JANGAN GALAU KARENA JODOH: Tidak Semua orang memiliki Jodoh

Semua orang ribut soal jodohnya… padahal menurut padangan Alkitab, bahkan Yesus sendiri yang berbicara mengatakan ada 3 jenis orang yang tidak bisa menikah, artinya TIDAK MEMILIKI JODOH.

Jadi mengapa semua orang ribut soal siapa jodohnya. Kalau Tuhan memang melihat anda membutuhkan seseorang maka IA akan berikan. Kalau sekarang anda belum mendapatkan maka dalam kacamata Tuhan anda belum membutuhkan teman hidup (JODOH).

So just be happy… because to God be the glory…

Ini pendapatku, apa pendapatmu?

Curhat juga nh, hehee… :happy0025:

Kalo mau curhat silakan… kan pandangan boleh beda, tapi juruselamat cuma satu

setuju… jadi manusia harus happy, tidak perlu menggantungkan kehappyan kita ke orang lain termasuk pasangan…

setuju dengan pendapat Bapak :slight_smile:
nice to see u again Sir :slight_smile:

hehehe… nice to see u too… how about ur studies?

Jodoh memang di tangan Tuhan, namun manusia tetap harus berusaha. Kalau kita diam tanpa ada usaha maka tetap tidak akan mendapatkan jodoh. Namun memang manusia diciptakan untuk memiliki pasangan yang sepadan atau mendapat berkat Rasul Paulus dimana dia tidak memiliki pasangan agar dapat menjadi berkat bagi banyak orang tanpa keterikatan hubungan duniawi.

:afro:

saya kira perlu di jabarkan disini kata usaha dari kata “manusia tetap harus berusaha.”

karena sebagian besar kasus yang terjadi karena kesalahan ada pada diri sendiri.
faktor penyebab utama adalah : faktor idealis - yang dibentuk dari lingkungan, adat istiadat, cara hidup, cara pandang dsb
faktor yang selanjutnya adalah : menutup diri baik disadari maupun tidak disadari termasuk minder, dsb…

dan sebagian lainnya adalah terjadi dengan presentasi yang kecil : -memang mempunyai karunia selibat, faktor2 diluar yang direncanakan (meninggal, dikhianati dsb…)

jadi menurut saya, kata berusaha ini luas implikasinya bukan hanya berusaha mencari yang cocok, tapi juga harus berusaha bagaimana memperbaiki kualitas diri, terkait dengan faktor diatas.

Saya setuju dengan saudara PI, usaha manusia meliputi banyak, mulai memperbaiki sifat, dan sebagainya. Saya kira bagi orang yang sudah cukup umur untuk memilih pasangan sudah jelas. Bila kita tetap hidup dalam keegoisan kita maka sulit bagi kita untuk menemukan pasangan yang sepadan. Anyway di awal penjajakan tidak ada pasangan yang dapat langsung cocok namun perlu pembelajaran. Besi diasah besi untuk menjadi tajam. Begitu pula hidup kita. Tuhan akan membantu proses pengasahan pribadi kita dengan pasangan kita sehingga menjadi suatu keluarga yang harmonis dan takut akan Tuhan.