Hukum nikahin wanita yang sudah bercerai

saya single belum pernah nikah mau nikahin wanita janda beranak satu.
sama-sama agama kristen.
si wanita cerainya gara-gara mengetahui lakinya selingkuh.
kalau menurut ajaran agama kristen bagaimana ya ? apakah saya boleh nikahin dia atau tidak ?

untuk jawabanya saya ucapkan banyak terima kasih
God bless you all

Pastikan segala sesuatu urusan dengan mantan suaminya sudah selesai, untuk mencegah hal2 yang tidak diinginkan dikemudian hari

:char12: dapet ayat Lukas 16:18

jadi bertentangan engga iyaa ?
barusan saya dapet lukas 16:18 jadi makin yakin untuk mundur saya

Luk 16:18 Setiap orang yang menceraikan isterinya, lalu kawin dengan perempuan lain, ia berbuat zinah; dan barangsiapa kawin dengan perempuan yang diceraikan suaminya, ia berbuat zinah."

Sebentar, bro, kalau kita bicara hukum, maka harus pasti dulu. Cewe anda itu diceraikan suaminya, atau menceraikan suaminya? :wink:

Selain itu, bolehkah saya tahu usia anda dan usia cewe anda itu?

Syalom

syalom

dapet lagi ini 1 Korintus 7:10-16 :mad0261:
statusnya diceraikan .
saya 24 dia 22

Secara usia, anda dan calon anda tidak masalah. Walau saya tidak tahu sejauh mana anda siap secara tiba tiba menjadi seorang ayah. Dan bagaimana dengan pendapat keluarga besar anda, apakah dapat menerima calon anda, beserta dengan cucu mendadak yang (maaf) tidak berhubungan darah dengan mereka? Semua itu memang harus anda pertimbangkan.

Secara agama Kristen, sebaiknya anda diskusikan dengan pendeta di gereja anda. Jika gereja anda tidak masalah, dan bisa menikahkan kalian berdua, dan keluarga anda menerima calon anda dengan tangan terbuka, maka saya cuma bisa mengucapkan selamat menempuh hidup baru.

Syalom

maaf saya up lagi

ada masalah baru

kalau si wanita (kristen) nikah islam dengan pria islam dan dia cerai karena si pria selingkuh dan sekarang wanita mau nikah lagi dengan orang kristen secara sah dihadapan Allah itu termasuk kategori zinah engga ya ?

apakah pernikahan awal si wanita tadi bisa termasuk kedalam yang “dipersatukan Allah dan engga dapat dipisah lagi”

yang anda tanyakan itu ga bisa dijawab secara general, hal2 tersebut butuh “penyelidikan” yang mendalam

lebih baik anda konsultasi dengan gereja tempat anda beribadah

Secara Kristen, si wanita sudah murtad dan melakukan zinah (bukan pernikahan).
Maka jika hendak menikah (lagi) dengan pria Kristen secara Kristen, ia harus melakukan pertobatan terlebih dahulu. Setelah itu bisa melakukan pernikahan secara Kristen.

terima kasih atas jawabannya

Si wanita sudah melakukan pertobatan.
terima kasih atas jawabannya

Cermati juga masalah status hukum perkawinannya. Karena kalau statusnya belum bercerai resmi secara agamanya yang lama, si suami bisa menggugat, bahkan tuntutan ke pidana karena kasus poliandri.

Kalau semua sudah clear, maka silahkan lanjut…

:wink:

Secara umum kasus2 seperti ini

yang biasanya bisa menimbulkan masalah adalah hukum, pastikan semuanya secara hukum sudah tertata dengan baik

kalau dengan gereja biasanya urusan dengan pertobatan dan verifikasi kepada pihak2 terkait (apabila memungkinkan)

jadi harus pengadilan agama ya ?

yang dipastiin apa saja ya,saya belum nanya kesitu sama wanitanya

Kalau mereka menikah secara Islam, maka yang bisa menceraikan mereka tentu pengadilan agama Islam.
Yang pasti harus ada surat resmi yang menyatakan bahwa mereka sudah bercerai.

mesti tanya sama yang faham masalah hukum perceraian

yang jelas sudah menjalani sidang cerai dan ada surat cerainya, kalau masalah legal kayak gini ga kamu beresin nanti si mantan suaminya punya hak untuk nuntut kamu dengan alasan perzinahan, ujung2nya malah pemerasan

karena itu lebih baik pastikan semuanya sudah beres dan mempunyai dasar hukum yang kuat

jika memang status cerai sudah resmi dan tidak ada hubungan sangkut-paut dgn yg sebelumnya ga apa2 yg penting anda berdua sudah yakin bisa berjalan langgeng.