Ismael = Allah Mendengar

Selanjutnya kata Malaikat Tuhan itu kepadanya: "Engkau mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan akan menamainya Ismael, sebab Tuhan telah mendengar tentang penindasan atasmu itu. (Kejadian 16:11)

Tahukah Anda bahwa di dalam Alkitab ada tujuh orang yang sebelum kelahirannya secara khusus diberi nama oleh Allah sendiri atau melalui perantaraan seorang malaikat atau melalui seorang nabi? Mereka adalah Ishak (Kejadian 17:19), Yosia (1 Raja-raja 13:2), Salomo (1 Tawarikh 22:9- 10), Imanuel (Yesaya 7:14-16), Yohanes Pembaptis (Lukas 1:13-17), Yesus (Matius 1:20-21; Lukas 1:30-33), dan satu lagi yang kita baca hari ini: Ismael (Kejadian 16:11).

Kisah tentang Ismael kalah pamor dengan kisah Ishak di kalangan orang kristiani. Padahal, selain diberi nama oleh Allah sendiri, berita kelahirannya juga disampaikan oleh seorang malaikat, seperti halnya berita kelahiran Yesus. Allah juga berjanji bahwa Ismael akan menjadi bangsa yang besar seperti yang Dia janjikan pada Abraham (ayat 10), dan tidak lagi hidup dalam perhambaan (ayat 12). Lega dengan janji Allah yang indah bagi anaknya, Hagar pun bersedia kembali kepada nyonyanya sekalipun ia harus mengalami penindasan (ayat 9, 15). Tadinya ia sempat menjadi sombong (ayat 4), kemudian menjadi pelarian yang penuh ketakutan. Kini ia penuh kekaguman dan ketundukan akan Allah. Ia menyebut Allah sebagai El-Roi, artinya Allah yang telah melihat atau memedulikannya.

Jika Allah mengasihi Ismael dan keturunannya, menganggap mereka istimewa, tidakkah kita juga sepatutnya demikian? Pada Idul Fitri ini, mari kita mendoakan saudara-saudara kita, baik yang merupakan keturunan Ismael secara jasmani, maupun yang memandang Ismael sebagai bapa rohani, agar berkat-berkat Allah juga terus dialami oleh mereka.

Tetapi Aku mengabulkan juga permohonanmu mengenai Ismael. Karena itu dia akan Kuberkati dan Kuberi keturunan yang banyak. Ia akan menjadi leluhur dua belas kepala suku, dan keturunannya akan Kujadikan suatu bangsa yang besar. (Kejadian 17:20 BIS)

Teka-teki buat Anda: Berapakah anak Abraham? Satu? Dua? Jawabannya: delapan! Ya, anak Abraham secara jasmani ada delapan (1 Tawarikh 1:28- 32). Namun, hanya dua yang disebut langsung sebagai keturunan Abraham, yaitu Ishak dan Ismael. Sisanya disebut sebagai keturunan Ketura, gundik Abraham. Menarik, ya? Kepada dua anak ini Allah menjanjikan berkat yang tidak diberikan kepada saudara-saudara mereka yang lain.
Allah berjanji melalui keturunan Abraham, semua bangsa di bumi akan diberkati (12:3, 26:4).

Dalam terang Perjanjian Baru, ini adalah janji tentang Mesias yang akan datang! Rencana Allah sangat jelas untuk menggenapinya melalui keturunan Ishak, anaknya dari Sara. Dua kali Allah menekankan hal ini (ayat 19 dan 21) menunjukkan bahwa rencana-Nya tak dapat diganggu-gugat! Sunat yang diterima Ismael bersama semua hamba laki-laki di rumah Abraham hari itu menunjukkan bahwa mereka juga menaruh pengharapan pada janji Allah. Kelak, mereka pun akan menjadi penerima berkat dari Sang Juru Selamat yang akan datang!

Allah juga secara khusus memberkati Ismael. Keturunannya akan sangat banyak (ayat 20). Kaum muslim berpendapat mereka adalah keturunan Ismael melalui Qaydar (Kedar) dan Nabit (Nebayot). Dan benar bahwa hari ini jumlah mereka sangat banyak! Janji Allah sedang digenapi! Bagaimana awalnya hingga Ismael diberkati? Abraham telah bersyafaat bagi anak ini (ayat 18). Ia mengasihinya dan tak ingin Ismael kehilangan berkat Allah. Adakah hari ini kita juga mengasihi dan mau bersyafaat bagi keturunan Ismael, agar berkat dari Sang Juru Selamat dapat sampai kepada mereka?

Ngga ke keturunan Ismael aja sih, tapi Tuhan berpesan Kasihilah sesamamu manusia sepertii dirimu sendiri.
Kalau aku do’a syafa’at secara umum, jadi sudah mencakup semuanya. Lagian kalau berdo’a terlalu spesifik jadinya lama, keulang2, dan aku merasa ga nyaman karena ada ayat " jangan berdo’a bertele-tele".
Salam

Anda melihat dari satu sisi, tetapi tidak melihat sisi lainnya.

Galatia 4:24-26

Ini adalah suatu kiasan. Sebab kedua perempuan itu adalah dua ketentuan Allah: yang satu berasal dari gunung Sinai dan melahirkan anak-anak perhambaan, itulah Hagar–

Hagar ialah gunung Sinai di tanah Arab–dan ia sama dengan Yerusalem yang sekarang, karena ia hidup dalam perhambaan dengan anak-anaknya.

Tetapi Yerusalem sorgawi adalah perempuan yang merdeka, dan ialah ibu kita.

Jadi jangan memberi penjelasan yang tidak berimbang dan tidak melihat keseluruhan Alkitab. Dasar penafsiran kita bukan perasaan hati. Jika anda menyatakan Ismail itu adalah Islam, maka benarlah naskah berikut ini,

Galatia 4:28-29

Dan kamu, saudara-saudara, kamu sama seperti Ishak adalah anak-anak janji.

Tetapi seperti dahulu, dia, yang diperanakkan menurut daging, menganiaya yang diperanakkan menurut Roh, demikian juga sekarang ini.

Bukan hanya terjadi di Indonesia tetapi diseluruh belahan dunia dimana keturunan Ismail menjadi lebih dominan. Itu jika anda kaitkan dengan Islam…

Tetapi Alkitab menulis Kebenaran yang tidak dikotak-kotak oleh agama-agama.

Sebagai penutup, Galatia 4:30 menuliskan,

Tetapi apa kata nas Kitab Suci? “Usirlah hamba perempuan itu beserta anaknya, sebab anak hamba perempuan itu tidak akan menjadi ahli waris bersama-sama dengan anak perempuan merdeka itu.”

Dan lihatlah kenyataan hari ini, anak-anak bedinde itu berusaha menghabisi anak-anak majikannya. Dengan sedikit (kalau dibandingkan Ishak) berkat yang diterima Ismael kakek moyang mereka, apakah kalau mendapat berkat lebih banyak mereka tidak akan lebih berusaha untuk menggeser anak si majikan?

Yah, seprti kata orang Jawa: Begitulah kalau Petruk jadi Ratu.

jadi kayak Ken Arok dan dendam tujuh turunan ya om :smiley:

Kalau menurut saya, meskipun diusir, namun Ismael dan keturunannya tetap merupakan keturunan Abrahan yang juga menerima janji Allah. Karena itu pada prinsipnya kita sebagai keturunan Ishak, anak-anak berkat wajiblah mendoakan mereka, memberkati mereka, agar bersama-sama dengan kita menerima berkat dan keselamatan dengan mengakui Yesus sebagai juru selamat.

Anyway sebenarnya Islam mengakui Yesus (isa Al Masih) adalah mesias yang akan datang pada akhir dunia untuk mengadili orang hidup maupun orang mati. Mereka hanya tidak bisa menerima Yesus sebagai Tuhan. Meski penjelasan yang bisa diterima mereka adalah Yesus sebagai Tuhan karena Yesus merupakan perwujudan sebagai Firman Allah. Ingat Yesus dilahirkan karena Allah yang berfirman. Namun fisik Yesus mereka menganggap sebagai manusia. Ajaran ini pun tak bertentangan karena Yesus juga 100% merupakan manusia fana.

Penjelasan ini yang kadang tidak mengerti oleh saudara sepupu kita. Agama menurut saya tidak berlu berubah, asalkan dengan mulut, bibir dan hatinya; mereka mengakui Yesus adalah mesias (sang juru selamat manusia) sudah cukup.

Tapi memang masih ada pembahasan lebih lanjut, namun untuk sementara saya cukupkan dulu sampai disini.

benarlah kata bro Krispus: anda itu hanya melihat satu sisi dan tidak mau melihat sisi yang lain.

Coba anda belajar dulu tentang islam, bro. Ada banyak pelanggaran atas perintah YHWH di sana. Hanya karena mereka menerima Yehushua sebagai Juru Selamat manusia, di mana pembenaran untuk perintah membunuh siapa pun yang menolak nabi mereka?

Bro, setan juga tahu dan mengakui kalau Yehushua itu Juru Selamat manusia yang sejati. Tapi memangnya boleh berpegang pada satu hal itu lalu mengikut setan?

Anda harusnya mendalami islamologi sebelum menyebutnya saudara sepupu. Jika ayah anda menceritakan bahwa anaknya, Ancien lahir di Solo dan sekarang sudah menikah dengan orang Semarang, sedangkan anda si-Ancien lahir di Surabaya dan sekarang masih bujang, siapakah yang diceritakan ayah anda? Demikian bedanya Alkitab dan kitab suci mereka tentang Yesus, Tuhan dan Mesias. Tahukah anda bahwa semua nabinya adalah orang Israel dan hanya Muhammad orang Arab? Tahukah anda walau nabinya sama dengan nabi Israel tetapi pesannya tidak sama walau ceritanya serupa?

Jika Tuhan memberikan jalan satu-satunya lewat Yesus Kristus (yang artinya Mesias), maka mereka menolak dengan tegas bahwa Yesus itu bukan Tuhan dan bukan Anak Allah, Ia bukan jalan, tetapi sebagai gantinya mereka menempatkan Muhammad sebagai juruselamatnya yang mengajarkan jalan kepada Allah lewat sholat dan pahala karena mengikutinya. Jika nabi Israel dalam Alkitab menubuatkan kedatangan Yesus, maka dimasukannya nama semua nabi Israel dalam kitab suci mereka adalah meramalkan kedatangan Muhammad. Apakah artinya kita bersepupu?

Banyak kitab didunia yang disebut kitab suci, tetapi carilah kitab suci yang menyebutkan jelas nama Yesus, menyebutkan jelas pengikutnya dan menyebut nama Yahudi untuk ditentang dan dilawan sampai akhir dunia. Sebuah pertanyaan besar adalah mengapa harus Yesus, pengikutnya dan orang Yahudi? Mengapa bukan Hindu atau pengikut Sidartha? Dan juga mengapa harus mencantumkan banyak nabi Israel dengan kisah sama tetapi pesan berbeda untuk meramalkan kehadiran Muhammad?

Belajarlah islamologi agar anda paham siapa mereka dan berhenti menghubungkan dengan Ismael. Karena secara historis tidak ada hubungannya, ada bagian yang dipaksakan untuk masuk dalam keturunan Ismael tanpa bukti historis.

perlu mendoakan mereka
agar mereka tidak lagi mencari jalan menuju keselamatan

dlm kesukuan keturunan ishak dan ismail memang saudara tp dlm menyangkut agama bukan saudara,jd boleh saja mendoakan keturunan ismail tp jangan mendoakan pengikut nabi palsu masuk surga karena percuma.

gimana cara mendoakan mereka masuk sorga ??

masuk sorga atau tidak adalah pilihan pribadi, klo kita doakan, dan mereka mau menerima TUHAN YESUS KRISTUS SEBAGAI TUHAN DAN JURUSELAMAT PRIBADI, berarti mereka sudah memilih jalan untuk menuju rumah BAPA DI SORGA. :afro:

dimanakah keturunan ishmael saat ini ?

apakah orang arab itu adalah keturunan ishmael ??

dengar dengar, sesungguhnya, keturunan ishmael, bukan ditempat yang dikira orang selama ini. Keturunan ini telah sulit dicari, dan berada tersembunyi dalam sebuah kelompok kecil di daerah sekitar lautan.

yang kelompok besaarrr itu, ditengarai bukanlah keturunan ishmael, melainkan suku suku asli arab yang telah ribuan tahun berdiam di gurn gurun pasir.

udah siap2 nge quote galatia 4, tapi pas liat2 di atas, ternyata udah ada yang ngepost. :ashamed0004:

siapakah keturunan ismael sebenarnya ?
mereka juga menjadi bangsa yang besar

Kej 17:20 Tentang Ismael, Aku telah mendengarkan permintaanmu; ia akan Kuberkati, Kubuat beranak cucu dan sangat banyak; ia akan memperanakkan dua belas raja, dan Aku akan membuatnya menjadi bangsa yang besar.

keturunanan yang diberkati Tuhan ,krn jg mrpk ket Abraham

bukan anak perjanjian