Hidup didalam Yesus adalah penggenapan hidup umat Israel dipadang gurun.

Apa pendapat anda mengenai Topik diatas ?

Anda setuju atau tidak setuju !

Kalau setuju: Apa contoh penggenapannya ?

Kalau tidak setuju : Berilah alasannya ?

Syalom.

Saya ajukan topik diatas sebab saya ingin menunjukkan bahwa rencana Tuhan itu adalah sempurna, dan sudah direncanakan secara mendetail satu persatu sebelumnya.

Saya tidak mau berkhotbah, menguraikan dari awal sampai akhir mengenai penggenapan hk. Taurat tsb.,
Akan tetapi saya ingin berjalan bersama saudara seiman, sehingga anda juga ikut mengunyah makanan yang ada, menambah yang kurang dan mengoreksi yang salah.

Perjanjian lama.
Tulah yang kesepuluh di Mesir, pada waktu Pascah, Tuhan minta kepada umat Israel agar dikorbankan anak domba, sebagai titik awal dimana umat Israel di bebaskan dari perbudakan.
Setelah umat Israel bebas, mereka dituntun oleh Tuhan dibawa ke tanah yang sudah dijanjikan, ke Yerusalem kota suci.

Perjanjian baru.
Bukan sesuatu yang kebetulan, pada waktu Pascah yang sama Yesus dikorbankan sebagai Anak Domba Allah di kayu Salib, sebagai titik awal dimana umat manusia dibebaskan dari hamba dosa.
Sebagai manusia baru, kita dituntun oleh Yesus dibawa ke tempat yang sudah dijanjikan, yaitu Yerusalem Baru.

Perjalanan umat Israel selama 40 th., satu persatu dijalani yang akhirnya sampailah mereka di Yerusalem.
Demikian juga kita umat kristen, harus menjalani satu persatu sesuai dengan yang sudah di gambarkan oleh Allah yaitu perjalanan umat Israel waktu di padang gurun, yang semuanya sudah di tulis di Alkitab, supaya kita sampai di Yerusalem Sorgawi.

Syalom.

Marilah kita mulai mengikuti perjalanan Musa menghantar umatnya ke Yerusalem kota suci.

Kita bertanya didalam hati, apa maksud Allah dengan perjalanan umat Israel ke kota suci itu, sampai makan waktu 40 tahun, dan mengapa mereka tidak melalui tanah yang sekarang dibuat terusan Suez, akan tetapi oleh Allah dibelokkan kelaut merah ?
Semua yang terjadi itu, Allah mempunyai maksud dengan rencanaNya yang akan digenapi oleh Yesus.

Perjalanan Umat Israel, pada waktu siang dibimbing dengan awan dan pada waktu malam dengan Api.
Kalau seandainya umat Israel didalam perjalanannya tidak ada laut, maka mereka semua akan mati dibunuh oleh pasukan Firaun yang telah berhasil menyusul mereka.
Dengan adanya laut, umat Israel berhasil diseberangkan oleh Allah, dengan dibukakan jalan melalui laut.
Sedangkan pasukan Firaun ketika masuk ke jalan tsb. segera air itu dikembalikan dan mereka semua mati.

Perjanjian Lama, artinya mereka semua telah dibaptis dengan laut dan awan/api.
Tanpa melalui laut, mereka semua akan mati dibunuh oleh pasukan Firaun yang bersenjata lengkap.

Perjanjian Baru, artinya kita semua perlu dibaptis dengan air dan Roh/api.
Tanpa dibaptis air, artinya kita semua akan mati, sebab dosa yang ada masih tetap bersama kita.

1Kor.10:1-2.
Aku mau, supaya kamu mengetahui, saudara-saudara, bahwa nenek moyang kita semua berada di bawah perlindungan awan dan bahwa mereka semua telah melintasi laut.
Untuk menjadi pengikut Musa mereka semua telah dibaptis dalam awan dan dalam laut.

akan dilanjutkan…
Kalau ada yang mau menambah mohon ditambah,
Kalau ada yang salah mohon dikoreksi.

Perjanjian lama.
Pada waktu Pascah di Mesir umat Israel disuruh oleh Allah mengadakan korban penyembelihan anak domba, selain darahnya dipakai sebagai tanda, dengan korban penyembelihan itu maka Roh Allah berkenan hadir diantara umat Israel itu.
Roh Allah membimbing umat Israel dalam perjalanan ke tanah perjanjian, yang berupa tiang awan diwaktu siang dan tiang api diwaktu malam.
Dan tiang awan itu berpindah kebelakang, melindungi umat Israel ketika mereka mau diserang oleh pasukan Firaun.

Perjanjian baru.
Demikian juga pada waktu Pascah, Yesus yang dikorbankan sebagai Anak Domba Allah, selain darahnya dipakai sebagai tanda, dengan korban penyalipan itu maka Roh Kudus berkenan hadir pada waktu Pentakosta kedalam murid-murid Yesus, berupa lidah-lidah api.
Roh kudus membimbing murid-murid Yesus dan semua umat yang sudah diberi tanda masing-masing individu demi individu, dengan minum darah Yesus.

akan dilanjutkan…
Kalau ada yang mau menambah mohon ditambah,
Kalau ada yang salah mohon dikoreksi.

Saya menyadari bahwa dengan topik tsb, diatas, banyak orang kristen tidak merasa tertarik.
Buktinya: Sama sekali tidak ada respond.

Padahal dengan topik tsb. saya ingin bersama-sama saudara seiman menggali, apa yang sebenarnya
diinginkan oleh Tuhan agar kita berbuat.

1Kor.10:1-5.
Aku mau, supaya kamu mengetahui, saudara-saudara, bahwa nenek moyang kita semua berada di bawah perlindungan awan dan bahwa mereka semua telah melintasi laut.
Untuk menjadi pengikut Musa mereka semua telah dibaptis dalam awan dan dalam laut.
Mereka semua makan makanan rohani yang sama dan mereka semua minum minuman rohani yang sama, sebab mereka minum dari batu karang rohani yang mengikuti mereka, dan batu karang itu ialah Kristus.
Tetapi sungguhpun demikian Allah tidak berkenan kepada bagian yang terbesar dari mereka, karena mereka ditewaskan di padang gurun.

Dengan mengetahui semua kejadian selama perjalanan umat Israel ketanah perjanjian, dimana semua peristiwa itu satu-persatu telah digenapi oleh Yesus, maka kita akan lebih mengerti dan yakin dengan apa yang dimaksud oleh Yesus didalam ajaranNya.
Sehingga bisa lebih menguatkan iman kita untuk mengikuti Yesus.

mbah, bagaimana dengan peristiwa 40 hari puasa Yesus, apakah ada hubungan dengan 40 tahun perjalanan bangsa Israel di padang gurun?

Tentu ada hubungannya,
Anda membuat Topik baru saja, supaya tidak OOT.

Angka 40 adalah angka yang dipilih oleh Tuhan, supaya manusia dapat masuk kembali kedalam kemuliaanNya.
Perhatikan:
Nuh → hujan 40 hari.
Musa → Di gunung Sinai 40 hari.
Umat Israel di padang gurun → 40 tahun.
Daud → Melawan Goliat 40 hari.
Elia → Tidak makan 40 hari.
Niniwe → Berkabung 40 hari.
Yesus → Berpuasa 40 hari.
Yesus → Bersama murid-murid Nya 40 hari, sebelum Dia naik ke sorga.

Semua itu Tuhan mempunyai maksud dan rencana yang sempurna, jadi bukannya kebetulan.

Re: Hidup didalam Yesus adalah penggenapan hidup umat Israel dipadang gurun.

umat israel hidup di padang gurun, walaupun mereka sudah keluar dari mesir, tetapi “mesir” masih hidup dalam kehidupan mereka, itulah sebabnya mereka harus melalui padang gurun.

Alkitab mengatakan :

1 Kor. 1 : 5 Sebab di dalam Dia kamu telah menjadi kaya dalam segala hal: dalam segala macam perkataan dan segala macam pengetahuan,
6 sesuai dengan kesaksian tentang Kristus, yang telah diteguhkan di antara kamu.
7 Demikianlah kamu tidak kekurangan dalam suatu karuniapun sementara kamu menantikan penyataan Tuhan kita Yesus Kristus.

Mari perjalanan Musa dipadang gurun kita lanjutkan.
Setelah mereka dibaptis dengan laut dan awan, dimana Yesus didalam penggenapannya yaitu dibaptis dengan
air dan dibaptis dengan Roh.
Mereka dipadang gurun mulai haus.

Yoh.7: 37-38.
" Barangsiapa haus, baiklah ia datang kepadaKu dan minum !
Barangsiapa percaya kepadaKu, seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci: Dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air hidup".

Musa dan rombongannya sampailah di Mara, disana ada air, akan tetapi air tsb. tidak bisa diminum sebab rasanya pahit.
Dalam perjalanan selanjutnya, sampailah mereka di Elim, di sana ada dua belas mata air .

Apa arti dan penggenapan yang dilakukan oleh Yesus ?
Air itu tidak bisa diminum sebab pahit, dan kita sudah disediakan air yang bersumber dari 12 mata air,
Artinya: kita tidak boleh percaya kepada berhala apapun juga, kecuali percaya kepada Yesus, yang berasal dari turunan Yakob, dimana angka 12 itu selalu digambarkan sebagai 12 suku bangsa Israel.

HAUS = PERCAYA :onion-head2:

bagaimana bisa PERCAYA kalau masih HAUS :coolsmiley:
ayat tsb JELAS SEKALI mengatakan : pada siapa yg masih HAUS datanglah pada YESUS,
kalau sudah datang pada Yesus (PERCAYA) barulah dia tidak akan HAUS lagi karena dalam hatinya sudah ada ALIRAN AIR HIDUP

maap bro, khotbah anda SALAH :happy0025:

Sorry, yang saya maksud bukannya : haus= percaya.

Akan tetapi ; Orang mau membuka diri dan mengharap kepada Tuhan.= Haus.

Barangsiapa haus, baiklah ia datang kepadaKu dan minum ! = Percaya.

Jadi kesalahan pemakaian kata, telah saya koreksi,
Terima kasih, dear, atas perhatiannya.

Umat Israel dipadang gurun, tanpa air, tubuh mereka akan mati.

Hidup manusia tanpa percaya kepada Yesus, rohani mereka akan mati.

manusia, binatang , tanpa air mereka semuanya mati.

Mari kita lanjutkan, mengikuti perjalanan umat Israel waktu dipadang gurun.

Perjanjian Lama. ( jasmani ) Perjanjian Baru. ( rohani )

  • Waktu Pascah, dengan darah anak domba, Umat - Waktu Pascah, dengan darah Yesus, umat Kristen
    Israel diberi tanda & dibebaskan dari perbudakan. diberi tanda & dibebaskan dari hamba dosa.

  • Mereka di baptis dengan laut dan dengan awan. - Mereka di Baptis dengan Air dan Roh Kudus.

  • Mereka minum air yang keluar dari 12 batu. - Mereka minum air hidup, yaitu percaya kepada Yesus.

  • Umat Israel tanpa roti, akan mati. - Umat Kristen tanpa roti hidup akan mati.
    Allah menyediakan Manna untuk dimakan. Allah menyediakan daging Yesus untuk dimakan.

Yoh.6: 48-51.
Akulah roti hidup.
Nenek moyangmu telah makan manna di padang gurun dan mereka telah mati.
Inilah roti yang turun dari sorga: Barangsiapa makan dari padanya, ia tidak akan mati.
Akulah roti hidup yang telah turun dari sorga, Jikalau seorang makan dari roti ini, ia akan hidup selama-lamanya, dan roti yang Kuberikan itu ialah dagingKu, yang akan Kuberikan untuk hidup dunia.

Sayangnya banyak orang menolak makan daging Yesus,

Seperti tubuh tidak makan pasti mati, demikian juga roh tanpa kita makan roti hidup atau daging Yesus pasti mati.
Alasan mereka menolak tentu ada, sebab yang diangkat oleh Yesus itu roti dan tetap adalah roti, sama sekali tidak berubah, bagaimana kita harus mengakui sebagai daging Yesus.
Semua ini hanya bisa dilihat dengan mata iman.
Berarti kita tidak percaya dengan ucapan Yesus sendiri, yang diucapkan berulang-ulang dan masih diawali dengan kata pembukaan “sesungguhnya”.

Seperti halnya Yesus adalah manusia yang dikandung dan dilahirkan oleh Maria, bagaimana mungkin kita harus mengakui Yesus adalah Tuhan.
Hanya dengan mata iman, kita bisa percaya dan mengakui bahwa Yesus adalah Tuhan.

Syalom.

roti hidup adalah FIRMAN TUHAN, bukan daging Yesus.

Buktikan ucapan anda bahwa Roti Hidup adalah Firman Tuhan dengan ayat-ayatnya ?

Sebenarnya itu cuma masalah tafsiran saja, walaupun menurut gw tafsiran sis janet lebih benar secara esensial. :slight_smile:

Sedangkan tafsiran mbah Sam agak salah kaprah

GBU

Apa yang anda maksud secara essensial ?
Berilah contohnya.

Setiap penafsiran harus ada dasarnya, kalau tidak namanya; Asbun.

Mengenai Roti Hidup itu, bukan suatu penafsiran, akan tetapi pernyataan yang diucapkan oleh Yesus sendiri.

Roti hidup sebagai daging Yesus harus kita makan, sebab roti hidup adalah merupakan penggenapan hukum Taurat yang dilakukan oleh Yesus, menggantikan Manna yang diberikan kepada umat Israel waktu di padang gurun.
Umat Israel dipadang gurun tanpa Manna , jasmaninya akan mati.
Demikian juga
Umat Kristen tanpa makan roti hidup, rohaninya akan mati.

trus daging Yesus itu rohani atau jasmani?
yg bagaimana daging Yesus itu?

Salam