Info Technology : The Flying Car

Info Teknologi
Membuat Hidup Lebih Stylish
Flying Car (The Transformer (TX))
Posted on 09/01/2011

VIVAnews - Teknologi pembangunan AS militer atau Defense Advanced Projects Agency (DARPA) akan segera meluncurkan program pembuatan mobil terbang, yang disebut Transformer (TX).
Sebagai halaman dimuat Livescience.com, mobil terbang militer ini direncanakan akan mulai ditayangkan pada tahun 2015.

Mobil yang bisa membawa empat tentara bisa berada di udara seperti pesawat terbang, atau bisa pergi di jalan dengan kemampuan seperti mobil SUV (sport utility vehicle).
Kendaraan ini dapat melakukan perjalanan 250 mil dengan hanya satu tangki bahan bakar. Hebatnya, kendaraan ini tidak membutuhkan landasan pacu untuk terbang.

DARPA, bagian dari Amerika Serikat Departemen Pertahanan dalam teknologi biaya mengekspolorasi futuristik untuk aplikasi militer, hari ini mengadakan lokakarya ilmiah dan menerima proposal untuk mengembangkan prototipe mobil terbang. Batas waktu proposal hingga Mei 27, 2010. Dengan Transformer (TX), tentara AS akan mampu menghindari ancaman yang biasa ditemui dalam pertempuran, seperti penyergapan dan ranjau ledak yang dipasang untuk menghalangi jalan.

DARPA juga akan menguji TX dengan berbagai skrenario seperti demonstrasi, kerusuhan, pemberontakan, kontra intelijen, evakuasi medis, dan suplai logistics.DARPA dipertimbangkan TX mobil empat penumpang, bisa membawa muatan £ 1000, dapat berjalan pada permukaan seterjal seperti SUV, tapi bisa lepas landas dengan cepat secara vertikal (VTOL).

Mobil terbang TX juga harus bisa terbang setinggi 10.000 kaki. TX di udara adalah pesawat bermesin tunggal seperti Cessna atau Piper. TX bisa berubah dengan cepat dari mobil di pesawat terestrial. Mobil terbang, TX juga harus memperhatikan keselamatan dan kenyamanan penumpang. Tentu saja, harus dilengkapi dengan rem.

DARPA menginginkan TX memiliki kemampuan untuk terbang dan mendarat otomatis, tanpa pilot, namun juga bisa dijalankan secara manual. Visibilitas mobil terbang TX, juga menjadi salah satu prasyarat. Selain itu, TX harus berjalan pada medan jalan, bisa digunakan untuk misi penyelamatan. Formulir TX membayangkan tidak terlalu tinggi, empat-wheel dan tahan peluiri.

DARPA mengatakan militer milik perusahaan yang akan mempertimbangkan proposal yang mencakup teknologi, hybrid, memiliki cadangan baterai, struktur sayap adaptif, ada sistem penggerak kipas, bahan ringan dan sensor canggih. Pentagon telah menganggarkan $ 54 juta menjadi mengembangkan konsep mobil terbang. Untuk Technews harian, juru bicara menyatakan perlu empat tahun untuk mengembangkan prototipe ini.