GEREJA ZAMAN SEKARANG

Francis Chan:Gereja Hari Ini Telah Menyimpang Dari Alkitab

RABU, 27 APRIL 2011

Gereja saat ini menjadi dapat diprediksi, ujar penulis buku terlaris dan pendeta berpengaruh Francis Chan.
“Anda pergi ke sebuah gedung, seseorang memberi Anda buletin, Anda duduk di kursi, menyanyikan beberapa lagu, seseorang kemudian menyampaikan sebuah pesan yang telah dipoles, mungkin juga tidak, seseorang menyanyi solo, lalu Anda pulang,” ujar Chan dalam video terakhirnya “BASIC”.
Penulis “Crazy Love” ini sangat prihatin dengan besarnya ketidakterkaitan antara gereja yang ada saat ini dengan gereja pada 2.000 tahun yang lalu.
“Ketika Anda membaca Perjanjian Baru, Anda melihat bagaimana Roh Kudus seharusnya mengubah segala sesuatu sehingga kumpulan orang yang menyebut dirinya orang Kristen ini memiliki elemen supranatural bersama mereka,” jelas Chan dalam video berserinya yang diproduksi oleh Flannel. Pembicaraan perdananya mengenai Roh Kudus baru-baru ini dimuat di Relevantmagazine.com.
Adalah Roh Kudus yang turun setelah Yesus naik ke surga, yang memberi kuasa kepada orang-orang kristen ribuan tahun lalu. Melalui kuasa Roh Kudus, orang-orang mulai berbicara dalam bahasa yang berbeda, orang-orang disembuhkan, dan orang percaya memiliki kasih supernatural satu sama lain.
Api yang turun dari surga, dalam serbuan angin, sepertinya telah hilang saat ini, ujar Chan menunjuk pada pokok permasalahan orang Kristen saat ini.
“Apakah Anda benar-benar melihat kekuatan supernatural bekerja ketika orang percaya berkumpul bersama dengan apa yang kita sebut gereja saat ini?” tanyanya. “Bukankah Roh Kudus yang sama yang seharusnya tersedia bagi kita hari ini? Lalu mengapa begitu berbeda?”

Rasa frustasi Chan terhadap gereja saat ini telah menjadi inspirasi dalam video seri “BASIC”. Chan telah sukses memimpin gereja besar di Simi Valley, California, ketika ia mulai mempertanyakan dan berpikir ulang akan “Bagaimana kita seharusnya sebagai gereja?” Chan mulai merasa tidak nyaman dengan orang-orang yang datang dari jauh hanya untuk mendengar dia berbicara setiap akhir pekan dan gereja telah menjadi rutinitas sekali dalam seminggu.
Setelah 16 tahun di Cornerstone Church, ia melepaskan jabatannya pada tahun 2010 dan melakukan perjalanan ke Asia dimana ia dan keluarganya menghabiskan waktu dengan anak yatim piatu dan orang-orang Kristen yang teraniaya.
Chan belum mengumumkan langkah pelayanan berikutnya, namun sebuah update dari blognya mengungkapkan bahwa ia sedang berada di San Fransisco. “Saya sedang mengerjakan beberapa proyek yang saya percaya dapat membantu kesehatan dari gereja di Amerika secara keseluruhan,” tulisnya di awal tahun ini.
Chan memfilmkan tujuh seri film pendek dengan Flannel yang bertujuan menantang orang Kristen untuk menjadi gereja seperti yang digambarkan Alkitab. Video tersebut dirilis satu persatu dan materi Roh Kudus merupakan bagian ketiga dan terakhir dalam seri yang tersedia.
Melalui video tersebut, Chan mengamati sepeti apa gereja hari ini dan bagaimana gereja seharusnya seperti yang tertulis di Alkitab.
“Saya mendengar seseorang mengatakan gereja saat ini tidak super dan tidak alami,” ujarnya. “Segala sesuatu dapat diprediksi dan segala sesuatu seperti yang diharapkan.”
“Ada kebenaran dalam hal itu,” diakui Chan. “Saya merasa tidak enak mengenai hal ini. Berada di sekitar budaya gereja, bahkan memimpin pertemuan orang percaya, saya cukup bagus dalam memprediksi apa yang akan terjadi di dalam ibadah gereja. Apakah memang seperti itu yang seharusnya terjadi?”

“Ketika Yesus berkata kuasa ini (Roh Kudus) akan turun ke atas kamu, Roh Kudus benar-benar datang ke atas mereka dan mereka menjadi murid Yesus yang penuh dengan kuasa,” ujar Chan. “Lalu mengapa di dalam gereja begitu banyak orang yang merasa lemah maupun kalah terhadap dosa dan banyak dari kita begitu merasa tidak aman karena kita lebih melihat kepada diri kita sendiri dibandingkan Tuhan? Hal ini sungguh tidak masuk akal.”
Meskipun orang Kristen percaya kepada Allah yang Maha Kuasa yang menempatkan roh-Nya atas setiap orang percaya, respon di antara jemaat-Nya hari ini adalah: “Halo, selamat datang di gereja. Ini warta jemaat Anda. Acara akan selesai dalam satu jam. Kembalilah lagi minggu depan.”
“Apakah memang seperti itu yang Tuhan benar-benar inginkan dari kita,” tantang Chan.

Sementara memikirkan apakah orang Kristen yang benar-benar percaya kepada Roh Kudus masih ada hari-hari ini dan dapat melakukan hal-hal dengan penuh kuasa, Chan menanyakan sebuah pertanyaan ironi: “Akan seperti apa gereja hari ini jika kita benar-benar berhenti memegang kendali atas gereja dan membiarkan Roh Kudus untuk memimpin?”
“Saya percaya persis seperti itulah apa yang dunia perlu lihat. Kehidupan yang dipenuhi dengan kuasa Roh Kudus.”

Gereja yang mana nih broo…?? gereja ane sih mojok dan mepet tembok pembatas komplek…jadi ga bisa nyimpang kaya simpang tiga,empat gitu…??

Kayanya si CHAN informasinga ga punya gereja lho…!! wong terbang sono sini kasi hotbah…gitu…??

Kalupun ada dia punya gereja…?? seperti apa gitu…?? kondisi jemaatnya…??

Biasa pendeta freelance…seperti itu isi pembicaraan atau isi khotbahnya…
apa lantas kita mengikuti apa yang dia utarakan…?? apa semua orang bisa di bilang valid dalam ucapannya…?? karena dia sudah melakukan survey…?? WHO KNOWS KAN…?? Dinegara sana begini bicaranya dan dinegara sini begini bicaranya…terus negara mana yang gerejanya oke semua secara pandangan dia.?? Kan jika menilai suatu masalah / objek harus ada tolok ukurnya…mana yang bisa dijadikan contoh dan teladan kan…?? demi mencapai segala kesemprnaannya…

Didunia ini tidak ada yang sempurna…apapun itu namanya…begitu pun masalah gereja…( organisasi gerejanya kek.jemaatnya kek maupun gedung nya…).

Jadi panadanga pdt.Chan tsb…hanya dari sisi pandang beliau saja…dan jika itu pun benar…maka tanggung jawab kitasemua yangberiman Kristen.karena kita hanya satu Kepala yaitu TYK…dan kita semua adalah anggota tubuh Kristus tsb.

ya kembali pada ortodoxy…
sebelum Gereja semakin kehilangan identitasnya dan semakin tidak serupa dengan kristus.

saya suka kristus, tapi saya tidak suka christian (orang kristen) mereka tidak sama dengan kristus. -mahatma gandhi-

demikian “orang luar” melihat kita… garam dan terang dunia?
:slight_smile:

Tulisan Francis Chan ini mudah diprediksi:
semua Gereja sudah ngga ada RK, jadi perlu bikin gereja baru yang benar yakni Gereja Roh Kudus.

gitu deh

Inilah menurut saya pandangan yang salah…Broo…!!
Kan sudah dijelaskan oleh Rasul Paulus : kita manusia ini ga ada yang benar…selain Tuhan Yng membenarkan KITA…SEMUA…

Jadi Mr. Chang atau Chan tsb mebenarkan dirinya sendiri…Narsis…!!
Jika ada orang yang merasa benar dan membuat gereja baru dngan pembenarannya sendiri , bahwa katanya nanti gerejanya ada Roh kUDUS…HEHEHehehehe…
Malah orang tsb lah yang tidak ada Roh Kudus dalam dirinya…
Siapa yang secara berani mengatakan ada bukti roh kudus pada dirinya padahal buah buah roh tidak dia hasilkan sama sekali…maka dialah namanya si penyesat…ulung. Hati hati…!!!

Siapakah dia…?? mengatakan Gereja sekarang sudah tidak ada ROH Kudus nya…wahh…orang tsb bermegah dlam keimannannya…ini penyesat namanya…!!

emang gereja yang dimaksud disini bangunan atau institusi yah???
klo memang begitu sampai kemasa depan jg bakalan berubah22 kale :stuck_out_tongue:

memang sih orang Kristen jaman skrng lebih banyak yg sibuk memperkaya diri,palagi di indonesia gini banyak yg cuma rutin ibadah tiap minggu tp ga menjadi garam/terang dunia.makanya gereja juga jangan telalu ikut2an kaum sekuler,maksudnya ga usah telalu banyak ngajarin cara sukses/memperkaya diri dgn uang gitu.toh orang2 yg tertarik hal begituan bisa disuruh ikut seminar sekuler aja(di luar sana banyak).apa gunanya jadi kaya/punya banyak uang klo ga bisa jadi garam/terang dunia??orang yg beragama Kristen blom tentu pengikut Kristus.

Dari sejak awalnya, ‘Gereja’ atau organisasi ‘Gereja’ memang sarang penyamun :ashamed0002:
Baca Wahyu pasal 13

Salam,

Kebusukkan yang dibungkus dengan perbuatan kebaikkan merupakan tindakkan yang biasa dilakukan dalam dunia kejahatan… yaitu untuk menghilangkan jejak kebusukkannya; Tetapi oleh Kebenaran Allah, PASTI kelihatan. :smiley:

Salam,

Di tempat apapun Kebenaran diletakkan; Kebenaran tetaplah sebagai Kebenaran.
Tidak pernah ada Kebenaran lekang oleh kebusukan.

Kebusukkan akan ditelanjangi oleh Kebenaran.

Salam,

amin… :smiley:

bro, ada yg lebih ekstrim lagi… no gereja, Gereja bukan hanya tanpa RK tapi Penyesat…

kalau pake nama gereja lagi kurang mantab kali identitinya… kalau dalam dunia marketing disebut “faktor wow” nya.

jadi, biar lebih ekslusif lagi, sekali sebut sudah mendiskualifikasi semua gereja… ga perlu repot. EkklesiaNya.

siapapun yg mendiskualifikasi yg lain, alias ekslusif adalah penipu!

Betul sekali [email protected]…bahkan ada yang menghujad gereja sama sekali??
dan ada yang tidak membutuhkan gereja sama sekali…?? oohh my GOD .!!
Mosok…?? ada Firman Tuhan yang menghujad Gereja…? Ohh my God…!! PASTI ITU DARI INJIL YANG LAIN …!!! heheehe

Sebab apa ‘Gereja’ perlu ditinggalkan?

Sebab ‘Gereja’ tidak ada ROH KUDUS-Nya; sebab ia berasal dari dunia.

1Yoh. 2:16 Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia.

Salam,

Para rasul penulis kitab juga ga ada roh kudus nya

sebab apa?

1Yoh. 2:16 Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia.

Nubuat para rasul dalam seluruh tulisannya di dorong oleh ROH KUDUS; kecuali mereka yang merampok dan menyusun tulisan para Rasul menjadi sebuah kitab, mereka tidak ada ROH KUDUS-Nya. :smiley:

2Ptr. 1:21 sebab tidak pernah nubuat dihasilkan oleh kehendak manusia, tetapi oleh dorongan ROH KUDUS orang-orang berbicara atas nama Allah.

Salam,

Nubuat para rasul dalam seluruh tulisannya di dorong oleh ROH KUDUS; kecuali mereka yang merampok dan menyusun tulisan para Rasul menjadi sebuah kitab, mereka tidak ada ROH KUDUS-Nya.

2Ptr. 1:21 sebab tidak pernah nubuat dihasilkan oleh kehendak manusia, tetapi oleh dorongan ROH KUDUS orang-orang berbicara atas nama Allah.

Salam,

Di bagian mana tertulis yang menyusun kitab suci adalah perampok…aya2 wae…

Lah kanon kitab suci kan ndak disusun para rasul…berarti kanon kitab suci salah karena disusun para perampok begitu …?

Dari dulu yang berperasaan seperti itu yang para gnostik …yang kitabnya (kitab2 gnostik) tidak pernah terpikirkan oleh para bapa gereja untuk dipakai menjadi bagian dari kanon kitab suci.

ooo… jadi masih ada hal didunia ini yg didorong roh kudus ya…
jadi? bagamana dengan:

1Yoh. 2:16 Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia.

:smiley:

kalau mereka tidak ada Roh Kudus-Nya ketika menulis Alkitab, bagaimana bro bisa percaya bahwa Alkitab yang bro pakai sekarang berasal dari ilham Roh Kudus?
Mengapa bro tidak buang saja?

Sesuatu yang ada di dunia yang didasarkan oleh dorongan Roh Kudus tidak berupa keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup.

Keberadaan ‘Gereja’ di dunia ini berdasarkan dari keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup… itu semua bukan berasal dari Bapa, melainkan dari dunia.

Salam,