HIDUP DALAM PERJANJIAN

Hidup dalam perjanjian .

Hubungan Allah dan manusia sebetulnya hidup dalam IKATAN PERJANJIAN , ( tertulis maupun tidak ) Itulah sebabnya Alkitab juga disebut kitab perjanjian ! Allah berinisiatif lebih dulu untuk memanggil manusia berdosa agar MENGAKUI keberadaanNya sebagai Penguasa alam semesta ini dengan sikap hormat dan menyembahNya lewat orang-orang yang dipilih untuk menyampaikan kehendakNya . ( para Nabi )

[center][b][i]Contoh bagi manusia umumnya ; Nebukadnezar saat jadi sombong atas kekuasaan dan kekayaannya , ( Daniel 4 ) dipermalukan Tuhan jadi seperti Hewan makan rumput , Bersyazar sebagai manusia tidak berguna , maka hidupnya diakhiri ! ( Daniel 5 )

Secara khusus ; Allah memilih dan memanggil Abram jadi umat PilihanNya . Kejadian 12 : 1-3 . Dalam perjalanan hidup Abram melakukan kesalahan tidak sabar menunggu waktu Allah dengan menerima Hagar budaknya sebagai istrinya , setelah 13 th Tuhan tidak menghubunginya , ( Kej 16:16 usia 86 th , Kej 17:1 usia 99 th ) Allah membuat PERJANJIAN baru dengan Abram dari PIHAK Allah akan memberkati seperti yang dijanjikanNya dari PIHAK Abram harus DISUNAT Sunat yang dimaksud sebetulnya HATInya . ( Ulangan 30 : 6 ; Roma 2 8-29 ) dan nama Abram ( bapak besar ) dirubah jadi Abraham ( Bapak bangsa-bangsa ) atau hidup baru jadi berkat . ( Kejadian 17 : 1-11 ) Hidup dengan hati baru ( pikiran , perasaan dan kehendak ) !

Prinsip sebagai umat Tuhan dalam era “ PERJANJIAN BARU “ diwarnai juga dengan Perjanjian , Contoh ;

• Allah memanggil manusia untuk diselamatkan lewat DUA cara panggilan secara UMUM semua manusia , Yohanes 3 : 19 – 20 ( diterangi KEBENARAN kalau mau hidup dalam terang kebenaran , sehingga makin mengenal kehendakNya ) yang kedua memilih dan memanggil manusia untuk diselamatkan , Yohanes 6 : 44 ; 65 , Roma 8 : 30 ; Efesus 1 : 4 .

• Dari pihak Allah menuntut manusia yang katanya mau menjadikan YESUS sebagai Tuhan dan Raja dalam hidupnya ia harus bisa menunjukkan sikap tersebut dalam Ibadahnya yang sejati yaitu dengan mempersembahkan HIDUP seutuhnya untuk diubahkan ( metamorfosa ) sampai mengerti KEHENDAK ALLAH yang baik , berkenan sampai sempurna , Roma 12 : 1-2 ,

• Dalam perjalanan hidup sesuai kehendakNya , Allah menekankan pinsip tersebut dengan mengatakan , Jika kita mati dengan DIA kitapun akan hidup dengan DIA ; Jika kita bertekun , kitapun akan ikut memerintah dengan DIA ; Jika kita menyangkal DIA , DIApun akan menyangkal kita ; Jika kita tidak setia DIA tetap setia , Karena DIA tidak bisa menyangkal diriNya . 2 Timotius 2 : 11-13 .

• Mengampuni maka kamupun akan diampuni seperti yang tercermin dari doa BAPA kami , Matius 6 : 12, 14 , 15 juga dalam Matius 18 : 35 “ Maka BAPAKu yang disorga akan berbuat demikian juga , apabila kamu masing-masing tidak mengampuni saudaranya dengan segenap hatimu “ . Yakobus 2:13 juga mengatakan ; “ Sebab penghakiman yang tak berbelas kasihan akan berlaku atas orang yang tak berbelas kasihan “

Pemahaman ini mengajarkan kita tindakan dan perbuatan hari ini menentukan tahun-tahun ( Pemulihan ) yang akan datang dalam kehidupan kita , sama seperti yang Tuhan katakan dalam , Galatia 6 : 7 mengatakan ; [b]“ Jangan sesat apa yang kamu tabur akan kamu tuai “[/b]

Sekarang kita belajar prinsip PERJANJIAN BARU ini dalam Matius 5 : 7 . [i]“ Barang siapa BERMURAH HATI iapun akan mendapat KEMURAHAN dari Tuhan ” [/i]. Kata Murah hati dalam bahasa Yunani , eleemon , dalam bahasa Ibrani khesed yang artinya murah hati bukan hanya bersimpati saja tetapi , “ Menempatkan diri dalam kondisi orang tersebut , artinya memiliki pikiran dan perasaannya sama seperti yang dialami orang tersebut ( mengidentifikasi diri ) , Hal ini untuk menghindarkan ;

bersambung …


  1. Berbuat baik dengan cara yang salah , kelihatannya mau bermurah hati karena belas kasihan tetapi ternyata malah menyusahkan orang yang akan kita tolong . ( maksudnya menolong seseorang yang kekurangan uang , bukannya memberi uang tetapi memberi pakaian bekas yang kondisinya buruk dan orang tersebut disuruh menjualnya lebih dulu . ) Berbuat baik mau ikut pelayanan sebagai wujud mengasihi Tuhan tetapi dalam pelayanan tidak mau diarahkan sesuai talentanya , memaksakan diri ! ( karena motifasinya hanya bisa tampil supaya dilihat orang )

  2. Mau menolong / berbuat baik tetapi dengan caranya sendiri ( bermuatan egoismenya ) tanpa mau tahu orang yang mau ditolong atau mau menolong tetapi tidak ada perencanaan dan pemikiran yang baik mengakibatkan pertolongannya jadi tidak tepat sasaran . ( tidak bermanfaat secara maksimal )

  3. Untuk menghindari kesalahan ( karena baru belajar bermurah hati ) cara yang paling tepat kita harus MENGIDENTIFIKASI diri dengan penderitaan orang lain untuk memudahkan kita memberi pengampunan kepada seseorang yang pernah menyakiti hatinya dan bisa toleransi saat seseorang membutuhkan uluran tangan kita .

• Kalau kita lakukan dengan sikap seperti itu maka kita sedang melakukan perbuatan seperti yang Allah lakukan dengan mengorbankan anakNya yang tunggal untuk menebus dosa kita , walau manusia sudah menyakiti hatiNya tetapi Allah tetap mengasihi manusia berdosa .

Dalam hal ini Tuhan menggambarkan kasih kepada umatNya lewat , Nabi Hosea yang disuruh menikahi pelacur Gomer , sehingga menghasilkan anak Yizleer ( Tuhan akan menghukum Yehu karena hutang darah di Yizreel ) dan lahir kembali anak yang diberi nama Lo-Ruhama ( tidak lagi menyayangi Israel ) dan Lo-Ami (bukanlah umatKu dan dan AKU ini bukan Allahmu ) Hosea 1-2 . Walau Jemaat sudah melakukan perbuatan yang menyakiti Hati Tuhan dengan menyembah berhala-berhala , Tuhan tetap mau menerima asal BERTOBAT !!

Gomer lari kedunia lamanya lagi dan Hosea menebus lagi , Tetapi tidak mau berhubungan seks dengannya . Tuhan mengampuni umat yang walau kembali kedunia lamanya menjadi penyembah berhala ( mencari pesugihan atau zimat ) Tetapi Tuhan membiarkan sampai umat mencari wajahNya sungguh-sungguh baru Tuhan akan menyayangi lagi umatNya ! Hosea 3 .

Bermurah hati bisa berbagai cara ; Memberi waktu , doa bagi kesusahan saudara kita , tenaga , pikiran , barang yang sudah tidak kita pakai lagi dan tentunya uang kepada mereka yang kita tahu membutuhkannya .
Contoh , Murah hati Jemaat di Korintus . 2 Korintus 8 : 1- 15 .

Surat ini sedang mengajarkan untuk Jemaat “ Bermurah hati “ atau juga disebut sebagai “ Pelayanan kasih “ bagaimana seharusnya sikap umat yang melihat kekurangan dan kebutuhan saudaranya yang sedang mengalami kesulitan dan mendorong untuk ikut berpartisipasi dalam kebutuhan saudara mereka , orang kudus yang kekurangan yang dimaksudkan adalah umat kristen yang ada di Yerusalem , waktu itu Jemaat di Yerusalem tidak memiliki lagi SUMBER DANA untuk pelayanan sehingga Paulus menghimbau umat yang ada diseluruh dunia ikut membantu mereka .

• Paulus mengingatkan apa yang sudah dilakukan Jemaat ditempat lain di Makedonia ( Tesalonika , Akhaya , Filipi , Berea ) Walau mereka miskin dan masih menghadapi masalah dalam hidupnya tetapi mereka berani memberikan jauh lebih besar dan lebih banyak dari yang dapat orang duga dan harapkan . Karena mereka sudah memberikan hidupnya kepada Allah lebih dulu , sehingga mereka memiliki hati seperti Kristus sendiri saat memberi mereka memohon agar Paulus menerima pemberian mereka yang walau mereka sendiri dalam keadaan kekurangan .

[i]Bangsa Yahudi dilatih untuk belajar “ Murah hati “ lewat perayaan “ Purim “ dengan peraturan setiap orang betapa miskinnya ia harus menemukan seseorang yang lebih miskin dari dirinya dan memberikan sesuatu kepada mereka yang lebih miskin !
[/i]
Adalah suatu fakta kadang banyak orang kaya justru kalah murah hati dibandingkan dengan mereka yang sedikit hartanya , Itulah sebabnya ada pribahasa yang mengatakan ; “ Sesungguhnya Orang miskinlah yang menolong orang miskin “ atau orang miskin jauh lebih banyak berbuat kebaikan menolong orang miskin karena mereka pernah merasakan arti kemiskinan dari pada orang kaya yang belum pernah mengalami hidup miskin !

Bersambung …


Kadangkala manusia melakukan sesuatu kebaikan bukan karena murah hati ( buah Roh ) tetapi karena kondisi hatinya saat senang ia akan bermurah hati tetapi saat suasana hatinya tidak nyaman ia tidak bermurah hati , Kemurahan hati seperti itu hanya untuk KEPENTINGAN DIRINYA SENDIRI bukan karena mengidentifikasi kepada orang yang sedang membutuhkan pertolongan .

Kita perlu belajar dari Kasih Allah yang seharusnya juga nyata dalam kehidupan kita sebagai umatNya , Kasih Allah bukan dinyatakan saat memberikan anakNya yang tunggal untuk mati dkayu salib sebagai penebus dosa manusia saja , Tetapi sudah dimulai saat Allah membuat keputusan untuk menebus dosa manusia dengan meninggalkan KemuliaanNya turun kedunia menjadi manusia !

Ini menggambarkan tindakan murah hati sesungguhnya dimulai dari hati yang baik , bukan sekedar sebuah perasaan saja tanpa tindakan nyata yang diwujudkan dalam tindakan nyata yang bisa dirasakan orang yang membutuhkan dan akhirnya tindakannya memuliakan nama Tuhan !

• Paulus dalam hal ini mengingatkan bahwa perbuatan baik tidak bisa dilakukan selama ukurannya mengunakan gaya dan cara pandang hidupnya sendiri , perbuatan baik bisa dilakukan setiap saat setiap waktu karena KASIH ALLAH memenuhi hatinya ! Jadi bukan hanya karena menurut ukuran gaya hidupnya . ( yang mungkin hidupnya sangat berhemat semua disimpan untuk masa depan )

Paulus mengatakan hal yang mengagumkan dari orang Makedonia adalah , Mereka pertama menyerahkan hidupnya kepada Tuhan lebih dulu baru dengan suka cita menyerahkan bantuan bahkan rela menyerahkan hidupnya untuk melayani dirinya seperti ;

[center][b][i]Aristhakus dari Tesalonika yang rela menjadi budak Paulus agar bisa melayani dia dalam perjalanan Paulus menuju Roma , ( Kisah para Rasul 28 : 2 ) bahkan Epaphrodipus ketika dia menghantar persembahan Jemaat kepada Paulus dipenjara Filipi dia rela melayani Paulus saat ada didalam penjara sampai dia jatuh sakit dan hampir mati bagi pekerjaan Kristus yang Paulus lakukan . ( Filipi 2 : 26-30 ) .

[b][i]Seseorang bisa punya HATI YANG MURAH karena ia sudah menyerahkan hidupnya kepada Tuhan dengan sungguh-sungguh sehingga ia memiliki pikiran dan perasaan seperti Kristus sendiri !

Rut , Seorang wanita Moab yang masih muda dan cantik , tetapi setelah menjadikan Allah bangsa Israel sebagai Tuhan dalam hidupnya ia memiliki HATI BARU yang MURAH buah hidupnya nyata ia rela melayani ibu mertuanya dengan susah payah dari pagi sampai petang mencari nafkah bagi ibunya .[/i]
[/b]
Cara MELATIH bermurah hati

• Murah hati dilakukan sebagai SUATU KEWAJIBAN dengan memberikan donasinya setiap bulan kepada yayasan panti asuhan , kepada lembaga sosial , kepada Misi dan kalau ia tidak memberikan maka ia merasa bersalah . Salah satu cara Tuhan memberkati umatNya adalah dengan sedikit paksaan agar umatNya bisa menerima kemurahanNya ! dari menjadi donatur satu anak menjadi sepuluh anak dstnya .

• Murah hati sebagai KEPUASAN HATI ( syukur kepada Tuhan ) , murah hati seperti itu diawalnya memang tidak berdampak bagi yang menerima kemurahan hatinya tetapi lama kelamaan muncul kesadaran bahwa tindakan murah hatinya bermanfaat maka muncul rasa kasih dan menjadi rasa syukur bisa ikut ambil bagian dalam kesusahan orang lain yang akhirnya membawa dampak kesejahteraan orang lain . Murah hati model seperti itu awalnya tidak mendapat kemurahan Tuhan , tetapi akhirnya ia akan mendapat kemurahan Tuhan .

Murah hati BUKAN demi REPUTASI , atau menonjolkan kesombongan hatinya sendiri , agar dipuji , dikenang orang bahwa ia seorang yang murah hati ( sumbang kamar bagi rumah sakit ) pemberian seperti itu bukan untuk kepentingan sosial , tetapi untuk kepentingan dirinya sendiri . Murah hati seperti itu tidak akan mendapat kemurahan Tuhan !

Dalam dunia yang penuh dengan kemunafikan , Kita tidak bisa menutup mata banyak orang hidupnya sudah cukup tetapi memiskinkan diri , dan banyak orang Kristen ( bangun Gereja katanya ) membuat proposal bantuan yang di mark up , bagaimana kita bisa mengetahui hal itu ??? Roh Kudus memberi kita kepekaan !
Hidup dalam PERJANJIAN masing-masing harus melakukan bagiannya dari pihak kita harus melakukan bagian kita sesuai dengan apa yang Tuhan kehendaki bukan hanya menuntut Allah melakukan bagianNya saja ! Maka kita akan merasakan bahwa Allah yang setia tidak pernah mengingkari perjanjianNya yaitu untuk
memulihkan semua aspek kehidupan kita . Amin .


Dalam bahasa Inggris, bagian pertama Alkitab kalau diterjemahkan namanya bukan “Perjanjian” tapi “Kesaksian,” bro. Karena itu singkatannya OT dan NT (Old Testament dan New Testament) bukannya OC dan NC (Old Covenant dan New Covenant). Ngga tahu kalau dalam bahasa lainnya.

Ada kalanya manusia berbuat baik karena hatinya sedang senang seperti kata anda, tapi seringkali manusia berbuat baik hanya untuk mendapat pujian dari manusia lainnya. Kalau ingin bermurah hati dengan tulus, mulailah dengan berbelas kasihan. Kebanyakan mereka yang rajin memberi bantuan kepada panti asuhan dan lainnya hanya mampu mengatakan, “Kasihan yah,” pada orang yang tertimpa kemalangan tapi punya seribu satu alasan untuk tidak bertindak lebih jauh karena apa pun yang mereka lakukan bagi orang itu tidak akan mendatangkan pujian sebagaimana kalau menyumbang panti asuhan.

Contoh: ada keluarga yang mendapat masalah hingga jatuh miskin dan kelaparan. Kepala rumah tangganya seorang pria yang kasar, bicara tanpa pernah peduli bagaimana perasaan orang yang mendengarnya. Kebanyakan mereka yang murah hati tapi tidak dilandasi belas kasihan akan menolak membantu keluarga ini dengan alasan, “Lha lakinya begitu.”

Contoh lain: kalau seorang anak yang salah satu orangtuanya penipu mendapat masalah, berapa yang menolak memberi bantuan dengan alasan “orangtuanya penipu” tanpa benar-benar menyelidiki apakah masalah anak itu memang nyata atau sekadar tipuan seperti kelakuan orangtuanya?

Banyak orang mengetahui cerita Orang Samaria yang Baik Hati. Dan banyak orang yang mengatakan kalau dalam situasi yang sama, mereka akan bertindak sebagaimana si orang Samaria itu. Tapi faktanya kejadian seperti yang menimpa saudagar dalam cerita itu selalu terjadi dalam satu atau lain bentuk di sekitar kita. Dan faktanya kebanyakan orang memilih untuk menjadi orang Samaria dengan syarat (sesuatu yang tidak dilakukan si orang Samaria dalam cerita itu).

[quote author=BJ Tan link=topic=44805.msg741768#msg741768 date=1345361175]
Dalam bahasa Inggris, bagian pertama Alkitab kalau diterjemahkan namanya bukan “Perjanjian” tapi “Kesaksian,” bro. Karena itu singkatannya OT dan NT (Old Testament dan New Testament) bukannya OC dan NC (Old Covenant dan New Covenant). Ngga tahu kalau dalam bahasa lainnya.

Bro BJ Tan yang terkasih dalam kristus , ( mengunakan istilah Rasul Paulus ) Alkitab kita dalam bhs Ing menggunakan kata OT benar , kata itu berasal dari bhs Yunani Diatheke yang berarti " Kesepakatan " atau " Wasiat " kemudian diterjemahkan dalam bhs Ing O.T . Perjanjian Lama mengkisahkan kesepakatan ( perjanjian ) yang dijalin Allah dengan umat Israel , Perjanjian itu sebagian besar terangkum dalam hukum Taurat ( torah bhs Ibrani ) orang-orang yang taat kepada Allah dan hidup sesuai dengan taurat akan menjadi umat Allah . Sekitar 600 th sebelum kelahiran Yesus , Nabi Yermia telah menubuatkan suatu " Perjanjian Baru " yang didasari pada hubungan batin antara Allah dan manusia . ( Yer 31: 31-34 )

Para penulis Perjanjian Baru memakai ungkapan " Perjanjian Baru " untuk mengambarkan hal-hal yang dikerjakan oleh Allah melalui Yesus . ( 1 Kor 8:7-13 ; 9 : 15-17 ; 11:25 ; 12 : 24-27 ) Rasul Paulus berkata bahwa Perjanjian Baru itu tidak didasarkan pada hukum yang tertulis, tetapi lahir dari Roh Allah dan membawa kehidupan baru ( 2 Kor 3:6-15 ; Gal 3 : 10-14 )

Saya sedang menyampaikan renungan kata " Perjanjian " yang tertulis dalam Kejadian 17: 4 ditulis dalam bhs Ing adalah Covenant , dan saya tekankan isi Alkitab kita secara umum berisi Perjanjian antara Allah dan manusia dengan contoh2nya , jadi yang saya maksudkan adalah ISI dari Alkitab sesuai dengan renungan yang sedang saya sampaikan . lain kali mungkin ada orang yang menyampaikan renungan dengan ISI tentang Alkitab yang berisi true story , history atau love story dllnya . itu bukan berarti dia salah menterjemahkan Alkitab , karena dia sedang menyampaikan isi alkitab sesuai dengan renungannya .

Contoh yang kamu sampaikan , itu menjadi renungan tersendiri versi renunganmu saya menghormati dan itu kotbah yang bagus juga ,

catatan saya soal perumpamaan orang Samaria itu sebetulnya sedang menggambarkan diri YESUS sendiri yang menyelamatkan semua manusia . ( tanpa melihat suku ras )GBU .

Bung PRP,

Terima kasih sudah posting, artikel bagus dan aplikatif, engga bicara diawang2 … semoga bisa dilihat dari sisi positif olerh rekan2 FKer lain.

terima kasih

Kumis

Bro kumis ,

Trimakasih atas tanggapannya , Semua dari Dia untuk Dia dan bagi Dia selama-lamanya , tujuannya adalah agar kita makin mengenal Tuhan dan kehendakNya Semoga teman-teman yang lain juga memiliki tujuan yang sama tidak membius , tetapi membuka mata dan pikiran . GBU .

sama sama bro