Hidup

Aku gak tahu harus mulai dari mana, tapi aku ingin sekali menuliskan apa yang aku ketahui serta mengerti tentang hidup, pelayanan oleh hamba Tuhan, ajaran gereja, kehidupan, penghakiman Tuhan atas manusia. Semuanya yang ada dalam benakku itu masih acak dan susah sekali mengurutkannya secara teratur agar mudah dipahami. tapi yah aku coba saja.

Dari mana aku harus memulainya yah…em…begini!
Terus terang sebagai manusia yang terlahir dalam keluarga Kristen saya sudah diajar sejak kecil tentang Firman Tuhan, dosa, keselamatan oleh Tuhan YESUS KRISTUS, penghakiman, surga atau neraka dan lain sebagainya baik dalam sekolah minggu, dirumah, sekolah (pelajaran agama), buku kristen, pengajaran Firman Tuhan dari TV dan radio dll sampai sekarang.
Bertahun tahun sudah berlalu dan dalam waktu itu aku sadari ada hal-hal yang menjadi beban pertanyaan tentang perbuatan, cara pandang serta pemahaman yang dilakukan oleh kita yang mengaku sebagai orang Kristen serta umat yang telah mengetahui kebenaran hidup.

Hal hal itu antara lain:

  1. Tentang Dosa
    -Dosa adalah pelanggaran atas perintah Allah.
    -Upah dosa adalah maut.
    -Setiap manusia keturunan adam mewarisi juga dosa adam.
    -Sebagaimana adam dan hawa di hukum serta di kutuk oleh Tuhan atas pelanggaran mereka, begitu juga
    kita semua manusia keturunan adam dan hawa turut juga merasakan hukuman serta kutukan itu.
  • Hukuman yang diterima hawa serta kaum hawa lainnya adalah kesakitan dalam melahirkan, dikuasai oleh
    suami mereka.
    -Hukuman yang diterima adam dan kaum hawa lainnya adalah kesusahan dalam memenuhi penghidupannya.
    -Secara rohani manusia menerima akibat lain atas dosa adam itu yaitu kehilangan kemuliaan Tuhan.
  • Hati manusia senantiasa berbuahkan kejahatan shingga Tuhan menyesali menciptakan manusia.
    -Iblis ada didalam dunia ini dan senantiasa berusaha menerkam manusia agar mati dalam dosa mereka.
    -Tubuh manusia telah dikuasai oleh hukum dosa dan keinginan daging yang senantiasa berusaha menuntun
    manusia itu kepada kematian. (roma 7)
  • Manusia tidak ada yang benar dihadapan Tuhan.
    -Setiap manusia pasti berbuat dosa.
    -Setiap manusia yang terlahir pasti hidup dalam kedagingan dan keinginan daging itu adalah perseteruan
    kepada Tuhan.
    -Setiap manusia yang terlahir kedalam dunia harus diselamatkan.
    -Manusia yang terlahir pasti bisa tersesat dan berbuat kesalahan dan dosa.
    -Hidup di dalam dunia ini adalah seperti sebuah pertandingan iman. Barang siapa bertahan dia akan selamat dan barang siapa gagal dia akan masuk neraka.
    -Setiap manusia yang terlahir kedalam dunia ini dihadapkan kepada 2 pilihan akhir hidup yaitu nereka atau surga.
    -Mudah masuk neraka tetapi sukar sekali untuk masuk surga.
    -Setiap manusia harus mempertanggung jawabkan hidup mereka di hadapan pengadilan Tuhan kelak.
    -Hidup di dalam dunia ini adalah bersifat sementara, semua yang ada didalam dunia ini akan berlalu dan tidak akan dibawa mati. Telanjang manusia lahir dan telanjang pula manusia harus menghadap Tuhan.
    -Semua hal yang bersifat dunia ini adalah bertentangan dengan keinginan Roh.
    -Untuk bisa masuk surga maka manusia harus hidup kudus, benar, setia, berbuah, melakukan semua kehendak Allah, mengakui Tuhan Yesus dihadapan manusia, dll. Tidak ada manusia yang bisa melakukan semua itu.
    -Selagi hidup di dalam dunia ini maka manusia harus menghadapi sakit-penyakit, marabahaya, kesedihan, pergumulan, kesusahan, kekecewaan, kejatuhan, kemiskinan, ancaman iblis.
  • Oleh karena dosa manusia maka Tuhan Yesus harus mati di kayu salib 2000 tahun lalu.
    -Manusia yang dekat kepada Tuhan contoh Daud bisa jatuh kedalam dosa, raja saul yang di urapi Tuhan bisa berbuat dosa, Raja Salomo yang dekat kepada Tuhan juga jatuh kedalam dosa, Yudas murid Tuhan Yesus juga bisa berbuat dosa kepada Tuhan, Ananias dan Safira berbuat dosa kepada rasul Petrus dan Roh Kudus sehingga mereka mati, anak imam Harun mati karena menodai kekudusan Tuhan Allah dll.
    -Menurut kitab Wahyu pada akhir zaman bahwa kehidupan manusia akan mengalami kesusahan besar, peperangan besar, kutukan besar yang mengerikan dll.
    -Suatu saat Tuhan Yesus akan datang kedunia untuk kedua kalinya untuk menjemput orang-orang kudus (bukan orang-orang Kristen) dan akan ada yang akan tertinggal di belakang.
    -Setiap manusia harus berjaga-jaga sebab manusia tidak tahu bilamana waktunya TUhan akan datang.
    -Setiap manusia yang terlahir harus senantiasa berusaha agar hidup mereka berkenan dihadapan Tuhan dan di selamatkan.
    -Tuhan Yesus berkata tidak semua orang yang berseru kepada-Nya akan di selamatkan tetapi mereka yang melaksanakan kehendak Bapa yang di surga.
    -Setiap manusia harus terus mendekat kepada Tuhan, memohon pengampunan, meminta perlindungan Tuhan, mengandalkan Tuhan, hidup di jalan Tuhan yang bertentangan dengan jalan dunia ini agar hidup mereka di selamatkan.
    dan khususnya,
    -SETIAP MANUSIA MENYADARI BAHWA HIDUPNYA HARUS DISELAMATKAN dari DOSA, dari IBLIS, dari MAUT, dari NERAKA.

Inilah yang mengherankan bagi saya selama ini, bahwa meskipun setelah mengetahui hal-hal diatas banyak pendeta, pengajar Firman Tuhan serta umat Tuhan lainnya dan para orang tua juga calon orang tua berlomba-lomba untuk melahirkan anak bagi diri mereka.

Dimanakah hati nurani mereka?
Dimanakah hikmat mereka?
Dimanakah pikiran mereka?

Jika manusia yang terlahir kedalam dunia ini harus diselamatkan, untuk apakah pendeta:pengajar Firman Tuhan; umat Tuhan harus berlomba-lomba melahirkan anak mereka kedalam dunia ini?
Dimanakah hikmat mereka?
Jika anak-anak itu tidak dilahirkan kedalam dunia ini, Apakah anak-anak itu perlu untuk diselamatkan?
Dimanakah hikmat mereka yang berbicara tentang Firman Tuhan?
Mereka tahu bahwa anak-anak mereka akan harus diselamatkan jika lahir kedalam dunia tetapi mereka tetap saja menginginkan dan melahirkan anak-anak mereka kedalam dunia ini.
Apa-apaan ini?
Bukankah ini sama saja dengan mereka ingin membebaskan anak mereka dari penjara tetapi mereka malah mengirim anak mereka untuk ditangkap oleh polisi serta dimasukkan kedalam penjara.
Inikah hikmat dari Tuhan?
(Secara tidak langsung bukankah dunia ini boleh disebut sebagai penjara bagi manusia, polisi adalah iblis, pembebas adalah Tuhan YESUS)

Dari manakah datangnya anak-anak?
Bukahkah mereka adalah hasil dari persetubuhan jasmani orang tua mereka!
Jika orang tua (parents) tidak bersetubuh mungkinkah anak-anak akan lahir?

Adakah kelahiran manusia adalah oleh sebab perbuatan Allah?
Ya! khusus untuk adam dan hawa saja, tetapi
Tidak! bagi manusia yang telah lahir dari adam dan hawa.
Adam dan hawa telah di karunia kemampuan bertambah banyak melalui persetubuhan mereka. Demikian juga keturunan mereka. Jadi manusia lainnya terlahir adalah hasil dari perbuatan persetubuhan antara sesama manusia itu. Jadi Tuhan tidak ikut campur dalam kelahiran manusia lainnya.

Tetapi pada orang-orang tertentu yang telah ditentukan Tuhan mereka harus terlahir seperti Yohanes, imam Samuel dll untuk menggenapi rencana Tuhan, itu adalah pengecualian.

Hari berganti hari, tahun berganti tahun, 2000 tahun telah berlalu dan sebagai umat Tuhan kita diajar menantikan kedatangan Tuhan YESUS untuk yang kedua kalinya. Tanpa sadar banyak yang tidak tahu bahwa Tuhan itu datang untuk menghakimi manusia, banyak pula yang akan gagal kelak.
Jika manusia itu gagal untuk diselamatkan karena tidak memenuhi kehendak Allah, apakah arti dan manfaat anak-anak manusia itu terlahir kedalam dunia ini?

Lahir- anak2x-dewasa-tua-mati-penghakiman.
(jika anak-anak itu tidak dilahirkan oleh orang tua mereka apakah mereka harus menjalani dan mengalami semua ini)

Apakah arti hidup manusia itu?
Aku pernah baca bahwa manusia itu harus meratapi hidupnya betapa malangnya hidupnya.
Apakah manfaat bagi manusia itu untuk diinginkan terlahir kedalam dunia ini oleh orang tua mereka?
Apa yang begitu beharga tentang dunia ini untuk diperjuangkan?

Hanya demi alasan melanjutkan keturunan mereka?
Setimpalkah dosa yang harus diwarisi anak mereka, pencobaan iblis, kesusahan hidup di dunia ini, sakit-penyakit, tersesat, berbuat dosa, kematian serta penghakiman Tuhan dengan alasan melanjutkan keturunan manusia?

Apakah pentingnya melanjutkan keturunan manusia dibandingkan dengan bahaya bagi anak-anak mereka?
Apakah alasan melanjutkan keturunan itu merupakan keharusan di hadapan Tuhan.
Bukankah dengan alasan melanjutkan keturunan bahwa setiap orang tua telah mengorbankan anak-anak mereka demi alasan tersebut.?

Dimanakah kesadaran mereka pendeta, umat Tuhan serta mereka yang mengaku memahami injil?
Apakah bagi mereka hidup ini hanyalah sebuah permainan atau benda yang tidak berharga?

Berapa banyak nyawa anak-anak yang harus mati karena terlahir kedalam dosa serta tubuh dosa ini, berbuat dosa?
Berapa banyak anak-anak yang harus ikut serta untuk dihakimi kelak?
Berapa banyak anak-anak yang akan gagal dalam iman?
Berapa banyak anak-anak yang tidak bisa hidup kudus?
Berapa banyak anak-anak yang akan masuk neraka kelak?

Siapakah orang tua yang bisa menjamin anaknya akan bisa masuk surga?

(Terus terang secara peribadi aku pun kecewa dan terbeban akan kenyataan ini bahwa aku harus turut mewarisi dosa adam, terus senantiasa berbuat dosa meskipun aku tidak ingin melakukannya, iblis pun terus mencobaiku, sakit-penyakit dunia ini turut membelengguku, kesusahan dunia ini menjerat hidupku. Ingin rasanya kusampaikan semua ini kepada orang tuaku tapi aku takut sama Tuhan kalau-kalau ini tidak berkenan kepada-Nya, aku takut melanggar perintah kelima. Aku harus memaafkan orang tuaku karena telah melahirkan aku kedalam dunia yang penuh dosa ini.
Dunia ini tidak berguna serta tidak berarti bagiku. Dunia ini adalah jerat tapi aku pun masih hidup dalam dunia ini. Dunia ini tidak memberi manfaat apa-apa walaupun diperjuangkan dengan sekuat tenaga, sebab kalau manusia mati mereka akan meninggalkan semua harta benda mereka. Apakah arti dunia ini? Apakah arti hidup ini?)

Jangan khawatir saya tetap percaya kepada Tuhan YESUS demi keselamatan saya.
Tapi saya tidak menemukan kebanggaan terlahir kedalam dunia ini.
Saya tidak mau munafik!
Betapapun saya ingin memuliakan Tuhan dan memuji Dia tetapi tidak pernah bisa sempurna.
Walaupun aku mengetahui semua ini tetapi ini semua tidak bisa membuat diriku menjadi benar, kudus, setia kepada Tuhan. Keinginan daging ini senantiasa membutakan kesadaranku.

Apakah yang harus saya cari dan pertahankan dari dunia ini? hanyalah bertahan hidup, tapi tetap saja akan mati kelak serta harus menghadapi penghakiman Tuhan.
Saya berdoa agar Tuhan YESUS menyelamatkan saya serta mengampuni segala dosa saya.

Bagi anda yang membaca tulisan ini, jika anda memahami maksud tulisan saya ini mohon pertimbangkanlah 1000x jika anda pernah ingin punya anak.
Aku sangat memohon kepada anda tolong pikirkanlah resiko yang anak anda itu harus hadapi yaitu mewarisi dosa adam serta dosa anda kemudian kuasa hukum dosa serta keinginan daging yang akan menguasai tubuh anak anda itu, juga iblis ada di dalam dunia ini ingin menyesatkan dan mencobai dia serta penghakiman Tuhan atas hidup anak anda itu kelak. Upah dosa ialah maut serta penghakiman Tuhan adalah benar-benar adil.

Saya tahu bahwa keinginan anda untuk punya anak atau keturunan adalah penting tetapi mohon pikirkanlah demi kebaikan anak yang akan anda lahirkan itu. Aku mohon jangan biarkan anak anda harus turut dihakimi kelak bersama anda, cukuplah anda saja dan pasangan anda serta saya dan umat Tuhan lainnya yang sudah terlahir kedalam dunia ini saja yang harus mengalami penghakiman Allah itu.
Aku mohon jangan ada lagi anak-anak yang menjadi korban sama seperti saya ini. Aku mohon jangan ada lagi jiwa&roh anak manusia harus terlahir kedalam dunia yang penuh dosa ini.
Aku mohon janganlah egois.
Aku, anda dan manusia lainnya cepat atau lambat akan mati. Segala nilai, pemikiran dunia ini tidak berlaku dihadapan Tuhan.
Dunia ini adalah sia-sia.
Cukuplah kita saja yang mengalami dan merasakan semua kebodohan ini.

Bagi anda yang tidak memahami/tidak sepaham atau tidak setuju dengan tulisan ini, aku hargai dan harap anda tidak memberi komentar apa-apa disini, silahkan lupakan tulisan ini dan lanjutkan hidup anda.
Setiap manusia memahami dengan cara berbeda, jika anda tidak setuju dengan tulisan saya ini, aku mohon dengan hormat untuk tidak berkomentar apa-apa. Mari kita saling menghormati dan jangan saling menghakimi.

Menurut aku ya, orangtua sudah berjasa untuk melahirkan kita.
Tentang kita nanti dihakimi adalah pilihan kita sendiri kok.
Kalau kita percaya Yesus dan bertobat, kita kan gak bakalan dihukum.
jadi tidak bisa kita salahkan orangtua jika kita menerima hukuman.

Jika saudara beranggapan demikian adalah baik untuk saudara dan orang tua saudara.
Saya harap tetaplah demikian.
bagaimanapun kita tetap harus menghormati orang tua kita sebagaimana perintah Tuhan.

Terus terang saya tidak bermaksud menghakimi semua orang tua di dunia ini.
Saya ingin meluruskan hal ini.
Bahwa benar jika kita berbuat dosa maka kitalah yang harus menanggungnya. Kita tidak boleh menyalahkan orang tua atau orang lain atau sekedar mencari-cari alasan.
tetapi
Inilah yang saya rasa banyak diantara kita tidak memahami dengan hati-hati:

  1. Mungkinkah seorang anak akan mewarisi dosa adam dan berbuat dosa jika dia tidak pernah dilahirkan?
  2. Mungkinkah seorang anak akan dicobai iblis jika dia tidak pernah dilahirkan kedalam dunia ini?
  3. Mungkinkah seorang anak akan diadili dan dihukum jika dia tidak pernah di lahirkan kedalam dunia ini?
  4. Mungkinkah manusia memerlukan pertobatan jika mereka tidak pernah dilahirkan kedalam dunia ini?
  5. Mungkinkah seorang anak akan tersesat jika dia tidak pernah dilahirkan kedalam dunia ini?

Menyikapi tentang percaya kepada Tuhan Yesus serta pertobatan yang anda katakan. Saya ingin bertanya kepada anda:

  1. Jika manusia bertobat, memohon ampunan kepada Tuhan kemudian jatuh lagi kedalam dosa dan hal ini
    berulang-ulang terjadi dalam hidupnya, Bagaimanakah anda menilainya? Apakah anda yakin manusia itu
    tidak akan dihukum?
  2. Bagaimanakah anda menanggapi cerita Tuhan Yesus tentang manusia yang ditolak oleh Tuhan
    Yesus pada akhir zaman walaupun manusia itu berseru kepada-Nya dan mengusir setan serta bernubuat
    demi nama Tuhan Yesus?
  3. Katanya Injil bertujuan untuk menyelamatkan manusia. Jika manusia itu harus diselamatkan untuk apakah
    manusia itu dilahirkan kedalam dunia?
  4. Bayi harus dibaptis segera setelah dilahirkan, katanya supaya jika bayi itu mati muda maka roh bayi itu
    diselamatkan. Jika demikian adanya, Untuk apakah bayi itu harus dilahirkan jikalau kemudian harus
    diselamatkan segera ?

Ada ayatnya kok bahwa kita itu ada bukan karena pilihan kita sendiri juga ( baca mazmur 139 deh ) tapi tuhan tu dah punya destiny bwat kita … jadi kita itu di dunia bukan hanya karena seorang laki laki dan seorang perempuan ber setubuh kmd lahir kita… bukan … tapi di dunia ini kita punya misi - misi penting dari Tuhan.

Masalah dihakimi ma Tuhan suatu hari nanti, ya itu memang setiap orang dihakimi tapi bukankah kita sudah punya Tuhan Yesus dan memiliki pertobatan setiap hari? jadi? apa yang harus dibingungkan?

Semoga membangun, Tuhan Yesus memberkatimu. ;D

@hana ika

1. Mungkinkah seorang anak akan mewarisi dosa adam dan berbuat dosa jika dia tidak pernah dilahirkan? 2. Mungkinkah seorang anak akan dicobai iblis jika dia tidak pernah dilahirkan kedalam dunia ini? 3. Mungkinkah seorang anak akan diadili dan dihukum jika dia tidak pernah di lahirkan kedalam dunia ini? 4. Mungkinkah manusia memerlukan pertobatan jika mereka tidak pernah dilahirkan kedalam dunia ini? 5. Mungkinkah seorang anak akan tersesat jika dia tidak pernah dilahirkan kedalam dunia ini?

Mohon jawab pertanyaan-pertanyaan saya diatas dulu! :smiley: trims

Destiny/takdir. Itu kata anda bukan.
Apakah anda memahami pengertian takdir?
Bukankah takdir adalah suatu keadaan yang harus dijalani manusia dan tidak akan bisa dirubah oleh manusia itu dan itu adalah kehendak Tuhan. Serta kita tahu bahwa segala sesuatu diciptakan oleh Tuhan menurut kehendak-Nya.
Tidakkah anda tahu bahwa gereja dan umat Tuhan diajar untuk tidak percaya kepada takdir, sebab takdir itu tidak ada.
Mohon jawab pertanyaan dibawah ini:

  1. Ketika adam berbuat dosa, Apakah itu adalah takdir?
  2. Jika iblis mencobai manusia, Apakah itu adalah takdir?
  3. Jika iblis ingin sama seperti Tuhan, Apakah itu adalah takdir?
  4. Ketika manusia membunuh, Apakah itu adalah takdir?
  5. Ketika manusia memperkosa, Apakah itu adalah takdir?
  6. Jika manusia tidak mau percaya kepada Tuhan YESUS apakah itu adalah takdiri?
  7. Ketika manusia percaya kepada Tuhan YESUS tetapi tidak mau melepaskan perbuatan dosanya, Apakah itu
    adalah takdir?
  8. Jika manusia masuk kedalam neraka dan dihukum disana, Apakah itu adalah takdir ?
  9. Jika manusia ingin bercerai, Apakah itu adalah takdir?
  10. Jika manusia berzinah, Apakah itu adalah takdir?
  11. Jika manusia itu hidup miskin, Apakah itu adalah takdir?
  12. Jika manusia itu punya anak 2, 3,4,5 dst, Apakah itu adalah takdir?
  13. Jika manusia itu sakit, Apakah itu adalah takdir?
  14. Jika anak lahir cacat, penyakitan, Apakah itu adalah takdir?
  15. Jika YUDAS ISKARIOT menghianati Tuhan YESUS, Apakah itu adalah takdir?

Yakobus
1:13 Apabila seorang dicobai, janganlah ia berkata: “Pencobaan ini datang dari Allah!” Sebab Allah tidak dapat dicobai oleh yang jahat, dan Ia sendiri tidak mencobai siapapun.
1:14 Tetapi tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri, karena ia diseret dan dipikat olehnya.
1:15 Dan apabila keinginan itu telah dibuahi, ia melahirkan dosa; dan apabila dosa itu sudah matang, ia melahirkan maut.

Perhatikan ayat diatas bahwa segala masalah serta kesusahan yang terjadi atas hidup manusia itu adalah buah/hasil dari perbuatan mereka. Tuhan tidak pernah mencobai dan merencanakan keburukan bagi manusia.
Tetapi,
Tolong jawab pertanyaan ini:

  1. Mengapa kesusahan, kemalangan, sakit-penyakit serta perbuatan dosa dan maut terjadi atas manusia?
  2. Mengapa ada manusia masuk neraka?

Sebagai umat yang percaya kita juga diajar bahwa Tuhan tidak pernah memaksakan kehendak-Nya, tetapi itu semua adalah PILIHAN MANUSIA.

Ini lagi pertanyaan bagi anda:

  1. Mungkinkah seorang anak telahir jika tanpa persetubuhan jasmani antara laki-laki dan perempuan?
  2. Orang tua tahu bahwa dunia ini penuh dengan iblis dan iblis berusaha menjerat manusia mati dalam dosa
    mereka, Jika anak mereka berbuat dosa, Siapakah yang bertanggung jawab memberi kesempatan kepada
    iblis untuk mencobai anak tersebut untuk berbuat dosa? (tolong pilih : Iblis, Anak itu, Orang tua, TUhan)

Anda berbicara soal misi manusia!
Apakah anda tahu misi saudara?
Sudahkah anda melaksanakan misi saudara?
Tolong jelaskan misi saudara!

Jika Tuhan YESUS turun kedunia untuk menjalankan misi Bapa-Nya, yah saya tahu dan percaya.
Jika manusia punya misi saya agak ragu :huh: :rolleye0014:.
Tapi jika manusia yang sudah percaya kepada Tuhan YESUS bertanggung jawab untuk memberitakan injil dan melaksanakan injil yah saya tahu dan percaya.

Anda mengatakan memiliki YESUS dan melakukan pertobatan setiap hari, jadi gak perlu takut!
Tolong jawab pertanyaan saya ini.

  1. Jika manusia mengetahui Firman Tuhan tetapi melanggarnya kemudian bertobat, tetapi kemudian
    melanggarnya lagi terus bertobat lagi, BERAPA KALI KAH PERTOBATAN ITU DIBENARKAN?
  2. Apakah setiap orang yang bertobat TIDAK AKAN PERNAH BERBUAT DOSA LAGI?
  3. Apakah setiap orang yang hanya percaya kepada Tuhan YESUS tetapi TIDAK melakukan perintah-Nya pasti
    akan masuk sorga?
  4. Apakah Tuhan YESUS mengajarkan cukup dengan hanya percaya?
  5. Apakah ananias dan Safira tidak percaya kepada Tuhan YESUS?
  6. Apakah anak Imam Harun yang mati itu Tidak percaya kepada Allah?
  7. Bayi raja Daud yang mati itu karena murka Tuhan kepada Daud, Apakah raja Daud tidak percaya kepada
    Allah?
  8. Apakah orang-orang farisi tidak percaya kepada Allah?
  9. Apakah Yudas iskaryot tidak percaya kepada Tuhan YESUS?
  10. Menurut anda dimanakah atau bagaimanakah status dan keadaan roh ANANIAS dan SAFIRA, ANAK IMAM
    HARUN yang mati karna murka Allah, BAYI raja DAUD yang mati itu, YUDAS ISKARIOT? Apakah itu adalah
    takdir mereka dan misi mereka?
  11. Jika anda punya anak dan anak anda itu buat dosa, Apakah anda senang atau marah?
  12. Jika anda punya anak, Dapatkan anda menjamin bahwa anak anda tidak akan berbuat dosa serta pasti
    akan masuk sorga?
  13. Jika anda punya anak, Dapatkah anda menjamin bahwa anak anda itu akan benar-benar percaya kepada
    Tuhan YESUS, melaksanakan kehendak Allah, hidup kudus, hidup benar, hidup setia, berbuah, mengakui
    Tuhan YESUS dihadapan Tuhan, tidak menyimpang, tidak tersesat dalam hidupnya serta turut serta
    memberitakan injil dalam hidupnya?
  14. Jika anda punya anak, dan kelak anda dan anak anda akan dihakimi oleh Tuhan, Apakah anda senang,
    suka, bahagia dan bangga jika anak anda turut dihakimi bersama anda?
  15. Jika suatu saat anak anda menyesali hidupnya kepada anda, Apakah yang akan anda lakukan?, Bisakah
    anda merubah waktu?

Mohon sebelum anda atau orang lain yang membaca forum ini memberi respon atas penjelasan saya ini, TOLONG JAWAB SEMUA PERTANYAAN SAYA DIATAS dulu setelah itu menanggapi agar lebih nyambung dan tidak melebar. Trima kasih.