heran

Haai semuanyaa… mau share sedikit nih. Belum lama ini aku dapet kenalan baru dr twitter. Dia org kristen tapi dia penggemar berat akun twitter agamajinasi. Itu akun org atheis. Waktu aku tanya, kenapa gitu suka banget sama tweet nya agamajinasi. Secara yg punya akun frontal banget say no to God. Trus dia bilang, katanya seru aja ngeliat kata2nya dia yang bener2 meniadakan kehadiran Tuhan. Jadi menurut si empunya akun itu, semua yg ada di dunia ini bukan berasal dari Tuhan.

Trus aku sempet cerita ke papaku. Dia bilang, orang kayak gitu (penggemar atheis) mending ga usah dijadiin temen. Soalnya dia bakalan jadi calon atheis juga lama kelamaan. Trus papaku juga sempet bilang. Orang yang tidak percaya Tuhan, berarti orang bodoh. Papa juga kasi contoh begini…

Papa : “dulu kamu minta dilahirkan nggak?”
Aku : “enggak pa. Emang kenapa?”

Papa : “gpp, papa cuma mau kasi tau aja kalau nggak ada satupun manusia didunia ini yg minta dilahirkan karena kita SEMUA DICIPTAKAN. Menurutmu adam dan hawa itu dilahirkan siapa? Gak ada kan? Krn pada dasarnya kita itu DICIPTAKAN. Siapa yang menciptakan kita?”

Aku : “Tuhan lah pa!”

Papa : “berarti kalau papa bilang org yg tidak percaya Tuhan itu berarti orang yang bodoh, papa salah gak?”

Aku : "nggak pa. Nggak tau maksudnya :smiley: "

Setelah dapet cerita dari papaku, aku ceritain lagi ke temen di twitter ku itu, dan dia bilang, papaku bener. Waktu aku tanya kenapa bisa bilang bener kalo kamu sendiri suka sama org atheis? Trus dia bilang begini,

“dia atheis atau bukan, dia beragama atau tidak itu urusan dia. Aku cuma suka liatnya aja ketika dia berdebat sama orang2 beragama dan dia tetep teguh sama pendiriannya. Dia aja sebagai seorang atheis bisa teguh pada pendiriannya dan kepercayaannya, kenapa kita orang yg percaya Tuhan dan ngaku beragama kadang kelakuan didunia lebih buruk dan ga teguh pada pendirian kita? Semua itu diambil hikmah sama pelajarannya. Jangan negatif nya doang. Belajar dr positifnya. Jgn ikut2an ga percaya. Jadi ga teguh kan pendiriannya”

Dari kata kata dia, aku mulai mikir kalo kadang ada benernya juga yang dia bilang. Hehehe…
Sekedar share aja semoga bermanfaat, semoga menyegarkan, semoga menyenangkan. Hehe…
God Bless Us :*

@williawilliaaa:
Kehendak bebas semua orang untuk menyenangi/mengagumi/mengidolakan seseorang yg dianggap “sesuatu yg cetar membahana badai” dalam hidup mereka. Untuk hal ini, tidak perlu dikomentari apa-apa. Tetapi bagi orang kristen, selama masih ada “teladan kristen” yg lebih baik kenapa mesti pilih yg bukan kristen? Jika temanmu itu punya waktu untuk maen twitter sambil “ngeliat” perdebatan seorang atheis yg dikaguminya, apakah dia juga punya waktu membaca kisah para rasul yg “berdebat” dengan orang-orang pintar yunani untuk menyebarkan kabar keselamatan?

Dalam Filipi 4:8, Rasul Paulus meminta supaya kita memikirkan hal-hal yg bisa memperteguh & mengasah iman kita. Ane sangat yakin bahwa apa yg dilakukan temanmu itu tidak akan pernah memperteguh & mengasah iman-nya bahkan kalo dia ga berhati-hati, dapat melemahkan & membawa dia perlahan-lahan menjauh dari Tuhan.

Dulu, ane pernah mendengar suatu khotbah hamba Tuhan yg mengatakan kalo kita perlu “belajar ketekunan” dari setan karena setan tidak pernah berhenti bekerja untuk membahwa manusia kepada kehancuran. Secara logika, it’s make a sense. Tidak ada yg salah, karena hanya berfokus pada “ketekunan-nya” si setan. Tapi setelah dianalisa, apakah di alkitab begitu “langka” orang-orang yang bertekun dalam kerohanian-nya sehingga kita perlu belajar dari setan?

Kalo kamu mau, suruh temanmu itu baca alkitab. Jangan-jangan dia jarang baca alkitab jadi malah asyik sama orang yg ga percaya alkitab.

Hati-hati yaa…
Kekaguman terhadap sesuatu bisa mempengaruhi kita diluar kesadaran…
saat kita kagum pada yg salah maka kita akan membuka diri, menghargai dan mentolerir yg salah…
dan suatu saat kita pun akan berkompromi pada kesalahan2 yg jauh dari kebenaran…

Waspada, dunia ini terlalu banyak intrik dan politik yg menyesatkan bagi org2 yg lemah iman
Lebih baik hindari daripada terlibat…

GBU

@Willi sebaiknya sih prioritasin Tuhan Yesus dg baca Firman atau baca2 ikut forum rohani yang menambah kualitas kerohanian kita, drpd spare time baca komen2 yang terang2an ngaku sbg atheis. Bagaimanapun kita harus jaga hidup kita. Ya kalo bisa kasih saran begitu buat teman kamu :slight_smile:

Kecuali Quote2 kehidupan yang masih relevan dg nilai2 Kristiani bisa di baca tapi itupun dr dalam diri kita harus ada filter yang kuat dr Roh Kudus agar tidak sembarangan masuk falsafah2 dunia ini yang tdk sepadan dg nilai2 ke-Kristenan. GBU :angel: