Help ! terlilit kepahitan (Part 1)

Syalom,

Saya lahir dikeluarga yang awalnya miskin. Orang tua menikah dengan umur yang sangat muda karena mama hamil duluan. Awalnya mama papa saya tinggal dirumah ortu papa saya. Papa merintis usaha dari nol sampai jaya. Tetapi keluarga kami tidak harmonis. Papa mama setiap hari bertengkar. Dari kecil, mereka sudah tidak terlalu perduli dengan saya. Mama hanya perduli sama kakak laki saya. Saya dan adik saya lumayan tak terurus. Waktu papa saya jaya, papa bergaul dengan narkoba dan wanita. Akhirnya, hampir setiap malam ketika saya pergi ke kamar mama, mama hanya tidur sendiri dengan adik saya. Saya bahkan melihat ketika mama saya dipukul dan menangis saat melarang papa pergi ke diskotik, tapi tetap aja mama pergi. Tetangga saya yang buka kos-kos’an purel, kadang kalau main kesana, si purel2 itu cerita ttg papa saya. Sangat malu saya. Dari kecil saya tau apa itu pornografi, drugs karena saya sering melihatnya sendiri. Saya menjadi pribadi yang sangat bingung karena tak punya arahan, tak punya teman. Semasa SD, untuk masuk ke SMP saja saya harus cari sekolah sendiri. Kalau mau beli baju, pinginnya ditemeni mama, tapi yg temeni saya pegawai mama. Ingin sekali jalan-jalan ke mall sama ortu, tp selalu saya jalan2 dgn pegawai. Yang ambilin rapot juga pegawai. Tidak ada peran orang tua sama sekali dlm hidup saya.

Saat papa jaya, papa membangun rumah orang tuanya. kira2 kalau uang dulu itu besar sekali. rumahnya jadi bagus. Padahal mama saya sudah ingin keluar dari rumah itu karena mama saya “disiksa” dengan sodara2 papa.

Kalau dengar dari crita keluarga mama, pada waktu sodara2 dari pihak mama mau kerumah itu untuk singgah (keluarga papa dan mama asalnya dari luar pulau), selalu diusir dengan orang tua papa dan sodara2 papa. Bahkan ada sodara mama saya yg meninggal dunia karena asma di kos2an-- karena tdk boleh tinggal dirumah mama, jadi harus kos. Kalau sodara mama bertamu, mama kasih makanan ke sodara mama aja, papa ngga terima. Pahit sekali. Mama papa sering diadu domba dengan sodara2 papa. Karena mama lahir dari keluarga yang miskin, dan sodara-sodaranya bodoh-bodoh. Selalu dihina2 dan diejek2 oleh pihak keluarga papa.

Mama mengalami depresi yang berat, sampai harus minum obat2an (sampai sekarang juga masih, bahkan dulu sering sekali masuk UGD kalau sudah “kambuh”—ini akibat siksaan hebat dari keluarga papa + papa yang biadab yang bisanya main perempuan), akhirnya memutuskan untuk keluar dari rumah (pada waktu itu saya disekolahkan diluar negeri jadi ngga tau apa2). kakak dan adik saya pun dilempar ke luar negeri semua…
Saat papa dan mama pisah rumah. papa main dengan pembantu dan banyak perempuan. mama juga main gila dengan laki2 lain. Saya ngga tau gimana critanya, papa saya diusir dari rumah oleh sodara-sodara papa saya dan rumah itu diberikan kepada kakak laki papa.

(continue Part 2)

Berat sekali ya permasalahannya :slight_smile:

Tapi mungkin akarnya dari sini

[b][i]Orang tua menikah dengan umur yang sangat muda[u] karena mama hamil duluan[/u][/i][/b]
Jika awalnya sudah seperti di atas , maka saya tidak heran jika banyak pertengkaran di sana sini

Salam :slight_smile: