[HELP] Adik Keponakan ditelantarin suaminya

Selamat malam saudara-saudara di forumkristen
Ada adik keponakan saya yang ditelantarin sama suaminya, mereka baru menikah.

Kronologinya gini:

  1. Adik cewek saya hamil diluar pernikahan, terus sama laki-laki yang menghamilinya dinikahi.
  2. Sekarang menjelang hari kelahirannya, tapi sama sekali tidak pernah diberi nafkah oleh suaminya.

adik saya berniat untuk menceraikannya, karena tidak tahan. Apalgi suaminya itu ‘ternyata’ menjalin hubungan dengan cewek lain/selingkuh.

yang ingin saya tanyakan…
bagaimana hukum di negara kita menyikapi hal ini? hak-hak apa saja yang didapatkan oleh adik saya (istri) ketika mengajukan cerai karena alasan tidak pernah dinafkahi dan diselingkuhkan?

terus terang saya kasihan sama adik saya, setiap dia sms saya. saya bingung menjawab apa atau ingin menasehati apa. karena saya sendiri buta sama hukum pernikahan di negara ini.

terima kasih… :slight_smile:

pasal 119 KUHP

coba deh aku browsing…

Pertama-tama, turut prihatin atas apa yg menimpa adik masbro/mbaksis @kepala ayam (namanya unik banget deh). Untuk diketahui, ane termasuk yg sangat menentang perceraian tetapi jika masbro/mbaksis bersikeras, ini opini ane:

Asalkan menikahnya sah & tercatat di KUA & dinas kependudukan & catatan sipil maka segala ayat-ayat yg tercantum di UU No.1 Thn 1974 tentang perkawinan berlaku atasnya (silahkan search via google untuk lebih dalam).

Untuk mengurus perceraian sendiri, silahkan merujuk ke situs :
hxxp://www.hukumonline.com/klinik/detail/cl5021/bagaimana-mengurus-perceraian-tanpa-advokat

terus terang juga saya juga menentang sekali perceraian. tapi kalo tetep dibiarin kasihan adik saya.
memang pernikahannya secara sah dilakukan dan di catat oleh dinas pencatatan sipil
terima kasih masbro…
ni baca-baca dari linknya… :smiley:

mungkin anda lebih pas bertanya pada ahli hukum atau ke forum khusus hukum bukannya di FK bro :happy0025:

mungkin ada yang bisa menanggapi secara hukum kristen. memang hukum kristen melarang cerai, tapi untuk kasus seperti yang dihadapi oleh adik saya, apakah tidak ada pertimbangan yang lainnya??

maaf bro bukannya bermaksud kasar tetapi perlu dipahami bahwa FK ini punya rules sendiri,
anda mau taat pada Tuhan dengan pedoman Firman Tuhan (Alkitab) atau yang lainnya?
jelas Firman Tuhan berkata dilarang bercerai,
semua dosa pasti ada akibatnya,
maaf bukannya menghakimi tetapi sudah ada kesalahan dari awal (hamil di luar nikah)
how can?
mau cari dalih lagi?

Apakah kita bisa berkompromi dengan dosa?

Thread closed.

Untuk selanjutnya Anda bisa mencari forum lain yang lebih pas dalam mengajarkan/melayani permasalahan hukum negara (seperti yang anda ungkapkan di awal thread tadi)