isi injil yg lebih membingungkan bagi umat kristen

2 Samuel 10:18

“Tetapi kemudian larilah segala orang Syam itu dari hadapan orang Israel, maka dari pada orang Syam itu dibinasakan Daud tujuh ratus buah rata dan empat puluh ribu orang berkuda, tambahan pula dialahkannya Sobakh, panglima perang mereka itu, sehingga matilah ia di sana.”

1 Tawarikh 19:18

“Maka larilah segala orang Syam dari hadapan orang Israel, maka dibinasakan Daud dari pada orang syam itu tujuh ribu buah rata perang dan empat puluh ribu orang yang berjalan kaki; tambahan pula dibunuhnya Sofakh, panglima perang itu.”

SUNGGUH MEMBINGUNGKAN :

  • tujuh ratus buah ATAU tujuh ribu buah
  • empat puluh ribu orang berkuda ATAU empat puluh ribu orang yang berjalan kaki
  • Sobakh ATAU Sofakh

SUNGGUH MEMUSINGKAN …KOQ DATANYA G AKURAT SECHHHH… :cheesy: :cheesy: :cheesy: :angel: :angel: :mad0261: :mad0261: :coolsmiley:

WOW AKYU BINGUNG… KYAAA…

JWB LAH…BARU SEDIKIT NEH YG DIUTARAKAN…MNGKIN NANTI PENUH…BIAR KALIAN SADAR DAN FAHAM BNYK KESIMPANGSIURAN DATA DLM BIBEL…

kasi tau engga yaaaaaa… ??

udahlah bung…anda hanya bermain 2…anda g punya ilmu mnjwb …lbh baik anda duduk manis ya…dah minum susu lom biar encer otak idiot lo??? :cheesy: :azn: :afro: :ashamed0002: :ashamed0004:

@ Pau_lus : Salah tuch ayatnya
Main rubah-rubah aja…
Ketauan ni ye…

Coba di lihat lagi dari alkitab…
Jangan seneng copy paste tanpa check dulu…

Ngintip dari forum tetangga nich ye…

Nich saya coba jawab ya ngambil dari forum tetangga juga :

Dalam konteks metode kritik historis. Hal itu dapat dijelaskan demikian: Satu peristiwa yang sama dapat diceritakan dalam 2 versi. Mengapa? Karena memiliki jalur penceritaan yang berbeda sehingga sampai ke tangan penulis terakhir (penulis “Tawarikh” dan penulis “Samuel”). Tidak heran, kalau ada “sedikit” perbedaan .

Kalau ditanya: mana yg bener, saya jawab keduanya. Dua2nya mau menceritakan peristiwa yg sama, tetapi kemungkinan besar dengan sudut pandang yg agak berbeda.

Perbedaan tsb bukanlah hal yg pokok dan tidak merusak inti cerita.

Berhubung tidak boleh memasukkan ayat-ayat dari selain dari alkitab, jadinya saya tidak bisa menunjukkan isi dari ayat-ayat kitab-kitab itu, yang dimana satu penulis, tapi kok ga konsisten.

ya bragita di bw santai aja, badut mah jgn di bw serius jwb nya… yg ada cape ati nanti…

berarti data yg masuk g akurat kan???koq bisa…mestinya apapun bibel itu tetap harus akurat…apapun itu…lkarena itu kata 2 tuhan jgn ditambh jgn di rubah seperti anda buat ilustrasi …main tambah main rubah aja…gmn neh…ini bukn surat presiden ini ayat tuhan…harus teliti donk menuliskannya…
jadi pertanyaannya brp bnyk sech bibel itu???mn yg bisa dipercaya???koq beda dan g akurat…

dlm militer aja klo ada 2 pimpinan …mabuk lah tuh serdadu…mana yg mau diikuti…parah neh…koq membenarkan yg salah sechh…artinya ada bibel yg salah…yg salah itu harus kita hapus…harus kita hanguskan…g mngkin kontradiktif itu smua bnar…pasti ada yg bnr dan ada yg salah…camkanlah…pelajari lagi y sayang…kan dah dibilng klo ngomong beljr dolo jgn pake rahang y…wakkaaa

@ Pau_lus : Jilat dulu lidahmu sebelum berbicara dan telan air liur mu dulu sebelum berkata… Hanya karena peraturan tidak boleh mengeluarkan ayat-ayat selain ayat alkitab, maka saya tidak menuliskan ayat-ayat dari agama seberang yang satu penulis, tapi tidak konsisten…
Bila melihat dari alkitab versi Bahasa Inggris, cocok semuanya…

bro… anda tau ga, knp tarzan ada di hutan?

Semua kesalahan frekuensi angka pada Alkitab memiliki akar yang sama, yaitu: karena manuskrip tuanya kurang bisa terbaca dengan jelas (mungkin sobek, hancur, luntur, pudar,etc. dibawah akan saya postingkan contoh manuskrip tua Alkitab), namun hal ini dapat dikoreksi dengan melihat manuskrip lainnya (inilah keuntungan Kristen memiliki banyak manuskrip, sehingga satu dengan yang lainnya bisa saling koreksi dan saling menjaga validitas, bayangkan bila hanya ada 1 manuskrip maka jika ada kesalahan pada manuskrip itu tidak ada tolok ukur lainnya dan sangat berbahaya).

Best Regard,
Daniel FS

@Pau_lus

Sepengetahuan saya selama join disini (FK)… AlKitab bukanlah Firman Tuhan… menlainkan kumpulan sejarah tentang Yesus yang dikoleksi oleh murid2 Yesus… dan 2/3 isi alKitab adalah dari Paulus. Tapi terakhir pengetahuan saya ini dianggap Lelucon oleh Moderator KHALIL.

Sayang saya tidak bisa melacak kembali thread sdr. Erusi yang lalu… disana banyak membahas ttg. alKitab dan kesimpulan2 Kristen itu sendiri tentang alKitab.

Sayangnya members disini cepat lupa dan selalu minta diulang. Apabila ada pertentangan pendapat antara member Kristen itu sendiri… nampaknya bukan masalah. Dan komentar Brigita ttg pemakluman isi alKitab bilamana terdapat perbedaan sangat lumrah= no problem… oleh karenanya alKitab adalah buku Sejarah bukan Wahyu Tuhan.

Salam.

@ cent0ng: saya tidak beranggapan bahwa alkitab adalah buku sejarah, dan bukan wahyu Tuhan. Alkitab itu buat saya adalah landasan hidup saya. Didalamnya, menurut saya, ada firman Tuhan, atau wahyu Tuhan, ada sejarah, ada sastra, ada ilmu pengetahuan, ada nyanyian,dan lain-lain. Dan kewajaran mengenai perbedaan angka itu, sudah dengan baik diterangkan oleh saudara saya Daniel.

jadi itu bkn firman tuhan toh???jadi firman tuhan tuh apa???bagaimana kita tau apa yg bnar donk???percuma aja klo gitu ke gereja bawa n baca bibel…klo itu buku sejarah oke…memng dari manusia…klo gitu orng kristen mengimani tulisan manusia bkn firman tuhan donkk…oke saya faham dgn anda brigita…tpi knp anda ngeyel dri awal…ingat sy sendirian disini , kalian begitu bnyk namun sy dpt patahkan teori argumen anda…

kasian kpd pecinta yesus klos elama ini yg dibaca bkn firman tuhan tetapi hanya buku sejarah…

klo gitu apa guna bibel bhs indonesia???g usah ada aja dri pada firman tuhan jdi bhn cemohan…
tpi anda g konsisten sech…anda kan ktkan klo bibel itu buku sejarah…udahlah brigita…jgn coment lagi dechhh…anda g mengerti bibel tpi mlh mnghancurkan kristen sendiri…

Alkitab bahasa terjemahan berguna untuk menyampaikan kisah hubungan antara Allah dan manusia secara umum dan fundamental yang tentunya lebih akurat penterjemahannya dibandingkan dengan terjemahan angka. Namun, jikalau seseorang memang ingin mempelajari lebih dalam mengenai detail adalah baik bila yang dipelajari adalah sumber asli (manuskrip atau dokumen aslinya).

Misalnya ditemukan manuskrip (sekalipun sudah rusak) di Indonesia dengan kalimat: “Kuoing […]dalah mus[…]h alami tiku[…]”
Catatan: […] = rusak karena robek.
Secara langsung kita akan dapat melihat bahwa:

  1. Kuoing adalah kesalahan akibat kelunturan tinta, yang aslinya “kucing”.
  2. […]dalah tentunya “adalah”.
  3. mus[…]h tentunya “musuh”.
  4. tiku[…] tentunya “tikus”.
    Dengan demikian penterjemahan suatu kalimat dalam suatu bahasa tidak mengubah pesan fundamental yang hendak disampaikan oleh manuskrip yang bersangkutan, kecuali bila hal itu adalah dalam bentuk angka frekuensi. Namun, apakah angka frekuensi itu adalah fundamental bagi pesan yang hendak disampaikan? Apakah dampaknya jika angka-angka tersebut salah akan mempengaruhi pesan hubungan Allah dengan manusia?
anda akui kesalahnnya kan?????tpi knp masih ditulis?????????????????????????????????

2Tim 3:16

“Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar,untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran”

APAKAH MENDIDIK ORANG DALAM KEBENARAN KALAU ADA PENULISAN YG BERTENTANGAN DLM BIBEL???

Im 5:5

“Jadi apabila ia bersalah dalam salah satu perkara itu, haruslah ia mengakui dosa yang telah diperbuatnya itu,”

MESTINYA KETIKA DILIHAT ADA KESALAHAN PERBAIKI BUKAN DIBIARKAN DAN DIKEMBANGKAN YG PADA AKHIRNYA AKAN MEMBINGUNGKAN…BIBEL ADALAH Firman Tuhan …Firman Tuhan MESTINYA TFK TUMPANG TINDIH ,KONTRADIKTIF ATAUPUN DILEMATIS…

SAYA TUNGGU COMENT NYA BUNG

Penerjemah tidak dapat mencampurkan satu manuskrip dengan manuskrip yang lain karena aturan codex yang berbeda, BHS (Perjanjian Lama terjemahan LAI) termasuk dalam Codex Leningrad. Mengubah manuskrip BHS dengan memasukkan sistem manuskrip lain (dengan Codex yang berbeda) malah akan dianggap sebagai pemalsuan codex oleh para ahli sejarah dan Arkeologi, sehingga demikian manuskrip diterjemahkan apa adanya.

Satu-satunya koreksi yang dapat dilakukan pada dunia sains Arkeologi ini adalah dengan melakukan referensi manuskrip lain (namun tidak boleh mengubah terjemahan manuskrip yang sedang diterjemahkan).

Menurut saya, sebaiknya Anda buka topik baru saja mengenai validitas dan taraf keotentikan dari Alkitab, karena pembahasan ini semakin lama semakin menyimpang dari topik Thread.

Best Regard,
Daniel FS

Penerjemah tidak dapat mencampurkan satu manuskrip dengan manuskrip yang lain karena aturan codex yang berbeda, BHS (Perjanjian Lama terjemahan LAI) termasuk dalam Codex Leningrad. Mengubah manuskrip BHS dengan memasukkan sistem manuskrip lain (dengan Codex yang berbeda) malah akan dianggap sebagai pemalsuan codex oleh para ahli sejarah dan Arkeologi, sehingga demikian manuskrip diterjemahkan apa adanya.

Satu-satunya koreksi yang dapat dilakukan pada dunia sains Arkeologi ini adalah dengan melakukan referensi manuskrip lain (namun tidak boleh mengubah terjemahan manuskrip yang sedang diterjemahkan).

Menurut saya, sebaiknya Anda buka topik baru saja mengenai validitas dan taraf keotentikan dari Alkitab, karena pembahasan ini semakin lama semakin menyimpang dari topik Thread.

KOQ MENYIMPANG ,…KAN SOALNYA ISI INJIL YG LEBIH MEMBINGUNGKAN…
SKRNG GINI AJA PENGKODEAN ITU SIAPA YG BUAT???APA ADA 2 HAL YG BEDA ITU SAMA???BAHAKAN KEMBAR SEKALIPUN PASTI ADA BEDA INI SOAL ITUNGAN ANGKA,JADI JAUH LBH LUAS MAKNANYA…ITU BEDA KNP HRUS IKUTI KODE???SIAPA YG BUAT KODE ???TUHAN KAH???SEHINGGA DLM KITABNYA SENDIRI BERBEDA…ANGKA ADALAH ITUNGAN PASTI BUNG…G BOLEH SAMA SEKALI MELENCENG…KLO NAMA MASIH BISA DITERIMA…COBA ANDA BAYANGKAN AJA…

40.000 BERKUDA AMA 40.000 BERJALAN KAKI…APA SALAH LIAT???
700 APAKAH SAMA DGN 7000…SALAH HITUNG G?
KLO NAMA OKE BEDA ANDA SDH JELASKAN…INI SOAL ANGKA…ANDA TANYA AMA AHLI MATEMATIKA BGAIMANA PERUBAHAN 1 ANGKA AJA APA JADINYA…APA HASILNYA…

JADI SBNRNYA ADA BRP MANUSKRIP SECH BIBEL???YESUS CMN 1 ADANYA…BERARTI ADA KESALAHN DLM MANUSKRIP LAIN…HARUS DICARI MANA MANUSKRIP ASLI SBNRNYA???

Dewan Legislatif Arkeologi Internasional tentunya. :slight_smile:

APA ADA 2 HAL YG BEDA ITU SAMA???????BAHAKAN KEMBAR SEKALIPUN PASTI ADA BEDA INI SOAL ITUNGAN ANGKA,JADI JAUH LBH LUAS MAKNANYA........ITU BEDA KNP HRUS IKUTI KODE?????SIAPA YG BUAT KODE ????TUHAN KAH????SEHINGGA DLM KITABNYA SENDIRI BERBEDA.....ANGKA ADALAH ITUNGAN PASTI BUNG.....G BOLEH SAMA SEKALI MELENCENG..KLO NAMA MASIH BISA DITERIMA.....COBA ANDA BAYANGKAN AJA.....

40.000 BERKUDA AMA 40.000 BERJALAN KAKI…APA SALAH LIAT???
700 APAKAH SAMA DGN 7000…SALAH HITUNG G?
KLO NAMA OKE BEDA ANDA SDH JELASKAN…INI SOAL ANGKA…ANDA TANYA AMA AHLI MATEMATIKA BGAIMANA PERUBAHAN 1 ANGKA AJA APA JADINYA…APA HASILNYA…

Ya itu tadi, karena menurut aturan Arkeologi harus diterjemahkan apa adanya, maka ya BHS diterjemahkan apa adanya, beberapa huruf yang luntur ya harus diterjemahkan demikian, misalnya kalau goresan tintanya misalnya Yod (י) luntur kebawah sehingga memanjang akan menghasilkan kata Vav (ו), ya harus diterjemahkan sebagai Vav.

Ini adalah kebijakan Dunia Internasional mengenai tata cara penterjemahan manuskrip kuno, bukan kebijakan Gereja.

JADI SBNRNYA ADA BRP MANUSKRIP SECH BIBEL??????????????????????????????????????????????????????YESUS CMN 1 ADANYA........BERARTI ADA KESALAHN DLM MANUSKRIP LAIN.......HARUS DICARI MANA MANUSKRIP ASLI SBNRNYA???????????????????????????????????

Ribuan naskah :slight_smile:
Namun secara garis besar manuskrip kuno Perjanjian Lama dibagi menjadi 7 golongan utama:

  1. Naskah Laut Mati (Dead Sea Scroll)
  2. Septuaginta
  3. Peshitta
  4. Vulgata
  5. Masoretic (BHS termasuk pada sistem ini pada bagian Codex Leningrad)
  6. Taurat Samaria
  7. Targum
HARUS DICARI MANA MANUSKRIP ASLI SBNRNYA???????????????????????????????????

Kesalahan yang terjadi adalah kesalahan terjemahan oleh aturan Arkeologi karena rusaknya manuskrip yang bersangkutan, bukan karena manuskripnya salah tulis. Semua manuskrip tersebut asli, namun karena rusak berat terjadilah salah terjemahan (apalagi dibatasi dengan aturan Arkeologi).

Best Regard,
Daniel FS