Gosip = dosa???boleh org kristen bergosip?kotbah pendeta yg bergosip?

sering di dunia masyarakat ini gosip bergosip menjadi bagian dari hidup.]
apa bergosip itu dosa?menceritakan suatu cerita yang sbenarnya,tanpa dusta apa itu gosip?
menjelek2an orang lain dgn cerita yang memang benar apa itu gosip?
apa menceritakan sesuatu tentang kejadian termasuk gosip?
apa menceritakan sesuatu tentang penampilan termasuk gosip?
apa menceritakan sesuatu tentang gaya kehidupan termasuk gosip?
dll, yang mana yang termasuk gosip yang dibenarkan dan tidak dibenarkan Alkitab?
Fk’ers pendapatnya?

Berbicara ‘dosa’ adalah itu pemberian (upah) dari Allah atas pelanggaran hukum Allah (1 Yoh.3:4). Nah, pertanyaan bro itu mengingatkan saya sebagaimana yang dikatakan Paulus : Ibrani 10 :16
sebab setelah Ia berfirman: “Inilah perjanjian yang akan Kuadakan dengan mereka sesudah waktu itu,” Ia berfirman pula: "Aku akan menaruh hukum-Ku di dalam hati mereka dan menuliskannya dalam akal budi mereka, Paulus menegaskan di efesus 2:15 bahwa sejak meninggalnya YESUS maka hukum taurat telah dibatalkan. Jadi sudah nggak ada hukum Allah semenjak kematian YESUS.

Jadi sebagai acuan dosa tidaknya itu sudah tidak ada bro…

Kalau tidak salah ibu2 yang sering ngegosip… :slight_smile:

Menurutku ngegosip itu boleh2 saja asal jangan gosip yang meresahkan…

Dosa atau tidak mungkin tergantung apa yang digosipkan… tapi katanya gosip lebih kearah isu-isu
yang belum tentu kebenarannya dan darimana ceritanya berawal…

konon, yang ini tergolong fitnah.

ukur segalanya berdasarkan kemuliaan Tuhan. memuliakan ato ngga. gitu.

baik, menurut anda begitu.thx jawabannya

gosip itu banyak macam.
ya,ibu2/ perempuan berkumpul 2 orang,biasanya terjadi gosip.
makasih atas pendapatnya.

Gosip = semakin digosok semakin sip

IMO "dosa"nya bukan di berita/informasinya tetapi dicara menggosoknya
apakah menggosoknya untuk hal yang baik atau untuk hal yang buruk
:slight_smile:

Menurutku, gosip = Membicarakan urusan orang lain yang tidak jelas kebenarannya yang bersifat negatif…

Jangan deh… :smiley:

Mungkin lebih mudah kalau dilihat bukan sebagai dosa atau tidak dosa tapi apakah membangun atau tidak membangun.

Kalau misalnya tidak ada manfaatnya berarti khan suatu yang sia-sia…untuk apa dilakukan, apalagi kalau buahnya ternyata kepahitan dan perpecahan misalnya. Sebaiknya dihindari.

Kalau sharing lalu dilanjutkan dengan mendoakan ybs atau difollow up dengan kunjungan untuk memberi kekuatan namanya itu suatu fellowship. Tapi kalau demi seru-seru sendiri dan ada motivasi agar bisa merasa lebih baik dari orang yang dibicarakan itu namanya bergunjing yang negatif.

IMHO lho ya, soalnya sebagai laki-laki tentu lebih susah kasih penilaian ttg gossip tanpa berkesan menghakimi :smiley: Mungkin para ibu-ibu bisa memberikan pandangan yang lebih tepat?