introvert

saya seorang introvert, lebih memilih menyendiri dan menikmati kesendirian, kalau diajak kumpul teman2 suka tapi lebih suka mendengarkan. baru2 ini ada seorang yang berkata untuk sukses itu harus ekstrovert, gampang bergaul. saya jawab, bill gates itu introvert tapi bisa kaya. kemudian dia berkata “trus bagaimana kamu bisa memberitakan kabar keselamatan kepada orang2?”. saya biasanya kalau ada orang2 yang mau bertanya tentang kekristenan, saya arahkan ke hamba2 Tuhan, saya hanya bisa memberi kesaksian secara 4 mata kepada orang2 yang sedang bermasalah sama dengan yang pernah saya alami, tidak bisa berbicara di depan banyak orang. kemudian orang ini berkata “kamu harus doa agar bisa jadi ekstrovert, agar bisa memberitakan kabar keselamatan”. saya jadi berpikir, apakah orang kristen itu harus jadi esktrovert agar bisa memberitakan tentang Kristus? apakah introvert atau ekstrovert itu bawaan dari lahir ataukah dibentuk dari lingkungan?

pernah denger NATO gan? No Action Talk Only ;D
segala sesuatu dimulai dari dalem dulu gan, karena bukan apa yang masuk, melainkan apa yang keluar. percuma pinter ngmng tapi mulut doang, mulut apa pedal tuh? kalo pedal boleh lah dipancal ;D
yang jadi berkat tuh hidupnya, bukan perkataannya gan :happy0025:
saya juga introvert, ke gereja sendirian, ke mall sendirian, semuanya sendirian, deketin cewe juga gagal mulu, susah ngajak ngmngnya, kebanyakan gugupnya ane :ashamed0002:
buktinya dari kehidupan saya, ada beberapa temen saya yang tanpa saya ngmng, hanya dengan perbuatan saya aja, mereka tobat, bahkan mengepalai sel grup di gereja :happy0025:
yah walopun cuman 1-2 orang aja, kan lumayan gan :happy0025:

Tidak masalah kok. Yang terpenting kita mampu memaksimalkannya dengan baik. Saya juga kalau ngobrol sambil menyelipkan kesaksian (anugerah Tuhan yang saya alami) kepada teman-teman mus**m juga empat mata. Jadi dalam hal ini kita harus berhikmat.

Introvert maupun ekstrovert pasti memiliki sejumlah kelebihan.

yang sebenarnya orang lain lihat itu adalah kesaksian hidup anda & bukan apa yg anda ucapkan ke orang lain.percuma saja klo anda jago bersaksi sana sini ttg Injil sementara kehidupan pribadi aja masih jauh dari keserupaan dgn Kristus.banyak tuh di gereja ane orang2 yg pinter bicara soal Firman Tuhan tp sayangnya kelebihannya itu cenderung disalahgunakan untuk menghakimi/mencari-cari kesalahan orang lain yg tidak sesuai standar mereka(mirip ahli2 Taurat & orang2 Farisi),ujung2nya malah jd batu sandungan buat sesama.percuma saja orang pandai bicara ini itu ttg Firman Tuhan/kabar keselamatan jika tidak memiliki kasih,karena yg terutama di dalam Kekristenan adalah hukum kasih.

yang ga kalah penting dari berbicara adalah mendengar,seringkali hal ini diremehkan orang2 & dianggap ga penting.ada orang2 yg saking pintarnya bicara sampai2 kehilangan kemampuan utk ‘mendengar’.ada kalanya kita bisa memberkati seseorang hanya dgn cukup menjadi pendengar saja.disinilah orang2 introvert punya keunggulan.

Setuju dgn bro jegan2000, kemampuan untuk mau mendengar adalah hal yg sangat penting. Dan itu juga karunia.
.
Keteladanan kristen jauh lebih berarti dalam menjangkau jiwa, dibandingkan dgn hanya sekedar banyak bicara tetapi NOL BESAR dalam bukti dan prakteknya.
.
Sikap hidup sehari2 yg meneladani Kristus itu yg akan berbicara lebih banyak. Sehingga jiwa2 yg tadinya tersesat akan bertobat dan diselamatkan dikarenakan mengenal Kristus dari keteladanan tsb.
.
Jadi introvert pun tetap bisa berkarya di dalam Tuhan.

Jadilah diri anda sendiri.

Pendiam juga dipakai oleh Allah. Banyak tulisan ditulis oleh orang-orang pendiam yang lebih suka menyendiri. Banyak catatan yang menguatkan iman, membangun, dan menumbuhkan dari orang-orang yang tidak suka berbicara banyak dan bergaul dengan banyak orang.

Allah memakai semua orang dengan apa yang dimilikinya dan menjadikannya indah dari apa yang ada padanya, bukan yang tidak ada padanya.

Lupakan kata-kata orang lain tentang memaksa anda menjadi orang lain. Lupakanlah anda bisa gila dibuat mereka.

Menjadi seperti Kristus itu bukan seperti sunah nabi dalam agama Islam, meniru segala tindak tanduknya, tetapi menjadi seperti Kristus itu adalah berubah secara rohani menjadi manusia yang hidup menurut segala hukum Allah, berusaha mengenal Allah dan mengasihinya.

Henock adalah seorang introvert yang Alkitab catat ia diangkat kehadirat Allah tanpa lewat kematian. Nuh adalah seorang introvert yang tidak memiliki sahat dan teman-teman, kecuali keluarganya. Semua orang disekitarnya bukan teman baiknya. Mengapa harus menjadi orang lain?

saya juga adalah seorang yg sedikit introvert, dan saya rasa tidak apa2 untuk seorang menjalani kehidupan sebagai seorang introvert,hanya saja intensitas untuk menjadi terang ditengah2 orang lain bakalan berkurang

tidak juga

terang itu bukan identik menjadi menonjol atau perhatian semua orang

karena itu tentang terang itu ditambahkan Yesus perumpamaan tentang garam agar orang tidak salah memahami

terang dan garam itu dua hal yang menceritakan hal yang sama

yaitu hidup memberi dampak kepada orang disekitar kita

saya sewaktu SMU sampai Kuliah ada beberapa orang datang kepada saya ingin mengenal Yesus dan mereka memutuskan untuk menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamatnya walau tidak pernah saya berbicara kepadanya tentang Yesus atau menginjili mereka

mengapa mereka datang tanpa perkataan? sebab menjadi terang dan garam dunia adalah mewarnai kehidupan disekitar kita dengan kebenaran Firman Tuhan, saat hidup kita menjadi Injil yang terbuka bagi semua orang, maka orang akan melihat terang dan merasakan asinnya garam

banyak bicara, menjadi pusat perhatian, banyak teman, bukan artinya menjadi terang dunia, jadi bintang favorit ya…

jadi mulai sekarang jangan lagi salah memahami arti terang dan garam dunia, walaupun anda pendiam, sedikit bergaul dan berteman, bukan artinya orang disekitar anda tidak dapat melihat hidup anda, hidup andalah sesungguhnya injil itu sendiri, dan mulut hanya membantu saja… banyak mulut tetapi hidup mencerminkan keduniawian, itulah mereka yang disebut “Sebab oleh karena kamulah nama Allah dihujat di antara bangsa-bangsa lain.”

Jadilah terang! Lupakan jadi pusat perhatian…

Permasalahan anda bukan di introvert / ektrovert.

The RIGHT time in the RIGHT place / situation. FIRMAN TUHAN ajarkan jadilah BERKAT.

Ada kalanya jikalau anda belajar / merenungkan sesuatu anda harus menyendiri, seperti berdoa secara khusus.
Tidak baik kalau anda menyendiri, pepatah katakan silent is GOLD untuk beberapa orang yang tidak mau menyumbangkan sesuatu bagi sesama.

Introvert = terlalu nyaman dengan kesendirian, sehingga petrus, yohanes dan yakubus menikmati saat2 bertemu dengan TUHAN (saat YESUS bercakap2 dengan ELIA dan MUSA)

Introvent hanya untuk saat2 berpikir. akan tetapi jangan terlalu nyaman dengan kesendian, coba anda mengeluarkan diri anda.