Irlandia Tuding Vatikan Lindungi Pendeta Pedofil

WartaNews-Dublin - Pemerintah Irlandia memanggil Duta Besar Vatikan, Kamis (14/7), untuk menanggapi laporan yang menunjukkan bahwa Roma secara diam-diam memerintahkan Uskup Irlandia agar tidak melaporkan para pendeta pedofil ke polisi, sumber Associated Press melaporkan.

Menteri Luar Negeri Eamon Gilmore melakukan pertemuan dengan diplomat Paus Benediktus XVI di Dublin, sehari setelah penyelidik menemukan bukti bahwa Vatikan pada tahun 1997 meminta uskup Irlandia untuk menentang peraturan baru tentang perlindungan anak di gereja Irlandia.

Laporan ahli menemukan bahwa Vatikan secara diam-diam mendesak para pejabat Katolik Irlandia agar menentang kebijakan resmi baru tentang pelaporan dugaan pendeta pedofil ke polisi.

Sebelum pertemuan Kamis ini (14/7), Perdana Menteri Enda Kenny mengumumkan bahwa Irlandia akan memperkenalkan UU baru yang menetapkan, bahwa merupakan suatu tindak pidana jika menyembunyikan tindak dugaan pelecehan anak dari otoritas sipil, bahkan jika informasi tersebut diberikan kepada seorang pendeta di bilik pengakuan dosa, sebuah terobosan besar dalam aturan Katolik.

Sementara Menteri Kehakiman, Alan Shatter, mengecam campur tangan Vatikan dalam upaya perlindungan anak Irlandia sebagai sesuatu yang tidak dapat diterima. Dia menegaskan, tidak ada negara asing yang bisa mendikte kebijakan perlindungan anak untuk setiap organisasi yang berbasis di Irlandia, terutama Gereja Katolik, yang memiliki dan mengawasi sebagian besar sekolah dasar dan beberapa rumah sakit di Irlandia.

Di Roma, para pejabat Vatikan menolak berkomentar. Duta besar Vatikan, Uskup Giuseppe Leanza, di Dublin, juga menolak berkomentar.

Leanza menuai kecaman keras di Irlandia karena berulang kali menolak permintaan pemerintah Dublin yang memerintahkan penyelidikan terhadap berbagai kasus pelecehan anak yang dilakukan para stafnya di Irlandia selama puluhan tahun. Tahun lalu ia menolak untuk bersaksi di depan komite parlemen untuk menjelaskan peran Vatikan dalam upaya menutup berbagai kasus pelecehan. (*/dar)

Sumber: wartanews.com

Komentar: Mudah-mudahan cepat selesai masalahnya, dan mudah-mudahan pula di Indonesia tidak ada oknum-oknum pastor yang melakukan pedofilia yang adalah jahat di hadapan Tuhan maupun manusia dan kemanusiaan.