istri menuntut c****

Saat ini saya sedang bingung istri saya menuntut c**** dan saat ini sudah pisah rumah, istri dan anak bersama orang tua. alasannya karena saya tidak peduli,tidak menghormati, sering marah, dan kesalahan lainnya. saya bingung apa yg hrs saya lakukan pdhal saya tidak ingin c****, saya ingin mengubah segala sifat saya yang buruk tapi tidak mau, ketetapannya jelas sudah istri ingin c****,
apa yang harus saya lakukan apakah harus mengurus c**** ataukah membiarkan istri yang menuntut atau bagaimana sebab saya kasihan memiliki anak yang orang tua c***, dan Tuhan membenci perc***an

waduh bro, kok udah sampe parah begitu kasusnya baru sadar?

Dibutuhkan waktu yang lama, agar luka di hati istri kamu bisa sembuh.

Bila memang kamu tidak mau cerai, tunjukan pada istri mu. Kunjungi istrimu serajin mungkin ( pake alasan mau ketemu anak atau apa kek tapi ), usahakan komunikasi tidak sampai putus.

jangan lupa komunikasi dengan orang tua istri juga penting .

Mau sampai dijutekin , atau dihina caci maki telan aja ( salahmu juga khan ).

Intinya menurut saya, tunjukkan ke istrimu bahwa kamu mencintainya dan bahwa kamu ingin berubah ( dan ini memang harus ! )

Btw kamu sampai maen KDRT gak?

pernah nonton fire proof?klo belum ,coba de nonton. kasusnya sama.

perlu sikap perubahan diri, yang biasanya marah berubah perhatian,dll.
Tuhan tidak tinggal diam,berdoa disetiap situasi,lakukan yang terbaik,selebihnya serahkan pada Tuhan.

sering mengunjungi sudah dilakukan tp hasilnya tambah parah setiap kali saya pulang anak katanya menjadi pelampiasan amarah istri saya yg jengkel kalau saya datang
g ada KDRT memang kalau marah kadang membuang barang

pd posisi skrg ini saya susah berdoa, pilihannya hny saya yg menceraikan atau istri saya yg akan bertindak menceraikan… hrs bagaimana

Apa sesungguhnya akar permasalahan dari pernikahan anda, itulah yg perlu diperbaiki.
Apakah manfaatnya sebuah perceraian?
Ingat bahwa kasih itu sabar, murah hati dan lemah lembut.
Ingatkan pada istri anda kenapa kalian berdua menikah dahulu, yakinkan dia bahwa anda masih memiliki kualitas2 seperti dulu. Semua orang pernah salah, yg penting anda sadar, bertobat dan berubah menjadi lbh baik.
Pemikiran “saya kasihan memiliki anak yang orang tua cerai” adalah salah, pernikahan adalah komitmen bahwa anda akan saling mencintai seumur hidup, jadi alasan tidak ingin bercerai adalah seharusnya krn anda sangat mencintainya. Jika anda sudah tidak mencintai istri anda, maka berusahalah untuk mencintainya lagi krn itu janji anda berdua saat di altar. Bicarakan dari hati ke hati, jgn biarkan ego anda yg bicara, biarkan kasih anda yg meluluhkannya.
Jika anda mencintainya maka anda akan menjelajahi 5 benua dan mengarungi 7 samudra untuk mendapatkan kembali belahan jiwa anda. Jangan menyerah. Tekunlah berusaha dan tekunlah berdoa, jgn berharap hasil yg instan, hati yg terluka membutuhkan waktu untuk sembuh.
Semoga anda sekeluarga diberkati

Salam damai

GBU

Hmm, anak jadi pelampiasan. :rolleye0014:

Kasus nya kok jadi melebar begini ya.

Begini aja saran dari saya, ada baiknya kalian berdua mendatangi gereja yang dekat dengan kalian.

Kalau ada teman yang kenal dengan pendeta / pastor yang biasa melayani problem masalah pasangan suami istri, ini lebih baik.

Jangan menyerah bro, ingat janji anda di altar kepada Tuhan. :slight_smile:

terima kasih sarannya…tapi dulu saya sudah pernah mengajak konseling ke gereja tp tidak mau…
intinya karena saya yg salah maka saya hrs bertanggungjawab

terima kasih sarannya …tp yang diinginkan dia hanyalah sebuah surat ce… yg menurutnya bisa membuat dia bersih …
kalau misalnya terjadi masih bolehkah ikut beribadah ke gereja?

[quote author=jack2014 link=topic=52799.msg1020323#msg1020323 date=1401197338]
terima kasih sarannya …tp yang diinginkan dia hanyalah sebuah surat ce… yg menurutnya bisa membuat dia bersih …
kalau misalnya terjadi masih bolehkah ikut beribadah ke gereja?

(Reply) :
saran saya atau masukkan sy ya :
0.1) Berdoalah kepada Allah Bapa di sorga = Yahwe / Elshaddai.
0.2) Berdoa dengan lebih sungguh-sungguh, ambil waktu pribadi. 0.2a) Minta Tuhan Bapa disorga melawat istri anda, dengan mematahkan segal roh-roh pertengkaran en roh egois, dgn dimateraikan didalam nama Yesus Kristus. 0.3) Berdoa u.anda pribadi untuk : jadi ambil waktu u.merenung dan menginstropeksi diri (= koreksi diri) dan mencari dan dapat tahu “apa sebab mula2 s/d sebab berkemb.kok bisa sprti itu” dan jujur dihadapan Tuhan (dlm doa pribadi anda) , shg "“dpt melihat dgn jernih persoalan anda dan persoalan istri anda”. 0.3) Bila tetap mampet (bhs jawa),arti: sulit tembus ke istri anda, mak hub.seseorg (wanita) yg kenal baik dgn anda dan istri anda yg dpt menjadi penghubung u.mengkorek = mengetahui kedalaman hati istri anda ( tnt wnt sg penghubung tsb hrs "bijaksana + Takut Tuhan + seiman+ bisa pemersatu kemb.bukan malah pemecah ". 0.4) Tatkala anda sdh bisa menghub.istri anda, katakan “pernyataan maaf” dan merendahkan hati u.melunakkan hati dan emosi istri anda yg bawaan mangkel, dan tdk mau balik. — sbb:biasanya wanita butuh dgr kata “maaf” --semtr buat pria berkata “maaf” sulit, krn: Ego, namun juga krn "dari sononya emang pria lbh pendiam–Tidak sebawel en terbuka wnt. 0.5) setelah itu bila tetap si istri ngomel dan msh tertutup hati dan pikiran, tetap didoakan terus scr prb . 0.6) Biarkan waktu berjalan, dan reda emosi , namun jangan beri surat cerai = jangan bercerai. Tunggu s/d waktu tenang ( itu tergtg berapa bulan, tahun). penting: tetap disabarin aja, aplg klu sdh ada anak --sambil menunggu dan melihat perkemb.selanjutnya + minta dukungan doa sanak famili yg sgh2 dekat dgn anda dan mengerti anda berdua u.doa terus menerus scr prb ke anda berdua —namun utama: anda juga hrs terus menerus berdoa prb (istilah: intens). —semoga membantu.

Markus 10:11-12 10:11 Lalu kata-Nya kepada mereka: "Barangsiapa menceraikan isterinya lalu kawin dengan perempuan lain, ia hidup dalam perzinahan terhadap isterinya itu. 10:12 Dan jika si isteri menceraikan suaminya dan kawin dengan laki-laki lain, ia berbuat zinah."

Untuk beribadah ke gereja , saya rasa gereja mau menerima orang yang sudah bercerai. Bagaimanapun kita memang masih manusia yang dapat melakukan kesalahan. :slight_smile:

Namun bila anda sudah bercerai dengan istri anda, disarankan untuk tidak menikah lagi.

itulah…sya juga bingung dia konsultasi ke org gereja juga ktnya kl c**** itu boleh krn untuk kedamaian di hati bukan untuk kawin lagi… betulkah begitu tidak dosa?
memang tidak ada sedikitpun niat saya utk menikah lg…

Bercerai itu dosa.

Maleakhi 2:16 Sebab Aku membenci perceraian, firman TUHAN, Allah Israel -- juga orang yang menutupi pakaiannya dengan kekerasan, firman TUHAN semesta alam. Maka jagalah dirimu dan janganlah berkhianat!
Matius 19:4-6 19:4 Jawab Yesus: "Tidakkah kamu baca, bahwa Ia yang menciptakan manusia sejak semula menjadikan mereka laki-laki dan perempuan? 19:5 Dan firman-Nya: Sebab itu laki-laki akan meninggalkan ayah dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya itu menjadi satu daging. 19:6 Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia."

Meskipun Musa mengijinkan perceraian , tapi Yesus berkata :

Matius 19:8 Kata Yesus kepada mereka: "Karena ketegaran hatimu Musa mengizinkan kamu menceraikan isterimu, tetapi sejak semula tidaklah demikian.

Disebut dosa karena itu bukan kehendak Allah Bapa dari awal

Apakah anda ada memberi nafkah atau keluarga isteri yg menafkahi ?

ya masih memberi nafkah, istri juga bekerja juga,
kl nafkah, apapun statusnya sy tetap akan memberi nafkah semampu saya