Ini Alasan Mengapa Tanggal untuk Paskah Berbeda-Beda

Jumat Agung adalah hari Jumat sebelum Paskah, yang perhitungan tanggalnya berbeda antara Gereja Timur dan Gereja Barat dan ini juga berarti Paskah pun dirayakan pada tanggal yang berbeda-beda. Perhitungan tanggal ini dinamakan dengan computus yang berarti ‘komputasi’ atau ‘perhitungan’. Nama prosedur ini telah dipakai sejak Abad Pertengahan di Eropa dan merupakan salah satu cara penghitungan kalender terpenting. Rumus utamanya adalah hari Paskah jatuh pada hari Minggu pertama setelah hari keempat belas pada bulan kamariyah (bulan pertama) yang jatuh pada atau setelah 21 Maret (yaitu tanggal titik Musim Semi Matahari gerejawi).

Perbedaan pada Gereja Timur dan Gereja Barat adalah Gereja Ortodoks Timur menggunakan tanggal 21 Maret menurut Kalender Julian, sedangkan Gereja Katolik Roma menggunakan tanggal 21 Maret menurut Kalender Gregorian yang lebih modern dan lebih luas pemakaiannya. Dengan demikian, bulan purnama gereja timur biasanya jatuh 4-5 hari setelah bulan purnama gereja barat.

Karena itu, Paskah di Gereja Barat dapat jatuh antara tanggal 22 Maret sampai 25 April, maka Jumat Agung jatuh antara tanggal 19 Maret sampai 22 April. Di gereja timur, Paskah jatuh antara 22 Maret sampai 25 April menurut kalender Julian (tapi menurut kalender Gregorian berarti tanggal 4 April sampai 8 Mei) dan Jumat Agung dapat jatuh antara 19 Maret dan 22 April (atau antara 1 April sampai 5 Mei menurut kalender Gregorian).

Untuk Paskah secara internasional, digunakan penanggalan secara Gregorian, penanggalan yang lebih populer dibandingkan penanggalan Julian. Untuk memperhitungkan tanggal perayaan Paskah, gereja Kristen menggunakan hari bulan purnama ‘gerejawi’ baik Julian maupun Gregorian tersebut, bukan bulan purnama astronomi. Perbedaan inilah yang menyebabkan kenapa Jumat Agung dan Paskah dirayakan pada tanggal yang berbeda-beda dalam kalender astronomi yang dipakai secara umum.

Jadi, jangan bingung atau penasaran lagi kenapa perayaan Paskah bisa berbeda-beda tanggalnya, padahal Yesus bangkit di hanya dalam satu hari tertentu. Hal ini hanya karena pengaturan gereja semata. Baik bagi kita untuk mengenal segala sesuatu yang berhubungan dengan iman yang kita pegang, seperti pengetahuan tentang Paskah ini. Tapi yang paling penting tentu saja kita perlu mengenal Pribadi yang kita sembah dengan lebih baik lagi setiap harinya.

Source : wikipedia/lh3