Hari ditangkap, disalib, mati dan bangkitnya Tuhan Yesus

Yesus Ditangkap

Kita tau semua lewat membaca Alkitab bahwa Yesus ditangkap setelah melakukan perjamuan malam yang pertama pada saat rangkaian perayaan pesach / paskah. Rangkaian perayaan pesach / roti tidak beragi sendiri diawali dengan puasa anak sulung dan penyembelihan korban sebelum perayaan itu dimulai. Jika dikatakan bahwa perayaan ini dimulai tanggal 15 Nisan, maka hari penyembelihan korban dan jamuan malam pertama dilakukan pada malam sebelumnya yaitu tanggal 14 Nisan (sebetulnya sudah disebut 15 Nisan dengan hitungan pergantian hari matahari terbenam dan bukan jam 24:00). Setelah jamuan makan tanggal 14 malam itu Yesus pergi ke taman Getsemani untuk berdoa sampai pagi tanggal 15 Nisan, yang juga merupakan hari Sabat.

Tentunya penentuan sabat ini didapat dari penanggalan yang tetap setiap tahun tanpa perubahan jumlah hari pada setiap bulannya, sehingga tiap tahun akan diulang penanggalan yang sama. Penanggalan ini juga adalah penanggalan sesuai dengan alam, yaitu fase-fase bulan di langit, kapan muncul fase bulan baru, itulah yang menjadi penanda awal bulan. Dengan demikian bisa kita ketahui bahwa Yesus ditangkap pada pagi hari tanggal 15 Nisan setelah malam harinya tanggal 14 melakukan perjamuan malam yang pertama.

Yesus disalib dan mati

Yesus disalib dan mati pada hari yang sama, yaitu hari persiapan, tentunya hari ini bukan tanggal 15 Nisan karena 15 Nisan sudah hari sabat. Sedangkan hari persiapan sabat sewaktu Yesus dikubur adalah di hari persiapan sabat minggu setelahnya atau minggu ke-tiga bulan Nisan, yaitu sebelum tanggal 22 Nisan yang merupakan akhir perayaan pesach / hari raya roti tidak beragi. Jika dihitung dari fakta Yesus bangkit pada pagi hari di awal minggu (minggu ke-empat tanggal 23 Nisan), maka Yesus disalibkan pada tanggal 20 Nisan dimana sore harinya ia harus segera dikubur, dikarenakan tanggal 21 Nisan orang sudah tidak bisa bekerja karena itu adalah hari ke-tujuh rangkaian paskah dimana itu adalah puncak perayaan dan mereka harus melakukan perjamuan di luar kota Yerusalem, kemudian akan diteruskan tanggal 22 Nisan yang adalah hari sabat minggu ke-tiga yang juga tidak boleh orang bekerja, sehingga jika Yesus tidak dikuburkan tanggal 20 malam itu juga, maka mereka harus menunggu minggu depan atau tanggal 23 Nisan untuk mengurus mayat Yesus.

Jadi setelah tanggal 15 Nisan (penangkapan) sampai dengan 20 Nisan (Peyaliban), Yesus sempat ditahan, dikirim ke Pilatus, ke Herodes, ke Pilatus lagi, ditukar dengan Barsabas, dan juga didera di penjara.

Bangkitnya Tuhan Yesus

Bangkitnya Tuhan Yesus adalah jelas di hari pertama minggu itu, pada bulan Nisan minggu ke-empat, tepat setelah rangkaian perayaan hari raya roti tidak beragi telah berakhir. Hari itu adalah tanggal 23 Nisan saat Maria pagi-pagi benar mengunjungi makam Yesus dalam gua batu dan mendapati Yesus sudah tidak ada disana. Orang sering memperdebatkan bagaimana dibilang bahwa Yesus berada di perut bumi 3 hari 3 malam sementara Ia dikuburkan tanggal 20 malam dan bangkit sekitar 22 malam karena 23 paginya Yesus sudah tidak ada di kuburnya. Orang sering mengartikanya bahwa itu hanya 2 hari dan 3 malam karena hari kematiaNya tidak dihitung, maka Nidus akan menerangkan bahwa Yesus ada di perut bumi sejak ia mati di 20 sore saat hari masih terang dan Ia sudah ada di perut bumi saat itu (RohNya dan bukan jasad-Nya). Dengan demikan tanggal 20 Nisan sore itu jam 3 masih dihitung sebagai hari (terang), dan tepat bisa dikatakan 3 hari 3 malam Yesus di perut bumi, yaitu 20-21-22 siang dan malam dan tanggal 23 Nisan di pagi hari awal minggu itu Ia sudah bangkit.

Se 7 bro !