how to press forward when you feel you don't need God.

  1. Aku tau truth is everyone need Jesus all the time.

Tapi somehow, klo bkn habis gereja / persekutuan, aku malah suka kehilangan rasa haus dan lapar akan FT.
Ga doa, ga baca alkitab, dll.

Aku ngerasa ga perlu Tuhan.
Aku ngerasa Tuhan ga ada.
Fighting with the devil, bilang aku milik Tuhan Yesus, aku malah ga yakin.

Jadi gmn sih buat berdoa, baca alkitab, dll pas ngerasa hal2 yg aku tulis diatas.

(Well, aku perlu Tuhan selalu is the truth. Tapi perasaan itu beneran).

How to pray, read bible when you feel / think God doesn’t exist tough you know He exist.
When you feel you don’t need God, you should be your own boss tough you know you need God forever.

Urgh aku malah berkontradiksi sendiri.
Aku sering jadu bingung aku anak Tuhan / bkn. Org kristen/bkn.

Aku perlu Tuhan tapi suka ngerasa ga perlu.

Anyway, pertanyaan nya ya pas ngerasa ga mau Tuhan / ga perlu / ga haus/lapar/ ngerasa Tuhan ga ada/dll.
Kan harusnya aku malah semakin dkt ke Tuhan. Tapi caranya?
(Well, aku terlalu mudah dgr suara iblis)

Kalau saya caranya adalah, selalu ingin merasakan hadirat Tuhan setiap saat setiap waktu

Tapi ya emang repot untuk diterapkan kalau tidak suka berada di dalam hadirat Tuhan, tak suka menyembahNya

Rasa haus dan lapar akan Tuhan waktu di gereja dan persekutuan, itu muncul karena atmosfer dan lingkungannya pas. Kenapa kamu tidak jaga atmosfer itu terus-menerus ? Kalo bisa sih, kmu smp tingkat addicted en mabok kepayang ama Tuhan. Caranya ? Ya… konsistenin baca. Try finding something new there! So, u can excite with it. Or, when you facing your problem, yu will need Him again. :azn:

Sebenarnya kalu kamu gak butuh TUhan maka Tuhan sendiri gak keberatan kok. Dia gak akan nangis2 ke kamu terus bikin status di FB atau twitter kalau Dia itu galau karena loe ninggalin Dia. Masalahnya kamu gak butuh Dia karena kamu merasa mampu, its okay dan TUhan menghargai hal tersebut.

kalo seperti ini…
kira-kira TS jadi makin goyah ga yah imannya?
masalahnya TS menanyakan… how to press forward when you feel you don’t need God.
maaf TS saya ga bisa bantu… karena anda tau sendiri latar belakang saya…

I see, aku rasa memang krn atmosphernya.

Saat ini sih aku lebih lucu lagi.
Pas pagi/sore merasa anak manja, sangat ingin Tuhan (calling Him my Daddy).

Saat sore/pagi merasa ga perlu Tuhan (jadi pemberontak).

Aku capek dengan hidupku yg seperti setrikaan ini (maju mundur selalu).

Dan kemarin saat melakukan dosa, aku merasa ga peduli Tuhan
Sesudahnya aku menangis menyesal (perlu jeda waktu).

Aku ingin selalu 100%, setiap detik mendekat pada Tuhan.

Di saat kamu ngerasa capek jadi setrikaan, bermanja-manjalah dengan-Nya. Di saat kamu ngerasa ga perlu DIA, ingatlah akan hidupmu yg jadi setrikaan itu.

Di saat kita berbuat dosa, hawa nafsu dan iblis telah membuat kamu ga peduli Firman dan Tuhan. Itulah faktanya. Makanya kamu butuh wktu unt nyesel. :angel:

Mungkin kamu belum pernah berjumpa dengan Tuhan…aku yakin kalau kamu berjumpa dengan Tuhan kamu pasti berbeda. Berjumpa dengan Tuhan tidak usah menunggu hidup saleh ataupun puasa 7 hari 7 malam atau kamu baca Alkitab sehari full. Doakan saja " Tuhan, aku mau berjumpa denganMu". Ingat penjahat di sebelah Yesus saat penyaliban? Ada 2 penjahat memiliki kesempatan yang sama untuk ke surga, tanpa harus melakukan acara keagamaan ataupun ritual penebusan dosa, perjamuan kudus dsb. Kedua2nya melihat Yesus tapi hanya 1 yang memilih untuk berjumpa dengan Yesus.

Pelayanan adalah bukti kita mencintai Tuhan tapi hubungan kita dengan TUhan bukan dengan banyaknya pelayanan.
TUhan mau kita berhubungan seperti Maria yang duduk di kaki Yesus. Tidak perlu memikirkan “apakah saya sudah cukup baik untuk duduk di kaki Yesus?” Duduk saja dan berjumpa dengan Yesus

Baca buku John Ortberg “TUhan itu sangat dekat, lebih dekat dari yang anda pikirkan”

Ucapkan syukur bahwa kamu masih bisa bernafas (dgn gratis) krn hembusan nafasnya,
jangan tunggu sampai sulit bernafas (harus bayar mahal) baru ingat Tuhan utk kembalikan free
Banyak2lah mengucap syukur atas kebaikan Tuhan sampai saat ini,