Jangan kotbahin gue!

Baru selesai nulis kesaksian hidup gue pas kenal Tuhan secara pribadi.

Agak panjang dan dalam bahasa Inggris karena gue mau kesaksian hidup gue dibaca seluruh dunia. I want to impact the world.

Yeah2, gue tau sih it may sound a big dream…but it’s my dream :slight_smile:

Detail lengkapnya gue tulis disini

http://www.mesharing.com/2011/09/dont-you-preach-me-with-that/

Kalau jadi berkat tolong di share juga dengan teman-teman :slight_smile:

Waduh…hmm ada yang bisa bantu translatin gak yach? soalnya kalau di translate bisa ada beberapa yang maknanya hilang.

gw uda baca…
nice story…

@gustihana: itung2 kita belajar bahasa inggris…try aja :azn:

aku coba bantu terjemahin yah… maap kalo ga sesempurna maksud ts…

Jangan kamu kotbahin aku dengan itu.
di kirim oleh William NT

Jangan berani-berani berkhotbah padaku tentang segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan untukku. Aku tahu bahwa Tuhan itu baik dan Dia memang baik sepanjang waktu. Tapi jangan kamu berani mengatakan itu kalo kamu ga sedang berada di posisi aku.
Ada waktu dalam hidup aku di mana aku benar-benar benci ketika orang mengatakan seperti itu padaku. Hal ini terjadi ketika pertama kali aku pindah ke Singapura.

Latar belakangku
Aku lahir di Indonesia dan dibesarkan di keluarga Kristen (ga termasuk sempurna, tapi terimakasih Tuhan aku dilahirkan didalam keluarga Kristen). Aku pergi ke gereja sejak bayi, secara harfiah. Aku menghabiskan masa kanak-kanak ku di gereja.

Aku anak pertama, dan satu-satunya anak lelaki di keluargaku. Jadi aku mempunyai tanggung jawab untuk mendukung masa depan keluargaku.

Aku sangat baik dalam bidang pendidikan, seringkali jadi 3 teratas di kelas-kelasku. Aku mendapatkan beasiswa untuk pendidikanku.

Dalam segi keuangan, aku bukan dari keluarga orang kaya, tapi keluarga menengah. Namun, aku menghasilkan uang untuk ku sendiri sejak usia dini…

Karir, aku bekerja menjadi konsultan di perusahaan terkemuka bahkan sebelum aku lulus, gajiku hampir empat kali lipat sejak aku bergabung dengan mereka dalam 3 tahun. Walaupun ini bukan awal yang besar, tetapi dengan perkembangan yang aku buat, aku percaya mereka benar-benar menghargai pekerjaanku. Aku telah mempersiapkan menjadi manajer proyek untuk proyek berikutnya, tetapi aku masih 25 tahun. Ini merupakan prestasi besar bagiku.

Hidupku stres. Kalo kamu ada disitu dengan semua prestasi dan kerja keras yang telah kamu lakukan, aku pikir kamu bisa memahami ketika aku mengatakan aku mendapatkan semua hal tersebut karena aku pintar dan pekerja keras. Aku ga pernah mengatakan bahwa secara harfiah, aku memberikan penghargaan kepada Tuhan ketika orang-orang mengucapkan selamat padaku.

Pindah ke Singapura
Akhirnya aku dapat pekerjaan baru di Singapura. Wawancara berjalan lancar. Kontrak di tanda tangani, semuanya terjadi kurang dari seminggu. Semuanya berjalan lancar, jadi aku kurang berdoa dan tau dengan pasti kalo aku akan berada disana. Singapura adalah negara berkembang yang sangat baik. 3x biaya hidup, namun aku bisa menabung lebih baik dengan gaji baruku.

Di luar negeri, kita butuh paspor kerja sebelum kita bisa bekerja disana. Aku udah tau dari awal sebelum berangkat ke Singapura bahwa pasporku ditolak. Di Singapura, mereka ga ngasih tau alasan ketika mereka menolak aplikasimu.

Agenku mempertimbangkan pasporku dan bilang semuanya akan baik-baik saja. Normalnya butuh 1-2 minggu untuk prosesnya. Aku blum pernah keluar negeri sebelumnya. Jadi aku pikir, lebih baik kesana dulu dan mengakrabkan diri dengan lingkungan baru, ditambah bersantai sedikit. Aku ga pernah istirahat panjang atau berlibur semenjak aku masuk universitas. Kehidupan kampusku penuh dengan proyek-proyek, program jangka pendek, dll. Aku juga berusaha untuk menabung sebanyak yang aku bisa karena adik perempuanku mungkin suatu hari butuh uang dan keluargaku ga mampu bikin adikku menyelesaikan kuliahnya.

Aku menghabiskan semua tabunganku untuk langkah ini, hampir 1 tahun lebih awal. Aku kena hepatitis dan dirawat 2 minggu di rumah sakit. Aku ga punya asuransi rawat inap jadi ini ngabisin 2 taun hasil tabunganku. Sebelum aku ke Singapura, aku melamar pacarku. Jadi ya, ini membuat uangku sedikit berkurang untuk biaya di Singapura. tapi seharusnya cukup buat 3-4 minggu.

Minggu pertama, aku menikmati hidupku di Singapura. Pergi ke beberapa restoran. tamasya, dll. Aku telepon agenku, dia bilang aplikasiku masih dalam proses. Ok, aku berusaha untuk tetap santai dan menikmati minggu kedua. Sedikit kekhawatiran mulay datang

Hancur dan Bangkrut
Dipertengahan minggu. Agenku nelepon, aplikasi paspor kerja ku di tolak LAGI. Ini ga menyenangkan sama sekali. Pasti ada yang salah, uang ku tetap mengalir keluar.

Aku bilang aku pengen ketemu dia secara pribadi dan minta dia bawa formulir yang nantinya bakal dia serahin ke pemerintahan. Aku cuman pengen mastiin kalo semua dokumen yang di ajukan di cantumkan dengan benar.

Lalu kita bertemu, dia orang kristen. Dia berusaha membuatku nyaman. Dan dia bilang dia udah mempertimbangkan lagi aplikasiku. Dia juga ngasih aku ayat.

Roma 8 : 28
Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia.

Terdengar bagus? Ga, ini nyakitin aku banget. Dia ga bisa bilang gitu karena dia ga ada di posisi aku. Dia tinggal di apartemen bagus, keluarga kaya, sedangkan aku disini, bangkrut! Aku makan 2 potong roti gandum sehari, ga pake selai, ga pake mentega, cuman roti polos. Kadang aku cuman makan 2 apel sehari.

Aku cek dokumennya, aku terkejut nomer paspor yang aku tulis salah! Ga heran aku di tolak, namun dokumen yang sama diajukan untuk di pertimbangkan. Jadi, udah pasti di tolak lagi.
Dia kaget dan sangat menyesal. Kalo aplikasi di pertimbangkan lebih dari 3x, kemungkinan besar ga akan dapet paspor itu. Dia udah ngebuang 2x proses permohonan.

Aku ga tau harus bilang apa lagi. satu-satunya hal yang bisa dia lakuin adalah memperpanjang visa turisku dan coba untuk kirim dengan data yang benar. Tapi aku masih bangkrut.

Aku juga ketemu temen baru di gereja ngomong ayat itu terus menerus. Cukup dong aku udah sakit dengan ayat itu. Aku dari keluarga Kristen, pergi ke sekolah minggu, ikut pelayanan gereja sejak sma, apa kamu pikir aku ga tau soal itu? itu sangat mengecewakan ketika seseorang ngutip ayat dan dengan entengnya mengatakan itu tanpa tau kondisi.

Pemulihan
Minggu depan nya, aku menghadiri sebuah gereja (terimakasih Tuhan aku masih pergi ke gereja). Aku lupa siapa pengkotbahnya. Dia ngambil ayat yang bener2 nampar aku dengan keras di muka.

Habakuk 3: 17-18
Sekalipun pohon ara tidak berbunga, pohon anggur tidak berbuah, hasil pohon zaitun mengecewakan, sekalipun ladang-ladang tidak menghasilkan bahan makanan, kambing domba terhalau dari kurungan, dan tidak ada lembu sapi dalam kandang. namun aku akan bersorak-sorai di dalam TUHAN, beria-ria di dalam Allah yang menyelamatkan aku.

Waktu itu, aku ga bisa berenti menangis sampai di akhir kotbah. Itu aku! Aku selalu berpikir tentang uang, aku selalu memiliki kontrol dan selalu punya rencana untuk hidupku.

Ga pernah seumur hidup aku sebelumnya, aku sangat tertekan karna ga punya uang seperti sekarang ini dan aku ga punya kontrol lagi semua rencanaku. Aku bangkrut dan ga bisa kerja karna paspor kerjaku bergantung semata-mata dari “belaskasihan” si pemberi persetujuan. Mereka ga pernah ngasi alasan kenapa kalo mereka tolak aplikasinya dan itu membuat aku gila. Tuhan denger semua kesedihanku dan mengingatkanku bahkan ketika aku bangkrut, aku harus bersukacita!! Aku harus bersukacita didalam Tuhan dalam kondisi apapun, meskipun ketika aku bangkrut, karena kegembiraanku ga dateng dari uang. Sukacita datang kedalamku karena aku diselamatkan! Tuhan adalah Juruselamatku!

Setelah kotbah, aku mendaftarkan diri untuk ikut audisi gitar. Dalam iman, aku ngomong sama diri aku sendiri. Kalo Dia pengen aku berada disini, aku mungkin datang dan lulus audisi. Jadwal audisinya deket sama waktu visa turis aku abis. Meskipun agenku memperpanjang visa turisku, aku ga punya uang buat bertahan hidup di Singapura bulan depan. Aku butuh untuk kembali ke Indonesia dan minta uang dari orang tuaku lagi sampe aku dapet kerja atau visa ku di setujui. Itu sangatt memalukan untukku.

Waktu berlalu, aku tetep nelepon agenku setiap hari dan nelepon departemen pemerintahan 2x sehari buat ngecek status visa kerjaku. Datanglah hari audisi, aku datang dan di tes, aku ga main terlalu bagus juga. Hasilnya mungkin 2 mingguan karena ada 2 kelompok audisi. Kalo paspor kerjaku ga di setujuin juga, aku bakal pulang ke Indonesia.

Hari terakhir datang, aku udah pesan tiket buat pulang dan tinggal dibayar. Aku udah cek agenku dan pemerintah tadi pagi dan pasporku masih blum disetujui. Itu jam 16:40, call center agen pemerintahnya tutup jam 17:00, terus aku nelepon call centernya dan aku masih punya beberapa menit sampe tiket penerbangan yang aku pesan angus. Orang di call centernya jawab : paspor anda sudah disetujui, tepatnya disetujui beberapa menit yang lalu.

Aku pergi kekamarku dan nutup pintunya. Aku berlutut dan berdoa, tapi aku ga bisa ngomong apa-apa, ga ada satupun kata keluar dari mulutku. Air mata jatuh dan aku cuman bisa bilang berulang-ulang terimakasih Tuhan… terimakasih Tuhan… terimakasih Tuhan… Hidupku berubah semenjak itu.

Tuhan tau apa yang ada dikepalaku selama bertahun-tahun, aku tau Tuhan dari apa yang orang bilang, sekarang aku merasakanNya sendiri. Dia selalu ada disitu.

Ini pelajaran sulit dan mahal. tapi sangat berharga.

Tips :

Jangan pernah kasih ayat kalo kamu gatau apa yang udah dilaluin sama orang itu atau ga lagi ada di posisi dia

Ketika orang-orang lagi dalam masa depresi dan kehilangan kepercayaan jangan pernah pake Roma 8 : 28. Mereka ga pernah bisa liat gambar yang besar. Mereka ga pernah bisa liat bahwa semua hal yang Tuhan biarkan terjadi dalam kehidupan mereka membawa kebaikan untuk mereka yang mengasihi Dia.

btw keren banget ceritanya kaka… bikin merinding baca kebaikan Tuhan atas dirimu… semoga jadi berkat untuk orang banyak yaa… oia kalo ada salah2 terjemahan mohon di maaf kan, di edit ajah sama ts nya… aku cuman bisa ngerjemahin dr inggris ke bahasa indo sehari2 lol :ashamed0002:

Wow cheesec4ke (maap gak tau real namenya) thanks buat bantu translatein :slight_smile: more or less inti ceritanya sih udah dapet. Great job!

Feelnya agak hilang sih karena pengaruh translate dan keterbatasan bahasa, but the point is there.

Semoga pengalaman-pengalaman kita bisa jadi berkat buat banyak orang :slight_smile:

Blessed to be blessings!

Gue percaya testimony yang jujur apa adanya, gak berlibet dan ditutup2in bakal memberi impact lebih ke hidup orang lain :slight_smile:

Keren2 :afro:
speechless ane :smiley:

you’re always welcome dear brodahh… :smiley:
God bless you guys :slight_smile:

mantap gan … :cheesy: :cheesy:

bro williamnt…boleh dong klo sekarang gw kasih ayat

Roma 8:28
Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.

:happy0025: :smiley:

wkwkwkw…sekarang sih udah waras, jadi sah-sah aja. Kalo orang lagi kalap maen sembarangan kayak gitu bisa gawat

akur (setuju) bro :afro:

nice one :slight_smile: gw jg pny pkrn yg sama. wkt org jatuh atau depresi,ga smw ayat bs dipakai walo bertujuan buat bntu kita :slight_smile: karena pengalaman iman setiap org bs berbeda. sm ky gw pertama kali kena kanker… :slight_smile:

Suatu pengalaman hidup yang sangat2 bagus.

Kita terkadang merasa jengkel ada orang yang ngasih ayat atau nasehat disaat kita lagi ada maslah.
Terkadang kita malah bergumam dlam hati : Enak aza niech orang ngmong, gua yg ngerasian, gua yg ngerti mslah gua "

Kita menggerutu begitu karena terkadang pembicara itu tidak memiliki hikmat.
Oleh karena itu sebelum kita berbicara ke orang apalagi ngasih ayat ke orang ada baiknya kita meminta hikmat dari Tuhan.
Agar org yg ingin kita kasih ayat itu tidak menolak firman atau dengan kata " Jangan Kau Kotbahin gue ".

Tuhan Tak Pernah Gagal - Edward Chen & Maria Shandi
Lagu ini mohon di terima ya wiliamz…

Will mau tanya klo misalnya saat itu paspor gagal masih tidak bisa diterima,terus kamu pulang ke indonesia?apa yang akan kamu lakukan?gimana jg hubungan rohanimu dengan Tuhan Yesus Kristus?apakah masih tetap setia dan percaya?

Engkau yang lebih tahu cara membuka jalanku…
Engkau lebih mengerti cara menolong hidupku…
kupercaya Kau Tuhan yang tak pernah gagal…
menjadikanku lebih dari pemenang…
kupercaya Kau Tuhan yang tak pernah lalai…
menepati janji-janjiMu…

thx atas kesaksian dan sharenya…

Hi Tinkybelly…wow…kalau ada kesaksiannya mau donk kalo bisa di share :slight_smile:

@ardilin

Kalau tetep ditolak waktu itu yach pulang. Tapi tetep dengan hati yang sukacita. For my joy is because God saves me :slight_smile:

Ayat yang sama (Hab 3:16-17) pernah juga menjadi berkat yang luar biasa bagi saya, betul-betul ayat yang indah.

Thanks atas sharingnya

Your welcome…keep our Joy in God alone :slight_smile: