Ibadah syukur kemenangan Capres tertentu yang ternyata kalah

Seorang pendeta memimpin kebaktian ibadah syukur untuk kemenangan Capres tertentu
padahal masih jauh dari hasil resmi KPU.
Etiskah menggunakan ayat2 kitab Mazmur untuk mendukung Capres tertentu ?
Ibadah Syukur Kemenangan Prabowo-Hatta

Dari video ini, apa yang hendak Anda diskusikan?

Salam

Mungkin soal ayat (perikop) di spanduknya, mod. Karena menurut Alkitab LAI, Mazmur 20 itu hanya sampai “ayat 9” sedangkan di spanduk ditulis sampai “ayat 10”.

Tapi itu kelihatannya angka “0” pada “10” seperti dicoret (dihitamkan) ya. Meski begitu, apa pun maksudnya semuanya jadi fail karena jika yang dirunut Maz 20 : 1, jadinya “ga nyambung” dengan tema ibadah.

Tema ibadah : ibadah pengucapan syukur atas kemenangan

Maz 20:1
Untuk pemimpin biduan. Mazmur Daud. Kiranya TUHAN menjawab engkau pada waktu kesesakan! Kiranya nama Allah Yakub membentengi engkau!

Pun jika yg dipakai ayat 9 :
Ya TUHAN, berikanlah kemenangan kepada raja! Jawablah kiranya kami pada waktu kami berseru!

Karena pada dasarnya, IMO, dari awal, secara judul perikop, Mazmur 20:1-9 itu rasanya “kurang pas” dengan tema ibadah >>> Mazmur 20 : 1-9 = Doa mohon kemenangan bagi raja.

Suatu ibadah yg terkesan begitu dadakan dan sangat dipaksakan, membuat ane jadi pengen tau pemikiran orang-orang yg hadir di situ, saat itu. BTW, “mendahului KPU” saja sudah salah, apalagi “mendahului Tuhan”.

Aslinya ditulis angka 5 - 11, kemudian 11 nya diganti jadi ayat 10. Emang Mazmur 20 itu ada 2 versi penomoran ayat, 1-9 dan 1-10. Tapi yang pasti bukan 1-11.

Hanya mimpi, faktanya berlainan

Gile ya si wowo

Dia bilang proses pemungutan KPU salah

Protes ke MK datanya salah

Sekarang diadain ibadah pun ayatnya salah

wkwkwkw, harus bener2 didoain makhluk satu ini

Kebablasan… Ngambil ayat ga pas, hanya di pas-pas-in… kasian juga ya…

Mungkin saja itu ide dari yang bukan bener-bener pendeta tulen /pendeta asli…tapi pendeta KW dari afiliansi gereja tertentu yng sudah di beli oleh partai tertentu juga…??
Jadi ya kesimpulannya : ngawor abis…( tidak Alkitabiah lah…)…Mosok ayat mau dipaksain seh…ya…?? hehehe…

Salam…

Konon kabarnya ibadah itu diadakan atas dasar real count PKS yg mngindikasikan Prabowo menang.
Lalu sayap Kristen dari gerindra mngambil ksempatan utk mnyelenggarakan ibadah syukur dg alasan ‘profetik’.

Saya bisa agak mmahami mngapa capres nomor 1 bsikeras mrasa dia yg menang.

Sblm pilpres, ada lembaga survey yg mnyatakan bhw eletabilitasnya lebih tinggi
Dari segi dukungan, ia mdapat komitmen dari 7 ketua parpol yg total suara legislatifnya 62%
Saat pilpres, ia didukung 3 lembaga quick count yg mnyatakan bhw ia menang
Dalam real count, ia dinyatakan menang oleh PKS
Bahkan ada pendeta yg mrasa mdapat Firman Tuhan dan mnubuatkan bhw ia menang

…kurang apa lagi…?
Tak heran mngapa ia tidak habis pikir kok bisa kalah…

Kl dpikir-pikir, para pembisik dan pdukung di skelilingnya yg andil dalam delusi ini.

Yahh…ke GR ran kale ya [email protected]…si nomor satu itu…?? tapi kalao kita pake bahasa tetangge …?? kita hanya so uzon ya…?? hahahahaa…

Tapi menurut saya sih para jajaran sayap Kristen di Gerinda…berprilaku bak orag terpasung…kehormatannya…Soalnya kalu tidak menunjukkan reaksi seperti itu…meraka mersa takut dicap tidak pro-aktif ,tidak tanggap / budek morality secara berpartai dan akan diaggap tidak ada gunanya mereka ada di sana…?? ( cmiiw )…

Jadi mereka semua sudah masuk dalam gelanggang permainnan politik di negara kita, tanpa bisa mengelak sama sekali dng status mereka secara agamis…

KASIHAN…KASIHAN…KASIHAN…Kelihatanya satus domba pada diri mereka tidak mencerminkan apa-apa disana…
Karena sudah dijejali makan-makanan yg bukan untuk domba…namun makanan yng lain…

Tapi itu menurut saya saja loh…!!

Salam GBU,

Yg tragisnya Bro Shipiroz, berita ibadah syukur yg mendahului KPU itu dibritakan scr terbuka. Pake-pake istilah profetik pula.

Kl sayap Kristen di Gerindra mau mnggalang dukungan kpd capres nomor 1, itu ya silakan saja. Hak politik mreka.
Tp ktika ada definisi ‘ibadah ucapan syukur atas kemenangan’ maka jadinya seolah Tuhan-lah yg bertindak memenangkan capres nomor 1.
Lha kl ternyata di KPU capres nomor 1 kalah (apalagi nanti di MK juga kalah) kan bisa ada kesan ‘oooh ini toh Tuhannya kristen, ngaco’.

Itu yg tragiss…

Itu sebabnya ada Firman untuk tidak menjadi batu sandungan

Banyak sekali orang Kristen, hamba Tuhan, pendeta, gembala sekalipun, tak mengerti hal sesimple ini…

Dunia ini sudah dituai ratusan tahun yang lalu apabila semua orang Kristen melaksanakan Firman dengan sungguh2

Sekedar saran, jauhi saja pendeta yang membawa jemaatnya kepada politik seperti itu.

Memang berdasarkan Firman kok cuma dicurangi maka jadi berantakan gini :mad0261:

Hehehe…
Kl Tuhan bisa dicurangi, dikadali dan ditipu, maka habislah iman kita…

Kita lihat,
Siapa yg lebih peka pd firman Tuhan,
Apakah oknum pendeta atau KPU & Mahkamah Konsititusi

Hehehe,ibarat kata : nasi sudah jadi bubur ya…?? Kita Lihat saja apa yang akan terjadi sekanjutnya di MK…
aPAKAH SELANJUTNYA ADA sesi pertobatan bagi jajaran merah putih jika Keputusan di Mk, ternyata secara hukum tidak dapat membuktikan kecurangan-kecurangan secara fakta aktual dilapangan…?? tapi hanya issue-issue belaka…yang menggiring pada opini-opini saja/ anggapan-anggapan saja… yang dirumuskan dalam dalil-dalil gugatan…??

Pada akhirnya siapa yang menyadari kesalahan , berarati berani bertobat pula di muka publik …?? Karena ada pemilu lagi 5 thn didepannya lagi untuk menyatakan diri sudah bertobat…
Sehingga tidak tragis terus ya [email protected] siip…?? hehehe…

Salam…

Wah, Ahok sama Hasyim berantem…
Padahal sama-sama kresten…

BTW, jadi ingat ada member yang ngeyel dan sangat mendukung Wowo, kemana mereka sekarang ini?

;D ;D ;D

Nah tuh salah satunya, yang berpikir seharusnya kalau sesuai Firman maka si Wowo yang menang, namun karena dicurangi jadi kalah, jadi kesimpulannya tuhan bisa dicurangi manusia hahaha

mereka sedang mendesak tuhan supaya Wowo jadi presiden, that’s world life