebenaran, berdasarkan iman.

Orang bilang: iman itu tidak ada disebabkan dosa…ini salah, karna yang benar menurut alkitab, hukum lah yang mebuat iman tidak ada. Hukum membuat anda melihat diri sendiri, diri sendiri yg penuh kesalahan. Sedang Anugrah membuat anda sadar akan Yesus, melupakan semua kesalahanmu, kelemahanmu, dosamu, dan melihat kemuliaan Yesus (Anugrah) maka anda diubahkan.

Dalam cerita perwira yg dipuji Yesus punya iman besar, perwira tsb tidak menyadari akan besar imannya…perwira itu menyadari akan penyelamat yg besar tsb, sadar akan kebaikan Yesus. Iman mengalir karena sadar anugrah, sedangkan hukum membuat iman mati karna melihat ke diri sendiri yang payah.

Dalam Perjanjian baru, TUHAN YG LAKUKAN SEMUA…dan buah dari anda percaya anugrah itu semua adalah HIDUP KUDUS.

Php 2:13 karena Allahlah yang mengerjakan di dalam kamu baik kemauan maupun pekerjaan menurut kerelaan-Nya.

Seeeep…setodjo ma TS… :afro:

Benar sekali Hukum taurat sudah dibatalkan Yesus dan sudah habis masa berlakunya sekarang ini

P. Baru: Efesus

2:15 sebab dengan mati-Nya sebagai manusia Ia(YESUS) telah membatalkan hukum Taurat dengan segala perintah dan ketentuannya,

P. Baru: Lukas: 16
16:16 Hukum Taurat dan KITAB PARA NABI berlaku sampai kepada zaman Yohanes;

Tuhan yesus memberkati

Han