Ironi dalam Kristen

  1. Sorga

Sebagai umat Kristen, kita sangat mengimani keberadaan Sorga. Dan kita mengimani setelah melewati kematian, kita akan bangkit kembali dan hidup berbahagia di sorga selama lamanya.
Kita juga percaya bahwa di sorga tidak ada lagi penderitaa, tidak ada lagi kesulitan hidup, tidak ada sakit dan penyakit, tidak ada beban, tidak ada cemas dan takut semua berbahagia.
Kita merindukan hidup bersama Jesus, Tuhan kita, dan damai sejahtera selalu menyertai kita selama lamanya.

Ironinya, mengapa kita takut pada kematian? Mengapa kita takut kala mendengar kata mati?
Mengapa kita sedih kalau ada orang yang kita cintai sakit keras dan menjelang ajal?
Mengapa kita berusaha mati matian untuk hidup panjang umur?
Mengapa kita rela membayar milyaran rupiah hanya untuk memperpanjang hidup beberapa tahun lagi dengan cangkok jantung, cangkok ginjal, cangkok hati, stem cell therapy, dsb?

Ada yang bisa jawab? Tidak usah saling ngotot, santai saja, ok.

:cheesy: :cheesy:

  1. Tuhan Mahatahu

Sebagai orang Kristen, kita sangat, bahkan sangat percaya, bahwa Tuhan Maha tahu. Apapun yang kita lakukan dalam hidup ini tidak akan luput dari pengamatanNya. Ia tahu setiap detail dosa yang kita lakukan. Ia tahu setiap celah pikiran kita. Bahkah percaya bahwa Tuhan sudah tahu apa yang akan kita lakukan kelak. PengetahuanNya tidak terbatas. Kita ibarat telanjang dihadapan Tuhan, tidak ada yang bisa kita sembunyikan dariNya.

Ironinya, kita umat Kristen sering menganggap Tuhan itu tidak melihat. Kita berpikir jahat, kita berpikir cabul, kita menginginkan yang bukan hak kita, kita iri terhadap milik orang lain. Bahkan kita melakukan penindasan, kecurangan dalam pekerjaan, korupsi, merusak alam, membujuk orang melakukan kejahata, menipu orang lain untuk keuntungan diri sendiri. Kita berani melakukan itu semua. Karena kita tidak melihat Tuhan sedang mengamati kita. Karena seandainya kita melihat Tuhan sedang mengamati dan mencatat perbuatan kita, seperti boss di kantor mengamati kita, maka kita tidak akan berani melakukan pelanggaran terhadap larangannya. Maka, benarkah kita, sebagai umat Kristen betul betul percaya bahwa Tuhan itu Mahatahu? Bahwa tidak ada yang tidak diketahuinya dari setiap perbuatan kita?

Ada yang bisa bantu menjelaskan?

Silahkan… ;D

Mencoba menjawab dengan keterbatasan pengetahuan hehe…

Kalau saia tidak takut pada kematian, pak Bruce :azn:

Sedih klo ada orang yang kita cintai sakit keras dan menjelang ajal - ini karena keegoisan kita sendiri.
Karena kita mencintai mereka, kita kadang ingin kehadiran mereka dekat dengan kita.
Dan kadang kita lupa bahwa “melepaskan” mereka justru lebih baik untuk mereka.

Berusaha mati-matian untuk panjang umur - karena kita juga masih mikir utang2 yang harus dibayar ;D (kidding)
Mungkin karena kita masih senang berada dekat dengan orang2 yg kita cintai, karena kita ingin memberi yg terbaik buat mereka. Dengan hidup sehat kita tidak akan merepotkan orang yang kita cintai di dunia ini :smiley:

Membayar milyaran rupiah… dst dst…
alasan mungking spt yg di atas tadi…

:smiley: :wink:
salam

Sebenarnya kita tahu klo Tuhan itu Maha Tahu (at least saia dan keluarga di rumah punya pengertian spt ini) :smiley:

Gal. 5:17 - Sebab keinginan daging berlawanan dengan keinginan Roh dan keinginan Roh berlawanan dengan keinginan daging – karena keduanya bertentangan–sehingga kamu setiap kali tidak melakukan apa yang kamu kehendaki.

Kita tahu klo Tuhan itu Maha Tahu, tp kita karena keinginan daging kita, maka kita melakukan pelanggaran2 seperti yg disebut pak Bruce.

:slight_smile:

Bagaimana dengan ucapan ‘Semoga Panjang Umur’ diganti dengan ‘Semoga Cepat Menghadap Tuhan’ ? Rasanya orang yang diberi ucapan itu akan marah marah, ya kan?

:cheesy:

Yakin pak “jangan saling ngotot, santai saja” ?

1. Ironinya, mengapa kita takut pada kematian? Mengapa kita takut kala mendengar kata mati?
Karena si “kita” disitu belum dapat Pelajaran “Kematian itu adalah Berkat Terachir yg Tuhan berikan kepada si kita”.
Bukankah banyak orang bilang, “Hidup didunia banyak Penderitaan dan Pencobaannya” ! Jadi kalau kita DILEPASKAN dari “Penderitaan dan Pencobaannya”…mestinya kita HARUS Bersyukur, bukan ?
Kata Tuhanku, sudah waktunya kau istirahat total dalam Kematian yg kuberikan kepadamu, anak-Ku !

2. Mengapa kita sedih kalau ada orang yang kita cintai sakit keras dan menjelang ajal?
Emangnya ada ya Orang yg TERTAWA TER BAHAK2 dan SENANG SEKALI melihat “orang yang kita cintai sakit keras” ? Terus emangnya ada ya orang yg akan BERPISAH serta TIDAK BERTEMU lagi malahan kesenangan sambil Pesta Pora.
Itu sih kelakuan Orang2 yg TIDAK RAPTURE “ketinggalan didunia” (kek orang2 yg menganggap RAPTURE itu bisa2nya manusia dan dongeng anak SMU)
Wahyu 11 :
7 Dan apabila mereka telah menyelesaikan kesaksian mereka, maka binatang yang muncul dari jurang maut, akan memerangi mereka dan mengalahkan serta membunuh mereka.
8 Dan mayat mereka akan terletak di atas jalan raya kota besar, yang secara rohani disebut Sodom dan Mesir, di mana juga Tuhan mereka disalibkan.

9 Dan orang-orang dari segala bangsa dan suku dan bahasa dan kaum, melihat mayat mereka tiga setengah hari lamanya dan orang-orang itu tidak memperbolehkan mayat mereka dikuburkan.

10 Dan mereka yang diam di atas bumi (yg TIDAK RAPTURE itu) bergembira dan bersukacita atas mereka itu dan berpesta dan saling mengirim hadiah, karena kedua nabi itu telah merupakan siksaan bagi semua orang yang diam di atas bumi (yg TERTINGGAL “Left Behind” itu !).

3. Mengapa kita berusaha mati matian untuk hidup panjang umur?
Karena si kita pikir, Panggilan Tuhan untuk ISTIRAHAT PANJANG bisa DISOGOK ama Uang dan usaha manusia kali ya !?

4. Mengapa kita rela membayar milyaran rupiah hanya untuk memperpanjang hidup beberapa tahun lagi dengan cangkok jantung, cangkok ginjal, cangkok hati, stem cell therapy, dsb?

Jawaban point 1 dan 3 sudah mampu menjawab Question no 4 ini !

Jadi apa inti yang ingin anda sampaikan, bro?

:rolleye0014:

Saya jawab dengan nyantai juga bro…
Mengapa kita takut pada kematian? Karena kebawa-bawa ingatan masa kecil, kalau orang mati nanti jadi hantu atau arwah penasaran…hiiiii… :huh:
Kalo jawaban seriusnya, ya itulah manusia…kita sering takut menghadapi hal-hal yang kita tidak tahu pasti. Menunggu hasil ujian kita takut, menunggu jawaban lamaran pekerjaan kita takut, menghadapi masa depan yang tidak pasti kita takut…apalagi menghadapi kematian dimana orang sering tidak yakin dia akan masuk sorga/neraka. Kalau saya sih tidak takut mati, yang saya takuti prosesnya…jangan sampai menyakitkan… :cheesy:
Kita sedih orang yang kita cintai meninggal karena kita masih ingin lebih lama bersama-sama mereka, kalau sesudah mati belum tentu bisa kumpul bareng kan? :cheesy:

Mengapa berusaha mati2an panjang umur? Bagi sebagian orang supaya punya lebih banyak kesempatan bersenang-senang (meskipun dosa) lalu kemudian bertobat. Bagi yang lain merasa panjang umur adalah berkat, yang lain lagi ingin memastikan bahwa dia menjalani hidupnya dengan baik dan punya kesempatan menebus dosa-dosanya.

Mengapa memperpanjang upaya dengan cangkok ginjal, dll…dll… Manusia wajib berupaya, tetapi Tuhanlah yang menentukan :afro:

Salam

Semua diimani dan iman disimpan dalam hati nurani yang suci.

Tanpa iman siapa yang peduli dengan surga dan “Tuhan melihat”?
Punya iman pada awalnya tetapi tidak menjaga hati nuraninya tetap suci, maka imannya juga akan kandas dan mulai merasakan hembusan angin dan tenggelamlah ia ke laut.

Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan karena disanalah iman itu dipelihara dan ditumbuhkan dan dengan iman dan ketekunan kita memperoleh semua yang dijanjikanNya. Diluar dari itu kita hanya akan menjadi manusia agamawi, mencari hal-hal yang rohani karena takut besok tidak dapat rejeki. Bagi mereka surga adalah bonus dan “Tuhan melihat” adalah mungkin.

Semoga mencerahkan.

Bro Bruce sedang nyindir siapa yah…? :slight_smile:

Jiaaaah, dituduh nyindir

He he he he he.

Busyet dah…kan TERBACA kok disitu jawaban dari yg anda tanyakan, bro !
Kalau kalimat depannya sih… cuma nanya aja "apa yakin gak pakai sewot, ngotot dan berantem lagi , seperti biasanya kalau CITCIT ketemu MEONG, si Mickey ketemu si Catty…iya 'kan ? Pasti KEJAR2an deh !

Siapa lagi kalau bukan Taysennya dong ! Makanya cepatan tuh ada yg sedang KETOK2 PINTU…BUKAIN pintunya ya !

3:20 Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetok; jikalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya dan Aku makan bersama-sama dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Aku.

Karena ada mamon dan mamonnya tebal and buanyak , maka cangkok ginjal.

Yang gak punya duit pasrah saja…menunggu dengan tulus ikhlas…

di cangkok pun , ntar mati juga… lebih baik berikan pada si miskin buat beli rumah and bayar hutang …ya …

Yeeee’ yg bayarin kan bukannya si Pasien tetapi anak dan sanak familynya…

di cangkok pun , ntar mati juga

Ha ha ha ngapain MANDI, entar KOTOR juga ! Pantesan dari setadi kecium BAU apa an ya ? Benar2 keblinger deh si Bro !

Dahlan Iskan cangkok hati yang bayar dia sendiri…

Ntar mati juga trus khan masuk Surga , enak di Surga khan buat anda yang ber Iman pada YESUS ?

trus ngapain memperpanjang umur… gak beriman dia.

mungkin masih banyak dosa kayanya bro… j/k
tapi bagi saya, takut mati karena harus meninggalkan orangtua, siapa yg urus mereka dan berbagai alasan lainnya…
seperti mau lihat cucu, mau lihat cicit, atau mau melihat kedatangan YESUS ke 2x nya :smiley:
tapi kalo mati tanpa beban, saya rasa semua orang lebih memilih ingin mati.
justru karena masih adanya beban atau keinginan orang2 tertentu menunda kematiannya…

saya rasa karena ada dosa, di situ ada pertobatan bro…
semakin dalam seseorang jatuh, semakin besar pertobatannya, amin ?
saya tidak menyarankan manusia buat banyak2 dosa lho ya… hahaha…

Gbu

Saudara ku … kamu salah, saya sudah capek minta mati … sampe sekarang gak mati2, saya pernah mati 5 jam lebih ( sebelum saya kenal kristus dengan benar), tapi sampe sekarang masih hidup … waktu saya mati, saya disuntik satu liter formalin, tapi sampe sekarang saya hidup … hehehehe … kamu bohong yah … hahahahaha… saya sudah tujuh kali mencari mati, tapi tidak mati2 tahu… hahahah… jadi kalau anda bertanya, siapa yang siap mati ??? SAYA SUDAH CAPEK HIDUP TAHU !!!

Tahu tidak umur saya sekarang berapa, saya sudah hampir 70 Tahun tahu ??? tapi kalau anda lihat phisik saya, anda pikir saya baru berumur 30 Tahun, hehehehe …Tuhan itu jahat, buat saya awet muda terus, dan susah mate2, heheheheheheheh…

Ternyata ikut Tuhan Yesus jadi awet muda … heheheheh …

salam damai dalam Tuhan Yesus …

Beneran nih udah 70 tahun? Wah musti saya panggil mbah ya?

Benarkah anda sudah capek hidup dan ingin mati? Sudah tidak ada lagikah yang bisa dikerjakan di dunia ini sehingga anda ingin cepat cepat dipanggil Tuhan?

Jangan jangan karena tugas anda yang belum selesai maka nama anda belum dipanggil untuk menghadap Tuhan, mbah.

:happy0062:

hahaha… simbah ini ada2 saja… mungkin simbah belum pas masuk syurga… simbah masih banyak dosanya… jadi Tuhan bukan jahat, tapi sayang simbah… supaya simbah punya kesempatan memberishkan diri… santai kan mbah? :smiley: