Hamba Tuhan

[font=arial]
Dari sebuah diskusi FK ttg kasus pdt GL ada sebuah tanggapan dari Anto Liemen sbb:

Quote from: Anto Liemen on February 29, 2012, 09:14:42 PM
Hamba Tuhan juga manusia…, kedagingan itu pasti menang kalau ada / diberi kesempatan. Untuk itu kita harus selalu berdoa dan berserah penuh kepada Tuhan agar dijauhkan dari perbuatan yang dapat mendukakan hati Tuhan kita. Saya walaupun belum pernah bertemu muka langsung dengan pendeta GL tapi sudah sering dengar khotbahnya di media tv , radio , juga buku-bukunya , menurut saya beliau adalah seorang hamba Tuhan yang baik dan cerdas. Saya tidak yakin beliau melakukan hal yang dituduhkan kepadanya. kalaupun benar adanya , saya berdoa semoga semua pihak yang terlibat kiranya diberi hikmat dalam menyelesaikan persoalan ini.
Tuhan YESUS memberkati.
END Quote------

Saya tertarik dgn penggunaan istilah “Hamba Tuhan” bagi pdt GL oleh Anto Liemen. Saya menganggap penggunaan istilah tsb— bagi pdt GL atau pdt siapa saja— tidak tepat dan atau kurang adil.

Apakah istilah “Hamba Tuhan” tsb hanya bagi GL saja yg “pdt” dgn tambahan “STh”? Atau hanya bagi DT yg “Ev.” saja? Atau hanya bagi sesiapa saja dgn gelar “pdt” plus “STh”?

Berikut artikel yg saya tulis ttg hal tsb sekitar 4 - 5 tahun yg lalu di beberapa milis Kristen. Dengan hasil yg sangat “baik dan positif” yaitu saya ditendang keluar dari milis dan di"cekal" di milis yg lain.

Jadi, bisa saja setelah saya posting ini saya dapat hasil yg jauh lebih “baik dan positif” ya?

No problem lah. Jadilah kehendak moderator. Hee…heee.

Sila disimak, dikomen dan didelete jika tak berkenan.

“Hamba Tuhan”
Search
Alkitab Elektronik - Alkitab Terjemahan Baru
LAI-2000
Kata : hamba Tuhan (29 ayat)
PL : 27 ayat
PB : 02 ayat

/font]


Terus postingan anda ini utk apa? siapa menurut anda yg berhak diembel-embeli HT?
GBU

Apakah kamu tidak tahu, bahwa apabila kamu menyerahkan dirimu kepada seseorang sebagai hamba untuk mentaatinya, kamu adalah hamba orang itu, yang harus kamu taati, baik dalam dosa yang memimpin kamu kepada kematian, maupun dalam ketaatan yang memimpin kamu kepada kebenaran?

Tetapi syukurlah kepada Allah! Dahulu memang kamu hamba dosa, tetapi sekarang kamu dengan segenap hati telah mentaati pengajaran yang telah diteruskan kepadamu.

Kamu telah dimerdekakan dari dosa dan menjadi hamba kebenaran.

Aku mengatakan hal ini secara manusia karena kelemahan kamu. Sebab sama seperti kamu telah menyerahkan anggota-anggota tubuhmu menjadi hamba kecemaran dan kedurhakaan yang membawa kamu kepada kedurhakaan, demikian hal kamu sekarang harus menyerahkan anggota-anggota tubuhmu menjadi hamba kebenaran yang membawa kamu kepada pengudusan.

Tetapi sekarang, setelah kamu dimerdekakan dari dosa dan setelah kamu menjadi hamba Allah, kamu beroleh buah yang membawa kamu kepada pengudusan dan sebagai kesudahannya ialah hidup yang kekal.

Sebaiknya anda baca baik baik seluruh uraian dalam lampiran. Disana sudah saya rinci dgn jelas. Jadi dari situ anda bisa bantah.

Kedua pertanyaan anda sudah ada uraiannya, posting saya untuk apa dan siapa yg berhak menyandang embel embel HT tsb.
Apa sudah baca semuanya?

Kalau sudah dibaca, sila dikutip bagian mana yg mau dibantah, oke mang? Lanjut terus.

Syalom,
JLU

Ini mau nya apa ya? Ane kurang jelas, mohon dipetromak agar tambah jelas.
Jika dikilas sekilas, mungkin maunya bahasan meluas ke “hamba Allah” ya?
Ini bisa panjang lebar sekali. Tapi, mari sambut topik ini kala telah terang benderang tujuan nya, oke mang? Lanjut terus

Syalom,
JLU

bro jdks , saya masih tdk jelas maksud uraian dari bro itu apa… , dan apakah ada perbedaan makna dari penulisan
Hamba TUHAN dan Hamba Tuhan ?

Kalau konteksnya dari seorang kristen tentu akan sama maknanya ( menurut saya yang masih junior ) , apakah anda setuju bro …?

syalom,

Jawaban anda itu sangat AROGAN lho pantas saja anda . . .

Boro2 mau lanjutin, bye . . .

Alkitab yg saya punya memang membedakan penulisan tsb. Perbedaan dari asal muasal kata tsb dalam bahasa aslinya yang disiasati oleh LAI dgn membedakan penulisan TUHAN dan Tuhan. Makanya perlu dipelajari Alkitab itu agar tidak mudah disesatkan dgn berbagai “…pengajaran…”
Coba perdalam artikel terlampir.

Syalom,

Begitulah, jika anda tidak mau “makanan keras”. Kata kata Paulus dan penulis Surat Ibrani terbukti.
Tanpa menunjukkan apa yg dibantah malah menghakimi. Jadi, siapa yg arogan?

[b]I Korintus 3:2 Susulah yang kuberikan kepadamu, bukanlah makanan keras, sebab kamu belum dapat menerimanya. Dan sekarang pun kamu belum dapat menerimanya.

Ibrani 5:12 Sebab sekalipun kamu, ditinjau dari sudut waktu, sudah seharusnya menjadi pengajar, kamu masih perlu lagi diajarkan asas-asas pokok dari penyataan Allah, dan kamu masih memerlukan susu, bukan makanan keras.

Ibrani 5:13 Sebab barangsiapa masih memerlukan susu ia tidak memahami ajaran tentang kebenaran, sebab ia adalah anak kecil.

Ibrani 5:14 Tetapi makanan keras adalah untuk orang-orang dewasa, yang karena mempunyai pancaindera yang terlatih untuk membedakan yang baik dari pada yang jahat.
[/b]

BACK TO BIBLE…??? Mungkin maksudnya memberhalakan BIBLE ya?

BYE.

bro jdks …, anda blm menjawab pertanyaan saya perbedaan makna antara TUHAN dan Tuhan ( bukan tuhan lho ! )

syalom :slight_smile:

Brot Anto Liemen,

TUHAN hanya ada dalam PL, tak ada dalam PB
Perbedaannya lumayan banyak, apalagi kalau Alkitab KJV. Dalam Alkitab LAI pun tampak walau tak semencolok KJV.

Dalam bahasa asli PL perbedaan tsb menentukan sekali

TUHAN hanya milik ekslusif bangsa Israel dulu dan kini.
Tuhan mah siapa aja mau pakai silakan, sembarangan sebut pun terserah. tak ada yg melarang larang.

Makna?
Silakan kaji dalam

Kej 1:1 - 2:4a vs Kej 2:4b

Kej 15:1-2 vs Kej 15:6-7

Kalo bisa Alkitab LAI dan KJV dibuka bareng, nanti terasa perbedaan maknanya.

   Lord 	GOD	=	Adonai YHVH	=	Tuhan  ALLAH
            LORD	=		YHVH	        =	TUHAN
              God	=	Elohim		      =	Allah

Itu baru sebagian saja. Masih banyak contoh dibagian lain Alkitab (TUHAN ada 5000an lebih vs Tuhan 400an dalam PL) Banyak juga buku2 yg bahas hal ini.

Kembali ke topik ya.
Sila dibanding berikut ini:

Istilah\dlm PB PL
hamba Tuhan 2 0
hamba TUHAN 0 27

Dari perbandingan statistik dan analisa pemakaiannya dalam PB dan PL yg saya telusuri (lihat artikel terlampir) maka saya berpendapat bahwa pemakaian istilah “hamba Tuhan” dalam lingkungan organisasi gereja dan lingkungan nya yang hanya terbatas disematkan pada mereka yg bergelar “pdt” plus “STh” belaka adalah sangat tidak Alkitabiah

Hal ini malah harus dilihat sebagai “Pelanggaran Hak Cipta” terhadap maksud para penulis dan editor Alkitab. Celakanya, bahkan membentuk “kasta” dalam jemaat…
Padahal jika memang mau bersandar pada kesaksian Alkitab, ada banyak istilah yang bisa dicomot dan lebih “pas” untuk jadi embel embel tsb.

Syalom,
JLU

maksud TS mungkin siapa yg pantas menyandang perdikat “Hamba Tuhan”
bener ga ?

bro jdks,

sy bukan seorang siswa theology jd tlg dijelaskan saja maknanya spy sy juga bisa belajar dari anda .

menurut anda firman " ya Abba ya Bapa " itu diwakili oleh sebutan yang mana … TUHAN Allah ataukan Tuhan Allah ?

thanks bro. :slight_smile:

Benar, seratus utk anda.

Syalom,
JLU

“Hamba TUHAN” sebutan penghormatan dalam PL yg disematkan kepada “…mereka yg merendahkan diri…” dihadapan TUHAN. (lihat kutipan2 ayat Alkitab dalam artikel)
Sebutan ini walau sering dikenakan kepada tokoh2 besar dalam Alkitab sekaliber Musa, Yosua atau Daud, misalnya, tapi tidak menjadi halangan ketika sebutan itu juga disematkan kepada mereka yg patuh dan setia, para hamba sahaya, mereka yg tertindas dsb (lihat kutipan2 ayat Alkitab dalam artikel)

“Hamba Tuhan” yg lebih jarang disebut, juga dengan longgar disematkan kepada mereka kalangan bawah , mereka yg muda dalam usia dst.

Jadi, sebutan ini memang bebas dikenakan kepada siapa saj yg mendukung pelayanan, setia dan patuh kepada Tuhan. Bukan hanya terbatas disematkan kpd “pdt” dgn gelar “Sth” belaka.

Anda dan saya, kita semua, adalah hamba Tuhan sepanjang setia dan patuh, mendukung pelayanan, pelayan jemaat, tukang sapu gereja, supir kendaraan gereja, tukang fotokopi warta, pelayan di mimbar, di altar di ruang sound system dll,

" ya Abba ya Bapa " itu TIDAK diwakili oleh sebutan yang mana … TUHAN Allah ataukan Tuhan Allah

Saya juga bukan siswa teologi atau mahasiswa seminari, bro. Saya hanya belajar dari buku, dari teman “kelas” teologi, teman “maya”.

Syalom,
JLU

Kalo mau membahas pendalaman alkitab,

sebaiknya yang membangun iman,

jangan yang tidak perlu dibahas

Itu sih pilihan masing masing orang. Mau bangun atau tidur IMAN mu, apa dayaku, terserah dikau. Pendalaman Alkitab bukan hakim yg menjatuhkan atau membangunkan IMAN.

Kalau tak mau bahas, ya sudah tidak perlu komen. Tak ada keharusan toh? Gitu aja repot…brur

Syalom,
JLU

itu kan cuma variasi kata2 aja. lagian yg mengucapkan dan yg disapa kalo tdk keberatan kenapa org lain harus punya objection?

yg memang layak disebut hamba Tuhan menurut pandangan manusia, tapi kalo di mata Tuhan tidak layak yah sama aja toh. yg berhak menentukan itu Tuhan sendiri kan, bukan manusianya. semua pe-nilai-an jatuh di tangan Tuhan.