Israel Bunuh 12 Warga Arab di Golan

Israel Bunuh 12 Warga Arab di Golan Kistyarini | Senin, 6 Juni 2011 | 08:55 WIB

DAMASKUS, KOMPAS.com — Militer Israel membunuh 12 warga Arab, termasuk seorang anak, dan melukai sedikitnya 220 orang ketika berusaha menyerbu garis gencatan senjata pada peringatan 44 tahun Perang Enam Hari Arab-Israel di Dataran Tinggi Golan, Minggu (5/6/2011), demikian televisi pemerintah Suriah melaporkan.

Pada tengah hari sekelompok kecil demonstran muda Palestina dan Suriah melanggar garis gencatan senjata antara Israel dan Suriah di Dataran Tinggi Golan. Prajurit Israel melepaskan tembakan. Siaran pers Tentara Pertahanan Israel mengatakan, militer telah menembakkan tembakan peringatan untuk menghentikan para demonstran.

Perang Enam Hari terjadi pada 5-10 Juni 1967 mengakibatkan Israel merebut kontrol Dataran Tinggi Golan dari Suriah, yang tetap menjadi pusat konflik Israel-Suriah. Pekan lalu, sebuah organisasi pemuda Arab menyerukan beberapa pengungsi Palestina yang tinggal di Suriah dan Lebanon mengatur barisan untuk kembali ke wilayah yang diduduki pada hari Minggu.

Sehari sebelumnya diputuskan untuk menunda demonstrasi mengingat situasi saat itu dan kepentingan nasional semua pihak. Pada saat yang sama Front Pembebasan Palestina, kelompok militan, juga menunda aktivitasnya. Namun, beberapa bus penuh dengan anak-anak Palestina dan Suriah tiba di Dataran Tinggi Golan pada Minggu pagi. Rombongan ini kemudian dihentikan oleh Suriah. Beberapa anak muda berhasil melalui garis gencatan senjata dan bergabung dengan beberapa penduduk Suriah dan bentrok dengan pasukan Israel.

agar berita ini objektif dan tidak dimanfaatkan non kristen untuk mendeskriditkan bangsa israel
saya perjelas berita ini dengan garis bawah dan penebalan

ya, benar saudara cakka
ketika napoleon hendak menjadi kaisar dan akan mengkudeta pemerintahan yang sah, dia menggunakan media, dan berkata “media(koran (karena waktu itu cuma ada koran ^^)) apabila digunakan sama efektifnya dengan meriam”
berhati hatilah melihat media, terutama media indo^^

maklum saja, itu karena media di indonesia pun ada di bawah tekanan kalangan tertentu sehingga sering kali beritanya berat sebelah…

sebagai perimbang agar berita yang ada terkait israel lebih objektif, saya akan publikasikan terus di http://www.cakka.web.id/books/konflik-israel-dengan-negara-lain/konflik-israel-dengan-negara-lain

sippp menjadi terang, seandainya semua saudara kristen mau sedikit bersusah melakukan/ meluruskan sesuatu mungkin banyak kesalahpahaman bisa dihilangkan
kalau dibilang internet banyak negatif saya rasa justru Tuhan bisa melakukan b anyak pekerjaan-Nya lewat internet
Tuhan memberkati internet^^

weleh, ya kalau menyerbu perbatasan ditanggung sendirilah resikonya.
lagi pula sepertinya ini ada upaya dari pemerintah suriah untuk mengalihkan konflik berdarah yg sedang berlangsung disana dengan memancing insiden dengan israel.

akankah ada ketenangan / kedamaian ??