gimana status waria/lesbi yang sudah dioperasi kelamin,dll di hadapanNya?

bagaimana status waria/lesbi yang sudah dioperasi kelamin,dll di hadapanNya?
waria ini orang Kristen,dia percaya Tuhan,saat dia melanggar begitu banyak hal,hal berzinah,ganti operasi kelamin,ganti buah dada,operasi muka,dll.
suatu saat dia bertobat sungguh2,tapi keadaannya sudah dioperasi beberapa bagian tubuhnya,alat kelamin/vital,buah dada,muka,dll.alat kelamin yang pria dah di ganti wanita,begitu juga alat kelamin wanita jadi ke pria.
Di Alkitab ada bunyi merusak gambar dan rupa Allah itu dosa.tapi keadaan orang itu lesbi/warianya sudah dioperasi tubuh2nya.
1.apakah saat dia bertobat ,Tuhan tetap mengampuni walaupun tubuh2nya banyak yang tidak orisinil seperti keinginan sang Pencipta?
2.saat orang itu kembali berbuat dosa lagi ,dengan sengaja dia mengganti bagian tubuh yang tidak sempunra menurut dia ,terus saat itu dia kembali bertobat tapi dengan sungguh2 lagi,apakah diampuni???
3.saat dia sudah berstatus nikah dengan sesama jenis,hingga dari pertobatannya putus nikah,tapi perasaan kasih sayang itu tetap masih ada pada pasangannya?soal ada seperti kontak ikatan batin.
4.apakah saat tobat sungguh2 waria/lesbi yang telah ganti kelamin itu,harus diganti kembali kelaminnya seperti semula,dan itu menunjukan tanda pertobatan pada Tuhan Yesus Kristus?apa ini diharuskan?atau tobat aja cukup,tidak perlu ganti kelamin yang sudah diganti?

IMHO:

56:1 Beginilah firman TUHAN: Taatilah hukum dan tegakkanlah keadilan, sebab sebentar lagi akan datang keselamatan yang dari pada-Ku, dan keadilan-Ku akan dinyatakan.
56:3 Janganlah orang asing yang menggabungkan diri kepada TUHAN berkata: “Sudah tentu TUHAN hendak memisahkan aku dari pada umat-Nya”; dan janganlah orang kebiri berkata: “Sesungguhnya, aku ini pohon yang kering.”
56:4 Sebab beginilah firman TUHAN: "Kepada orang-orang kebiri yang memelihara hari-hari Sabat-Ku dan yang memilih apa yang Kukehendaki dan yang berpegang kepada perjanjian-Ku,
56:5 kepada mereka akan Kuberikan dalam rumah-Ku dan di lingkungan tembok-tembok kediaman-Ku suatu tanda peringatan dan nama–itu lebih baik dari pada anak-anak lelaki dan perempuan–,suatu nama abadi yang tidak akan lenyap akan Kuberikan kepada mereka.

8:37 (Sahut Filipus: “Jika tuan percaya dengan segenap hati, boleh.” Jawabnya: “Aku percaya, bahwa Yesus Kristus adalah Anak Allah.”)
8:38 Lalu orang Etiopia itu menyuruh menghentikan kereta itu, dan keduanya turun ke dalam air, baik Filipus maupun sida-sida itu, dan Filipus membaptis dia.

  • sida-sida = eunuch.
Di Alkitab ada bunyi merusak gambar dan rupa Allah itu dosa.tapi keadaan orang itu lesbi/warianya sudah dioperasi tubuh2nya. 1.apakah saat dia bertobat ,Tuhan tetap mengampuni walaupun tubuh2nya banyak yang tidak orisinil seperti keinginan sang Pencipta?
[i]* Jika dia bertobat sejati, menyerahkan dirinya 100% bagi Tuhan Yesus seumur hidup... IMHO, Tuhan Yesus dan BAPA maha pengampun.[/i]
2.saat orang itu kembali berbuat dosa lagi ,dengan sengaja dia mengganti bagian tubuh yang tidak sempunra menurut dia ,terus saat itu dia kembali bertobat tapi dengan sungguh2 lagi,apakah diampuni???
[i]* Jika dia benar2 bertobat sejati, tiada lagi perempuan atau lelaki, tiada lagi yahudi atau yunani... IMHO, dia hendaknya tidak perlu lagi memikirkan hal2 daging... mengoperasi lagi.. tentang diampuni atau tidak, i dunno..[/i]
3.saat dia sudah berstatus nikah dengan sesama jenis,hingga dari pertobatannya putus nikah,tapi perasaan kasih sayang itu tetap masih ada pada pasangannya?soal ada seperti kontak ikatan batin.
[i]* Hendaknya ubahlah kasih sayang eros tersebut menjadi kasih philia dan agape.[/i]

19:4 Jawab Yesus: "Tidakkah kamu baca, bahwa Ia yang menciptakan manusia sejak semula menjadikan mereka laki-laki dan perempuan?

19:12 Ada orang yang tidak dapat kawin karena ia memang lahir demikian dari rahim ibunya, dan ada orang yang dijadikan demikian oleh orang lain, dan ada orang yang membuat dirinya demikian karena kemauannya sendiri oleh karena Kerajaan Sorga. Siapa yang dapat mengerti hendaklah ia mengerti."

Kuncinya: Bertobat Sejati… 100% cintai Allah BAPA dan ANAK dengan segenap jiwa hati akalbudi kekuatan… dan kasihi sesama.

sida2=eunuch itu apa?
-lalu ada orang yang tidak dpt kawin karena ia mmg lahir demikian dari rahim ibunya,maksudnya gimana nih?contoh?
-da orang yang dijadikan demikian oleh orang lain?nah ini jg gimana?contohnya?
-ada orang yang membuat dirinya demikian karena kemauannya sendiri oleh karena Kerajaan Sorga?apa ini pastur di Katolik? atau pendeta di Kristen?

lalu poin ke 4?
pakah saat tobat sungguh2 waria/lesbi yang telah ganti kelamin itu,harus diganti kembali kelaminnya seperti semula,dan itu menunjukan tanda pertobatan pada Tuhan Yesus Kristus?apa ini diharuskan?atau tobat aja cukup,tidak perlu ganti kelamin yang sudah diganti?

sida2/eunuch = kasim = laki2 yg kebiri… secara, seiring waktu terjadi pula perubahan personality pada orang2 itu… jadi seperti banci… juga menjurus ke sodom gomorah.

-lalu ada orang yang tidak dpt kawin karena ia mmg lahir demikian dari rahim ibunya,maksudnya gimana nih?contoh?
Matius 19:3-12. orang yang tidak dapat kawin macam2: - lahir cacat fisik, kelainan fisik, IS fisik(dua alat kelamin), etc sehingga dia minder dan tidak dapat kawin. tapi [b]secara Jiwa[/b], Tuhan menciptakan mereka maskulin(pria) atau feminim(wanita).. bukan hermaprodit secara jiwa. Tuhan menciptakan mereka sedemikian tak ada beda dgn orang terlahir di keluarga bangsawan atau petani. Semua orang ada jalannya masing2... arahnya satu yaitu agar berserah total 100% mencintai BAPA dalam ANAK dgn segenap hati jiwa akalbudi kekuatan.. dan mengasihi sesama.
-da orang yang dijadikan demikian oleh orang lain?nah ini jg gimana?contohnya?
contoh: fisiknya dilukai oleh orang lain sehingga tidak dapat kawin, atau jiwanya ditekan sedemikian rupa oleh orang lain sehingga tidak dapat kawin.
-ada orang yang membuat dirinya demikian karena kemauannya sendiri oleh karena Kerajaan Sorga?apa ini pastur di Katolik? atau pendeta di Kristen?
* Secara positif, pendeta dan pastur maupun jemaah yg memilih tidak kawin atas dasar sepenuhnya menyerahkan diri pada Tuhan... mewartakan injil kemana mana tanpa ada kendala.. * Ada juga orang yg membuat jiwanya sedemikian rupa sehingga yg wanita menjadi seperti pria, yg pria menjadi seperti wanita... dan akhirnya terbuka pintu hati memilih tidak kawin.
lalu poin ke 4? pakah saat tobat sungguh2 waria/lesbi yang telah ganti kelamin itu,harus diganti kembali kelaminnya seperti semula,dan itu menunjukan tanda pertobatan pada Tuhan Yesus Kristus?apa ini diharuskan?atau tobat aja cukup,tidak perlu ganti kelamin yang sudah diganti?
IMHO: jika seorang telah bertobat sejati, mereka tidak lagi memikirkan hal2 daging... tidak ada lagi pria atau wanita, yahudi atau yunani.. karena yg dipikirkan, yang dalam hati hanyalah Tuhan.. jadi tidak lagi memikirkan untuk mengoperasi lagi tubuhnya kembali seperti semula... lha kalo pria.. (maaf.. itunya sapa yg mau dipasangkan lagi ke dia)

Kuncinya: apapun jalan hidup yang Tuhan atur bagi manusia, entah terlahir cacar, entah terlahir dikeluarga miskin… arahnya satu… Golden Rule… beriman pada-Nya dalam ANAK TUNGGAL-NYA yang maha kudus yaitu Tuhan YEsus Kristus.

jiwanya ditekan sedemikian rupa oleh orang lain sehingga tidak dapat kawin.
itu maksudnya gimana contoh diatas ini?

ralat bro ardi: dia menekan jiwanya sendiri sedemikian rupa… walau penyebab dia menekan jiwanya sendiri tersebut akibat dari conth;

  • yg perempuan; trauma, dikurang ajari oleh oknum tak bertanggung jawab… sehingga jiwanya trauma.
  • yg pria; ditolak terus sama cewe, sehingga trauma.

gtg dulu ya…

Merry x-mas bro dan saudara2 FK’er
:character0111:

merry x mas too…bro zayna …dan Fk’er!

Ya
Adalah suatu “salah sangka” jikalau menganggap bahwa, “orang kebiri: banci/ waria/ sida-sida/ orang kasim” itu pasti masuk neraka karena keadaannya yang demikian. Dan sayangnya ketika mereka berpendapat begitu memakai ayat pula, dan ayat yang menjadi dasar adalah 1 Korintus 6:9-10 : Atau tidak tahukah kamu, bahwa orang-orang yang tidak adil tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah? Janganlah sesat! Orang cabul, penyembah berhala, orang berzinah, banci, orang pemburit, pencuri, orang kikir, pemabuk, pemfitnah dan penipu tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah.

Memang kalau dibaca ada kata “banci” sehingga dengan mudah kita menunjuk berdasarkan ayat itu pula bahwa “banci” itu: “tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah”.
Namun, apakah benar ayat di atas memaksudkan demikian?

Yang menjadi masalah, terjemahan ayat di atas menunjukkan seolah-olah kata “banci” kepada orangnya (secara keadaan fisiknya), padahal maksud dalam naskah bahasa aslinya mengartikan bahwa “banci yang aktif melakukan penyimpangan seksual/ pemburit” itulah yang menyebabkan “tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah.” Jadi bukan keadaan “banci-nya” tetapi “perbuatan seksual-menyimpang” yang membuatnya berdosa dan “tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah.”
Artinya, walaupun dia seorang kebiri: banci/ sida-sida/ kasim, asalkan dia tidak melakukan “dosa seksual” maka dengan imannya, dia dimungkinkan “mendapat bagian dalam Kerajaan Allah

Kita cek ayatnya:

* 1 Korintus 6:9-10
6:9 LAI TB, Atau tidak tahukah kamu, bahwa orang-orang yang tidak adil tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah? Janganlah sesat! Orang cabul, penyembah berhala, orang berzinah, banci, orang pemburit,
NIV, Do you not know that the wicked will not inherit the kingdom of God? Do not be deceived: Neither the sexually immoral nor idolaters nor adulterers nor male prostitutes nor homosexual offenders
KJV, Know ye not that the unrighteous shall not inherit the kingdom of God? Be not deceived: neither fornicators, nor idolaters, nor adulterers, nor effeminate, nor abusers of themselves with mankind,
WH, η ουκ οιδατε οτι αδικοι θεου βασιλειαν ου κληρονομησουσιν μη πλανασθε ουτε πορνοι ουτε ειδωλολατραι ουτε μοιχοι ουτε μαλακοι ουτε αρσενοκοιται
Translit Interlinear, hê {atau} ouk {tidakkah} oidate {kamu tahu} hoti {bahwa} adikoi {(orang-orang) yang tidak adil} theou {Allah} basileian {Kerajaan} ou {tidak akan} klêronomêsousin {menerima?} mê {janganlah} planasthe {disesatkan} oute {juga tidak} pornoi {orang2 cabul} oute {juga tidak} eidôlolatrai {penyembah2 berhala} oute {juga tidak} moikhoi {orang2 yang berzinah} oute {Jjuga tidak} malakoi {(laki-laki) yang bersedia mengadakan homoseks, pelacur laki-laki} oute {juga tidak} arsenokoitai {(sesama) orang-orang (laki-laki) yang melakukan sexual intercourse (semburit)}

bersambung…

LAI : BANCI, NIV : MALE PROSTITUTES, KJV : EFFEMINATE :
μαλακοι - malakoi - adjective - ditulis dalam bentuk nominative plural masculine dari kata μαλακος - malakos, leksikon Yunani : of a boy kept for homosexual relations with a man, of a male prostitute

LAI : ORANG PEMBURIT, NIV : HOMOSEXUAL OFFENDERS, KJV : ABUSERS OF THEMSELVES WITH MADKIND :
αρσενοκοιται - arsenokoitai - noun -ditulis dalam bentuk nominative plural masculine, dari kata αρσενοκοιτης - arsenokoites Leksikon Yunani : one who lies with a male as with a female, sodomite, homosexual

αρσενοκοιτης - arsenokoites adalah kata jenis masculine noun, terdiri dari 2 kata, kata αρσην - arsên, laki-laki, κοιτη - koitê, sexual intercourse. → sesama laki-laki yang melakukan sexual intercourse.

6:10 pencuri, orang kikir, pemabuk, pemfitnah dan penipu tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah.
NIV, nor thieves nor the greedy nor drunkards nor slanderers nor swindlers will inherit the kingdom of God.
WH, ουτε κλεπται ουτε πλεονεκται ου μεθυσοι ου λοιδοροι ουχ αρπαγες βασιλειαν θεου κληρονομησουσιν
Translit Interlinear, oute {juga tidak} kleptai {pencuri2} oute {juga tidak} pleonektai {orang2 tamak} ou {tidak} methusoi {pemabuk2} ou {tidak} loidoroi {orang2 yg suka mencaci-maki,} oukh {tidak} arpages {perampok/penipu2} basileian {Kerajaan } theou {Allah} klêronomêsousin {akan menerima}

→ Perhatikan ayat 9, Terjemahan “Banci” dalam LAI sebenarnya kurang tepat, karena sering menimbulkan “salah tafsir”.
Yang disoroti oleh rasul Paulus bukan orang-Banci-nya, melainkan “perbuatan yang melakukan hubungan seks secara tidak wajar.”
Keberdosaan jenis “homoseksual” ini dipandang sama beratnya dengan dosa-dosa lain : orang yang berzinah, penyembah berhala; orang2 yang tidak adil; mencuri; tamak; mabuk; pemfitnah; perampok; penipu dll.
Nah, orang2 yang melakukan dosa-dosa itu dan jika tidak mau bertobat, tidak mendapat bagian dalam Kerajaan Allah.

Semoga kita memahami bahwa:
Maksud Paulus ialah mengutuk “perbuatan semburit” (tapi tidak mengutuk orang-orang semburit). Jadi, bukan “Banci/ Waria”-nya yang membuat orang masuk neraka, tetapi seks yang tidak wajar (dosa seksual) itulah yang membuat orang menjadi berdosa. Dan, kita tahu, “dosa seksual” bukan hanya “homoseksual” saja, dosa seksual dalam kategori “heteroseksual” juga banyak. Maka, dengan pernyataan ini, tidak berarti kita menutup mata terhadap kejahatan-kejahatan dalam hubungan heteroseksual.

Hubungan heteroseksual yang melanggar susila tidak lebih baik atau pun lebih buruk dari hubungan homoseksual. Sama-sama berdosanya, keduanya dihakimi Allah.

Artikel terkait :
KEBIRI - BANCI - KASIM/SIDA-SIDA , di http://www.sarapanpagi.org/kebiri-banci-kasim-sida-sida-vt565.html#p1117

Selamat Natal!

Dec 25, 2012
Blessings,
BP

Immamat 18:22
Janganlah engkau tidur dengan laki-laki secara orang bersetubuh dengan perempuan, karena itu suatu kekejian.

Laki-laki atau perempuan, diciptakan Tuhan, pada dasarnya sama hanya berbeda pertumbuhannya sejak dari janin. Adanya laki-laki dan perempuan berkaitan dengan kelaminnya yang merupakan gambaran tentang penyatuan kedua jenis manusia secara tubuh, jiwa dan rohnya. Karena itu jika manusia melakukan kemesuman laki-laki dengan laki-laki dan perempuan dengan perempuan, Tuhan melihat sebagai perbuatan yang keji dan tidak layak untuk mendapat bagian yang dijanjikanNya.

Jadi mereka yang menjadi pasangan gay atau lesbi jelas itu kekejian dan dosa. Waria yang mengubah kelaminnya, menghina Allah yang menciptakanNya dan persetubuhannya adalah persetubuhan sesama jenis dengan topeng operasi manusia.

Roma 1:26-26
Karena itu Allah menyerahkan mereka kepada hawa nafsu yang memalukan, sebab isteri-isteri mereka menggantikan persetubuhan yang wajar dengan yang tak wajar. Demikian juga suami-suami meninggalkan persetubuhan yang wajar dengan isteri mereka dan menyala-nyala dalam berahi mereka seorang terhadap yang lain, sehingga mereka melakukan kemesuman, laki-laki dengan laki-laki, dan karena itu mereka menerima dalam diri mereka balasan yang setimpal untuk kesesatan mereka.

Mereka sebaiknya kembali kepada bagaimana ia telah diciptakan Tuhan pada mulanya dan mulai menyadari rencana Allah didalam hidupnya, karena mereka juga (jika bertobat) adalah bagian dari Tubuh Kristus, yang masing-masing anggotanya memiliki fungsi masing-masing.

Tambahan:
Saya teringat teman yang melayani para waria dan mereka yang bertobat telah kembali menjadi laki-laki tulen. Secara psikologis mereka sakit jiwa, dapat disembuhkan.

Orang cacad sengaja di ciptakan untuk kemuliaan Allah, dan karena Tuhan maha Adil dan maha kuasa maka Pasti ada jalan keluarnya

GBU