Ibrani 4:9-11 bukan tentang "hari sabat" ?

Ada sebahagian orang menganggap bahwa istilah “perhentian” dalam Ibrani 4 : 9-11 bukan tentang hari Sabat hari ketujuh, tetapi tentang millenium ke 7 di surga…bagaimana pendapat anda ?

Ibrani 4:3-10 Sebab kita yang beriman, akan masuk ke tempat perhentian seperti yang Ia katakan: “Sehingga Aku bersumpah dalam murka-Ku: Mereka takkan masuk ke tempat perhentian-Ku,” sekalipun pekerjaan-Nya sudah selesai sejak dunia dijadikan. Sebab tentang hari ketujuh pernah dikatakan di dalam suatu nas: “Dan Allah berhenti pada hari ketujuh dari segala pekerjaan-Nya.” Dan dalam nas itu kita baca: “Mereka takkan masuk ke tempat perhentian-Ku.” Jadi sudah jelas, bahwa ada sejumlah orang akan masuk ke tempat perhentian itu, sedangkan mereka yang kepadanya lebih dahulu diberitakan kabar kesukaan itu, tidak masuk karena ketidaktaatan mereka. Sebab itu Ia menetapkan pula suatu hari, yaitu “hari ini”, ketika Ia setelah sekian lama berfirman dengan perantaraan Daud seperti dikatakan di atas: “Pada hari ini, jika kamu mendengar suara-Nya, janganlah keraskan hatimu!” Sebab, andaikata Yosua telah membawa mereka masuk ke tempat perhentian, pasti Allah tidak akan berkata-kata kemudian tentang suatu hari lain. Jadi masih tersedia suatu hari perhentian, hari ketujuh, bagi umat Allah. Sebab barangsiapa telah masuk ke tempat perhentian-Nya, ia sendiri telah berhenti dari segala pekerjaannya, sama seperti Allah berhenti dari pekerjaan-Nya.

Demikian kutipan Firman Tuhan…

Ada istilah “takkan masuk ke tempat perhentian-Ku”
Frase ini pertama muncul dalam ayat ini:
Mazmur 95:10-11 Empat puluh tahun Aku jemu kepada angkatan itu, maka kata-Ku: “Mereka suatu bangsa yang sesat hati, dan mereka itu tidak mengenal jalan-Ku.” Sebab itu Aku bersumpah dalam murka-Ku: “Mereka takkan masuk ke tempat perhentian-Ku.”

Dalam kutipan kitab Mazmur yang dimaksud Tuhan adalah Tanah Perjanjian. Hal yang sama seperti apa yang disinggung dalam pasal 3 kitab Ibrani.

Untuk yang di Pasal 4 ada sedikit penekanan lain selain tanah Perjanjian sebagai tempat perhentian.
Ibrani 4:8 Sebab, andaikata Yosua telah membawa mereka masuk ke tempat perhentian, pasti Allah tidak akan berkata-kata kemudian tentang suatu hari lain.

Sepertinya perhentian yang dimaksud oleh penulis kitab Ibrani adalah Perhentian yang kekal.

Check KJV… tidak ada disebutkan tentang hari ke tujuh.
Heb 4:9-10 There remaineth therefore a rest to the people of God. For he that is entered into his rest, he also hath ceased from his own works, as God did from his.

Kunci utamanya ada pada ayat 11 yaitu “Ketaatan”
Ibrani 4:11. Karena itu baiklah kita berusaha untuk masuk ke dalam perhentian itu, supaya jangan seorangpun jatuh karena mengikuti contoh ketidaktaatan itu juga.

Salam.

Terimakasih bro jambultintin…
Menurut anda, istilah “perhentian” atau “hari ketujuh” dalam versi terjemahan BI sepertinya tidak berhubungan dengan hari ketujuh tetapi perhentian kekal di surga yah…Itu artinya kalau dihubungkan dengan ayat 11 yang menyatakan : “Baiklah kita BERUSAHA untuk masuk ke dalam perhentian itu…” maka bro akan mengatakan bahwa untuk masuk ke perhentian itu(perhentian kekal atau jelasnya : masuk surga) diperlukan USAHA…bukannya IMAN seperti yang dikatakan oleh Yoh.3:16 gitu yah…? Atau bagaimana pandangan bro…?

Perhentian manusia sabat hari ketujuh ,tapi satu hari Allah = paling sedikit 1000 tahun

GBU