hai

aku bingung dengan hidup ku saat ini…
semua orang memaksa ku untuk belajar dewasa. semua memaksa ku untuk menjadi seperti yang mereka inginkan.
kadang-kadang aku capek banget dengan kehidupan ku…
aku benci dgn hidupku terutama dengan diri ku sendiri.
semua nya berantakan…
aku emak blom dewasa, aku masi menggunakan pikiran anak2…
semua orang mentertawakan karena ke childishan ku…
aku emank pingin jadi dewasa tapi aku juga memerlukan proses untuk dewasa…
aku sedang bertengkar dengan keluarga ku…
mereka menganggap aku bodoh, mereka ga pernah menguatkan aku…
mereka hanya bisa melihat kekurangan ku. mereka ga pernah mau membantu ku untuk melihat sisi baik ku…
mereka hanya bisa menyebutkan kelemahan ku…
aku lelah dengan semua ini, aku lelah dengan diriku…
apa emank aku ga poenya kelebihan 1 aja…
gimana caranya agar aku menemukan kelebihan ku…
aku ga ngerti sama sekali…

Hai Desika, kenapa kamu benci dirimu sendiri? kalau kamu aja benci ama diri kmu sndiri jangan heran kalo orang laen juga benci kamu. Belajarlah untuk mengasihi Tuhan, maka kamu akan mengasihi semua ciptaanNYA termasuk diri kamu. Soal kamu dianggap dewasa ato gak sama orang laen / soal kamu dipaksa untuk menjadi dewasa satu2nya cara adalah belajarlah menjadi dewasa dalam pemikiranmu perlahan demi perlahan. Banyak juga koq orang yang anggep aq anak kecil, karena memang aq terlalu banyak becanda, santai dalam segala hal. Namun sedikit dari mereka yang mengenal sisi dewasa aq. Jujur bahkan temen2 yang malah kadang bilang pemikiran aq matang, dibanding orang tua. Kadang orang tua suka memaksa kehendak mereka kepada anak2nya, tujuan mereka baik namun terkadang cara mereka yang salah.
Tetap sayang mereka, dan “ajar” mereka dengan tingkah lakumu.

Menjadi dewasa bukan berarti kamu harus berkata2 “tinggi”, memikirkan hal2 yang berat, berlagak menjadi tua. Tapi lebih kepada sikap, gak masalah kamu punya pikiran anak kecil, namun jika kamu bisa :

  1. Bertanggung jawab.
  2. Tau bagaimana berperilaku pada saat dan kondisi yang tepat.
  3. Dapat melihat kebenaran dengan segi pandang yang serius.
  4. Mempunyai visi dan misi yang tepat, tentunya harus disesuaikan dengan umur kamu donk.

Jadi gak masalah lho, kalo kamu masih kekanakan. Aq gak perduli dengan kata orang dengan hobi aq menonton kartun /animasi, atau karena cara gaul ku yang kbanyakan bcanda, karena bagiku kedewasaan bukan diliat dari luar, tapi dari dalam(pemikiran, kemauan, semangat juang dalam hidup).

Saran buat kamu jadilah dirimu adanya sis. Jangan putus asa dan sedih. Yang kayak tadi aq bilang ortu kamu sayang kamu, cuma mereka kurang tau bagaimana caranya untuk sayang kamu dengan cara yang kamu mau.

Ini beberapa ayat untuk kamu:
1 Korintus 14:20Saudara- saudara, janganlah sama seperti anak- anak dalam pemikiranmu. Jadilah anak- anak dalam kejahatan, tetapi orang dewasa dalam pemikiranmu!

Yeremia 29:11Sebab Aku ini mengetahui rancangan- rancangan apa yang ada pada- Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.

Efesus 6:10 Akhirnya, hendaklah kamu kuat di dalam Tuhan, di dalam kekuatan kuasa- Nya.

hai desikaa…
salam kenal jga ya… :slight_smile:

Apa yg desika alami, pernah juga Easter alami.
yapp… semua itu menyakitkan dan bikin EJ (Emosi Jiwa), hehehhe … :smiley:
tapi desika ga blh menyerah dg keadaan, keadaan seperti inilah yg akan membuat desika utk belajar menjadi dewasa…
Yang pasti desika ga boleh meremehkan tuhan, ga boleh ragu dg apa yg sudah tuhan berikan buat desika…

Hai juga n lam kenal ya Desika…

Dl aku juga pernah begitu. Tapi aku ingin dewasa bukan karna paksaan dari siapa pun.
Tp karna aku merasa bahwa aku diremehkan karna aku masih anak-anak.
Tp waktu itu aku emang masih anak-anak. Dan aku berusaha untuk menjadi sosok yg bisa mendengar permasalahan orang dewasa.

Tuhan pasti memberikan karunia sama kamu. Tapi ntah itu kamu nggak menyadari atau bagaimana.
Jangan seperti hamba yg mendapat 1 talenta, yang nggak mengembangkan apa yang uda diberikan Tuhan ma kehidupan kamu.

Soal keluarga kamu yg nggak menguatkan kamu, meremehkan kamu dan menganggap kamu bodoh, mungkin itu hanya perasaan kamu.
Setiap orang pasti memiliki cara mendidik anak yang berbeda. Mungkin itu cara keluarga kamu untuk membantu kamu berpikir dewasa. Janganlah pandang apa yang kamu dapatkan sekarang dengan satu sisi aja, cobalah pandang dengan berbagai sisi.
Dengan begitu, kamu bisa menerima hidup kamu ini dengan lebih baik.

Jalani aja dengan penuh sukacita, berdoa juga yang pasti.
Good luck n Gbu.

yang bisa membuat kamu bersemangat atau berhasil bukan orang-orang yang ada di sekitarmu
mereka cuma memberikanmu pilihan-pilihan

kalo aku jadi kamu, aku memilih untuk menjadikan semua tuduhan-tuduhan dan anggapan mereka tentang aQ sebagai sebuah motivasi untuk lebih maju…
ketika sekelilingku menganggap aQ tidak dewasa dan aku hanya berdiam diri dan menyalahkan diri sendiri, maka semakin terlihat jelas ketidakdewasaanku…dan semakin bersoraklah iblis2 yang memang berharap aku terjatuh dan terpuruk

Buktikan pada mereka jika kamu mampu menjadi dewasa, bukan dengan kata-kata :slight_smile:
Lalui proses hidupmu dengan tetap mengucapsyukur, lakukan yang terbaik yang bisa kamu lakukan untuk Tuhan, untukmu, untuk orang-orang di sektrmu…

Sebagian dari ciri orang dewasa udah dijelaskan sama Bro Pray, di atas…
skrg ingat saja, pilihan ada di tangan kamu, mau terus menangisi diri sendiri, atau mau bangkit???

:afro::happy0062: