haram halal

emang sich Yesus bilang ‘yang menajiskan adalah yang keluar dari mulut, bukan yang masuk mulut.’ cuman q pingin tahu aja kenapa ada binatang tertentu yang diharamkan untuk dimakan? pastinya bukan karena adanya zat-zat tertentu pada binatang tersebut yang membahayakan manusia kan? mungkin hal ini udah dibahas, tlng dapat kash info ke aq.

Hayo bagi rekan2 yang mengharamkan binatang tertentu untuk dimakan, dipersilakan memberi tanggapan atas pertanyaan bro Sahaba diatas… :happy0025:

Makan guguk haram krn guguk adl men’s bestpren.

Pada prinsipnya, semua makanan yang dapat dimakan tidak haram kecuali makanan yang berbentuk dedaunan; sebab dapat membahayakan kesehatan gigi dan gusi seperti daun pintu dan daun jendela. :smiley:

GBU

makan komodo haram… karena melanggar UUD perlindungan hewan langka… eww

Hewan-hewan haram Perjanjian Lama adalah simbolik dari yang ada di Perjanjian Baru (selain memang itu adalah hukum kesehatan/medis kuno),
Contohnya: (saya bahas yang sering jadi polemik aja)

Yes 66:17
17. Mereka yang menguduskan dan mentahirkan dirinya untuk taman-taman dewa, dengan mengikuti seseorang yang ada di tengah-tengahnya, yang memakan daging babi dan binatang-binatang jijik serta tikus, mereka semuanya akan lenyap sekaligus, demikianlah Firman Tuhan.

Prototipe dari apakah “makan babi” pada Perjanjian Lama?

1) Makan = melakukannya dalam kehidupan sehari-hari.

Yoh 4:34
34. Kata Yesus kepada mereka: "Makanan-Ku ialah melakukan kehendak Dia yang mengutus Aku dan menyelesaikan pekerjaan-Nya.

2) Babi = memiliki sifat berulang-ulang masuk ke kubangan lumpur yang kotor = jatuh bangun terus dalam dosa yang sama tanpa mengalami pertobatan sejati.

2Ptr 2:21-22
21. Karena itu bagi mereka adalah lebih baik, jika mereka tidak pernah mengenal Jalan Kebenaran dari pada mengenalnya, tetapi kemudian berbalik dari perintah kudus yang disampaikan kepada mereka.
22. Bagi mereka cocok apa yang dikatakan peribahasa yang benar ini: "Anjing kembali lagi ke muntahnya, dan babi yang mandi kembali lagi ke kubangannya."

Kalau dibahas semua panjang banget…

Best Regard,
Daniel FS

Penjelasan lebih lanjut mengenai haram-halal dalam Kristen,

Q: Mengapa makanan haram dalam Perjanjian Lama dihalalkan oleh Kristen?

A: Makanan haram terdapat pada Kitab Perjanjian Lama, Kristen percaya bahwa Perjanjian Lama (PL) adalah bayangan dari Perjanjian Baru (PB),

Kol 2:16-17
16. Karena itu janganlah kamu biarkan orang menghukum kamu mengenai makanan dan minuman atau mengenai hari raya, bulan baru ataupun hari Sabat;
17. semuanya ini hanyalah bayangan dari apa yang harus datang, sedang wujudnya ialah Kristus.

Ibr 8:5
5. Pelayanan mereka adalah gambaran dan bayangan dari apa yang ada di sorga, sama seperti yang diberitahukan kepada Musa, ketika ia hendak mendirikan kemah: “Ingatlah,” demikian firman-Nya, “bahwa engkau membuat semuanya itu menurut contoh yang telah ditunjukkan kepadamu di atas gunung itu.”

Ibr 10:1

  1. Di dalam hukum Taurat hanya terdapat bayangan saja dari keselamatan yang akan datang, dan bukan hakekat dari keselamatan itu sendiri. Karena itu dengan korban yang sama, yang setiap tahun terus-menerus dipersembahkan, hukum Taurat tidak mungkin menyempurnakan mereka yang datang mengambil bagian di dalamnya.

Jadi seluruh tata aturan lahiriah Perjanjian Lama adalah simbolik dari hakekat Perjanjian Baru, karena makanan haram terdapat pada Kitab Perjanjian Lama maka setelah Yesus Kristus menggenapkan Hukum Taurat, Hukum Kristen diberikan kepada para Rasul melalui Roh Kudus sebagai hukum yang lebih tinggi dari Hukum Taurat. Namun karena akar Kristen adalah dari Yahudi maka beberapa orang berusaha memasukkan ajaran Yahudi kedalamnya dengan menanggungkan banyak hukum-hukum agama secara jasmani.

Peristiwa ini menyebabkan Roh Kudus dan Sidang Para Rasul (murid Yesus Kristus, bukan hanya Rasul Paulus) di Yerusalem telah memutuskan menghalalkan makanan haram tersebut bagi orang yang beriman kepada Yesus Kristus.

Kis 10:15
15. Kedengaran pula untuk kedua kalinya suara yang berkata kepadanya: “Apa yang dinyatakan halal oleh Allah, tidak boleh engkau nyatakan haram.”

Kis 15:28-29
28. Sebab adalah keputusan Roh Kudus dan keputusan kami, supaya kepada kamu jangan ditanggungkan lebih banyak beban dari pada yang perlu ini:
29. kamu harus menjauhkan diri dari makanan yang dipersembahkan kepada berhala, dari darah, dari daging binatang yang mati dicekik dan dari percabulan. Jikalau kamu memelihara diri dari hal-hal ini, kamu berbuat baik. Sekianlah, selamat."

Karena hukum lahiriah dari Perjanjian Lama tersebut telah digenapi dalam Kristus maka Perjanjian Baru adalah hakekat tolok ukur bagi umat Kristen.

Source: http://danielcrusaderacademy.webnode.com/library/apologetics/tradisi-gereja/

Best Regard,
Daniel FS

Haram-Halal

Kisah Para Rasul
10:12 Di dalamnya terdapat pelbagai jenis binatang berkaki empat, binatang menjalar dan burung.
10:13 Kedengaranlah olehnya suatu suara yang berkata: “Bangunlah, hai Petrus, sembelihlah dan makanlah!”
10:14 Tetapi Petrus menjawab: “Tidak, Tuhan, tidak, sebab aku belum pernah makan sesuatu yang haram dan yang tidak tahir.”
10:15 Kedengaran pula untuk kedua kalinya suara yang berkata kepadanya: “Apa yang dinyatakan halal oleh Allah, tidak boleh engkau nyatakan haram.”

Nah, sekarang apa yang tidak boleh dimakan:
Kisah para Rasul
15:28 Sebab adalah keputusan Roh Kudus dan keputusan kami, supaya kepada kamu jangan ditanggungkan lebih banyak beban dari pada yang perlu ini:
15:29 kamu harus menjauhkan diri dari makanan yang dipersembahkan kepada berhala, dari darah, dari daging binatang yang mati dicekik dan dari percabulan.

So… tadi ada yang bilang daging anjing yach…
Daerah Sumatera sana mereka menyiapkan Anjing untuk dimasak dengan cara memukul anjing tersebut di dalam karung sehingga darahnya tidak keluar seperti disembelih. Konon katanya agar daging anjing itu terasa lebih manis.
Menurut keputusan dalam kitab Kisah para Rasul darah tidak boleh dimakan, jadi hidangan ini tidak halal untuk dimakan. Bukan karena daging Anjingnya, tapi karena darahnya tidak dicurahkan dengan disembelih.

@Daniel FS
Sorry aku repost,
Soalnya waktu aku ketik posting ini post kamu belum muncul.
BTW pendapat kita sama.

Gpp koq yang penting menyampaikan kebenaran (dan punya Anda lebih warna warni, hehehe), saya lebih cepat karena copy paste dari website saya, hehehe…

Best Regard,
Daniel FS

Penjelasan Ilmiah :

Penjelasan ini adalah secara umum, tidak secara mendetail

Lemak dan darah

Lev 3:17 Inilah suatu ketetapan untuk selamanya bagi kamu turun-temurun di segala tempat kediamanmu: janganlah sekali-kali kamu makan lemak dan darah."

Info lengkap silakan baca di dalam pasal secara keseluruhan.

Dari sana didapat info :

Darah haris disiramkan di sekeliling mesbah.

Lemak, perut dan isinya, buah pinggang & jeroan [hati, jantung , paru] harus dibakar sbg korban api-apian.

Lemak

Semua binatang yang dilarang Alkitab memiliki suhu tubuh diatas rata2 suhu tubuh manusia [36-37°C]

Variasi suhu tubuh manusia dan kondisi yang mengikutinya

[b]Hot (Tinggi)[b]
* 37 °C (99 °F) - Normal body temperature (which varies between about 36.12–37.5 °C (97–100 °F))
* 38 °C (100 °F) - Sweating, feeling very uncomfortable, slightly hungry.
* 39 °C (102 °F) - Severe sweating, flushed and very red. Fast heart rate and breathlessness. There may be exhaustion accompanying this. Children and people with epilepsy may be very likely to get convulsions at this point.
* 40 °C (104 °F) - Fainting, dehydration, weakness, vomiting, headache and dizziness may occur as well as profuse sweating. Starts to be life- threatening.
* 41 °C (106 °F) - (Medical emergency) - Fainting, vomiting, severe headache, dizziness, confusion, hallucinations, delirium and drowsiness can occur. There may also be palpitations and breathlessness.
* 42 °C (108 °F) - Subject may turn pale or remain flushed and red. They may become comatose, be in severe delirium, vomiting, and convulsions can occur. Blood pressure may be high or low and heart rate will be very fast.
* 43 °C (109 °F) - Normally death, or there may be serious brain damage, continuous convulsions and shock. Cardio-respiratory collapse will likely occur.
* 44 °C (111 °F) or more - Almost certainly death will occur; however, patients have been known to survive up to 46.5 °C (115.7 °F).[33]

Cold (Rendah)

* 37 °C (99 °F) - Normal body temperature (which varies between about 36–37.5 °C (97–100 °F)
* 36 °C (97 °F) - Mild to moderate shivering (it drops this low during sleep). May be a normal body temperature.
* 35 °C (95 °F) - (Hypothermia) is less than 35 °C (95 °F) - Intense shivering, numbness and bluish/grayness of the skin. There is the possibility of heart irritability.
* 34 °C (93 °F) - Severe shivering, loss of movement of fingers, blueness and confusion. Some behavioural changes may take place.
* 33 °C (91 °F) - Moderate to severe confusion, sleepiness, depressed reflexes, progressive loss of shivering, slow heart beat, shallow breathing. Shivering may stop. Subject may be unresponsive to certain stimuli.
* 32 °C (90 °F) - (Medical emergency) Hallucinations, delirium, complete confusion, extreme sleepiness that is progressively becoming comatose. Shivering is absent (subject may even think they are hot). Reflex may be absent or very slight.
* 31 °C (88 °F) - Comatose, very rarely conscious. No or slight reflexes. Very shallow breathing and slow heart rate. Possibility of serious heart rhythm problems.
* 28 °C (82 °F) - Severe heart rhythm disturbances are likely and breathing may stop at any time. Patient may appear to be dead.
* 24–26 °C (75–79 °F) or less - Death usually occurs due to irregular heart beat or respiratory arrest; however, some patients have been known to survive with body temperatures as low as 14.2 °C (57.6 °F).[33]</blockquote>

http://img509.imageshack.us/img509/4702/suhutubuh.jpg

* The camel’s body temperature will vary with the time of day and water availability. When a camel is watered daily its body temperature rises from 36.5°C in the morning to 39.5°C at noon, if the animal has no water, the temperature range is 34.5°C to 41°C.
http://www.fao.org/docrep/t0690e/t0690e04.htm

Khusus ikan, ia adalah binatang berdarah dingin

Fish are cold blooded animals. What this means is that fish can’t regulate their body temperature like warm-blooded animals can. This means that a fish’s body temperature is dependent on the temperature of the water it is in.
http://www.aboutfishonline.com/articles/fishanatomy.html

Suhu tubuhnya mengikuti suhu lingkungan

Rata-rata suhu permukaan bumi adalah 15°C

Efek suhu terhadap lemak

Lemak akan membeku bila ia berada didalam lingkungan yang bersuhu dibawah titik cairnya, dan dia akan mencari bila berada diatas suhu normalnya.

Akibatnya bila lemak2an binatang yang memiliki suhu diatas suhu tubuh manusia, lemak ini tidak dapat diolah oleh tubuh [dicairkan oleh suhu tubuh manusia] maka lemak ini akan disimpan didlam tubuh manuisa [melalui darah dan saluran pembuluh darah].

Akibatnya, lemak ini membeku dan menyumbat atau mempersempit saluran pembuluh darah yang menyebabkan : penyumbatan, mempersempit dan pecahnya pembuluh darah. Bila mengarah ke jantung akibatnya stroke, bila mengarah ke otak bisa menyebabkan kekgagalan fungsi otak.
Lemak type ini disebut LDL.

Sebaliknya, lemak yang berasal dari lemak ikan, maka lemak ini akan mudah dikelola tubuh karena suhu tubuh manusia diatas rata2 suhu tubuh ikan, dan lemak ini type HDL.

Imamat 11

Tinjauan umum

Memamah biak vs tidak memamah biak

Kuku belah vs bkn kuku belah

Binatang memamah biak, memiliki banyak kantung makanan [perut bertingkat], sehingga punya mekanisme untuk menyeleksi dan memisahkan makanan dari racun.

Setiap racun [misal pestisida] yang menempel pada rumput, maka dalam tahap awal, racun ini langsung dikirim ke lemak tubuh [yang biasa menggantung di bagian bawah (gajih)].

Mekanisme ini tidak ada pada binatang lain yg tidak memamah biak, misal babi.

Sekali lagi, ini baru tinjauan umum saja, karena untuk detailnya, memerlukan banyak waktu untuk menjawab scr detail case-by case.

Darah

Darah adalah mekanisme penghantaran makanan ke seluruh tubuh [darah segar] dan penghantaran racun dan sisa makanan [darah balik/kotor].

Darah kotor atau racun tadi akan di oleh di hati - ginjal untuk di bersihkan.

Maka bila binatang yg mati disembelih, darah bersih dan darah kotor ini akan bercampur menjadi satu : artinya disana berkumpul segala jenis racun dan virus sakit penyakit.

Ketika seseorang sakit, darahnya diperiksa untuk mengetahui jenis virus [penyakit] yang ada.

Untuk itu pulalah, binatang yang mati dg cara dicekik tdk boleh dimakan, sebab darahnya tetap berada didalam jaringan tubuh [daging]

Salam

@Moe
Dibalik larangan ada manfaat untuk kebaikan pula yaitu untuk menjaga kesehatan manusia juga.
Nice post Bro.

memang untuk berbicara dg anak2, kita harus memakai bahasa kanak2, namun ketiak anak2 itu telah dewasa, maka bahasapun hrs kita ubah :wink:

setodjo… :cheesy:

terimakasih untuk masukkan yg sangat banyak ini (yg humor jg ok, supaya tdk tegang… :afro:, untuk info dari sudut kesehatan ,saya udah mengetahuinya dan toh kalo orang kolestrol tinggi tentunya tdk boleh makan kambing berlebihan…meskipun kambing halal dimakan dan enak :’( , pada umumnya orang mengkaitkan binatang haram dengan babi, namun dalam PL bukan hanya itu kan? ada belut,ular kepiting dll) saya gembira sebagai orang Xn karena tidak lagi terikat dengan haram-halal (yg penting jangan sampai gara-gara makanan, kita jd batu sandungan 1 kor 8:8-9 dll). namun mengapa binatang tersebut diharamkan/dihalalkan? mungkinkah hal ini berhubungan dengan ritual agama2 pd waktu itu? maksud saya, mungkinkah pelarangan tersebut tidak berhubungan dengan sudut pandang kesehatan, namun kepada spiritual? teman-teman mungkin memiliki info? thnks.gbu

Mereka yang membawa “bendera haram” (secara spiritual) mengacu pada Imamat 11, juga Yesaya 66. Geto bro…

Tapi baiknya sih salah satu anggota mereka lah yang memberi penjelasan dimari. Waktu itu bro Nikolaus yang mengusung soal makanan haram ini. Mungken sodara bisa searching di topik2 yang udah ada. Dipersilaken bro… :happy0025:

astaga… jadi darah masih haram sampe sekarang???

Memang.kecuali kalo vampire. :smiley:

Haram - Halal itu berbeda dg Taher טָהֵר - Tame טָמֵא

Taher

http://img709.imageshack.us/img709/5940/tahir.gif

Taher itu :

  1. pure, clean

a) clean (ceremonially - of animals)

b) pure (physically)

c) pure, clean (morally, ethically)

Tame

http://img7.imageshack.us/img7/4524/tame.gif

  1. unclean, impure

a) ethically and religiously

b) ritually

c) of places

Sedangkan :

Halal حلال

Secara sederhana adalah : Sah dan diijinkan/diperbolehkan [secara hukum {islam}]

Haram حرام

Secara sederhana adalah : Tidak sah dan tidak diijinkan [secara hukum {islam}]

Kata ini memang diadopsi kedalam Alkitab [dan bahasa sehari-hari]

Namun makna haram dan halal islam tidaklah sama dg makna tahir-tame didalam Alkitab

Misal, binatang onta di Alkitab adalah binantang tame [tidak tahir, haram], namun dlm hukum islam , binatang ini halal.


nambahin dikit

sedangkan halal itu adalah

הָלַל

make boast self, celebrate, commend, deal, make, foolish glory, give light, be make,

A primitive root; to be clear (orig. Of sound, but usually of color); to shine; hence, to make a show, to boast; and thus to be (clamorously) foolish; to rave; causatively, to celebrate; also to stultify – (make) boast (self), celebrate, commend, (deal, make), fool(- ish, -ly), glory, give (light), be (make, feign self) mad (against), give in marriage, (sing, be worthy of) praise, rage, renowned, shine.

biasa disandingkan dengan YAH

menjadi HALAL-U YAH

or

Praise The LORD

atau

cukup

Haleluya