Homoseks dan Gereja

saya mendapati bahwa ternyata paduan suara tempat saya ikut di dalamnya ternyata sebagian besar anggotanya homoseks, apakah itu dibenarkan? saya sendiri bukan homoseks dan merasa risih, tapi saya juga berpikir bukannya mereka juga punya hak untuk menjadi umat kristiani karena Tuhan Maha Pengampun dan Penyayang dan tidak suka membeda-bedakan umatNya?

Yo i itu benar bahwa homoseks juga punya hak yg sama untuk beribadah, mencintai siapapun suka" mereka, etc. Mereka juga manusia toh kita gak rugi apa" toh mereka jadi maho :wink:

Selama para homoseks itu bergereja dalam rangka pertobatannya, tentu tidak jadi masalah malahan harus diberi dorongan dan bimbingan supaya tidak lagi maho. Tetapi kalau gereja itu memang kumpulan para homoseks termasuk gembalanya, sekaligus membolehkan homoseksualitas dalam ajarannya maka menurut saya itu gereja sesat.

tapi saya juga berpikir bukannya mereka juga punya hak untuk menjadi umat kristiani karena Tuhan Maha Pengampun dan Penyayang dan tidak suka membeda-bedakan umatNya?

Benar Tuhan adalah Maha mengampuni dan Penyayang namun Tuhan juga Maha Adil dan Maha Kudus. Dia ingin semua orang mendapatkan keselamatan, namun Ia tidak membiarkan orang-orang yang telah percaya hidup berkubang dalam dosa.

[u]Yohanes 15:4[/u] Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku.

Yohanes 15:5
Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.

Yohanes 15:6
Barangsiapa tidak tinggal di dalam Aku, ia dibuang ke luar seperti ranting dan menjadi kering, kemudian dikumpulkan orang dan dicampakkan ke dalam api lalu dibakar.

Jadi siapapun kita yang hidup berkubang dalam dosa-dosa/tidak mau bertobat termasuk kaum homoseksual yang terus menerus hidup dalam ke-mahoan-nya pasti dibuang keluar seperti ranting dan menjadi kering, kemudian dibakar…Tetapi siapapun kita termasuk kaum maho yang mau hidup benar dihadapan Tuhan dengan cara mempersilahkan Tuhan hidup di dalam pribadi kita maka tentu kita akan berbuah dan mempermuliakan Tuhan kita.

Salam

Oo baru tau emang Kristen benci homo?? :o

Hehhhm, bisa tolong sebutkan di gereja mana itu bisa terjadi paduan suaranya sebagian besar homoseks? Darimana anda tahu bahwa mereka adalah homoseks?

:rolleye0014:

Yang kita orang Kristen benci adalah perbuatan homoseks yang adalah dosa, sama seperti kita membenci perbuatan-perbuatan dosa yang lain…Sebab kita dapat hidup didalam Tuhan jika kita membenci dosa atau menjadi musuh dosa, sebaliknya jika kita mencintai dosa (tidak dapat berpisah dengan dosa) maka kita menempatkan diri diluar Kristus.

Salam

saya tidak bisa sebutkan karena khawatir mereka akan ‘dihakimi’ padahal mereka telah memberikan pelayanan yang terbaik bagi gereja.

mengapa saya tahu, karena perwakilan mereka yang memberitahu, sebab saya juga disangka homoseks oleh mereka, tapi sudah saya jelaskan baik-baik bahwa saya bukan.

saya tidak mau mereka dihakimi, karena kita juga semua pendosa, tidak ada manusia yang tidak punya dosa.

  • Hal kita semua telah berbuat dosa bukan alasan untuk mengizinkan dosa dalam gereja.

  • Hal Allah adalah Bapa yang Mahabaik tidak berarti semua orang tersebut Kristen yang hidup dalam dosa akan diselamatkan. Tetapi dosa harus diakui, orang harus berbalik dan bertobat.

    Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan. (1 Yohanes 1:9)

…tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat. (2 Petrus 3:9b)

Orang yang tidak suci tidak dapat masuk surga:

Tetapi tidak akan masuk ke dalamnya sesuatu yang najis, atau orang yang melakukan kekejian atau dusta, tetapi hanya mereka yang namanya tertulis di dalam kitab kehidupan Anak Domba itu. (Wahyu 21:27)

Tetapi anjing-anjing dan tukang-tukang sihir, orang-orang sundal, orang-orang pembunuh, penyembah-penyembah berhala dan setiap orang yang mencintai dusta dan yang melakukannya, tinggal di luar. (Wahyu 22:15)

saya tidak memiliki iman yang bisa membuat saya memindahkan gunung, tetapi paling tidak saya masih memiliki kasih, jadi walau pun saya risih terhadap mereka tapi saya tidak mau mereka dihakimi

I Korintus 6:9-10
6:9 Atau tidak tahukah kamu, bahwa orang-orang yang tidak adil tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah? Janganlah sesat! Orang cabul, penyembah berhala, orang berzinah, banci, orang pemburit,
6:10 pencuri, orang kikir, pemabuk, pemfitnah dan penipu tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah.

Dear Djajaksm

Apakah benar sebagian besar anggotanya begitu ? Kalau bisa begitu tanpa diketahui rasanya aneh kecuali ditutupi sangat rapat, kalau memang begitu ada baiknya lepas dulu dari pelayanan dan menjalani konseling (bukan penghakiman).

Kata-kata “Tuhan Maha Pengampun dan Penyayang” tidak tepat dipakai di konteks ini.

Salam

Kalau memang mereka terbukti homoseksual, maka lebih baik mereka tidak menjadi anggota paduan suara di gereja. Tidak ada alasan karena selama ini mereka memberi pelayanan terbaik.

Jika anda tahu dari orang yang salah dalam menyangka anda, bisa saja anda salah dalam menyangka para anggota yang anda sebut sebagai homoseksual itu, bro.

Dan salah sangka itu menjadi fitnah jika anda bawa ke dalam forum ini.

Syalom

djajaksm,

Kalau anda masih memiliki kasih dan tidak mau mereka dihakimi, hendaklah mereka diminta untuk bertobat, karena kalau mereka tidak bertobat, maka tentulah akan mereka dihakimi…

"Apabila saudaramu berbuat dosa, tegorlah dia di bawah empat mata. Jika ia mendengarkan nasihatmu engkau telah mendapatnya kembali. Jika ia tidak mendengarkan engkau, bawalah seorang atau dua orang lagi, supaya atas keterangan dua atau tiga orang saksi, perkara itu tidak disangsikan. Jika ia tidak mau mendengarkan mereka, sampaikanlah soalnya kepada jemaat. Dan jika ia tidak mau juga mendengarkan jemaat, pandanglah dia sebagai seorang yang tidak mengenal Allah atau seorang pemungut cukai. (matius 18:15-17)

Kalau Aku berfirman kepada orang jahat: Engkau pasti dihukum mati! --dan engkau tidak memperingatkan dia atau tidak berkata apa-apa untuk memperingatkan orang jahat itu dari hidupnya yang jahat, supaya ia tetap hidup, orang jahat itu akan mati dalam kesalahannya, tetapi Aku akan menuntut pertanggungan jawab atas nyawanya dari padamu. Tetapi jikalau engkau memperingatkan orang jahat itu dan ia tidak berbalik dari kejahatannya dan dari hidupnya yang jahat, ia akan mati dalam kesalahannya, tetapi engkau telah menyelamatkan nyawamu. Jikalau seorang yang benar berbalik dari kebenarannya dan ia berbuat curang, dan Aku meletakkan batu sandungan di hadapannya, ia akan mati. Oleh karena engkau tidak memperingatkan dia, ia akan mati dalam dosanya dan perbuatan-perbuatan kebenaran yang dikerjakannya tidak akan diingat-ingat, tetapi Aku akan menuntut pertanggungan jawab atas nyawanya dari padamu. Tetapi jikalau engkau memperingatkan orang yang benar itu supaya ia jangan berbuat dosa dan memang tidak berbuat dosa, ia akan tetap hidup, sebab ia mau menerima peringatan, dan engkau telah menyelamatkan nyawamu." (Yehezkiel 3:18-21)

Tetapi jika seluruh gereja lebih suka berjalan dalam dosa, lebih baik meninggalkan gereja itu…

nieh, baca penjelasannya disini :afro: : WorldPeace8281: Memerangi Invasi LGBT (2): Penjelasan dari Agama Kristen

dapatkah mereka memuji Tuhan dengan kondisi mereka demikian ??

Rm 1:26 Karena itu Allah menyerahkan mereka kepada hawa nafsu yang memalukan, sebab isteri-isteri mereka menggantikan persetubuhan yang wajar dengan yang tak wajar.
Rm 1:27 Demikian juga suami-suami meninggalkan persetubuhan yang wajar dengan isteri mereka dan menyala-nyala dalam berahi mereka seorang terhadap yang lain, sehingga mereka melakukan kemesuman, laki-laki dengan laki-laki, dan karena itu mereka menerima dalam diri mereka balasan yang setimpal untuk kesesatan mereka.

maz 1 : 1 Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh,

Amit² dah…kamu tu ko ya mau²nya bergabung dengan paduan suara homoseks, apa ga ada paduan suara yang lain? apa di dunia ini paduan suara cuma itu?? ntar di garot baru tau kau…wkwkwkwkwkkwkwk :happy0025:

Kaum Homoseks yang beribadah di Gereja bisa digambarkan orang berdosa dalam jalan kebenaran.
Sebenarnya semua manusia ada dalam posisi yang sama, hanya karna dosa mereka agak langka dan risih bagi tradisi…
Baik saja, kita percaya setiap kebenaran yang didengarkannya dalam gereja bisa membawanya pada pertumbuhan iman yang baik, dan mengelaurkannya dari jurang dosa ini… :wink:

Menurut ‘ajaran’ suhu2 yg mumpuni, siapapun yg cenderung/telah “terbukti nyata2” oleh saksi2 melakukeun tindakan penyimpangan “Undang2”, di muka umum/laten, ada korban jiwa/harta benda, akan menelan konsekuensi logis dari tindakannya yg menyimpang dari aturan perundang2an (hukum/norma/etc), termasuk menanggung resiko duduk sebagai “terdakwa” di ruang pengadilan, di depan Hakim & Jaksa.
Tak terkecuali saia, jika memang di mata “UNDANG-UNDANG”, dg saksi & bukti saia jelas2 melakukeun penyimpangan/pelanggaran.
Gimana klo pembunuh bayaran, drug dealer, koruptor juga ramai2 menggugat: “Jangan hakimi kami!” en semua orangpun TUTUP MULUT, TUTUP MATA, TUTUP TELINGA ?.. :onion-head48:

Ironis, kadang tagline “Jangan menghakimi” disalahfungsikeun, lantas dijadikeun “tameng” utk menahan-nahan anak-anak Tuhan yg “melek Kebenaran” agar enggan/sungkan/takut MENYINGKAP kebenaran di sekitarnya & menyalakeun lillin di tempat2 gelap, membawa “jiwa2 terhilang” kembali hidup di jalur JALAN LURUS.
Lain soal klo qta bukan “saksi” dan ataw qta belum tau “kebenaranNya”.
Hiks… sepertinya perlu ada rambu-rambu: “Gunakeunlah larangan pada tempatnya” ;D

Cheers JOYfully in Christ J

benar apa yang anda sebutkan.
mereka bukan orang berdosa, tetapi pelayan Tuhan, pantaskah pelayan Tuhan demikian ?
kalau mau melayani Tuhan, harus menjaga “kebersihan” jangan sampai menjadi batu sandungan bagi yang lain.