INNER BEAUTY

INNER BEAUTY

“Duh…betapa cantiknya kamu Inez. Pipimu merah ranum, alismu bagaikan sepasang gading yang menjuntai menghiasi kedua bola matamu nan bulat cemerlang. Senyummu bagaikan bulan purnama yang menghunjam dan menggetarkan setiap hati pria yang memandang,” demikian tutur kata Chris tatkala merayu Inez, gadis pujaan hatinya. Kata-kata rayuan yang seperti itu merupakan suatu bentuk pengungkapan atas kekagumannya kepada kecantikan lahiriah yang dimiliki Inez.

Kecenderungan tren dunia ini memang mengagungkan kecantikan/ketampanan lahiriah. Setiap hari kita dijejali dengan beraneka ragam iklan produk kecantikan dan perawatan tubuh. Dari yang berharga ribuan rupiah sampai puluhan juta rupiah. Kehalusan kulit, hidung yang mancung, bibir yang tipis, alis yang halus menjadi standar kecantikan kaum wanita. Ikon-ikon kecantikan dunia sperti Cindy Crawford, Naomi Campbell, Kate Moss dan lainnya menjadikan setiap gadis muda ingin tampil seperti mereka.

Hal-hal itu merupakan sesuatu yang common di dunia kita. Tuhan memang menciptakan manusia dengan keindahan dan kelebihan masing-masing. Dan ada banyak pria maupun wanita yang menjadikan ukuran ketampanan/kecantikan lahiriah tersebut sebagai standar dalam pencarian jodohnya.

Apabila diteliti seksama, banyak rumah tangga yang dibangun atas dasar itu menjadi rapuh dan rawan dengan pertengkaran bahkan perceraian. Kenapa? Karena lahiriah kita dari hari ke hari akan makin menurun. Kecantikan dan ketampanan akan berangsur-angsur pudar seiring dengan mulai timbulnya garis-garis ketuaan di wajah. Masa honeymoon biasanya hanya ada di tahun-tahun awal pernikahan. Dimana keduanya saling menikmati kecantikan/ketampanan lahiriah pasangannya. BUT….ketika eros (gairah seksualitas) itu telah terpuaskan, mereka juga akan dihadapkan pada karakter asli pasangannya.

Faktor ini juga merupakan kerawanan dalam hubungan rumah tangga. Seperti yang penulis pernah temui mengenai seorang pria yang “menyesali” perkawinannya. Ia secara jujur mengatakan bahwa ia menikahi istrinya karena kecantikan dan kemolekan tubuh istrinya. Namun setelah beberapa tahun menikah, ia menyesal karena istrinya hanya di rumah saja dan tidak mau terlibat dalam aktifitas luar, seperti aktif dalam perkumpulan istri-istri karyawan di kantornya. Istrinya hanya makan, tidur, menonton tv dan lainnya. “Malas…dia sangat malas,” tuturnya menyesali perkawinannya.

Ada begitu banyak pasangan muda lain yang merasakan hal sama, bila ukuran kecantikan/ketampanan lahiriah menjadi tolak ukur atau standar pemilihan jodoh. Jadi bagaimana? Carilah pasangan hidup berdasarkan Inner Beauty-nya juga, dan bukan hanya berpatokan pada kecantikan lahiriahnya. Inner beauty atau kecantikan yang berasal dari dalam, dari hati orang tersebut meliputi karakter, sifat, kebiasaan dan gaya hidup orang tersebut. Carilah someone yang telah berjumpa dengan KRISTUS dan menjadi ciptaan baru (2 Kor 5:17). Sebab person yang seperti ini pasti telah dikarunia sifat-sifat Allah yang baik (Galatia 5:22-23). Ia akan memancarkan karakter KRISTUS dalam kehidupannya. Kepribadiannya penuh kasih, sukacita, lemah lembut, sabar, murah hati, baik hati dan penuh pengendalian diri. Menikah dengan pribadi seperti itu akan sangat menyenangkan. Keduanya akan menjadi pasangan yang saling melengkapi, saling membangun dan menutupi kelemahan masing-masing.

Ingatlah, seperti kata orang-orang bijak, bahwa menikah itu sama seperti memasuki ruangan yang tidak memiliki pintu keluar. Oleh karenanya, berhati-hatilah dalam memilih pasangan hidupmu. Jangan hanya menggunakan ukuran kecantikan lahiriah, tetapi pakailah juga inner beauty sebagai salah satu kriteria sobat muda. Dengan begitu, dengan yakin kita akan dapat mengatakan bahwa perkawinan yang dibangun adalah till death do us apart :love0034:… atau sampai kematian yang memisahkan. Happy searching :happy0144:. God bless.

Blessings,

:ashamed0002: thanks God… sepertinya pendampingku ga liat dari penampilan eksternal dah… :ashamed0004:

mau nambahin…

inner beauty seorang wanita itu suatu ‘kecantikan’ yg ga bisa dilihat jika hanya mengandalkan mata saja. Maksudnya sesuatu yg seringkali tak kasat mata, namun sebenarnya sangat indah dan tersimpan di balik fisik sang wanita. ‘Kecantikan’ itu sendiri dapat berupa kepribadian yg baik dan menyenangkan, kecerdasan, keterampilan/keahlian tertentu, keberanian, kepedulian pada sesama, dan lain sebagainya yg akan memberikan nilai tambah pada diri sang wanita.

untuk menilai inner beauty, cara yg paling tepat adalah melihat secara langsung inner beauty itu sendiri ‘ditampilkan’. Misalnya melihat sang wanita membantu bakti sosial, memenangkan kejuaraan tertentu, melihat sikap kesehariannya, dsb. Dengan kata lain melihat bagaimana dia menjalani hidupnya.
Untuk itu tentu membutuhkan waktu yg tidak singkat, karena tidak jarang inner beauty itu membutuhkan waktu lama untuk ‘keluar’, karena itu kita harus mengenal dekat orang tsb.

Namun kadangkala ada juga kasus di mana inner beauty tersebut terlihat dari luar. Seperti saat kita bertemu orang yg terlihat baik atau pintar, maka kemungkinan besar orang tersebut memang baik atau pintar.

tentu saja setiap wanita memiliki inner beauty, namun pertanyaannya adalah apakah sang wanita tersebut mau mengasah dan memunculkannya dalam dirinya? Sama halnya dengan kecantikan fisik, jika tidak dirawat dan ditampilkan, maka tidak akan ada yg mengakui bahwa dirinya cantik.

iya…
cuma kadang2 saya perhatikan ada wanita2 yg sebetulnya mempunyai kecantikan “dalam” atau inner beauty yang indah, namun mereka itu “minder” dgn fisiknya…akhirnya gak berani ketika ada pria yg mendekat…
Gmn mnt rekan-rekan…

Sbtulnya sih inner beauty itu wajib dimiliki gk cuman buat cewe tapi cowo jg
Cuman sayangnya bnyk org yg menganggap inner beauty itu indentik dgn cewe (btul gk?)

Klo ada cowo lgi pdkt nih ama seorg cewe? pasti deh kita (cewe) akan merhatiin sperti apa sih sifat2 nih cowo? baik ato gk? Nah itu adalah salah satu btk inner beauty dri seorg cowo ( btul gk buat yg cowo2 ?) :happy0025:

itu sih pengalaman Debby dulu :ashamed0002:

Tapi sekarang karena aQ mencintai Yesus, maka aQ wajib terlebih dulu ‘mencintai diriku sendiri apa adanya’ sebagai ciptaanNya yang segambar denga Dia.
Bukti cintaku pada Yesus, adalah dengan terlebih dahulu mencintai diriku secara utuh sbg cipataanNya lalu mencintai sesamaku :afro:

seandainya semua orang khususnya cowo ga selalu melihat FISIK… :ashamed0004:

ada kok sis…minta aja sama Tuhan dengan sungguh2…pasti sis bakal menemukannya… :ashamed0002:

seandainya semua orang khususnya cowo ga selalu melihat FISIK… :ashamed0004:
[/quote]
ada kok sis…minta aja sama Tuhan dengan sungguh2…pasti sis bakal menemukannya… :ashamed0002:
[/quote]
ya selalu aq pergumulkan… :rolleye0014:

jadi namanya ganti dong Nat-nat, bukan inner beauty tapi inner gentle…

jadi namanya ganti dong Nat-nat, bukan inner beauty tapi inner gentle…
[/quote]
Jadi cowo kasian ya… ga ada istilah INNER gentle
juga ga ada HARI BAPAK hehehe

di luar negeri sih ada Father’s day
cuma di negeri tercinta aja blm ada :’(

yah emang kadang ada sedikit rasa minder ketika para wanita sibuk melihat “keatas” dan mencari kekurangannya… (pengalaman pribadi)
karna para wanita melihat cowo2 itu cendrung jatuh cinta ama cwe melalui penglihatannya saja…

tapi sekarang aku dah tau bahwa jika seorang cowo bener2 mencintai seorang cewe maka dia akan memandang Inner bukan dari fisiknya

INNER BEAUTY??

Kalau cewek jelek yang bilang untuk menghibur diri :’(

Kalau cewek cantik yang bilang agar tidak terkesan menyombongkan diri :coolsmiley:

:afro: Just Joke ;D

jokenya agak jayus yah… silahkan kembali ke topik

@ roti hidup

setuju bro, banyak rumah tangga yang dibina hanya karna melihat penampilan pasangan dari luar. Dan sering banget gw liat pasangan yang kaya gitu cerai… :mad0261:

Menurut gw kalo emang mau membina rumah tangga kita harus liat inner dari pasangan kita, jadi gak bisa diliat dari luar aja. Karna kecantikan luar itu bersifat semu

menurut gw sih, kembali lg gmn kt menjalani hubungannya, semasa pacaran atau pun jg baru berteman, ada baiknya jgn hanya menunjukkan yg baiknya saja tetapi jujur dan apa adanya, jd inner beauty, inner gentle, dsb akan terlihat

Inner beauty itu ada kalo hati kita senang dan penuh hal2 yg positif.
Kalo muka gak ideal terus hatinya sirikan terus ma orang, yah menurut gw inner beauty-nya jg gak ada ya…
Jadi gak semua org punya inner beauty tapi tiap org punya inner beast :smiley:

iya bener juga, soalnya kalo liat aslinya kaya gimana kita tau dia punya inner beauty apa gak

Kalo begitu, yang namanya jaim nggak diperlukan kan??? :angel: