Indonesia Masuk Dalam Daftar Negara Yang Tidak Toleran

Sebuah penelitian yang dilakukan The Pew Research Center’s Forum on Religion and Public Life itu menyebutkan, hampir sepertiga penduduk dunia tinggal di negara-negara yang semakin sulit untuk secara bebas mempraktikkan agama

Dirilis Reuters seperti dilapokan kompas.com, penelitian itu menyebutkan, pembatasan oleh pemerintah dan permusuhan publik terkait agama meningkat di sejumlah negara yang padat penduduknya dari pertengahan 2006 sampai pertengahan 2009. “Dalam periode tiga tahun yang menjadi cakupan penelitian itu, kekerasan dan pelecehan terkait agama meningkat di lebih banyak tempat ketimbang yang menurun,” demikian menurut laporan bertajuk “Pembatasan Meningkat terhadap Agama” itu.

Ternyata Indonesia juga termasuk dalam salah satu negara di dunia yang banyak melakukan pembatasan atau memusuhi agama-agama tertentu. Negara yang paling banyak membatasi atau memusuhi agama tertentu antara lain India, Pakistan, Indonesia, Mesir, Iran, China, Myanmar, Rusia, Turki, Vietnam, Nigeria, dan Banglades.

Menurut laporan itu, orang dibunuh, secara fisik disiksa, ditahan, dipenjarakan, diungsikan dari rumah mereka, atau dirusak harta bendanya karena alasan agama oleh pemerintah terjadi di 101 negara pada pertengahan 2009. Hal serupa terjadi di 91 negara pada tahun sebelumnya. Kekerasan seperti itu meningkat di banyak negara ketimbang yang menurun dalam waktu tiga tahun itu.

Kekerasan massa terkait agama terjadi di 52 negara pada pertengahan 2009, sedangkan setahun sebelumnya hanya tercatat di 38 negara. Kebencian berbasis agama memicu kekerasan oleh kelompok-kelompok warga di 142 negara, hampir tiga perempat dari 198 negara yang tercakup dalam studi itu. Jumlah itu lebih kurang sama dengan pada pertengahan 2008. Kelompok-kelompok teroris terkait agama aktif di 74 negara, dan kekerasan terjadi di setengah dari negara-negara itu sampai pada pertengahan 2009.

Tentu hasil pada penelitian ini dapat menjadi rujukan agar Indonesia dapat lebih konsentrasi menanggulangi masalah pembatasan antar agama yang ironisnya masih banyak ditelantarkan oleh pemerintah.

Source : Reuters - dpt