Ini apa apaan maksudnya?

Perhatikan foto di bawah ini, bukan hasil rekayasa, tetapi nyata.

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo membuat heboh jagat dunia maya lantaran fotonya bersama seorang gadis belia beredar di jejaring sosial. Bukan persoalan foto bersama gadis yang membuat publik terkaget-kaget, tetapi justru aksinya mengacungkan jari tengah di dalam foto itu.

Di foto yang merupakan hasil capture dari sebuah rekaman video itu diambil pada Minggu (15/4/2012) di Parkir Timur Senayan, Jakarta. Saat itu Foke menghadiri Bursa Mobil dan Motor Bekas yang merupakan rangkaian perayaan hari ulang tahun harian Poskota. Ketika itu, Foke, sapaan akrab Fauzi Bowo, diminta naik ke atas panggung untuk menyerahkan sejumlah hadiah doorprize yang ia sumbangkan dan hadiah kepada pemenang-pemenang lomba.

Di foto itu, Foke tampak berpose bersama seorang gadis belia yang memenangi penghargaan lomba band. Berdasarkan pantauan Kompas.com kemarin, Foke sebenarnya tidak hanya berpose berdua, tetapi juga bersama sekitar empat personel band lainnya. Akan tetapi, sang gadis yang tidak diketahui namanya ini memang tampak mencolok. Pasalnya, dia secara spontan langsung mengacungkan jari tengahnya tepat di samping sang Gubernur.

Melihat itu, Foke yang awalnya sudah siap berpose sambil mengacungkan jempolnya ke depan tampak cukup kaget dan sempat menoleh ke sang gadis. Ia pun tampak terkekeh melihat aksi anak muda itu.

Sejurus kemudian, Foke rupanya tak mau kalah bergaya di atas panggung. Dia pun mengikuti gaya sang gadis sambil mengacungkan jari tengah di hadapan sekitar 100 penonton dan termasuk sejumlah pejabat DKI, seperti Kepala Dinas Pendidikan Taufik Yudi Mulyanto, Kepala Dinas Perhubungan Udar Pristobo, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Ratiyono, dan pejabat Polda Metro Jaya, seperti Irwasda Polda Metro Jaya Komisaris Besar Ricardo Hutahuruk dan Kepala Bidang Humas Komisaris Besar Rikwanto.

Akibat aksi mengacungkan jari tengah itu, sontak sejumlah penonton langsung terkaget-kaget. “Itu beneran, yah, dia kasih jari tengah,” ucap salah seorang penonton.

:mad0261: :mad0261: :mad0261: :mad0261:

Mungkin Gubernur DKI itu mau bilang bahwa jari tengah tangan kanan gadis itu sama besar dengan jari tengah tangan kiri Sang Gubernur. Hehhehheee… bisa kan?

He he he he, bisa, mungkin juga begitu. Tetapi kalau dari berita di Moskwa, urusan jari tengah bisa gawat lho. Belum lagi kalau urusan salam jari tengah itu nanti jadi memsyarakat di betawi, dalam artian, setiap warga betawi saling memberi salam dengan cara gitu. Huaduuuh, tobat deh.

Acungkan Jari Tengah, Penyiar TV Rusia Dipecat Dahono Fitrianto | Marcus Suprihadi | Kamis, 24 November 2011 | 20:38 WIB

MOSKWA, KOMPAS.com — Seorang penyiar stasiun televisi terkenal di Rusia, Tatiana Limanova, dipecat setelah mengacungkan jari tengahnya sesaat setelah menyebutkan nama Presiden AS Barack Obama dalam sebuah siaran berita. Mengacungkan jari tengah adalah gerak tubuh yang dianggap sangat tidak sopan di AS dan di beberapa tempat lain di dunia.

Stasiun televisi swasta REN TV membenarkan telah memecat Limanova dalam pernyataan resmi yang dirilis hari Kamis (24/11/2011). “Manajemen REN TV menganggap ini sebagai pelanggaran berat terhadap disiplin siaran dan merupakan bentuk ketidakprofesionalan,” sebut pernyataan itu.

Insiden aneh tersebut terjadi tanggal 14 November lalu, saat Limanova membawakan acara berita sore. Acara tersebut berlangsung mulus sampai pada saat Limanova—pemenang penghargaan televisi TEFI Award yang prestisius di Rusia—mulai membacakan berita tentang KTT APEC di Hawaii.

“(Presiden Rusia) Dmitry Medvedev menjadi ketua organisasi Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (APEC) hari ini,” tutur Limanova membuka berita tersebut. “Posisi ini sebelumnya dipegang oleh Presiden AS Barack Obama.” Seusai membacakan bagian ini, penyiar tersebut mengacungkan tangan kirinya dari meja dan menunjukkan jari tengahnya ke kamera.

Video rekaman berita tersebut telah ditarik pihak REN TV dari arsip yang terpasang di situs resminya. Rekaman yang dimuat di Ru Tube—sejenis YouTube versi Rusia—juga telah dihilangkan saat Kompas mencoba membuka link yang diberikan kantor berita Agence France Presse (AFP), Kamis malam ini.

Limanova dikabarkan dipecat hari itu juga. Secara resmi, pihak REN TV mengatakan, Limanova saat itu sebenarnya mengarahkan jari tengahnya kepada juru kameranya dan tidak sadar saat itu ia masih ditayangkan di layar televisi.

Apa berarti jari tengah dianggap senjata pembunuh karier diri pribadi orang itu sendiri ya…??
Analogi mengacungkan jari tengah adalah ungkapan ekspresi kotor / jorok…( maaf bah indonesianya…k.n…l ).
Karena itu icon gender seorang pria ( simbolisasi dari alat vital pria ).

Tapi melihat ekspresi foto gadis tsb dng Pa Gub Fauzi Bowo…seperti itu…??.berarti terkesan mereka adalaah korban budaya barat ,yang mana mereka asal berekspresi saja seperti itu, tanpa mengetahui dan memahami maknanya…jikalau seseorang mengacungkan jari tengah untuk dipertontonkan didepan umum…!!!
Karena di budaya USA …hal berekspresi seperti itu…ya bertujuan melecehkan / menghina sesuatu maupun orang…!!
Tapi kembali lagi kalau menyimak ekspresi mimik muka kedua orang tsb ( si gadis dan si gub )…yang kelihatan sumringah…nyengir kuda…?? Jelas mereka korban budaya barat…jadi kelihatan tolol dan konyol…!! hehehe

jadi kelihatan to*** dan konyol..!

He he he he, setahu saya si gub itu lulusan Jerman dengan title Dipl.Ing yang seharusnya sih sudah kenyang dengan adat barat. Dan yang parah, dia mengacungkan jari itu dihadapan : sekitar 100 penonton dan termasuk sejumlah pejabat DKI, seperti Kepala Dinas Pendidikan Taufik Yudi Mulyanto, Kepala Dinas Perhubungan Udar Pristobo, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Ratiyono, dan pejabat Polda Metro Jaya, seperti Irwasda Polda Metro Jaya Komisaris Besar Ricardo Hutahuruk dan Kepala Bidang Humas Komisaris Besar Rikwanto.

Memang luar biasa negeri ini.

berarti lagi , jelas sudah bahwa khalayak umumnya itu…sangat beruntung dan beruntung juga bagi si gub…jadi draw lah kedudukannya ya…?? soalnya khalayak umumnya miskin pengetahuan budaya barat ( amrik atau jerman )…jadi ga ngaruh juga jari tengahnya si gub tsb saat itu kan…?? untung…!! hehhe
Yang tau hanya @bruce dan saya aja kayaknya ya…?? Pastinya kita berdua lulusan luar negeri ya @bruce,?? hahahaha

Ha ha ha, anda bisa bayangkan kalau ada gubernur negara bagian di US sana, difoto sambil menunjukan jari seperti itu didepan para pejabat?

Yaah, begitulah kelakuan para pejabat negeri ini.

He heh e

gpp-lah… toh budaya Indo kan gak ngerti ama gesture tsb.
Yah… kecuali si bapak ini melakukan gesture yang ada di meriam si jagur…
Baru kali tuh super heboh … ;D

Baru saja di berita pagi Metro TV, ada klarifikasi cewe anggota band yang berfoto di samping sang gubernur itu. Ktanya mereka memang terbiasa berpose dengan mengacungkan tangan seperti itu saat di foto. Dan kemarin itu karena luapan kegembiraan merekapun berfoto dengan pose itu, celakanya ditiru oleh sang gubernur.

Suatu peajaran berharga bagi para orang tua, didiklah anak anak dengan benar, perhatikan juga gaya bahasa mereka berikut gesture yang menjadi kebiasaan mereka. Kebiasaan melontarkan umpatan ‘sh.t’ ‘f…k’ adalah umpatan yang sangat tidak pantas bagi manusia berpendidikan, berikut umpatan sejenis dalam bahasa sendiri, ataupun gesture tangan seperti contoh di atas itu ataupun yang sudah akrab oleh bangsa sendiri.

Sungguh memalukan, dan dalam kejadian di atas lebih parah lagi, karena ditiru oleh orang paling penting di Jakarta, lulusan Jerman pula, bah mau kemana bangsa ini.

:mad0261: :mad0261: :mad0261:

jadi inget film mr.bean di filmnya yg dl…hehe

Betul, cuma bedanya, kalau Mr.Bean menjadi tertawaan orang, sementara Mr.Foke menjadi panutan orang Jakarta, huaduuuh, tambah parah deh, kalau panutannya aja begitu.

:mad0261:

Maaf, kalau tidak salah isyarat seperti itu kalau dibahasakan dengan bahasa verbal bunyinya: “F**k you”

Itu kan tidak sopan, tidak pantas dan tidak layak apalagi muncul dari seorang pejabat (Foke tahu artinya gak ya…?)

Jika memang demikian, bahwa hal tersebut berkonotasi ketidaksopanan, menurut saya ada keanehan pada pribadi Sang Gub. Kayaknya, dengan memperhatikan berbagai posting sebelumnya di trit ini, kecil kemungkinan Sang Gub tidak mengetahui konotasi gestur itu. Mengingat dia sedang mencalonkan diri menjadi gubernur DKI pada pemilukada nanti, foto itu akan menjadi satu kontraproduktif pada pencalonannya. Itulah yang saya maksudkan sebagai kenaehan pada Sang Gub.

Di satu sisi, karena mencalonkan diri sebagai gubernur, idealnya, dia harus meningkatkan kesopanan guna menarik simpati warga. Sementara dengan foto itu, Sang Gub mengumbar ketidaksopanan. Jadi kontraproduktif, bukan?

Ada-ada saja keanehan pemimpin di negeri ini.

I AGREE WITH YOU…!! ehh maaf bah luar negri saya betul ga ya…??

@bruce,

Ya… saya ngerti maksud bruce.

Namun sebagai “spectator” (penilai ?), IMO - kadang kita perlu juga mengerti intensi dari yang bersangkutan.

Betul… gesture tsb tidak layak untuk dilakukan… namun kita sebagai manusia (dalam hal ini si pelaku) kadang kan “gak bisa escape” dari hal hal yang ngetrend ?

Sebagai “luapan kegembiraan” tentu akan berbeda meaning apabila gesture tsb dilakukan saat mobil nyrobot/nyalip kita kan ?

Khusus bagi saya pribadi, penilaian saya nggak negatif pada foto TS.
Karena kalo sempit (bagi saya pribadi loh) saya menilai foto tsb, maka sempit pula penilaian saya pada orang2 (atau sekalipun Lady Diana) yg berbikini ria di pantai kuta … hehehe :D. —>Karena belum tentu dgn intensi porno (misal mengundang birahi) yg berbikini di pantai :slight_smile:

salam.

Jelas ybs mengetahui “konotasi” gesture tsb.

Namun pertanyaannya :
kenapa dia tidak melakukan gesture meriam si jagur ?
Bukankah dari pertanyaan ini, setidaknya bisa membimbing kita utk berpendapat : “karena gesture si jagur —bagi ybs— adalah tidak senonoh/layak utk dilakukan” ?

Toh si pelaku juga sekedar ngikutin gaya ABG tsb …
Saya cukup yakin, kalo ABG tsb melakukan gesture si jagur - maka ybs tentu gak akan “nylonong” ngikutin gesture ABG tsb.

Ya… entahlah…
kita kita sebagai “penilai” tentu berbeda-beda pula dalam cara menilai…hehehe :char11:

salam.

Betul. Leletan ini :char11: bikin ceria. Hehhehheee…

Betul bro. Tetapi seharusnya sang gub tahu, seperti juga kita tahu, bahwa semakin tinggi kedudukan seseorang, semakin dia dikenal publik, semakin harus hati hati dalam bertindak. Sebagai contoh, misalkan saya keluar masuk pati pijat mesum, mungkin tidak ada yang peduli, kecuali orang yang kenal dengan saya, tetapi kalau sang gub yang keluar masuk panti pijat mesum, maka efeknya akan dahsyat.

Mungkin ini salah satu penerapan dari ayat berikut :

Setiap orang yang kepadanya banyak diberi, dari padanya akan banyak dituntut, dan kepada siapa yang banyak dipercayakan, dari padanya akan lebih banyak lagi dituntut."

Syalom

ayat yang bagus… makasih atas masukannya.

Iya… betul juga ya… apa kata yg ngedenger kalo suatu saat mereka mendengar umpatan sso agamawan : “brengsex !” ;D

Konotasinya tentu langsung buruk dan dinilai tidak layak (sekalipun bukan intensi ybs utk sumpah-serapah begitu)… yah… emang susah ya jadi orang terpandang … :slight_smile: (“kesian” kalo dipikir-pikir :char11:)

salam.

syalom…

mungkin middle finger nya bapak fauzi bowo adalah bentuk “kampanye terselubung”, untuk mengajak rakyat2nya memilih nomor 1 yang di simbolkan dengan middle finger,wkwkwk…