help: Pertanyaan aku dapet dari FB

Aku dan Bapa adalah 1 (yoh 10:30), senjata kristen untuk menuhankan yesus. Padahal yng dimaksud adalah 1 dalm hal kebenaran wahyu, atau apa-apa yg yesus sampaikan berasal dari Tuhan, bukan atas hawa nafsunya sendiri.
Yoh 17:3
TB Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus.

Bandingkan dengan ayat-ayat ini:
*Keluaran 7:1
Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Lihat, Aku mengangkat engkau sebagai Allah bagi Firaun, dan Harun, abangmu, akan menjadi nabimu.

  • Keluaran 4:15-16
    4:15 Maka engkau harus berbicara kepadanya dan menaruh perkataan itu ke dalam mulutnya; Aku akan menyertai lidahmu dan lidahnya dan mengajarkan kepada kamu apa yang harus kamu lakukan.
    4:16 Ia harus berbicara bagimu kepada bangsa itu, dengan demikian ia akan menjadi penyambung lidahmu dan engkau akan menjadi seperti Allah baginya.

Ungkapan “Aku mengangkat engkau sebagai Allah bagi Firaun” → Allah menjamin Musa, bahwa ia akan mempunyai fungsi yang bersifat ilahi.
Maksudnya jelas, smua nabi utusan tuhan adalah penyambung “lidah” tuhan , termasuk yesus nabi bagi bani israel.

langsung buat thread dia-nya yah

aku sundul sundul aja dlu yah :stuck_out_tongue:

tadi kan ada yang nawari… :slight_smile:

kalo menurut saya ya…
Musa itu contoh bayangan dari YESUS…
makanya Musa berkata :
Ulangan 18:15 Seorang nabi dari tengah tengahmu, dari antara saudara-saudaramu, sama seperti aku, akan dibangkitkan bagimu oleh TUHAN, Allahmu; dialah yang harus kamu dengarkan.

atau studi kata dan lebih jelasnya ada di : [seperti biasa :D]
http://www.sarapanpagi.org/musa-sebagai-allah-vt1978.html#p9638
http://www.sarapanpagi.org/nabi-seperti-musa-vt556.html#p1103

atau…

http://alkitab.sabda.org/commentary.php?book=12&chapter=8&verse=26
[cari sendiri ayat yg hendak di cari]

semangattttttt… :fighting0028: :fighting0028:
Gbu

iya terimakasih banyak… :afro:

Saya sih coba menghubungkan ini saja :

“Kepada siapakah kamu hendak menyamakan Aku, hendak membandingkan dan mengumpamakan Aku, sehingga kami sama?” (Yes. 46 : 9)

Btw, judul perikop dari sabda ini adalah “Para Dewa Babel tidak berdaya”, jadi harusnya tahu dong konteks sabda Allah itu.

Bandingkan dengan ini :

Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang : Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai." (Yes. 9 : 5)

Bagaimana mungkin Allah yang pencemburu, yang tidak mau dipersekutukan dengan siapa pun (Yes. 46 : 9), membiarkan orang-orang mengenal putera yang dijanjikan itu dengan sebutan Allah yang Perkasa dan Bapa yang Kekal?

Kenapa Allah membiarkan putera ini menyandang gelar Allah yang Perkasa dan Bapa yang Kekal, sebuah gelar keillahian?

:slight_smile:

Filipi
2:5 Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam KRISTUS YESUS,
2:6 yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan,
2:7 melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.
2:8 Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.
2:9 Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama,
2:10 supaya dalam nama YESUS bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi,
2:11 dan segala lidah mengaku: “YESUS KRISTUS adalah Tuhan,” bagi kemuliaan Allah, Bapa!

Musa diangkat jadi allah hanya bagi Firaun, bagi bangsa Israel saja tidak, makanya dia gak boleh menyeberang Yordan…
YESUS Sang Firman menurunkan dirinya menjadi manusia ciptaanNya, dimuliakan kembali oleh Bapa-Nya dan semua orang percaya (yang dilahirkan kembali dalam Roh menjadi anak-anak Allah) menjadi Allah bagi semua makhluk…
Bahkan lebih dari itu Bapa meninggikan Dia, Anak Tunggal Bapa telah menjadi besar karena Dia sudah merendahkan diriNya hingga mati di kayu salib.

Sekarang definisi kamu bagaimanakah Allah yang sebenarnya?
YESUS itu pencipta kita…, walaupun dia jadi manusia, dia tetap pencipta kita kan?
Ibumu lahirin kamu apapun yang terjadi dia tetap ibu kamu kan?

Jangan-jangan kamu gak tahu, apakah keselamatan itu???

Ibrani 1:1-4

Setelah pada zaman dahulu Allah berulang kali dan dalam pelbagai cara berbicara kepada nenek moyang kita dengan perantaraan nabi-nabi,

maka pada zaman akhir ini Ia telah berbicara kepada kita dengan perantaraan Anak-Nya, yang telah Ia tetapkan sebagai yang berhak menerima segala yang ada. Oleh Dia Allah telah menjadikan alam semesta.

Ia adalah cahaya kemuliaan Allah dan gambar wujud Allah dan menopang segala yang ada dengan firman-Nya yang penuh kekuasaan. Dan setelah Ia selesai mengadakan penyucian dosa, Ia duduk di sebelah kanan Yang Mahabesar, di tempat yang tinggi,

jauh lebih tinggi dari pada malaikat-malaikat, sama seperti nama yang dikaruniakan kepada-Nya jauh lebih indah dari pada nama mereka

Kolose 1 :15-17

Ia adalah gambar Allah yang tidak kelihatan, yang sulung, lebih utama dari segala yang diciptakan,

karena di dalam Dialah telah diciptakan segala sesuatu, yang ada di sorga dan yang ada di bumi, yang kelihatan dan yang tidak kelihatan, baik singgasana, maupun kerajaan, baik pemerintah, maupun penguasa; segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia.

Ia ada terlebih dahulu dari segala sesuatu dan segala sesuatu ada di dalam Dia.

Matius 28:18:
"YESUS mendekati mereka dan berkata: "Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi.

Salam damai sejahtera untuk semua dalam Kristus Yesus.

Memang aku menyatakan Allah adalah satu-satunya yang layak disembah, tetapi Yesus Kristus memiliki ‘kelebihan’ dibanding nabi-nabi.

Kristus Yesus baik yang datang pertama kali maupun kedua kali akan didengarkan karena Dia adalah Firman Allah yaitu Dua Kasih Terutama.

Tetapi diantara dua hal diatas aku lebih menekankan lagi supaya mengasihi sesama seperti diri sendiri, supaya nyata setiap orang benar adalah karena Roh Kudus.

Kristus Yesus yaitu Dua Kasih Terutama adalah satu-satunya yang dapat mengalahkan hukum; Sepuluh perintah menurut hukum Taurat.

Setiap muridNya hingga menjelang jaman akhir telah memandang Dua Kasih Terutama adalah dalam iman, tetapi angkatan ini akan mendengar Dua Kasih Terutama.

Kata yang digunakan disini adalah “elohim” yang berarti tuhan/tuan/yang berkuasa. Jadi maksudnya Musa berkuasa atas Firaun, seperti tuan berkuasa atas pegawainya atau budaknya. Jadi konteksnya bukan menjadi Tuhan yang berkuasa atas langit dan bumi. Musa hanya berkuasa atas Firaun dan Mesir, sedangkan Yesus berkuasa atas langit dan bumi. :happy0025:

Bertanya sedikit kalimat tetapi untuk menjelaskan mencakup banyak hal. Itulah mengapa dipakai sebagai olok-olokan dari agama lain tentang iman Kristiani. Sebab mereka yakin untuk menjawabnya panjang sekali dan dimulai dari mengerti tentang Tritunggal Ilahi.

YESUS dan Bapa itu satu, bukan ayat lepas, tetapi ayat itu dijelaskan dan dibenarkan oleh ayat-ayat lainnya dalam Perjanjian Lama maupun Baru tentang siapa YESUS itu sebenarnya.

Jika kita mengetahui siapa YESUS itu sebenarnya, maka perkataan YESUS, “Aku dan Bapa itu satu” sudah sedikit dipahami.

Jadi kalau ada pertanyaan seperti itu abaikan saja. Percuma berbusa menjelaskan mereka yang dari agama lain tidak juga akan menerima, mereka hanya ingin membuat kita jengkel saja. Mereka akan bertanya dan bertanya kembali walau anda sudah mengirimkan penjelasan yang detil dan panjang lebar beserta ayat-ayat lengkap. Mereka akan melupakan jawabannya dan menanyakan lagi dan lagi. Tujuannya bukan hendak tahu kebenaran tetapi hendak menggoncang iman kita agar kita lepas dari keselamatan kekal. Ingat kita selamat karena menerima YESUS sebagai Juruselamat, yaitu sebagai Mesias dan Tuhan didalam hati dan mulut kita. Sedangkan Iblis sebisa mungkin akan menjauhkan kita dari Kristus dari iman dan dari keselamatan. Yohanes 8:44, Iblis adalah pembunuh manusia sejak dari jaman Adam dan Hawa.

Musa adalah seorang nabi besar yang mengatakan kelak seorang seperti dia akan datang yang disebut Mesias (Yang Diurapi) yang akan menyelamatkan umat Israel untuk selama-lamanya.

Seperti Musa seperti apa? Bukan hanya tanda-tanda kelahiran dan pekerjaannya saja, tetapi juga nubuat tenang ayat yang anda kutipkan, “sebagai Allah bagi Firaun” adalah rahasia bahwa Mesias, Juruselamat itu adalah Allah. Sebab seorang nabi yang pernah disebut Allah sendiri “sebagai Allah” hanyalah Musa seorang, dan Musa inilah yang menyatakan bahwa Juruselamat yaitu Mesias akan datang dan Ia seperti dirinya yang digambarkan Allah dengan istilah “sebagai Allah”.

Beritahukanlah dan kemukakanlah alasanmu,
ya, biarlah mereka berunding bersama-sama:
Siapakah yang mengabarkan hal ini dari zaman purbakala,
dan memberitahukannya dari sejak dahulu?
Bukankah Aku, Tuhan?
Tidak ada yang lain, tidak ada Allah selain dari pada-Ku!
Allah yang adil dan Juruselamat,
tidak ada yang lain kecuali Aku!

Yesaya 45:21

Perlu diperhatikan adalah: sekalipun dalam Kitab Suci kata ‘allah’ memang dapat digunakan untuk malaikat, setan, dan bahkan manusia, tetapi kata-kata itu tidak pernah digunakan sesering kata itu digunakan terhadap Yesus.

Pada saat ALKITAB menyebut seseorang yang bukan Allah yang sesungguhnya dengan sebuatan ‘allah’, Kitab Suci selalu menunjukkan secara jelas bahwa orang-orang itu disebut ‘allah’ bukan dalam arti seperti biasanya / yang sesungguhnya.

Contoh:

a. Keluaran 7:1
“Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: ‘Lihat, Aku mengangkat engkau sebagai Allah (ELOHIM) bagi Firaun, dan Harun, abangmu, akan menjadi nabimu’”.

Perhatikan bahwa sekalipun ayat ini menyebut Musa sebagai ‘Allah’, tetapi ada tambahan kata-kata ‘bagi Firaun’.

Dan ini jelas menunjukkan bahwa Musa bukanlah Allah dalam arti yang sesungguhnya.

b. Keluaran 12:12
"Sebab pada malam ini, Aku akan menjalani tanah Mesir, dan semua anak sulung, dari anak manusia sampai anak binatang, akan Kubunuh, dan kepada semua allah (ELOHEY = gods of atau allah-allah dari) di Mesir akan Kujatuhkan hukuman, Akulah, TUHAN.

Jelas bahwa kata 'allah’ di sini tidak menunjuk kepada Allah yang sejati, karena dikatakan bahwa Allah yang sejati itu akan menghukum ‘semua allah’ ini.

Jadi di sini kata itu menunjuk kepada dewa-dewa sembahan Mesir, yang sering berupa binatang, khususnya sapi.

Pada saat Tuhan menghukum Mesir dengan membunuh semua anak sulung, maka anak binatang (dewa atau allah mereka) juga ikut dibunuh atau dihukum.

c. Keluaran 20:3 "
Jangan ada padamu allah (ELOHIM) lain dihadapan-Ku."

Adanya kata-kata ‘lain’ dan ‘dihadapan-Ku’, membuat ayat ini jelas menunjukkan bahwa yang dimaksud dengan ‘allah’ bukanlah Allah yang sebenarnya.

Selain dalam ayat ini, dalam banyak ayat-ayat lain, kata ‘allah’ digunakan untuk menunjuk kepada dewa atau berhala dari bangsa-bangsa kafir.

dan konteksnya selalu menunjukkan secara jelas bahwa yang dimaksud bukanlah Allah yang sesungguhnya, tetapi hanya dewa atau berhala yang dalam ALKITAB dikatakan tidak mempunyai existensi (1Kor 8:4-6).

d. Hakim-hakim 5:8 "
Ketika orang memilih allah (ELOHIM) baru, maka terjadilah perang di pintu gerbang. Sesungguhnya, perisai ataupun tombak tidak terlihat di antara empat puluh ribu orang di Israel".

Kata-kata dari ayat ini yang mengatakan bahwa ‘orang memilih allah baru’, sudah menunjukkan bahwa kata ‘allah’ ini tidak digunakan dalam arti yang sebenarnya.

Jadi ayat ini menunjukkan bahwa orang-orang Israel memilih dewa atau berhala baru dan meninggalkan YAHWEH, dan sebagai akibatnya terjadilah bencana seperti perang dan sebagainya.