Hamba dosa & Anak Allah.

Kita manusia adalah hamba dosa, karena kita telah mewarisi dosa nenek moyang kita.

Karena Yesus Kristus kita sekarang disebut anak Allah.

Pertanyaan : Sejak kapan perubahan dari hamba dosa menjadi anak Allah ini terjadi ?

Sedangkan pikiran, emosi dan kehendak kita sama sekali tidak ada perubahan, sehingga kita tetap cenderung untuk melakukan dosa seperti biasanya.

Yohanes 1:12-13
Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya; orang-orang yang diperanakkan bukan dari darah atau dari daging, bukan pula secara jasmani oleh keinginan seorang laki-laki, melainkan dari Allah.

Kita diberi kuasa untuk menjadi anak-anak Allah (artinya belum menjadi anak-anak Allah) saat kita mulai percaya. Lewat sebuah proses maka kita dapat disebut anak-anak Allah.

Roma 8:14-16,
Semua orang, yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah. Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Allah. Oleh Roh itu kita berseru: “ya Abba, ya Bapa!” Roh itu bersaksi bersama-sama dengan roh kita, bahwa kita adalah anak-anak Allah.

Saat kita percaya kepada Kristus, saat itu lah Roh Allah bekerja didalam hidup kita untuk menjadikan kita anak-anak Allah, anak bukan secara jasmani, sehingga prosesnyapun tidak terjadi secara jasmani. Tetapi Roh Kudus yang diberikan kepada kita sebagai meteraiNya bahwa kita adalah milikNya dan diperhitungkan sebagai anakNya. Seorang yang menerima Roh Allah didalam hidupnya, hidupnya harusnya dipimpin oleh Roh Kudus, dan Roh Kudus akan memimpin kepada seluruh Kebenaran. Ujilah diri kita apakah kita dipimpin oleh Roh Kudus? Jika tidak maka bisa jadi kita tidak menerima Roh Allah didalam hidup kita untuk memeteraikan kita menjadi anak-anakNya.

Orang yang hidup dipimpin Roh akan mematikan hawa nafsu dagingnya kata Roma 8:13, jadi jika kita hidup menuruti hawa nafsu daging kita dengan sarakah dan sepuas-puasnya, ia tidak memiliki Roh Allah sebagai tanda milikNya.

Memang secara jasmani dalam satu gereja duduk satu baris bangku tidak akan terlihat siapa yang menjadi anak-anak Allah dan siapa yang menyerahkan anggota tubuhnya untuk dipakai menjadi anak-anak Iblis.

1 Yohanes 3:1-2,
Lihatlah, betapa besarnya kasih yang dikaruniakan Bapa kepada kita, sehingga kita disebut anak-anak Allah, dan memang kita adalah anak-anak Allah. Karena itu dunia tidak mengenal kita, sebab dunia tidak mengenal Dia. Saudara-saudaraku yang kekasih, sekarang kita adalah anak-anak Allah, tetapi belum nyata apa keadaan kita kelak; akan tetapi kita tahu, bahwa apabila Kristus menyatakan diri-Nya, kita akan menjadi sama seperti Dia, sebab kita akan melihat Dia dalam keadaan-Nya yang sebenarnya.

Sebagai anak-anak Allah, tidak nampak secara jasmani dan tidak terlihat tumbuh sinar diwajah kita atau kulit kita menjadi seperti bayi kembali atau suara kita jadi merdu dan tanda-tanda jasmani lainnya. Tetapi kita benar-benar anak-anak Allah dan saatnya akan nyata saat Kristus datang menjemput kita, bahwa kita adalah anak Allah bukan sekedar sebutan atau pemanis panggilan saja.

Walau secara jasmani tidak tampak, tetapi secara rohani akan tampak jelas sekali. Baik didalam perubahan karakter sampai dengan doa-doa yang selalu didengarNya (permohonan anak kepada papanya).

GBU

Sejak kita menetapkan diri hidup di dalam TUHAN… dan dalam prosesnya semakin menuju kebaikan sesuai cetakan yang TUHAN inginkan…

Sejak lahir baru… :smiley:

Sejak kapan kita lahir baru ?

Sejak hidup kita merindukan Tuhan dan membenci dosa kita :smiley:

pada saat kamu mengaku dan menerima TUHAN YESUS KRISTUS sebagai Tuhan dan juruselamat pribadi.

Karena itu barangsiapa yang masih berbuat dosa/hidup dalam dosa tidak mengenal KRISTUS

Yohanes 8:34
8:34 Kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya setiap orang yang berbuat dosa, adalah hamba dosa

Di dunia ini hanya ada dua pilihan . Menjadi hamba KRISTUS atau hamba dosa

Roma 6:15-16
6:15 Jadi bagaimana? Apakah kita akan berbuat dosa, karena kita tidak berada di bawah hukum Taurat, tetapi di bawah kasih karunia? Sekali-kali tidak!
6:16 Apakah kamu tidak tahu, bahwa apabila kamu menyerahkan dirimu kepada seseorang sebagai hamba untuk mentaatinya, kamu adalah hamba orang itu, yang harus kamu taati, baik dalam dosa yang memimpin kamu kepada kematian, maupun dalam ketaatan yang memimpin kamu kepada kebenaran?

Oh iya saran untuk TS , kalau akar pemahaman suatu ajaran sudah keliru jangan harap bisa menemukan kebenaran yang memerdekakanmu dari dosa

Carilah pengajaran yang benar , ajaran2 palsu itu tidak akan sanggup membuat sodara memahami apa itu ‘mati dan bangkit bersama KRISTUS’

‘TIDAK ADA DUSTA YANG BISA MELAHIRKAN KEBENARAN DAN TIDAK ADA KEBENARAN YANG BERASAL DARI DUSTA’

Yohanes 8:36
8:36 Jadi apabila Anak itu memerdekakan kamu, kamupun benar-benar merdeka."

hamba dosa >< hamba ALLAH
anak bapa dusta >< anak Bapa Kebenaran /anak ALLAH
sahabat iblis >< sahabat ALLAH

ANAK ALLAH :

bayi rohani
kanak2
dewasa

tingakatan/ level kerohanian itu juga menentukan … hasrat /keinginan di dlm Tuhan dan timbal baliknya juga pendisiplinan dr Tuhan

Rasul Paulus dalam Efesus 2:1 mengatakan, “Kamu dahulu sudah mati karena pelanggaran-pelanggaran dan dosa-dosamu. Kepada orang-orang Roma, dalam Roma 3:23, sang Rasul menuliskan, “Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah.” Jadi, orang perlu dilahirkan kembali supaya dosa-dosa mereka diampuni dan agar dapat berhubungan dengan Allah.

Bagaimana hal itu dapat terjadi? Efesus 2:8,9 menjelaskan, “Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri.” (Efesus 2:8-9). Ketika orang “diselamatkan,” dia dilahirkan kembali, diperbaharui secara rohani, dan sekarang orang itu menjadi anak Allah karena dilahirkan kembali. Percaya kepada Yesus Kristus, Dia yang telah membayar hukuman dosa ketika Dia mati di kayu salib, adalah arti dari “lahir kembali” secara rohani. “Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru …” (2 Korintus 5:17a)

2 Kor. 5: 17a.
" Jadi siapa yang ada didalam Kristus, ia adalah ciptaan baru ".

Ciptaan baru, berarti lahir baru, menjadi Anak Allah.

Sejak kapan kita berada didalam Kristus ??

Yoh. 6: 56.
" Barangsiapa makan dagingKu dan minum darahKu, ia tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia "

Sejak kita makan daging Yesus dan minum darahNya, maka tubuh kita menjadi tahir, dan Roh Kudus berkenan tinggal didalam tubuh kita, sehingga sejak itu, tubuh kita menjadi bait Allah.

1 Kor. 11: 25.
" Cawan ini adalah perjanjian baru yang dimeteraikan oleh darahKu."

Dimeteraikan berarti, harus, mutlak dan tidak bisa ditawar-tawar lagi.

Semuanya ini adalah merupakan pengenapan dari hukum Taurat
lihat ayat : Ibr. 9 : 11 - 14.

Jadi sebenarnya pertanyaannya apa sih sob?kan udah dijawab diatas…ini menambahkan atau bagaimana?

http://www.laymark.com/l/m/m052.gif

Topic pertanyaannya ialah :
Sejak kapan terjadi perubahan , dari status hamba dosa menjadi anak Allah.

Anda menjawab :
Ketika orang “diselamatkan,” dia dilahirkan kembali, diperbaharui secara rohani, dan sekarang orang itu menjadi anak Allah karena dilahirkan kembali.
Percaya kepada Yesus Kristus, Dia yang telah membayar hukuman dosa ketika Dia mati di kayu salib, adalah arti dari “lahir kembali” secara rohani.
“Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru …” (2 Korintus 5:17a)

Kalau saya tidak salah tafsir dari jawaban anda diatas, adalah sbb.
Sejak orang percaya kepada Yesus Kristus, berarti dia lahir kembali.

Saya katakan : Cuma percaya bahwa Yesus itu adalah Tuhan, tidak cukup.
Percaya itu adalah sikap hati dan pikiran yang pasip, maka iblis pun percaya bahwa Yesus adalah Tuhan, maka dia gemetar, dan tidak diselamatkan.
Kita harus melangkah dengan iman, sesuai dengan petunjuknya yang ditulis di Firman.

Petunjuknya sudah anda tulis di atas, yaitu :
2 Kor 5: 17a.
“Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru …”

Saya mencoba menguraikan ayat tersebut, sbb:

Ciptaan baru, berarti lahir baru.
Lahir baru berarti Roh Allah berada diam didalam tubuh kita.

Bilamana Roh Allah mulai diam didalam tubuh kita.
Sejak kita makan daging dan darahNya dengan iman.

Yoh. 6: 56.
" Barangsiapa makan dagingKu dan minum darahKu, ia tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia "

Sejak kita makan daging Yesus dan minum darahNya, maka tubuh kita menjadi tahir, dan ROH KUDUS berkenan tinggal didalam tubuh kita,

jadi:

Sejak kita makan daging Yesus dan minum darahNya dengan iman, maka status kita berubah dari hamba dosa menjadi anak Allah.

Makan daging Yesus dan minum darahNya adalah perjanjian baru yang sudah dimeteraikan oleh Allah.

1 Kor. 11: 25.
" Cawan ini adalah perjanjian baru yang dimeteraikan oleh darahKu."

Dimeteraikan berarti, harus, mutlak dan tidak bisa ditawar-tawar lagi.

Semuanya ini adalah merupakan pengenapan dari hukum Taurat
lihat ayat : Ibr. 9 : 11 - 14.

Tentunya tidak cukup hanya dengan percaya, enak banget kalo begitu tetapi jelasnya adalah:

  1. Percaya dan menerima Yesus sebagai Tuhan dan JUruselamat Pribadi (Yoh 3:16, Roma 10:9-10, Yoh 1:12)
  2. Bertobat dari kehidupan lama (Matius 3:8, Kisah 2:38) yang berarti:
    • Mengakui dosa dan meninggalkannya (I Yoh 1:9, Yoh 8:11)
    • Menjadi ciptaan yang baru dalam Kristus (II Kor 5:17, Kolose 3:9-10)
    • Hidup sesuai dengan Firman Tuhan (Yak 1:22, Roma 12:1-2)
  3. Mengikut Yesus yaitu :
    • Mengerjakan keselamatan (Fil 2:12-13, Lukas 9-23, I Yoh 2:6)
    • Mengenakan selengkap senjata Allah ( Ef 6:11-19, I Petrus 5:8,9)
      Mengenai Roh Allah diam didalam kita perlu diketahui hal berikut :
    • Roh Kudus adalah pelaksana keselamatan, menginsafkan orang akan dosa (Yoh 16:7-8), menyatakan kebenaran tentang Yesus (Yoh 14:16,26), memberi kita kelahiran baru (Yoh 3:3-6) serta memasukkan kita ke dalam tubuh Kristus (1Kor 12:13). Pada saat pertobatan kita menerima Roh Kudus (Yoh 3:3-6; 20:22) dan mengambil bagian di dalam kodrat ilahi (2Pet 1:4)
    • Roh Kudus adalah pelaksana pengudusan. Pada saat pertobatan orang percaya didiami Roh Kudus dan dipengaruhi kuasa penyucian-Nya (Rom 8:9; 1Kor 6:19). Perhatikan hal-hal yang dilakukan Roh Kudus sementara diam dalam kita. Dia menyucikan kita, yaitu, Dia membersihkan, menuntun, dan mendorong kita untuk hidup kudus, membebaskan kita dari belenggu dosa (Rom 8:2- 4; Gal 5:16-17; 2Tes 2:13).
    • Roh Kudus adalah pelaksana pelayanan, menguasakan orang percaya untuk bersaksi dan melayani. Karya ini berkaitan dengan baptisan atau kepenuhan Roh
    • Roh Kudus menjadi pelaksana yang memasukkan orang percaya ke dalam tubuh Kristus (1Kor 12:13), hidup di dalam gereja (1Kor 3:16), membangun gereja (Ef 2:22)

Bravo, 100 % saya setuju dengan uraian anda tsb.
Anda benar-benar orang kristen yang bukan saja mengerti kitab Suci ,tapi juga berusaha melaksanakannya.

Saya ingin tahu, apa pendapat anda mengenai ayat-ayat tsb. dibawah ini.

[b]Yoh. 6: 56.
" Barangsiapa makan dagingKu dan minum darahKu, ia tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia "

1 Kor. 11: 25.
" Cawan ini adalah perjanjian baru yang dimeteraikan oleh darahKu."[/b]

Apa ayat ini ada hubungannya dengan Roh Kudus yang berada tinggal didalam tubuh kita ??

Mohon penjelasannya, terima kasih temanku.

apakah di denom anda, di icon anda menunjukkan denom katolik, tidak diajarkan ??

tampaknya memang tidak saudari jannet… :char17: :char17:

pada Yoh. 6: 56, pengertian diatas bukanlah secara harafiah, namun Yesus ingin menjelaskan bahwa saat kita hidup dalam Yesus maka kita harus sama seperti Yesus, dimana daging mengisyaratkan tubuh yang kudus dan darah mengisyaratkan Roh Allah yang ada dalam hidup kita. Yaitu tepat pada saat Yesus naek kesurga Dia memberikan Roh Kudus kepada kita.
pada 1 Kor. 11: 25 cawan mengisyaratkan sebagi tanda, yaitu Yesus sendiri yang telah mati di kayu salib telah menggenapi semua hukum taurat, dan mulai saat itu Perjanjian Baru telah dimulai yaitu karya keselamatan dari Yesus dan percaya kepada Yesus dan mengakuiNya dalam hidup kita. DarahNya disini tetap berarti Roh Kudus yang telah dimeteraikan Allah, karena setelah Roh Kudus ini tidak akan ada lagi pengisaf manusia dari dosa, karena inilah yg terakhir, yaitu Roh Kudus, bahwasanya Bapa, Anak dan Roh Kudus itu adalah 1. Inilah zaman perjanjian baru yaitu jaman Pencurahan Roh Kudus…