Google Chrome Beta

Google semalam meluncurkan debut browsernya, yakni Google Chrome. Bagaimana kinerjanya dibandingkan dengan browser lain? Kemudian bagaimana kehadiran Chrome mengubah persaingan pada kategori browser?

Dalam peluncuran semalam, seorang teknisi Google yang bertanggung jawab terhadap engine V8 Javascript dari Chrome, sangat yakin bahwa Chrome berkali lipat lebih cepat dibandingkan pesaing yang juga menjalankan Javascript. Javascript adalah bahasa pemrograman yang digunakan dalam Google Docs, Gmail, Yahoo! Mail Beta, dan banyak aplikasi web lainnya.

Stephen Shankland dari Cnet menjalankan pengujian terhadap beberapa browser, antara lain Chrome beta, IE 7, IE 8 beta, Firefox 3.0.1 dan Safari 3.1.2. Pengujian ini dilakukan menggunakan 5 benchmark Javascript yang dikembangkan Google. Hasilnya? Dalam pengujian ini, Chrome unggul jauh dibandingkan rival-rivalnya.

Penulis sendiri juga menjalankan pengujian yang sama, dengan membandingkan tiga browser Chrome beta, Mozilla Firefox 3.0.1 dan Opera. Internet Explorer tidak saya sertakan dalam pengujian ini karena yang terinstall di komputer penulis adalah IE versi lama, sementara di komputer saya belum ter-install Safari.

Hasil pengujiannya tidak berbeda jauh dengan milik Stephen Shankland. Skor keseluruhan pengujian bagi Chrome beta adalah 1,257, jauh lebih unggul dibandingkan dengan Opera yang hanya mencatatkan skor 179, dan Firefox 3.0.1 dengan skor 143. Artinya, javascript bisa bekerja jauh lebih optimal menggunakan Chrome beta.

http://i.i.com.com/cnwk.1d/i/bto/20080902/browser_share_8.2008.png

Menurut data Net Applications bulan Agustus 2008, Internet Explorer masih merajai lebih dari 2/3 pangsa pasar, disusul dengan Firefox, Safari kemudian Opera. Dengan peluncuran Chrome ini, maka Google menantang pemain-pemain lama dalam kategori browser.

Menurut penulis peluang Google untuk mengungguli IE cukup sulit, mengingat distribusinya yang begitu kuat. Setiap sistem operasi Windows umumnya sudah dilengkapi dengan IE, sehingga menjadikannya begitu populer. Sementara itu, Chrome berpotensi untuk mengambil pangsa pasar Firefox, namun dalam beberapa hal browser ini masih lebih unggul dibandingkan Chrome, misalnya banyaknya jumlah pilihan add-ons yang tersedia. Selanjutnya, Safari dan Opera adalah yang paling berpotensi untuk kehilangan pangsa pasar dari Chrome

Sementara itu, John Lily, CEO Mozilla, menyatakan bahwa ia menerima dengan baik persaingan dari Google. Mozilla sendiri akan tetap menjalin partnership dengan Google hingga 2011. Selama ini, browser Mozilla Firefox menjadikan Google sebagai search engine defaultnya, dan untuk itu Mozilla memperoleh pendapatan dalam jumlah yang besar, yakni 56 juta dollar dari keseluruhan pendapatan Mozilla 66 juta dollar pada tahun 2006.

Lily juga menyatakan bahwa kompetisi seringkali menghasilkan inovasi, dan Google Chrome telah melakukannya, dengan peningkatan performa Javascript, naiknya keamanan dan terobosan user interface.

Penulis mencatat beberapa kelemahan yang ditemukan dalam Chrome beta ini. Pertama, sistem tahapan zoom yang terlalu besar. Misalnya untuk web vibiznews, saya biasa menggunakan browser Firefox dengan zoom sekali, untuk memperbesar tampilannya, karena saya tidak suka dengan hurufnya yang terlalu kecil. Namun, dengan Chrome, sekali zoom di Chrome adalah dua kali zoom di Firefox, maka tampilan yang saya peroleh terlalu besar. Sehingga saya tidak bisa memperoleh tampilan sesuai dengan yang saya inginkan.

Lalu, ketika menginstall, otomatis Google menyesuaikan dengan lokal, sehingga Chrome Anda awalnya akan terinstall dengan setting bahasa Indonesia. Menurut saya, bahasa Indonesia yang digunakan sangat kaku dan aneh, misalnya seperti ‘Utak-atik Dikit, Di Balik Terpal”, bahasa Indonesia yang mana ini? Tips untuk mengganti bahasa ke bahasa yang Anda inginkan, pilih icon Tools > Pilihan, kemudian pilih tab Utak-atik Dikit, kemudian pilih Font dan Bahasa, pilih tab Bahasa, kemudian ubah bahasanya.

Secara keseluruhan, saya sangat menyukai browser ini, dan kini saya menggunakannya. Namun saya masih menggunakan browser lain yakni Firefox karena membutuhkan add-on yang ada pada browser tersebut. Untuk browsing, terutama situs yang menggunakan Javascript, saya sangat merekomendasikan Google Chrome ini. (RP)