Inikah Paku Yang Dipakai Buat Menyalibkan Yesus?

Inikah Paku Yang Dipakai Buat Menyalibkan Yesus?

Barang-barang yang diduga milik atau barang yang berhubungan dengan Yesus kian banyak ditemukan meski sudah terpendam sekitar 2.000 tahun di dalam tanah. Saat ini, para ahli sejarah dan purbakala sedang meneliti dua paku yang disangka dipakai buat menyalib Yesus. Kenapa demikian?

Kedua paku itu diperkirakan paku yang dipakai buat menyalib Yesus karena ditemukan di sebuah makam, yang letaknya hanya beberapa kilometer sebelah selatan kota suci Yerusalem tahun 1990. Makam ini adalah makam kuno berusia 2000 tahun yang merupakan kuburan Caiaphas, pendeta tertinggi Yahudi yang memerintah Yesus disalib. Caiaphaslah yang mengirim Yesus ke Romawi. Paku pertama ditemukan di tanah dan satunya lagi ada di dalam peti.

Seorang penyelidik veteran bernama Simcha Jacobovici meyakini paku itu milik Yesus. Ia menyatakan penemuan paku ini berbeda dari yang lainnya karena sejarah dan kepurbakalaannya. “Apa yang ingin kami tunjukkan kepada dunia adalah argumen arkeologi terbaik bahwa dua paku yang dipakai buat menyalib Yesus telah ditemukan,” katanya. Untuk itu, dia membuat sebuah film yang bertajuk The Nails of the Cross. Film itu merupakan hasil penelitian tiga tahun yang disimpulkan berdasarkan data-data empiris, imajinasi, dan kepercayaannya.

Namun di lain sisi, Otoritas Kepurbakalaan Israel yang mengawasi proses penggalian masih meragukan klaim itu. Menurut mereka, makam yang digali itu bukanlah kuburan Caiaphas. Sebagian ilmuwan juga menepis klaim Jacobovici ini, mereka menganggap hal itu hanya upaya mencari popularitas. Paku-paku ini berikut handuk dan mahkota berduri, akan dipamerkan di Museum Inggris di London bulan ini.

Paku-paku itu menjadi penyebab bagaimana darah Yesus tercurah. Paku-paku itu yang menancap tangan dan kaki Yesus di kayu salib. Namun, karena kitalah Dia mengalami itu semua. Karena pelanggaran dan dosa-dosa kita, Dia rela menanggung dan menebus kita. Bersyukur buat Yesus yang mati karena kita namun bangkit dan hidup kembali selama-lamanya.

Source : tempointeraktif/lh3

mana gambarnya…???

Entah benar atau tidak, soalnya Salib TUHAN YESUS telah ditemukan oleh St Helena ribuan tahun yang lalu namun tidak dengan pakunya, tapi entahlah :smiley:

lha ya itu kali bro, tercecer :smiley:

Tapi para ahli meragukannya bro :smiley:

[i][b]Seorang jurnalis Israel-Kanada[/b][/i] percaya bahwa ia mungkin telah berhasil melacak dua paku besi yang digunakan untuk menyalibkan Yesus Kristus. Atau setidaknya, benda itu merupakan "peninggalan lama hilang". [i][b]Bersama timnya, dia tengah menyiapkan tayangan Secrets of Christianity untuk stasiun televisi History Channel. Host dan produser Simcha Jacobovici menemukan fakta yang mengejutkannya: Pada tahun 1990, arkeolog Israel menggali sebuah gua penguburan berusia 2.000 tahun dan menemukan dua paku yang dibuat oleh orang Romawi, tetapi menyembunyikan temuan itu.[/b][/i] Berdasar negosiasi, akhirnya HC boleh mempublikasikan penemuan dua osuarium - kotak pemakaman batu berisi dengan tulang manusia. Dalam peti itu tertulis inskripsi "Caiaphas" dan "Joseph con of Caiaphas". Peti terakhir sekarang ditampilkan di Museum Israel di Yerusalem. Menurut Injil, Caiaphas atau Kayafas adalah imam besar Yahudi yang menyerahkan Yesus ke Roma untuk disalibkan. "Ada konsensus ilmiah umum bahwa makam dimana paku-paku yang ditemukan kemungkinan besar milik Kayafas pada waktu itu. Sekecil apapun, tapi menemukan di dalam kubur adalah sangat langka," kata Jacobovici di luar tembok batu yang tinggi di Kota Lama, di mana Yesus menghabiskan hari terakhirnya. Ketika Jacobovici menemukan referensi singkat soal paku dalam laporan arkeolog resmi, [b]ia mengaku, "Rahangku serasa turun," ia mengibaratkan.[/b] [b]"Ini akan menjadi seolah-olah, 2.000 tahun dari sekarang, para arkeolog menemukan gua Muhammad Ali namun lupa menyebutkan sepasang sarung tangan tinju yang ditemukan di sana. Tak ada yang istimewa dari sebuah sarung tinju, tapi bila itu sarung tangan khusus yang memiliki arti penting khusus untuk petinju terkenal, akan beda artinya bukan?" katanya.[/b] [b]Jacobovici pernah menjadi host program Naked Archaeologist di stasiun History International dan bekerja sama dengan pembuat film James Cameron pada 2007 untuk [b]membuat film dokumenter kontroversial,[/b] "The Lost Tomb of Jesus."[/b] Dia sebelumnya pernah menanyakan pada Israel Antiquities Authority soal paku itu. "Saya diberitahu mereka telah hilang." Kayafas, katanya, dikenal karena satu: pengadilan dan penyaliban Yesus. "Dia mungkin merasa terdorong untuk mengambil paku tersebut bersamanya ke kuburnya," kata Jacobovici. Ada juga kepercayaan di antara beberapa orang Yahudi kuno bahwa paku dari salib yesus memiliki kekuatan penyembuhan dan "tiket ke alam baka". [b]Namun Gabriel Barkay, seorang profesor arkeologi di Bar-Ilan University, meragukan temuan itu. "Tidak ada bukti apapun bahwa mereka berasal dari makam Kayafas,"[/b] katanya. [b]"Itu dugaan semua."[/b] Paku digunakan untuk "berbagai tujuan," kata Barkay, "dari [b]memperbaiki gerbang besi untuk pintu kayu[/b] dan peti mati, selain untuk penyaliban." [b]Ronny Reich, arkeolog Universitas Haifa yang juga pernah meneliti Gua Kayafas[/b], percaya gua itu "milik anggota keluarga Kayafas". [b]Namun ia tak yakin dengan otentifikasi paku itu sebagai dari kayu penyalib Yesus.[/b]

Kayaknya dia itu cuman pencari sensasi bro :smiley:

Saya cenderung tidak percaya. Si Simca Jacobovici ini yang sebelumnya bersama James Cameron mengklaim menemukan makam (keluarga) Jesus karena menemukan osuari (peti berisi tulang) bertuliskan “Joshua”. Gak jelas apakah SImca ini arkeolog atau sekedar cari sensasi. Iman kita tidak tergantung dengan barang-barang demikian…

maksih bro moe dah bantu tampilin gambar^^

wah info menarik nih

Kalo dilihat dari bentuk lekukan pakunya sepertinya iya… Namun sbg bahan analisis sendiri : ‘Apakah ketebalan (jarak) dari kepala paku sampai batas lekukan tsb sama dengan ===>> tebal kayu (yg ditemukan oleh St Helena yg diklaim sbg kayu salib YESUS) + tebal telapak tangan manusia dewasa (red YESUS) ???’ Bila sama, bisa jadi itulah pakunya, tetapi bila tdk sama maka bukan itu pakunya. :happy0025:

nice analisa^^
tapi bisa juga bengkok karena hal lain juga ^^

yaaap betul…masih hrs dicari bukti-bukti lainnya yg lbh konkret.

benar ato tidak… yang jelas TUHAN YESUS benar-benar sudah mati di kayu salib buat nebus dosa-dosa kita. dan itu sudah cukup untuk membuatku percaya pada kuasa-NYA dalam hidupku. aku ngga perlu paku, aku ngga perlu salib or mahkota yang pernah BELIAU pake untuk membuktikan kebenaran pengorbanannya. aku rasa aku hanya butuh iman untuk percaya. hehehehehe…amiiiin,…^^