Ikut disebuah gereja karena "DOOR PRIZE"

Syalom FK,
gmana tanggapan anda mengenai sebuah gereja mengadakan ibadah dengan iming2 DOOR PRIZE, agar banyak orang yang berjemaat digereja mereka…?
apakah ini masih kehendak TUHAN atau apa…???
apakah ini masih hikmat dari TUHAN atau hikmat darimana…???

ini terjadi dikota kami,
pada akhirnya banyak anggota jemaat dari gereja yang lain pindah ke gereja tersebut…

hmm mnrt saya sih jgn khawatir karena kehilangan jemaat bro…
justru yg tersisa dari gereja anda itu jemaat2 yg setia yg gak akan lirik2 gereja laen toh…hehe

toh nantinya kl emang di gereja sana, mereka gak bertumbuh atau doorprizenya habis nanti jg akan balik ke gerejamu :slight_smile:

Astaga… motivasi ingin mendapat jemaat untuk apa???

2-3 orang berkumpul aja sdh cukup untuk membuat persekutuan kan?

Klo a sih g kwatir klo ada rekan jemaat yang pindah gereja. mgkin dia bisa lebih bertumbuh digereja lain…
lagian tuh bukan jemaat kita, tuh jemaat Tuhan yang ada bersama kita…
hanya aq heran ma cara yang dipakai gereja itu…
hehehehehe…

ada ada saja

hmm gak tau deh kl gt, mgkn ada baiknya bro tanya aja penggunaan doorprize itu LANGSUNG ke orang gerejanya…hehe

skrng2 ini konsep jangkau jiwa itu bisa dilakukan dengan cara2 yg unik dan kreatif mulai dari hobi spt olahraga, musik, atau event2, dll; yg ga terbatas dengan sesuatu yg rohani sih…hehe

jangan mengambil domba dari kandang orang lain

tetapi carilah “domba” yang terhilang dan sudah mundur

mgkn tujuan mereka gak mengambil domba dari kandang org laen tetapi mencari domba2 yg terhilang…tetapi yah mgkn aja ada domba kandang lain yg nyangkut atau menyangkutkan diri ke jaring2 itu…hehe

bro Steavan, kayanya lebih cocok ‘mengiming2’ dr pada mencari deh… hehe

heee…ini artinya persaingan dalam gereja-gereja…,
kesannya semakin banyak domba semakin subur tuh greja…

yah terserah penamaannya dah…haha

Yang dicari umat di Gereja itu sudah jelas bukan YESUS. Saya heran kalau masih saja ada manusia yang mencoba menantang TUHAN dengan mendirikan gereja!! Sejak awal YESUS bermaksud mendirikan hanya satu Gereja, dan Ia telah memilih Petrus sebagai pemimpinnya. Ia sudah menyadari bahwa Petrus akan jatuh menyangkal Dia, namun Ia juga mengetahui bahwa sesudah itu, Petrus akan insaf. YESUS secara khusus mendoakan Petrus supaya ia dapat bangkit untuk menguatkan para murid yang lain. Di sini YESUS menugasi Petrus untuk menjadi pemimpin, yang menggembalakan kawanan murid-Nya yang lain. Maka YESUS tidak pernah bermaksud untuk mendirikan Gereja yang dikoyakkan oleh banyak perpecahan dan persaingan antar denominasi. Ia juga tidak mungkin menginginkan adanya “kesatuan yang tidak kelihatan”, sebab hanya kesatuan yang kelihatan-lah yang dapat dilihat oleh dunia. Jika di suatu komunitas Kristen yang terkecil sekalipun membutuhkan seorang pengajar, pemimpin dan pemersatu, seperti halnya peran ayah dalam keluarga, maka menjadi sangat nyata bahwa Gereja di seluruh dunia memerlukan seorang pemimpin. KRISTUS sepenuhnya mengetahui akan hal ini, sehingga Ia menunjuk Petrus sebagai pemimpin Gereja-Nya di dunia untuk menggembalakan kawanan umat pilihan-Nya.

Jika otoritas kepemimpinan di Gereja ini diabaikan, maka yang terjadi adalah perpecahan gereja, dan ini sudah terbukti sendiri dengan adanya banyak sekali denominasi Protestan (sekitar 28.000). Perpecahan ini umumnya dimulai dengan ketidaksesuaian pemahaman dalam hal doktrin baik iman maupun moral antara para pemimpin gereja Protestan, dan karena tidak ada otoritas yang mengaturnya, masing-masing bebas memisahkan diri dan mendirikan denominasi yang baru.

ini adalah adalah salah satu promosi gereja…haha.peace2…

Paus selaku pemimpin Roma Katolik menuntut umat manusia TAKLUK pada dirinya. Yang tidak mau takluk pada Paus disebut bidat atau non katolik atau Protestan. Kalau ada manusia yang mendirikan gereja non Katolik, maka manusia itu dikatakan bro Clay sudah menentang tuhan (Paus). Menurut ajaran bapa gereja katolik yang disampaikan oleh Clay, Yesus sejak awal hanya bermaksud mendirikan satu organisasi gereja, dibawah pimpinan satu pengganti Kristus yg katanya diwariskan dari Petrus. Sedang Yesus mengatakan bahwa jemaatNya akan didirikan diatas batu karang yang teguh, yaitu Kristus sendiri sebagai kepalaNya. Sedang Petrus rasulNya dikatakan sebagai batu kerikil. Yesus juga menolak jika ada diantara rasul muridNya yang ingin jadi pemimpin. Bro Clay, kalau mau mencatut nama2 di Alkitab, tolong dipertimbangkan berulangkali. Cuma ini yang bisa saya nasihatkan kepada kamu jika masih ada tersisa rasa percaya pada Kristus. Shalom

Door Prize adalah salah satu strategi bisnis jangkau jiwa utk mengumpulkan uang jemaat

disamping doorprize masih ada strategi bisnis jangkau jiwa yg lainnya, seperti :

  • pasang spanduk iklan di jalan kelas 1, yg kira2 ditulisi kata2 spt Berkat, Pemulihan Ekonomi, Mukjizat, dst
    → penting utk diingat jangan memasang spanduk di gang kecil dan perkampungan yg kumuh
    yg nota bene mayoritas banyak oramg miskinnya,
    karena walaupun mereka datang persembahan mereka jg sedikit

  • bagi-bagi brosur gereja kepada masyarakat sekitar utk menghadiri kebaktian
    → utk tenaga kerja yg membagi brosur
    cukup gunakan cara sbb
    kotbahi jemaat yg masih muda , yg umumnya masih belum ngerti apa2
    pada umumnya mereka yg masih muda adalah tenaga kerja yg rela utk tidak dibayar dgn alasan pelayanan

  • dst masih banyak media promosi lain spt koran, tv, radio dll

seperti kata pepatah bijak

pancinglah ikan besar dengan menggunakan umpan sekecil mungkin :slight_smile:

apakah hal ini salah ?

bukankah Pak Gem pernah berkata bahwa anak Tuhan harus kreatif dan cerdas dalam rangka
membangun kerajaan bisnis membangun kerajaan Tuhan

Hehehe bisa aja bro?! Sebelum aku promosi YESUS terlebih dahulu promosi Gereja-Nya:“Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya.”Mat 16:18

YESUS mendirikan GerejaNya di atas Rasul Petrus (Kepha, Petros) -yang artinya batu karang- (Mat 16:18) dan memberikan kuasa yang khusus kepadanya di atas para rasul yang lain, untuk menggembalakan domba-domba-Nya (Yoh 21:5-7). Walaupun KRISTUS juga memberikan kuasa kepada rasul-rasul yang lain (Mat 18:18), hanya kepada Petruslah Ia memberikan kunci- kunci Kerajaan Surga (Mat 16:19) yang melambangkan kuasa untuk memimpin GerejaNya di dunia.

YESUS sang Gembala yang Baik mempercayakan domba-dombaNya kepada Petrus dan mempercayakan tugas untuk meneguhkan iman para rasul yang lain, agar iman Gereja jangan sampai sesat (Luk 22:3-32). Petruslah yang kemudian menjadi pemimpin para rasul setelah hari Pentakosta, mengabarkan Injil, membuat keputusan dan pengarahan (Kis 2:1-41, 15:7-12). Para penerus Rasul Petrus ini dikenal sebagai uskup Roma, yang dipanggil sebagai ‘Paus’ yang artinya Papa/ Bapa.

Jelaslah bahwa secara struktural, Paus (penerus Rasul Petrus)

memegang kepemimpinan tertinggi, diikuti oleh para uskup (penerus para rasul lainnya) di dalam persekutuan dengan Paus. Para uskup ini dibantu oleh para imam dan diakon. Dalam hal ini, para Paus memegang kuasa Rasul Petrus, yang menerima perintah dari YESUS sendiri, dan karenanya tidak mungkin sesat. Perlu diketahui, bahwa kepemimpinan Paus -dan para uskup di dalam persekutuan dengannya- yang tidak mungkin sesat (‘infallible’) ini- hanya berlaku di dalam hal pengajaran iman dan moral.

Kalau YESUS menjanjikan sesuatu kepada Petrus untuk menjadi batu karang dimana Gereja didirikan, maka Dia akan memampukannya
. Hal ini bukan karena Petrus yang paling kuat imamnya dari antara para rasul, namun kepercayaan ini adalah berdasarkan janji KRISTUS. KRISTUS yang menjanjikan untuk berdoa bagi Petrus, sehingga Petrus dapat memberi kekuatan bagi para rasul yang lain (Lk 22:31-32). YESUS juga yang memberikan kuasa kepada Petrus untuk menggembalakan kawanan domba-Nya (Yoh 21:15-17). Dan YESUS, melalui kuasa ROH KUDUS, memilih Petrus untuk berkotbah tentang rencana keselamatan yang telah dirancang oleh Allah dan terpenuhi dalam diri KRISTUS (Kis 1:14-47). Dan dengan kuasa yang diberikan oleh KRISTUS, rasul Petrus berbicara dengan otoritas untuk menyelesaikan perselisihan di konsili Yerusalem (Kis 15:6-8). Dan Petrus akhirnya memenuhi nubuat YESUS yang dikatakannya di Yoh. 21:18-19, dengan meninggal di kayu salib secara terbalik di Roma.

Kalau pengajaran dan moral para Paus pasti benar (infallible), kenapa terkesan anda TAHU ada yang salah dalam ajaran para Paus? Hal ini dari pengamatan saya ketika bro sengaja mengelak dan menyembunyikan ajaran bapa gereja yg menurut anda infallible itu?

gak usah ikut siapa siapa, sia sia aja.

IKUTLAH TUHAN YESUS KRISTUS.

JALAN MENUJU KESELAMATAN YANG KEKAL.

Andrea Andrade3 selaku pencari kesalahan sesama pengikut KRISTUS menuntut sesama pengikut KRISTUS takluk pada dirinya. Yang tidak mau takluk pada Andrea Andrade3 disebut penerima ajaran palsu/pengikut ajaran manusia. Kalau Tuhan mendirikan Gereja (Katolik), maka Tuhan itu dikatakan bro Andrea Andrade3 sudah melawan sang pencari kesalahan sesama pengkut KRISTUS (Andrea Andrade3). Menurut ajaran Andrea Andrade3, YESUS sejak awal tidak mendirikan GerejaNYA dibawah pimpinan KRISTUS yg diwariskan kepada Petrus. Sedang YESUS mengatakan bahwa jemaatnya (GerejaNYA (Katolik)) didirikan diatas batu karang yang teguh, yaitu KRISTUS sendiri sebagai kepalanya. Sedang Petrus Nya dikatakan sebagai penerusnya. YESUS menyerahkan kunci Kerajaan Sorga kepada Petrus, dan meneruskan untuk mewartakan Injil. Bro Andrea Andrade3, kalau mau menantang Tuhan YESUS, tolong dipertimbangkan berulangkali. Cuma ini yang bisa saya nasihatkan kepada kamu jika masih ada tersisa rasa percaya pada KRISTUS. Shalom. :smiley: