Hukum Taurat sudah TAMAT!!???

Lukas 16:16
“Hukum Taurat dan kitab para nabi berlaku sampai kepada zaman Yohanes; dan sejak waktu itu Kerajaan Allah diberitakan dan setiap orang menggagahinya berebut memasukinya.”

Apa dasarnya Yesus menyatakan hal itu? Suka-suka Yesus sebab Ia adalah ALLAH? Tidak tahukah kamu bahwa Allah itu adil, tertib dan setia? Didalam Amos 3:7 dikatakan demikian, “Sungguh, Tuhan ALLAH tidak berbuat sesuatu tanpa menyatakan keputusan-Nya kepada hamba-hamba-Nya, para nabi.” Jadi sebelum Yesus menyatakan bahwa hukum Taurat itu berlaku sampai jaman Yohanes, Allah telah menyatakannya terbelih dahulu.

Yehezkiel 33:25-27
“Aku akan mencurahkan kepadamu air jernih, yang akan mentahirkan kamu; dari segala kenajisanmu dan dari semua berhala-berhalamu Aku akan mentahirkan kamu. Kamu akan Kuberikan hati yang baru, dan roh yang baru di dalam batinmu dan Aku akan menjauhkan dari tubuhmu hati yang keras dan Kuberikan kepadamu hati yang taat. Roh-Ku akan Kuberikan diam di dalam batinmu dan Aku akan membuat kamu hidup menurut segala ketetapan-Ku dan tetap berpegang pada peraturan-peraturan-Ku dan melakukannya.”

Lihat juga Yehezkiel 31:31-34 dimana saat hati kita diperbaharui saat Roh Allah diberikan tinggal didalam diri kita itulah tandanya jaman Perjanjian Baru. Ditandai dengan air sebagai pentahir, babtisan air yang dilakukan oleh Yohanes adalah tanda dimulainya Perjanjian Baru dan karen itulah Yesus menyatakan hal itu bukan suka-suka, sebab telah disampaikan terlebih dahulu.

Apa maksudnya berlaku sampai jaman Yohanes? Sebab sejak saat itu, hukum Taurat disingkapkan, dinyatakan, dibukakan sehingga kita menerima hukum Taurat yang tidak bersifat jasmani yang berisi ancaman hukuman dan kutuk, tetapi kita menerima hukum Kesempurnaan, yang bersifat rohani yang ditanamkan dalam hati kita, sehingga Taurat memerintah didalam hati kita, bukan lagi sebagai hukum yang mematikan tetapi yang menghidupkan.

Kita tidak lagi hidup dalam tuntutan jasmani hukum Taurat harus ini dan itu, tetapi kita hidup didalam Kristus yang memimpin setiap orang kepada pengkudusan lewat hukum Allah yaitu Taurat yang telah disingkapkan kebenarannya.

Jika dahulu ada perintah membunuh bangsa disekeliling mereka yang membuat mereka berbalik dari jalan kebenaran, maka setelah disingkapkan kita menerima hukum didalam hati kita untuk menjauhkan diri dari segala hal yang dapat membuat kita jatuh dalam dosa dan mematikan hawa nafsu daging kita sendiri.

Jika dahulu ada perintah mata ganti mata, maka sekarang kita menerima hukum itu didalam hati kita untuk mengasihi sesama kiat seperti diri kita sendiri. Sebab hukum Allah itu tetap untuk selamanya dan TauratNya tidak dihapuskan tetapi disingkapkan, dibukakan, digenapkan lewat karya Roh Kudus.

Matius 5:17
Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya. Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi. Karena itu siapa yang meniadakan salah satu perintah hukum Taurat sekalipun yang paling kecil, dan mengajarkannya demikian kepada orang lain, ia akan menduduki tempat yang paling rendah di dalam Kerajaan Sorga; tetapi siapa yang melakukan dan mengajarkan segala perintah-perintah hukum Taurat, ia akan menduduki tempat yang tinggi di dalam Kerajaan Sorga.”

Menghapus atau meniadakan atau menyatakan sudah tidak dipakai lagi sebagai hukum Allah adalah perbuatan yang harus dipertanggung jawabkan kelak dihadapan Allah. Jika ia tetap hidup didalam kebenaran didalam Kristus ia akan mendapat bagian paling rendah dari KerajaanNya, tetapi jika ia sudah menyatakan hukum Taurat tamat, dan masih juga hidup dalam lumpur dosa, jangankan kerajaan Surga, melihat saja mereka tidak berhak (baca Matius 7:21-22).

Jadi benarkah pendapat yang menyatakan hukum Taurat sudah tamat demikian juga semua hukum yang terkadung didalamnya, sudah “diluar Firman Allah”?

Hukum Taurat sudah TAMAT ???
Rasanya tngga alkitabiah ah
Yang betul hukum taurat Sudah BATAL, itu baru alkitabiah menurut INJIL/PB.

GBU

jadi boleh membunuh, berdusta? ga perlu lakukan korban?
ngawur kamu!!!

Ada gantinya Hukum Kasih yang tentu tidak membenarkan membunuh dan berdusta.
Dan hukum Kristus ini jauh lebih tinggi dari Hukum Taurat.

ttg Korban? emang masih ada orang Kristen yang diwajibkan nyembelih kambing/domba?

Ya, Taurat sudah batal oleh karya Kristus di Kayu salib.

Nah ,tuh
Bro SP udah bantuin jawab
Thanks bro !!

GBU

Wah, mas ini juga salah satu pengikut Mercon-isme. :smiley:
Kagak ada gonta-ganti hukum, dari dulu sampai sekarang ya itu-itu juga.

Gal 5:14 Sebab seluruh hukum Taurat tercakup dalam satu firman ini, yaitu: “Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri!”

definisi kurang eksplisit, membandingkan hukum kasih, pembunuhan & berdusta

masih tuh… org katolik msh mempersembahkan korban anak domba di altar setiap minggu!!! amen??

Rasanya BATAL atau TAMAT cuma perbedaan istilah aja. Yang jelas hukum taurat sudah dipenuhi oleh Kristus, sehingga kita tidak perlu lagi melakukan hukum taurat DEMI UNTUK perkenanan Allah. Yang perlu dari kita hanyalah mengimani kasih Kristus yang sudah memenuhi hukum taurat untuk kita. Dengan iman kepada kasih Kristus ini membawa diri kita menjadi penuh kasih dan mampu melakukan yang dijabarkan oleh hukum taurat dengan sukacita.

Kalau hukum Taurat sudah batal, orang tidak butuh Kristus lagi.

Justru karena hukum Taurat masih berlaku, maka semua orang dikurung oleh kuasa dosa (yaitu Taurat), yang menuntun mereka datang kepada Kristus.

AMIN

1 Korintus 9:21
Bagi orang-orang yang tidak hidup di bawah hukum Taurat
aku menjadi seperti orang yang tidak hidup di bawah hukum Taurat,
sekalipun aku tidak hidup di luar hukum Allah,

karena aku hidup di bawah hukum Kristus,
supaya aku dapat memenangkan
mereka yang tidak hidup di bawah hukum Taurat.

Jadi yg tidak hidup dibawah Hukum Taurat
melainkan hidup dibawah Hukum Kristus = anak2 PB

Galatia 6:2
Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu!
Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus.

Kalau sis masih menganggap taurat masih berlaku bagi sis , itu terserah saja itu suatu pilihan

Silahkan menikmati di kurung dalam penjara Taurat
Andai kata sis gayus, masih bisa pergi ke Bali sih .

Kalau saya sih karena hidup dibawah kasih karunia sudah MERDEKA dari hukum Taurat

GBU

bro marcelljesse,

masih ingat kata2 YESUS 2000 tahun yg lalu ,
tentang kantong lama sulit diisi anggur baru

wah ternyata di jaman sekarang masih ada juga ya yg seperti itu kayak si XXXoonbaljunksat ini xixixixi

Anda paham benar kalau begitu… hubungan antara hukum Taurat dan Kristus.

Tapi disini ada yang ngotot hukum Taurat sudah dibatalkan sehingga sudah tidak lagi perlu dipakai dan kalau perlu disobek saja dari Alkitab ga perlu dibaca lagi, kaya bendera biru disobek dari bendara Belanda waktu di Surabaya tempo dulu.

Pertanyaan untuk yang di bold plus berwana merah

Kapan anda dijajah hukum Taurat???

Kapan anda pernah hidup dibawah tuntutan hukum Taurat???

Coba ceritakan kepada saya, biar kita jelas semuanya…

  1. Apakah Hukum Taurat itu ?

  2. Kapan Hukum Taurat itu diberikan ?

  3. Berapakah jumlah perintah didalam Hukum Taurat ?

  4. Apa saja isi dari Hukum Taurat itu, sebutkan ayat2nya ?

  5. Kepada siapakah Hukum Taurat itu ditujukan ?

  6. bagi pengikut KRISTUS, kapan Hukum Taurat itu dibatalkan/digenapi ?

jelas dah koit lah
(repento yang jawab) ;D

Ada orang yang hidup dibawah hukum Taurat (orang Israel) dan ada orang yang tidak hidup dibawah hukum Taurat (orang Yunani dan bangsa-bangsa lain).

Kita (orang Indonesia) sejak lahir tidak berada dibawah hukum Taurat dan tidak pernah dikurung oleh hukum Taurat, kita adalah orang-orang yang dimaksud Paulus diatas dengan sebutan mereka yang tidak hidup dibawah hukum Taurat.

Bagi kita (orang Indonesia), Taurat itu tidak mengancam apa-apa, sebab sejak awal sudah bukan menjadi milik kita

YESUS datang untuk mematahkan kutuk dan maut yang terkandung didalam hukum Taurat bagi mereka yang tidak menjalankan perintahnya. Sebagai pembanding hukum yang kita pakai adalah UUD’45 dengan tindak pidana diancam oleh KUHP. Mereka (orang Israel) hukum Taurat adalah hukum positif bagi mereka, yang mengancam dan menghukum setiap pelanggarannya. Di negara Islam, mereka punya syariah Islam yang dilandasi Alquran dan Alhadist, berbeda lagi hukum yang mengancamnya. Itu yang harus dipahami saat kita membaca Perjanjian Baru tentang hukum Taurat.

Tetapi sari dari hukum Taurat itu tidak pernah dirubah, tidak pernah dibatalkan dan tidak pernah dibuang oleh Allah sebelum langit dan bumi ini berakhir (digantikan langit dan bumi baru sesuai janji Allah). Pengajaran para rasul bukan lahir dari hati nurani dan akal budi mereka, hukum Kasih Karunia bukan hukum yang baru, tetapi itu adalah sari dari hukum Taurat, itu adalah penggenapan dari hukum Taurat, itu adalah kesempurnaan dari hukum Allah.

Jika kita memang menyatakan diri hidup dalam hukum KRISTUS, maka kita juga akan hidup seperti KRISTUS. KRISTUS hidup mengikuti garis yang ditetapkan oleh hukum Taurat, Ia tidak berdosa bukankah yang dimaksudkan bahwa YESUS hidup tidak melanggar apa yang digariskan oleh hukum Taurat?

Perbedaan dalam memandang hukum Allah inilah yang membedakan pandangan orang tentang hukum Taurat dalam jaman Perjanjian Baru. Jika anda memandang hukum Taurat sebagai perintah jasmani, maka anda seperti Ahli Taurat dan Farisi, menganggap hukum Taurat itu kalau berlaku ya harus ditaati seperti apa tertulis. Tetapi jika kita memandang seperti KRISTUS memandang (yang menjadi sontohan Ahli Taurat dan Farisi) bahwa hukum Allah bersifat rohani dan tidak berupa perintah jasmani seperti menghadap sini atau sana, harus mencuci tangan, mencukur, berpakaian dan sebagainya yang merupakan perintah jasmani dan yang mengandung ancaman hukuman.

Ialah membuat kami juga sanggup menjadi pelayan-pelayan dari suatu perjanjian baru, yang tidak terdiri dari hukum yang tertulis, tetapi dari Roh, sebab hukum yang tertulis mematikan, tetapi Roh menghidupkan.

Taurat itu ditulis dalam hati kita oleh ROH KUDUS (Yeremia 31:33), bukan dihapus dari muka bumi ini, tetapi berubah bentuknya, yang dulu mematikan sekarang menghidupkan, yaitu mendorong anak-anak Allah untuk mentaati apa yang dituntut oleh hukum Taurat (hormati ayah ibu, jangan mengingini milik orang lain, jauhkan diri dari kenajisan dll) keluar dari dalam hati kita memancar dalam kehidupan kita, sehingga kita mentaati Taurat Allah bukan lagi karena hukum Taurat yang tertuils diatas kertas, tetapi karena iman kepada KRISTUS dan dalam pimpinan ROH KUDUS.

Jadi saat dikatakan hukum Taurat dipakai sampai jaman Yohanes Pembabtis, itu bukan berarti sudah dihapuskan dari muka bumi ini dan tidak perlu dibaca dan diperhatikan lagi, itu sudah dihapus semua sama seperti dosa kita merah seperti darah menjadi putih seperti salju, demikian kitab Perjanjian Baru dulu pakai tinta hitam semua di tip-ex putih. Itu pandangan yang ekstrim. Sebab nyatanya hukum Taurat tetap untuk selamanya sampai akhir jaman, saat langit dan bumi ditiadakan dan digantikan yang baru karena kasih Allah.

Sejak YESUS datang, hukum Taurat sudah tidak dipakai sebagai hukum positif yang mengancam dan menuntut, kuasanya diluciti sehingga dikatakan, “hai maut dimana kemenanganmu?, hai maut dimana sengatmu?” Hukum Allah tetap tetapi tidak lagi mengancam sebab seluruh ancaman dan hukuman dalam Taurat Allah ditanggung oleh satu orang yaitu YESUS KRISTUS, Tuhan dan Raja kita.

Efesus 2:15-a(TB)

sebab dengan mati-Nya sbg manusia IA telah
membatalkan hukum Taurat dgn SEGALA PERINTAH DAN KETENTUANNYA

Krispus sang ahli teknologi informasi,

yg pasti
Katolik tidak setuju dengan tafsiran anda
GKI, Lutheran, HKBP tidak setuju dengan tafsiran anda
Pdt Karismatik Erastus Sabdono - lulusan sarjana S3 Teologia tidak sependapat dengan tafsiran anda

so stop main2 tafsir2 dan stop main2 copas

bagaimana kalau kita mulai dulu dari sini dulu bro

  1. Apakah Hukum Taurat itu ?

  2. Kapan Hukum Taurat itu diberikan ?

  3. Berapakah jumlah perintah didalam Hukum Taurat ?

  4. Apa saja isi dari Hukum Taurat itu, sebutkan ayat2nya ?

  5. Kepada siapakah Hukum Taurat itu ditujukan ?

  6. bagi pengikut KRISTUS, kapan Hukum Taurat itu dibatalkan/digenapi ?

NB : Hampir Semua Jawaban bisa diperoleh di ayat Alkitab

Dari ayat tersebut, siapa yang menggenapi Taurat ? Apakah mas ini ? :smiley:

GBU

udahlah , anak2 duduk diem saja. biar si ahli teknologi informasi Krispus yg jawab saja

walaupun kami berseberangan pendapat, namun setidaknya
berdiskusi dengan Krispus jauh lebih nyaman daripada dengan si oonbaljunksatDangkal

NB : simpan gonggongan anda drpd buang2 energi,
tapi saya yakin gak lama lagi pasti menggongong xixixixi bebal sih…